Bhayangkara News

Selasa, 12 Mei 2026

Kapten Inf Masdelan: Sumur Bor Prioritas untuk Lahan Tani dan Kebutuhan Warga

 


Probolinggo, Selasa 12 Mei 2026 - Pembangunan sumur bor menjadi salah satu program non infrastruktur dalam TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Klampokan, Kecamatan Besuk, untuk mendukung kebutuhan air lahan pertanian dan warga sekitar diarea pelosok pedalaman Probolinggo.


Sumur bor dibangun guna mengatasi kesulitan air yang selama ini dialami masyarakat, terutama pada musim kemarau. Program ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.


Satgas TMMD Ke-128 bekerja sama dengan warga dalam proses pengeboran dan pemasangan konstruksi sumur. Gotong royong yang terjalin membuat pekerjaan berjalan lebih cepat dan efisien.


Danramil 0820-14/Besuk Kapten Inf Masdelan yang bertugas di lokasi mengatakan sumur bor ini diprioritaskan untuk lahan pertanian dan konsumsi warga. Ia berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.


“Pembangunan sumur bor ini bertujuan membantu petani dan warga Desa Klampokan mendapatkan akses air yang lebih mudah. Kami berharap manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Kapten Inf Masdelan.


Warga Desa Klampokan menyambut baik program ini karena sangat membantu aktivitas pertanian mereka. Kehadiran sumur bor dinilai mampu mengurangi ketergantungan pada sumber air musiman.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik dan non fisik tepat waktu. Program sumur bor menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat desa.


Dengan adanya fasilitas ini, Satgas optimistis produktivitas pertanian di Desa Klampokan akan meningkat. Kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun wilayah. (*)

TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo Perkuat Keamanan Lingkungan Lewat Pembangunan TPT

 


Probolinggo, Selasa 12 Mei 2026 - Pembangunan tembok penahan tanah atau TPT di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo telah mencapai progres 95 persen. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo.


TPT dibangun untuk memperkuat struktur tanah dan mencegah longsor di area pemukiman warga, terutama pada saat musim hujan. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus melindungi akses jalan desa yang berada di sekitar lokasi.


Pekerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat. Saat ini proses difokuskan pada penyelesaian permukaan talud dan pembersihan area sekitar.


Letda Budi Hartono dari Satgas TMMD yang bertugas di lapangan menyampaikan bahwa pembangunan berjalan sesuai target. Ia memastikan seluruh tahapan dilakukan dengan teliti agar hasil konstruksi kokoh dan tahan lama.


“Progres TPT di Desa Brabe sudah mencapai 95 persen dan masuk tahap finishing. Kami optimistis segera selesai sesuai jadwal,” ujar Letda Budi Hartono.


Keberadaan tembok penahan tanah ini dinilai penting untuk menjaga keselamatan warga dan infrastruktur desa. Dengan struktur yang kuat, risiko kerusakan akibat erosi dapat diminimalisir.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berkomitmen merampungkan seluruh sasaran fisik tepat waktu. Pembangunan TPT menjadi salah satu wujud nyata dukungan TNI dalam menjaga keamanan lingkungan desa.


Dengan progres yang hampir selesai, Satgas optimistis fasilitas ini segera dapat difungsikan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun wilayah. (*) 

Sambutan Meriah Warga Iringi Kunjungan Wasev, Pembukaan Jalan TMMD Tunjukkan Hasil Nyata

 


Ende – Dalam rangka memastikan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 berjalan optimal, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi TMMD di wilayah Kodim 1602/Ende, tepatnya di Desa Fataatu timur, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.


Kunjungan tersebut dipimpin oleh Brigjen TNI Fadjar Tjahjono bersama rombongan, didampingi oleh Mayor CKE Hilman Ridlo. Kehadiran Tim Wasev bertujuan untuk melakukan pengawasan sekaligus evaluasi terhadap progres kegiatan TMMD yang sedang berlangsung.


Dalam kunjungannya, Tim Wasev meninjau langsung sasaran fisik berupa pembukaan badan jalan yang menghubungkan Desa Aelipo dengan Desa Fata’atu Timur, serta melihat hasil pembangunan lainnya seperti MCK dan program unggulan TNI AD. Selain itu, tim juga mengecek pelaksanaan kegiatan non fisik yang telah dilaksanakan oleh Satgas TMMD.


Brigjen TNI Fadjar Tjahjono menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan ini penting untuk memastikan seluruh program TMMD berjalan sesuai dengan rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Melalui kegiatan Wasev ini, kita ingin melihat secara langsung sejauh mana progres pekerjaan di lapangan, sekaligus memberikan motivasi kepada Satgas dan masyarakat agar tetap semangat dalam menyelesaikan seluruh sasaran TMMD,” ujarnya.


Sementara itu, Satgas TMMD Kodim 1602/Ende bersama masyarakat terlihat antusias dalam menyambut kunjungan tersebut. Kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan warga menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD di wilayah ini.


Dengan adanya kunjungan Tim Wasev, diharapkan pelaksanaan TMMD ke-128 di wilayah Kodim 1602/Ende dapat berjalan lebih optimal, tepat waktu, dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Senin, 11 Mei 2026

Pelatihan CPR Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Polres Gianyar Hadapi Situasi Darurat

 


GIANYAR – Polres Gianyar menggelar Pelatihan CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) bagi personel Polres Gianyar yang berlangsung di Rupatama Catur Prasetya Polres Gianyar, Selasa (12/5/2026) pagi. Kegiatan pembukaan pelatihan dipimpin  oleh Wakapolres Gianyar, KOMPOL Willa Jully Nendissa, S.I.K.


Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan bantuan hidup dasar (BHD) dan pertolongan pertama pada kondisi darurat medis di lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Kabupaten Gianyar Dr. I Ketut Pasek Lanang Sadia, AP., Ag., CGCAE, Kabag SDM Polres Gianyar, Kasat Samapta Polres Gianyar, Kasat Polair Polres Gianyar, serta Kasi Dokkes Polres Gianyar.


Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakapolres Gianyar dan Asisten III Kabupaten Gianyar.

Dalam sambutannya, Wakapolres Gianyar KOMPOL Willa Jully Nendissa, S.I.K. menegaskan pentingnya kemampuan bantuan hidup dasar bagi personel yang bertugas langsung di lapangan.


“Pelatihan CPR ini sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat medis yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Kemampuan bantuan hidup dasar menjadi bekal penting bagi anggota di lapangan untuk menyelamatkan nyawa sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan,” ujar KOMPOL Willa Jully Nendissa.


Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelatihan CPR juga bertujuan memberikan pemahaman kepada personel mengenai prosedur penanganan saat seseorang mengalami henti napas maupun henti jantung.


“Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya dapat lebih sigap, profesional, dan memiliki kemampuan quick response dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Asisten III Kabupaten Gianyar Dr. I Ketut Pasek Lanang Sadia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari peningkatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas di lapangan.

Menurutnya, kemampuan memberikan pertolongan pertama sangat penting dimiliki, terutama ketika personel menghadapi situasi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.


Dengan adanya pelatihan CPR ini, diharapkan seluruh personel Polres Gianyar mampu memahami teknik pertolongan pertama secara benar dan dapat menerapkannya secara optimal saat bertugas di lapangan. ***

Sanitasi Milik Rosida di Dusun Klagin Desa Brabe Sudah 90 Persen

 


Probolinggo, Senin 11 Mei 2026 - Pembangunan fasilitas sanitasi milik Rosida di Dusun Klagin RT 17 RW 07 Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, telah mencapai progres 90 persen. Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo.


Fasilitas sanitasi dibangun untuk mendukung pola hidup bersih dan sehat bagi warga penerima manfaat. Program ini menjadi salah satu fokus Satgas TMMD dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.


Di lokasi, personel Satgas bersama warga saat ini memasuki tahap pemasangan kerangka dan penerangan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap agar hasil pembangunan kokoh dan sesuai standar teknis.


Koptu Dedy Santosa yang bertugas di lapangan mengatakan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana. Ia memastikan seluruh tahapan dikerjakan dengan teliti agar fasilitas dapat segera difungsikan.


“Sanitasi milik Rosida sudah mencapai 90 persen. Saat ini kami fokus pada pemasangan kerangka dan penerangan agar pekerjaan segera selesai,” ujar Koptu Dedy Santosa.


Rosida menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Ia merasa terbantu karena fasilitas sanitasi di rumahnya segera dapat digunakan.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berkomitmen merampungkan seluruh sasaran fisik tepat waktu. Pembangunan sanitasi menjadi upaya nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Brabe.


Dengan progres yang hampir selesai, Satgas optimistis fasilitas sanitasi ini dapat segera dimanfaatkan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun desa. ***

Sumur Bor TMMD Jadi Solusi Air untuk Budidaya Ikan di Desa Sidopekso

 


Probolinggo, Senin 11 Mei 2026 - Program Non Infrastruktur Peningkatan SDM dalam TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo meliputi pembuatan sumur bor untuk mendukung budidaya ikan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sidopekso, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.


Sumur bor dibangun untuk memenuhi kebutuhan air dalam kegiatan budidaya ikan milik warga. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di bidang perikanan.


Satgas TMMD Ke-128 bersama warga melaksanakan pengeboran dan pemasangan instalasi sumur secara gotong royong. Kerja sama yang terjalin membuat proses pembangunan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.


Danramil 0820/12 Kraksaan Kapten Inf Asto K. yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa program ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pemanfaatan fasilitas. Ia berharap warga dapat mengelola budidaya ikan secara mandiri setelah program selesai.


“Sumur bor ini kami buat untuk mendukung budidaya ikan agar warga memiliki alternatif penghasilan. Kami juga memberikan pendampingan agar ilmu yang diberikan bisa diterapkan berkelanjutan,” ujar Kapten Inf Asto K.


Warga Desa Sidopekso menyambut baik program ini karena dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi keluarga. Budidaya ikan dinilai cocok dikembangkan di wilayah tersebut dengan ketersediaan air yang memadai.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik dan non fisik sesuai jadwal. Program peningkatan SDM menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian masyarakat desa.


Dengan adanya fasilitas ini, Satgas berharap produktivitas budidaya ikan di Desa Sidopekso meningkat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran TNI dalam mendorong kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat. )*(

Dampak TMMD Ke-128, Usaha Bengkel di Desa Brabe Meningkat Dua Kali Lipat

 


Probolinggo, Senin 11 Mei 2026 - Aktivitas usaha bengkel di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, tampak lebih ramai sejak program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berjalan. Meningkatnya mobilitas personel Satgas dan warga membuat permintaan jasa perawatan kendaraan turut naik.


Kondisi ini berdampak langsung pada pendapatan pelaku usaha lokal. Beberapa pemilik bengkel mengaku omzet mereka meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan sebelum program TMMD dimulai


Peningkatan ekonomi ini terjadi karena adanya perputaran uang dari kegiatan pembangunan infrastruktur dan kebutuhan logistik Satgas. Warga sekitar juga memanfaatkan peluang untuk membuka warung dan layanan jasa kecil lainnya


Koptu Iyan Sugianto dari Satgas TMMD yang bertugas di lapangan mengatakan dampak ekonomi program ini sudah mulai dirasakan masyarakat. Ia menyebut keterlibatan warga dalam kegiatan TMMD turut mendorong pertumbuhan usaha kecil.


“Sejak TMMD berjalan, aktivitas warga meningkat. Bengkel dan usaha kecil di sekitar lokasi kerja menjadi lebih ramai. Ini bukti program ini membawa manfaat ekonomi langsung,” ujar Koptu Iyan Sugianto.


Pelaku usaha bengkel di Desa Brabe menyampaikan rasa terima kasih atas adanya program TMMD. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan non fisik. Peningkatan ekonomi masyarakat juga menjadi indikator keberhasilan program di lapangan.


Dengan kondisi usaha yang semakin ramai, Satgas optimistis kesejahteraan warga Desa Brabe akan terus meningkat. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun desa. ***

Joint Effort for Sustainability: Soldiers and Villagers Plant Hardwood and Fruit Trees in Probolinggo

 


Probolinggo, Monday, May 11, 2026 – As part of the Non-Physical Program of the 128th TMMD, Kodim 0820 Probolinggo held a symbolic planting of 200 hardwood and fruit tree seedlings. The activity took place along the riverbank near Dam 8 in Brabe Village, Maron District, Probolinggo Regency.


The tree planting was carried out as an effort to preserve the environment and prevent erosion around the river flow. This non-physical target is part of the TMMD program, which focuses not only on infrastructure development but also on environmental sustainability.


The activity involved TMMD Task Force personnel together with local residents. The seedlings planted consisted of hardwood trees and fruit-bearing plants, which are expected to provide long-term ecological and economic benefits.


Kapten Arh Murianto, who was assigned to lead the activity on-site, symbolically led the planting process. He stated that the initiative aims to raise public awareness of the importance of environmental conservation.


“The planting of these 200 tree seedlings reflects our concern for preserving nature. We hope the community will care for them together so that future generations can benefit from them,” he said.


Residents of Brabe Village welcomed the activity, considering it beneficial for the surrounding environment. The tree planting is also expected to strengthen the riverbank’s function as a water absorption area.


The 128th TMMD Task Force of Kodim 0820 Probolinggo remains committed to completing all physical and non-physical targets according to schedule. The greening program serves as a tangible example of the Indonesian Army’s commitment to environmental care.


Through this activity, the task force hopes to further foster the spirit of mutual cooperation and environmental awareness among the people of Brabe Village. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done