Bhayangkara News : Daerah
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Turut Serta Budidaya Tanaman Tomat di Lahan P2B Desa Tutur

 


PASURUAN – Bhabinkamtibmas Desa Tutur, Polsek Nongkojajar, terus mendukung pemanfaatan lahan melalui budidaya tanaman pangan. Salah satunya dengan melakukan pemantauan tanaman tomat di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Tutur, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu(29/8/2026).


Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari peran Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan di wilayahnya. Kegiatan tersebut sekaligus mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Bhabinkamtibmas Desa Tutur Aipda Dili Rahmanto melakukan sambang dan peninjauan langsung terhadap tanaman tomat di lahan P2B. Pendampingan dilakukan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus berpartisipasi dalam menanam berbagai komoditas pangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, pendampingan kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program ketahanan pangan nasional.


"Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Melalui pendampingan dan pemantauan, kami berharap budidaya tanaman pangan dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Kegiatan pemantauan tanaman tomat berlangsung aman dan lancar. Polsek Nongkojajar juga akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tutur. :::

Sabtu, 15 Agustus 2026

Polres Probolinggo Periksa Kesehatan Personel Pengamanan Bromo Pascakarhutla

 


PROBOLINGGO — Memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima usai bertugas mengamankan kawasan Gunung Bromo, Tim Dokkes Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pemeriksaan kesehatan, Sabtu (15/8/2026).


Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan setelah personel melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).


Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, aktivitas pemadaman yang membutuhkan tenaga dan stamina, sehingga kondisi kesehatan personel perlu dipastikan sebelum kembali menjalankan tugas.


“Setelah melaksanakan tugas pemadaman karhutla yang tentunya membutuhkan tenaga dan stamina, kami memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga,” ujar Asmida Rizki.


Kapolres Probolinggo menegaskan, kesehatan dan keselamatan personel menjadi salah satu prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.


“Kami ingin seluruh personel dapat bertugas secara optimal. Dengan kondisi fisik yang prima, personel akan lebih siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, terutama dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat di kawasan Bromo,” tambah AKBP Rizki.


Dalam kegiatan tersebut, Tim Dokkes Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pemeriksaan tekanan darah serta memberikan vitamin kepada personel.


Dari hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh personel pengamanan Bromo dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya gangguan kesehatan.


Pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan dapat mendukung kesiapan personel dalam melaksanakan pengamanan, sekaligus mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kelelahan setelah menjalankan tugas pemadaman karhutla.


Dengan kondisi fisik yang prima, personel diharapkan dapat menjalankan tugas pengamanan kawasan Bromo secara optimal serta memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat maupun wisatawan. (*)

Selasa, 11 Agustus 2026

Cegah Karhutla, Polres Ponorogo Perketat Pengawasan di Kawasan Hutan

 


PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur secara intensif memperketat pengawasan dan menggalakkan langkah preventif untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Kabupaten Ponorogo. 


Langkah taktis ini diambil mengingat wilayah Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu daerah prioritas rawan titik panas (hotspot) di Jawa Timur pada puncak musim kemarau.


Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen instansi dan lapisan masyarakat.


AKBP Andin mengatakan, Polres Ponorogo Polda Jatim juga telah menggelar koordinasi lintas sektoral bersama jajaran Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Ponorogo), dan Dinas Lingkungan Hidup guna mematangkan pemetaan serta respons cepat penanganan titik api.


"Sinergitas lintas sektor terus kita perkuat untuk penanganan dan pencegahan Karhutla,"ungkap AKBP Andin, Rabu (12/8/2026).


Menurut AKBP Andin, patroli terpadu personel satuan fungsi Polres Ponorogo dan jajaran Polsek terus dimaksimalkan


"Kami gencar menyisir kawasan hutan produksi dan hutan lindung yang dipenuhi vegetasi kering yang mudah terbakar," terang AKBP Andin.


Polres Ponorogo Polda Jatim bersama instansi lintas sektor juga bersiaga penuh dan sempat melakukan penanganan manual metode gepyok serta pembuatan sekat bakar (ilaran) demi melokalisir rambatan api.


Selain itu Polres Ponorogo Polda Jatim terus menggelorakan edukasi dan larangan tegas kepada masyarakat melalui kampanye di media sosial resmi Instagram @polres_ponorogo serta sosialisasi tatap muka dengan masyarakat.


Kapolres Ponorogo mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan lindung maupun hutan jati agar segera melaporkan ke layanan darurat Call Center Kepolisian 110 bebas pulsa apabila mendeteksi kepulan asap atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.


"Laporan melalui call center 110  akan segera kami tindaklanjuti agar penanganan dini dapat segera dilakukan sebelum api meluas,"pungkas AKBP Andin. (*)

Senin, 10 Agustus 2026

Polres Bojonegoro Raih Penghargaan Kemenkeu, Terbaik Pengelolaan DIPA di KPPN

 


BOJONEGORO – Polres Bojonegoro Polda Jatim kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Peringkat I Satuan Kerja dengan Pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Besar dalam Penghargaan Semester I Tahun 2026.


Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno, kepada Kapolres Bojonegoro, AKBP Yenni Diarty sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja pengelolaan keuangan negara yang dinilai unggul selama Semester I Tahun 2026.


Penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro tersebut berdasarkan penilaian kinerja pengelolaan keuangan negara.


Dalam penilaian itu, Polres Bojonegoro Polda Jatim berhasil menempati posisi teratas dengan total nilai 107,66, mengungguli satuan kerja lainnya pada kategori pagu DIPA besar.


Penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP), pemanfaatan Cash Management System (CMS), ketepatan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara, hingga penyelesaian retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). 


Capaian tersebut mencerminkan kualitas tata kelola anggaran yang efektif, akuntabel, dan sesuai prinsip good governance.


Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja secara profesional dalam mengelola anggaran negara.


Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh fungsi di lingkungan Polres Bojonegoro yang senantiasa mengedepankan akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.


"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara,"kata AKBP Yenni.


Ia menegaskan, Polres Bojonegoro Polda Jatim berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan anggaran agar mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


AKBP Yenni menambahkan, tata kelola keuangan yang baik bukan hanya menjadi indikator administrasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian. 


"Dengan pengelolaan anggaran yang tepat, seluruh program kerja, pelayanan publik, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga penegakan hukum dapat berjalan secara optimal," ujar AKBP Yenni.


Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam membangun institusi yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan. 


Ke depan, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI itu diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh personel untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja, baik di bidang pengelolaan keuangan maupun pelayanan kepada masyarakat. (*)

Sabtu, 08 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Blarang Rutin Monitoring Tanaman Kubis Agar Tumbuh Sesuai Harapan


PASURUAN – Bhabinkamtibmas Desa Blarang, Polsek Nongkojajar, melakukan monitoring tanaman kubis di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendampingan warga dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Minggu (9/8/2026).


Monitoring dilakukan oleh AIPTU Rama Adhitama S., S.H. selaku Bhabinkamtibmas Desa Blarang dengan menyambangi dan meninjau tanaman kubis yang dibudidayakan di lahan P2B.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus berpartisipasi menanam komoditas pangan. Pemanfaatan lahan secara produktif diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bagian dari pendampingan sekaligus upaya membangun komunikasi dengan masyarakat agar budidaya tanaman pangan dapat terus dikembangkan.


"Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam komoditas pangan. Dengan partisipasi masyarakat, ketahanan pangan dapat diperkuat mulai dari lingkungan dan desa," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, Polres Pasuruan mendukung keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan.


"Ketahanan pangan membutuhkan partisipasi bersama. Kami mendorong jajaran untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan mendukung program-program produktif yang memberikan manfaat bagi warga," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.


Kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif. Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu memastikan budidaya tanaman kubis terus berjalan dengan baik sehingga hasilnya dapat sesuai harapan masyarakat. ::::

Jumat, 07 Agustus 2026

Tanaman Tomat di Pungging Tumbuh Baik, Bhabinkamtibmas Dukung Suksesnya Ketahanan Pangan Nasional


PASURUAN – Tanaman tomat di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, terpantau tumbuh dengan baik. Bhabinkamtibmas Desa Pungging turut melakukan pemantauan sebagai bagian dari dukungan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Jumat (7/8/2026).


Kegiatan pemantauan dilakukan oleh AIPDA Iskandar Muda selaku Bhabinkamtibmas Desa Pungging. Selain meninjau kondisi tanaman tomat, ia juga menyambangi warga untuk memberikan motivasi agar terus memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan yang produktif.


Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membudidayakan berbagai komoditas pangan. Upaya itu diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus mempererat kemitraan dengan warga.


"Kami berharap masyarakat terus memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk ditanami komoditas pangan. Selain bermanfaat bagi kebutuhan keluarga, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, Polres Pasuruan akan terus mendorong seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.


"Polri berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk program ketahanan pangan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.


Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman tomat di lahan P2B Desa Pungging tumbuh dengan baik dan kegiatan berlangsung aman serta lancar. Diharapkan, semangat masyarakat dalam mengembangkan pertanian pekarangan terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. :: 

Kamis, 06 Agustus 2026

Gelar Piramida, AKBP Yenni Ajak Media Sinergi Jaga Kondusivitas Bojonegoro

 


BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty langsung tancap gas membangun komunikasi dengan insan pers usai mengemban amanah sebagai Kapolres Bojonegoro Polda Jatim.


Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Bareng Awak Media (Piramida) yang digelar di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Rabu (6/8/2026).


Hadir dalam kesempatan itu Wakapolres Bojonegoro, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro Sasmito Anggoro, para ketua organisasi profesi jurnalis, organisasi perusahaan media, serta awak media yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Polres Bojonegoro.


Dalam sambutannya, AKBP Yenni Diarty mengapresiasi kehadiran para jurnalis dan menyampaikan terima kasih atas kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan Polres Bojonegoro.


Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.


"Piramida ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Kami ingin membangun kedekatan emosional dan komunikasi yang semakin baik dengan rekan-rekan media," ungkap AKBP Yenni.


Menurut AKBP Yeni, sinergi antara Polri dan media sangat penting, agar informasi yang diterima masyarakat akurat, berimbang, dan mampu menjadi cooling system di tengah derasnya arus informasi.


AKBP Yenni menambahkan, kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan media juga menjadi langkah antisipatif terhadap maraknya penyebaran hoaks maupun informasi provokatif di ruang publik. 


Melalui komunikasi yang terbuka, media dapat memperoleh klarifikasi langsung dari sumber resmi sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat tetap berdasarkan fakta dan berimbang.


Kapolres Bojonegoro juga mengajak seluruh insan pers untuk terus berkontribusi melalui pemberitaan yang edukatif dan menyejukkan. 


AKBP Yeni mengungkapkan, peran media sangat dibutuhkan dalam menciptakan rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.


Sementara itu, Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menyambut positif komitmen Kapolres Bojonegoro dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers. 


Menurutnya, media selama ini tidak hanya menjalankan fungsi penyebarluasan informasi, tetapi juga memiliki fungsi edukasi, hiburan, serta kontrol sosial melalui kritik yang membangun.


"Kami berharap hubungan kemitraan yang harmonis antara Polres Bojonegoro dan media dapat terus terjaga dengan mengedepankan profesionalisme, keterbukaan, dan saling menghormati, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro" ujarnya. (*)

Rabu, 05 Agustus 2026

Polres Mojokerto Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Raya

 


MOJOKERTO – Polres Mojokerto Polda Jawa Timur secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengendarai sepeda listrik di jalan raya. 


Kapolres Mojokerto melalui Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Bernardus Bagas Simarmata mengungkapkan, langkah ini diambil menyusul tingginya risiko fatalitas kecelakaan yang melibatkan pengguna sepeda listrik di wilayah hukum Polres Mojokerto Polda Jatim.


AKP Bagas menegaskan bahwa sepeda listrik pada dasarnya dirancang untuk penggunaan di lingkungan terbatas, bukan untuk jalan raya yang padat kendaraan bermotor.


"Penggunaan sepeda listrik hanya diperbolehkan di tempat-tempat yang aman dan terlokalisasi seperti di kawasan perumahan/pemukiman,area taman dan tempat wisata,kawasan kampus atau lingkungan tertutup dan jalur khusus sepeda jika tersedia," terang AKP Bagas, Rabu (5/8/2026).


Menurut AKP Bagas, secara regulasi larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya juga merujuk pada Pasal 106 ayat (9) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta ketentuan mengenai persyaratan teknis dan laik jalan pada Pasal 48 ayat (2). 


"Bagi pelanggar ketentuan ini dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000,-," tegas AKP Bagas.


Masih kata AKP Bagas, ada empat faktor utama mengapa berkendara sepeda listrik di jalan raya sangat berbahaya yaitu keterbatasan kecepatan, dimana sepeda listrik cenderung lambat dan mudah kehilangan kendali saat berinteraksi dengan arus kendaraan cepat.


Faktor kedua, sepeda listrik minim fitur keselamatan yaitu tidak dilengkapi dengan sistem pengereman ABS, lampu standar yang memadai, maupun kaca spion.


Faktor Ketiga, sepeda listrik sangat rentan tertabrak oleh kendaraan roda dua maupun roda empat lainnya.


Faktor Keempat, pengendara sepeda listrik berisiko tinggi menyebabkan cedera berat pada kepala dan organ vital, bahkan hingga mengakibatkan kematian apa bila terjadi kecelakaan.


AKP Bagas mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.


"Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar pilihan. Jangan sampai kelalaian hari ini mendatangkan penyesalan di kemudian hari," pungkas AKBP Bagas. (*)

Jumat, 17 Juli 2026

Polres Mojokerto Kota Cegah Peredaran Vape Mengandung Narkoba, Gencarkan Sosialisasi di Kalangan Remaja

 


KOTA MOJOKERTO  – Sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi peredaran vape yang terindikasi mengandung narkotika, Polres Mojokerto Kota gencar sosialisasi ke kalangan pelajar dan Vape store.


Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan melalui edukasi kepada pelajar serta pembinaan kepada para pelaku usaha penjualan vape dilakukan untuk upaya pencegahan dini.


"Kita memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, termasuk modus peredarannya yang kini diduga memanfaatkan media rokok elektronik (vape), kepada para pelajar dan pembinaan pada vape store," kata AKBP Herdiawan, Jumat (17/7/2026).


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan para pedagang agar tidak menjual maupun mengedarkan produk vape yang mengandung atau dicampur dengan zat narkotika maupun bahan berbahaya lainnya yang melanggar ketentuan hukum.


Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengimbau kepada seluruh pedagang vape agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan vape yang dicampur narkoba, transaksi yang mencurigakan, maupun pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut.


Kapolres Mojokerto Kota menegaskan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. 


"Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba," ujar AKBP Herdiawan.


Polres Mojokerto Kota Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan langkah-langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. 


"Diharapkan, melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, wilayah hukum Polres Mojokerto Kota tetap kondusif serta mampu melindungi generasi muda dari bahaya narkoba," pungkasnya. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done