Bhayangkara News

Jumat, 11 September 2026

Sambut HKGB 2026, Polres Bandara Gelar Persembahyangan Bersama


Badung – Dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) Tahun 2026, Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan kegiatan sembahyang bersama atau pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi personel dan pengurus Bhayangkari yang beragama Hindu, bertepatan dengan Hari Suci Tilem Sasih Ketiga, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Made Hendra Agustina, S.H., S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari beserta pengurus Bhayangkari Cabang Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, para PJU, serta Perwira, Bintara dan ASN Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai yang beragama Hindu.


Persembahyangan bersama dipandu oleh Jero Mangku Ipda I Nyoman Darsana yang menjabat PS. Kasubbagdalops Bag Ops. Kegiatan diawali dengan ngaturang Banten Pejati, dilanjutkan Puja Tri Sandya, Panca Sembah, nunas tirta, dan diakhiri dengan Paramasanti.


Kegiatan Binrohtal ini menjadi sarana bagi personel dan Bhayangkari untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus mempererat kebersamaan dalam rangkaian peringatan HKGB Tahun 2026.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., seizin Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, AKBP I Made Hendra Agustina, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dalam membentuk karakter personel yang tidak hanya profesional dalam melaksanakan tugas, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual.


“Melalui kegiatan Binrohtal ini, diharapkan personel semakin meningkatkan keimanan, ketakwaan dan ketenangan batin, sehingga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan serta menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai spiritual dan kekeluargaan di lingkungan Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.(hms26)

Nobar Autopsy: Dead Body Can Talk, Polres Bandara Tekankan Pentingnya Forensik

 


Denpasar – Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Autopsy: Dead Body Can Talk di Gedung XXI Level 21 Denpasar, Jumat (11/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP I Made Hendra Agustina, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti para pejabat utama (PJU) serta perwira Polres Bandara.


Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Ny. Destri Made Hendra bersama perwakilan Bhayangkari. Secara keseluruhan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 41 peserta.


Film Autopsy: Dead Body Can Talk merupakan tayangan dokumenter yang mengangkat proses autopsi dalam mengungkap penyebab dan fakta di balik kematian seseorang. Melalui pemeriksaan forensik terhadap jenazah, berbagai petunjuk dapat ditemukan, mulai dari jenis luka, penyebab kematian hingga kondisi korban sebelum meninggal.


Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bersama, tetapi juga memberikan wawasan mengenai pentingnya ilmu kedokteran forensik dalam membantu proses penyelidikan. Meskipun korban telah meninggal dunia dan tidak dapat memberikan kesaksian, kondisi tubuh tetap dapat memberikan informasi penting untuk mengungkap fakta suatu kasus.


Melalui kegiatan tersebut, personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai diharapkan semakin memahami peran pemeriksaan forensik sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung pengungkapan perkara dan penegakan hukum.(hms26)

Kamis, 10 September 2026

Selain Berjibaku Padamkan Karhutla Personel Brimob BKO Kalbar Juga Laksanakan Aksi Sosial

Kalbar - Personel BKO Satbrimob Polda Bali yang bertugas dalam Ops Aman Nusa II di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat terus mengoptimalkan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana pada Rabu (9/9/2026). Selain memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel di lapangan juga aktif menyalurkan bantuan sosial serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat, kamis 10/9/2026.


Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menegaskan bahwa kehadiran personel Brimob di Kalbar tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga aksi nyata untuk masyarakat dan lingkungan.


"Di Kabupaten Ketapang, tim yang dipimpin IPDA Ida Bagus Gana Putra menerjunkan 10 personel untuk melakukan pemadaman dan pendinginan lahan karhutla di Matan Hilir Selatan hingga malam hari. Sementara di Kecamatan Teluk Batang, tujuh personel di bawah pimpinan IPTU I Dewa Kadek Dwipayuda menyalurkan bantuan sembako, masker, serta menggelar pemeriksaan kesehatan gratis warga," ujarnya


Kabid Humas menambahkan, kendala medan seperti keterbatasan sumber air dan sinyal komunikasi di lokasi karhutla tidak menyurutkan semangat personel. Seluruh kegiatan berjalan aman, lancar, dan seluruh personel dalam kondisi sehat.


"Langkah ini merupakan komitmen Polri untuk hadir membawa manfaat, mempererat sinergi dengan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan dan kondusivitas wilayah BKO Polda Kalbar," tutupnya. :::

Satgas Pangan Pusat- Bapanas dan Satgas Daerah Sidak Harga Beras hingga Penggilingan di Bali

DENPASAR – Pengawasan harga dan mutu beras di Bali terus diperketat. Kali ini, Satgas Pangan Pusat bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan Daerah turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga beras tetap terkendali, mutu terjaga, serta penyalurannya berjalan sesuai ketentuan pemerintah.


Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pedagang di pasar tradisional, ritel modern, distributor, hingga penggilingan padi. Langkah ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan, khususnya beras yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat.


Pada Kamis (10/9/2026), tim gabungan melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah titik di wilayah Denpasar. Kegiatan tersebut menyasar Toko Kamila di Pasar Kreneng, Supermarket Bintang di Jalan Hayam Wuruk, distributor UD. Sari Limo di Jalan Gatot Subroto, serta penggilingan padi UD. Sari Bulan Utama di Jalan Cargo Sari, Denpasar.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Jon Wesly Arianto, S.I.K., M.I.Kom. dari Satgas Pangan Mabes Polri.


Di setiap lokasi, petugas melakukan pengecekan secara detail terhadap kondisi harga dan mutu beras sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat rantai perdagangan. Apabila ditemukan harga yang perlu disesuaikan, petugas mendorong pelaku usaha untuk melakukan penyesuaian harga jual agar tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.


Pengawasan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan dialogis. Petugas menyerap langsung berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi para pedagang, distributor, hingga pengusaha beras dalam menjalankan usahanya.


Berbagai masukan tersebut selanjutnya akan dihimpun dan dilaporkan kepada pemerintah di tingkat pusat sebagai bahan evaluasi sekaligus referensi dalam menentukan kebijakan pangan yang lebih tepat, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.


Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menegaskan bahwa keterlibatan Satgas Pangan Pusat, Bapanas, dan Satgas Pangan Daerah menunjukkan bahwa pengawasan pangan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan.


“Pengawasan ini bukan sekedar melihat angka harga di lapangan, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang wajar dan mutu yang sesuai. Karena itu, Satgas Pangan bersama Bapanas turun langsung dari pasar hingga distributor dan penggilingan untuk melihat kondisi secara nyata,” tegas Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K.


Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan juga menjadi ruang untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi para pelaku usaha beras.


“Kami juga mendengarkan aspirasi pedagang, distributor maupun pengusaha beras. Setiap persoalan yang ditemukan dan masukan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi untuk dilaporkan ke tingkat pusat. Harapannya, kebijakan yang diambil nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.


Perwira lulusan Akpol 1998 ini menambahkan, Polri bersama Bapanas dan seluruh pemangku kepentingan terkait akan terus menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat sebagai konsumen dan keberlangsungan usaha para pelaku perdagangan beras.


“Prinsipnya sederhana, masyarakat harus mendapatkan pangan yang aman, bermutu dan terjangkau, sementara para pedagang dan pelaku usaha juga harus mendapatkan kepastian dalam menjalankan usahanya. Pengawasan ini kita lakukan untuk menjaga keseimbangan tersebut,” jelasnya.


Ia memastikan Satgas Pangan Polda Bali akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan Satgas Pangan Pusat serta Bapanas guna mengantisipasi potensi gejolak harga maupun persoalan distribusi beras di wilayah Bali.


“Kami ingin memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Masyarakat terlindungi, distribusi berjalan, harga terkendali, dan pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya secara sehat sesuai aturan. Inilah bentuk nyata negara hadir untuk menjaga kebutuhan pangan masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. :::

Minggu, 06 September 2026

Polres Batu Terjunkan Personel Tangani Karhutla di Gunung Buthak dan Sterilisasi Jalur Pendakian Panderman

 


KOTA BATU – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Buthak hingga saat ini masih terus dilakukan secara intensif. Tim gabungan Kepolisian Resor (Polres) Batu Polda Jatim, bersama instansi lintas sektor dan relawan, kembali dikerahkan setelah terpantau munculnya titik api baru di lokasi tersebut.


Kebakaran hutan yang sebelumnya sempat dinyatakan padam, kini kembali menyala di lokasi kebakaran awal, tepatnya di Petak 100 Gunung Buthak, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.


Kapolres Batu, Dr AKBP Aries Purwanto melalui Kasi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda, menyampaikan bahwa sebanyak 65 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Batu, instansi lintas sektor dan relawan telah diterjunkan ke lokasi titik api sejak Sabtu pagi (5/9/2026).


“Sebanyak 65 personel kembali melakukan pemadaman sekaligus memantau sejauh mana luasan lahan yang terbakar,” ujar Iptu M. Huda saat memberikan konfirmasi pada Minggu (6/9/2026).


Dalam mempercepat penanggulangan bencana ini, Polres Batu Polda Jatim membagi kekuatan menjadi dua tim operasional. Tim pertama difokuskan untuk melakukan pemadaman langsung di lokasi titik api (ground zero), sedangkan tim kedua disiagakan untuk mengamankan dan menyisir jalur pendakian.


Sebagai langkah mitigasi darurat demi menjamin keselamatan masyarakat dan para pendaki, Polres Batu Polda Jatim mengambil kebijakan tegas dengan menutup total akses ke sejumlah gunung di kawasan tersebut diantaranya jalur pendakian menuju Gunung Buthak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong.


"Untuk keselamatan warga dan wisatawan, seluruh aktivitas wisata alam di kawasan tersebut dihentikan sementara waktu hingga situasi benar-benar dinyatakan aman," tegas Iptu M. Huda.


Selain penanganan di darat, upaya pemadaman juga diperkuat melalui sektor udara. Satu unit Helikopter water bombing milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur telah dioperasikan sejak Sabtu pagi (5/9/2026) untuk melakukan pengeboman air di Petak 100 Gunung Buthak.


"Upaya pemadaman manual di darat terkendala oleh medan yang ekstrem dan embusan angin kencang. Oleh karena itu, sejak kemarin kami melibatkan pemadaman udara menggunakan Helikopter water bombing," jelas Iptu Huda.


Sebagai informasi kronologis, kebakaran di kawasan hutan ini pertama kali dilaporkan pada Selasa pagi (1/9/2026). Petugas gabungan sebenarnya sempat berhasil menjinakkan api pada sore hari di hari yang sama setelah berjibaku secara manual. 


Namun, kondisi cuaca kering memicu munculnya bara api baru. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, total luasan lahan vegetasi yang terdampak kebakaran di kawasan tersebut kini telah mencapai 15 hektar. (*)

Brimob Polda Jambi Bersama Instansi Terkait Patroli Kawasan Konservasi Gajah di Tebo

 


Jambi – Personel Satuan Brimob Polda Jambi bersama instansi terkait melaksanakan patroli terpadu menuju kawasan konservasi gajah di Kabupaten Tebo, Jambi, sebagai upaya menjaga keamanan kawasan sekaligus memastikan kelestarian habitat satwa dilindungi tersebut.


Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Sabtu, (05/09/2026) ini menjadi bagian dari sinergi lintas instansi dalam melakukan pemantauan kawasan konservasi, khususnya di tengah kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi.


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan terhadap kondisi kawasan dan habitat gajah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ancaman karhutla yang dapat berdampak terhadap kelangsungan ekosistem serta keberadaan satwa liar.


Kehadiran personel di kawasan konservasi juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan serta mendorong kepedulian bersama terhadap pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.


Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan bahwa patroli terpadu tersebut merupakan bentuk komitmen Polri bersama instansi terkait dalam menjaga kawasan konservasi dan melindungi satwa yang ada di dalamnya.


“Patroli ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama untuk memastikan kawasan konservasi tetap aman, sekaligus memantau kondisi habitat gajah di tengah situasi rawan karhutla. Kami ingin memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada perlindungan masyarakat, tetapi juga memperhatikan keberlangsungan ekosistem dan satwa liar,” ujar Kabid Humas.


Ia menegaskan, Polri akan terus mendukung langkah-langkah terpadu bersama instansi terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan, mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, serta mengantisipasi potensi konflik antara satwa liar dengan masyarakat.


“Kelestarian gajah dan habitatnya merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antarinstansi perlu terus diperkuat agar kawasan konservasi tetap terjaga, masyarakat di sekitar kawasan merasa aman, dan ekosistem dapat terlindungi secara berkelanjutan,” pungkasnya. :::

Sabtu, 05 September 2026

Follow Up Pasien, Tim Kesehatan Korbrimob Pastikan Kondisi Warga Terdampak Gempa Terpantau

 


Manggarai, NTT — Tim Kesehatan Korbrimob terus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan kondisi pasien secara berkala di Pos Kesehatan Barangkolong, Kecamatan Reo.


Pada Sabtu (5/9/2026) pukul 15.30 WITA, Tim Kesehatan Korbrimob yang dipimpin Iptu dr. David Yohan melaksanakan kegiatan follow up terhadap pasien yang sebelumnya telah mendapatkan pelayanan kesehatan di Pos Kesehatan Barangkolong.


Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi kesehatan pasien tetap terpantau sekaligus menentukan tindak lanjut medis yang diperlukan.


Pemantauan secara berkala menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan di tengah situasi pascabencana. Selain memberikan penanganan awal, tim kesehatan juga memastikan masyarakat memperoleh pendampingan sesuai dengan kondisi masing-masing.


Kehadiran Tim Kesehatan Korbrimob di Pos Kesehatan Barangkolong merupakan wujud komitmen dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana, sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama masa tanggap darurat.


Melalui pelayanan yang berkelanjutan, Korbrimob berupaya hadir tidak hanya pada saat kondisi darurat, tetapi juga dalam setiap tahapan pemulihan kesehatan masyarakat terdampak gempa di wilayah Manggarai. :::

Cegah Kecelakaan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Ramp Check Bus Peziarah di Sunan Ampel

 


SURABAYA - Upaya mencegah kecelakaan lalu lintas tidak hanya dilakukan melalui penertiban pengendara, tetapi juga dengan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. 


Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menggelar pemeriksaan kendaraan atau ramp check di area parkir Wisata Religi Sunan Ampel, Jumat (4/9/2026) pagi.


Pemeriksaan menyasar bus dan kendaraan angkutan umum yang terparkir di lokasi tersebut. Petugas gabungan mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan serta kondisi teknis bus yang digunakan untuk mengangkut para peziarah.


Sejumlah komponen keselamatan turut diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kondisi ban, sistem pengereman, lampu, hingga perangkat pendukung keselamatan lainnya.


Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Imam Sayfudin Rodji mengatakan, kegiatan tersebut adalah bagian dari upaya Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas.


“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh kondisi kendaraan yang kurang prima,” kata AKP Imam.


Ia mengingatkan seluruh pengelola dan pengemudi angkutan umum agar selalu melakukan pemeriksaan sebelum kendaraan beroperasi. 


"Pengecekan tersebut mencakup aspek teknis keselamatan maupun kelengkapan administrasi kendaraan,karena hal itu sangat penting, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh,"

 tambah AKP Imam.


Tidak hanya memeriksa kendaraan, petugas juga mengecek kondisi sopir dan kernet bus. Pemeriksaan meliputi tes kesehatan, kadar alkohol, serta penggunaan narkotika.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh sopir dan kernet yang menjalani tes dinyatakan dalam kondisi baik. Hasil tes alkohol dan narkotika juga menunjukkan hasil nihil atau negatif.


“Seluruh hasil tes alkohol dan narkotika dinyatakan negatif. Kami juga mengingatkan para sopir agar menjaga kondisi tubuh dan tetap berkonsentrasi selama berkendara,” pungkasnya. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done