Bhayangkara News

Jumat, 05 Juni 2026

Wakapolres Tabanan Cek SPKT dan Layanan 110, Tekankan Kesiapsiagaan serta Pelayanan Prima


Tabanan - Dalam rangka memastikan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, Wakapolres Tabanan melaksanakan pengecekan terhadap Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan layanan Yanpol 110 Polres Tabanan pada Jumat (5/6/2026) siang. Kegiatan yang berlangsung di ruang SPKT Polres Tabanan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana pelayanan publik berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.


Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Tabanan memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada personel piket SPKT maupun operator layanan 110. Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga kebersihan ruang pelayanan, meningkatkan disiplin personel, serta memastikan tidak ada penolakan terhadap laporan masyarakat yang datang untuk memperoleh pelayanan kepolisian.


Selain itu, personel piket juga diingatkan agar rutin melakukan pengecekan situasi keamanan, khususnya pada malam akhir pekan, serta melaksanakan apel udara guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Para Perwira Pengawas (Pawas) diwajibkan membawa dan memonitor alat komunikasi HT sehingga setiap perkembangan situasi dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.


Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.,melalui Waka Polres Tabanan Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H.,M.H. Juga menekankan" pentingnya sikap tampang, kerapian personel, serta tata cara penerimaan telepon oleh operator layanan 110 sebagai garda terdepan pelayanan kepolisian. Dengan pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Humas Polres Tabanan

Sipropam Polres Tabanan Pastikan Kesiapan Personel Pengamanan Nuanu Run 2026


Tabanan - Dalam rangka memastikan kesiapan personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan Nuanu Run 2026, Sipropam Polres Tabanan melaksanakan pengecekan dan pengawasan terhadap personel yang mengikuti apel kesiapan pengamanan pada Jumat (5/6/2026) sore. Kegiatan berlangsung di Lapangan Tathya Dharaka Polres Tabanan dan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Tabanan, KOMPOL I Made Tama, S.H., M.H., selaku Koordinator Pengamanan.


Pengecekan dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Tabanan Nomor: Sprin/1083/VI/PAM.4.5./2026 tanggal 4 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kehadiran, kesiapan fisik, serta kedisiplinan personel sebelum diterjunkan dalam pengamanan event berskala besar yang akan berlangsung di wilayah hukum Polres Tabanan.


Dari total 118 personel yang tercantum dalam surat perintah, sebanyak 95 personel hadir mengikuti apel, sementara 23 personel tidak hadir dengan keterangan yang jelas, terdiri dari 19 personel melaksanakan tugas lain, 2 personel izin, dan 2 personel sakit. Seluruh data kehadiran dan absensi personel diperiksa secara teliti oleh Sipropam sebagai bentuk pengawasan internal guna memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal.


Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., melalui Plt.Kasi Propam Polres Tabanan AKP I Nengah Muliarta, S.H.,mengatakan" Kasipropam Polres Tabanan menegaskan bahwa pengawasan terhadap kesiapan personel merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pengamanan kegiatan masyarakat. Selama pelaksanaan pengecekan dan absensi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, kondusif, serta seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.


Humas Polres Tabanan.

Polres Tabanan Ikuti Pembinaan Tradisi HUT 80 Bhayangkara dan Anev SPPG Polri Perkuat Semangat Pengabdian


Tabanan - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tabanan mengikuti kegiatan Pembinaan Tradisi Peringatan ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 dan Analisa Evaluasi (Anev) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang dilaksanakan secara virtual dari Ruang Vicon Tathya Dharaka Polres Tabanan, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., didampingi Aslog Polri Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H., serta diikuti jajaran kepolisian di seluruh Indonesia.


Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya menjaga semangat patriotisme dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Seluruh personel diingatkan untuk menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi serta terus menggaungkan tema dan logo Hari Bhayangkara melalui berbagai kegiatan positif dan media sosial. Selain itu, berbagai perlombaan yang digelar diharapkan tetap mengedepankan nilai budaya lokal, sederhana, namun tetap meriah dan melibatkan partisipasi masyarakat.


Sementara itu, Dankor Brimob Polri menyampaikan bahwa tema “Polri Untuk Masyarakat” menjadi refleksi pengabdian Polri yang semakin matang, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Tema tersebut menggambarkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui modernisasi organisasi yang tetap berlandaskan nilai-nilai kebangsaan dan semangat pengabdian tanpa henti.


Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.,melalui Waka Polres Tabanan Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H.,M.H. Juga menekankan" Pada kesempatan yang sama, Aslog Polri memaparkan rencana pelaksanaan Expo peralatan dan sarana prasarana Polri yang akan ditampilkan kepada publik dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Selain itu, dibahas pula evaluasi dan langkah mitigasi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui SPPG Polri, dengan penekanan pada pengawasan penerima manfaat, kualitas layanan, akuntabilitas anggaran, serta pencegahan potensi penyimpangan. Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


Humas Polres Tabanan

Kapolsek Sukawati Koordinasikan Pengamanan Karya Agung di Pura Dalem Sukaluwih Desa Adat Batuan

 


GIANYAR – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Karya Agung Ngenteg Linggih, Menungkak, Ngusaba Agung, Melaspas Pedagingan, Pedududsan Agung, Menawa Ratna Saha Tawur Balik Sumpah di Pura Dalem Sukaluwih, Desa Adat Batuan, Kecamatan Sukawati, Kapolsek Sukawati KOMPOL I Nyoman Wiranata, S.H., menghadiri rapat koordinasi bersama panitia karya pada Jumat (5/6/2026) pagi.


Kegiatan yang berlangsung di Jaba Pura Dalem Sukaluwih tersebut turut dihadiri personel Polsek Sukawati, panitia karya, tokoh adat, pecalang, serta krama Pura Dalem Sukaluwih.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sukawati menyampaikan komitmen Polri untuk mendukung penuh kelancaran seluruh rangkaian upacara keagamaan yang akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Pihaknya akan menyiapkan surat perintah pengamanan serta melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, terutama pada saat puncak karya dan kegiatan melasti.


"Kami berharap panitia dapat melakukan sosialisasi secara masif terkait rekayasa lalu lintas maupun penutupan jalan melalui media sosial dan pemasangan banner di sejumlah titik strategis. Polsek Sukawati juga siap membantu publikasi melalui fungsi Humas," ujar Kapolsek.


Selain itu, Kapolsek menekankan pentingnya penyediaan kantong parkir yang memadai serta koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Polairud Polres Gianyar dalam pengamanan kegiatan Melasti dan Ngaturang Pakelem di laut.


Sementara itu, Ketua Panitia Karya, I Nyoman Triyono, menyampaikan bahwa pihak panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, BPBD Gianyar, serta pihak kepolisian terkait rangkaian kegiatan karya. Sejumlah agenda besar telah disiapkan, di antaranya Melasti seluruh pura di Desa Batuan ke Pantai Ketewel pada 15 Juni 2026, puncak karya pada 17 Juni 2026, hingga kegiatan Nyegara Gunung ke Pura Goa Lawah pada 29 Juni 2026.


Panitia juga menyerahkan pengaturan lalu lintas dan pengamanan kegiatan kepada Polsek Sukawati guna memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan aman, tertib, dan lancar.


Rapat koordinasi berakhir sekitar pukul 09.50 Wita dalam suasana kondusif. Melalui sinergi antara panitia, pecalang, dan aparat keamanan, diharapkan seluruh rangkaian Karya Agung di Pura Dalem Sukaluwih dapat berlangsung dengan aman, dan lancar. (*)

Kamis, 04 Juni 2026

Kapolda Jatim Lantik 971 Bintara Remaja Lulusan SPN Polda Jatim


MOJOKERTO – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., secara resmi melantik 971 Bintara Remaja Polri pada upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. 


Upacara yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Lapangan Tribrata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (04/06/2026).


Turut hadir mendampingi Kapolda Jatim dalam agenda tersebut, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Poyce, S.I.K., M.H., Kepala SPN Polda Jatim Kombes Pol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, serta jajaran unsur Forkopimda.


Pelantikan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan intensif selama lima bulan yang telah dilewati oleh para siswa dan resmi menjadi anggota Polri.


Mereka menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda) dengan kualifikasi khusus kemampuan Brigade Mobil (Brimob).


Dalam prosesi upacara tersebut, Kapolda Jatim bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat tertulis dari Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si.


Melalui amanatnya, Kalemdiklat Polri menegaskan bahwa momentum pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial belaka, melainkan langkah awal dari sebuah perjalanan panjang pengabdian. 


Para bintara remaja ini diproyeksikan menjadi tulang punggung (backbone) pelaksana tugas kepolisian yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat di lapangan.


Terdapat beberapa poin strategis yang menjadi sorotan utama dalam amanat tersebut diantaranya Anggota Polri harus peka terhadap pengaruh dinamika global yang berdampak pada kehidupan sosial, seperti menurunnya kohesi sosial akibat disrupsi teknologi dan dampak ekonomi dari konflik antarnegara.


Sebagai anggota Polri, mereka juga dituntut peka terhadap perubahan struktur demografi masyarakat yang memunculkan potensi kerawanan baru, baik berupa kejahatan dimensi baru maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Selain itu Institusi berpesan agar para bintara memegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya, serta mengingatkan filosofi penting bahwa "Polisi yang profesional belum tentu menjadi Polisi yang baik, namun Polisi yang baik sudah tentu akan profesional".


"Sebagai abdi utama nusa dan bangsa, maka tugas mulia ini harus dijalankan dengan tulus dan ikhlas, tanpa pernah mencederai hati masyarakat dan organisasi Polri," tegas Kapolda Jatim.


Setelah rangkaian pelantikan dan pengambilan sumpah usai, suasana upacara yang tadinya kaku seketika diwarnai oleh tepuk tangan meriah. 


Sebanyak 971 bintara remaja yang baru saja dilantik menyuguhkan peragaan ketangkasan sebagai bukti hasil tempaan fisik dan mental di "Kawah Candradimuka" SPN Polda Jatim.


Peragaan dimulai dengan Kidung doa bersama, dilanjutkan dengan formasi ketangkasan Beladiri Polri bersamaan dengan peragaan keahlian bongkar pasang senjata dalam keadaan mata tertutup, yang menunjukkan insting dan penguasaan persenjataan yang matang.


Tidak berhenti di situ, mereka juga memperagakan teknik Penindakan Huru Hara (PHH) serta simulasi penanganan aksi massa anarkis. 


Kemampuan taktis kualifikasi Brimob ini menjadi bekal krusial bagi para bintara baru dalam menghadapi situasi eskalasi tinggi di lapangan kelak.


Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., menyatakan bahwa institusinya telah berupaya maksimal mencetak personel yang tidak hanya tangkas secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kebhayangkaraan yang kuat. 


"Para bintara remaja ini diharapkan segera beradaptasi dan siap diterjunkan untuk memperkuat barisan pengamanan serta pelayanan kepolisian di berbagai wilayah penugasan," ujarnya. (*)

Anak Buruh Tani Jadi Lulusan Terbaik Predikat Cendekia Bintara Kemampuan Brimob di SPN Polda Jatim


MOJOKERTO – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Lapangan Tribrata Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur pada Kamis pagi (04/06/2026). 


Di atas tanah Bumi Kandung Majapahit, sejarah baru kembali terukir bagi 971 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri dengan kualifikasi kemampuan Brimob Tahun Anggaran 2026. 


Setelah Lima bulan penuh ditempa secara fisik dan mental dalam "Kawah Candradimuka", ratusan pemuda ini resmi menanggalkan status siswa dan melangkah tegap menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).


Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., hadir langsung bertindak sebagai Inspektur Upacara. 


Kehadiran pucuk pimpinan kepolisian di Jawa Timur ini turut didampingi oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Poyce, S.I.K., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, menegaskan pentingnya momen regenerasi garda depan keamanan negara ini.


Lebih dari sekadar seremonial kelulusan, pelantikan ini menjadi panggung pembuktian bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi keluarga. 


Diantara ratusan Bintara Polri yang dilantik, terdapat salah satunya adalah putra seorang buruh tani yang berhasil meraih nilai akademik tertinggi.


Ia adalah Bripda I Kadek Juniarta Utama (Lahir di Denpasar, 12 Juni 2006), putra dari Wayan Suyasa yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian.


Bripda I Kadek Juniarta Utama dinobatkan sebagai lulusan siswa Terbaik Predikat CENDEKIA yang membuktikan kecerdasannya dengan nilai akhir akademik tertinggi, yakni 82,878.


Bripda Kadek mengungkapkan bahwa cita - citanya menjadi anggota Polri sudah sejak dari kecil.


Meskipun orang tuanya bekerja sebagai buruh harian, ia tidak patah semangat.


"Puji Syukur, cita - cita saya tercapai berkat dukungan orang tua dan seluruh pendidik di SPN Polda Jatim," ungkapnya.


Sementara itu Wayan Suyasa,ayah dari Bripda Kadek mengaku bahwa ia hanya bermodal doa untuk kesuksesan anaknya.


"Kami tidak ada biaya, hanya tekad yang bulat diiringi doa untuk anak kami bisa mencapai cita - citanya sebagai anggota Polri," ungkap Wayan.


Ditemui usai upacara pelantikan, Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agung Setyo Nugroho didampingi Waka SPN AKBP Dody Indra Eka Putra tampak tak dapat menyembunyikan senyum kebanggaannya melihat anak didiknya lulus dengan predikat memuaskan.


Kombes Pol Agung Setyo Nugroho menyampaikan apresiasi sekaligus instruksi moral bagi para bintara yang baru dilantik.


"Kami selaku pendidik dan pengasuh merasa sangat bangga melihat transformasi luar biasa dari 971 bintara remaja ini," ungkapnya.


Ia mengatakan, keberhasilan I Kadek Juniarta yang berasal dari keluarga buruh harian namun mampu menjadi lulusan terbaik akademik, adalah bukti nyata bahwa siapapun yang gigih bisa menjadi yang terbaik. 


"Pesan saya untuk para bintara remaja, jadikan latihan dan ilmu yang diperoleh selama di SPN ini sebagai bekal turun ke masyarakat," pungkasnya. (*)

Lemhannas RI Kukuhkan 85 Alumni P3N Angkatan XXVII, Siapkan Pemimpin Nasional Berkarakter Negarawan

 


Jakarta - Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).


Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.


“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.


Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.


Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.


Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.


Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat. (*)

Rabu, 03 Juni 2026

Polres Magetan Raih Penghargaan IKPA Sempurna dari Kapolri dan Dirjen Perbendaharaan Prov Jatim


MAGETAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polres Magetan Polda Jawa Timur dalam bidang pengelolaan keuangan negara. 


Atas prestasi tersebut, Polres Magetan Polda Jatim meraih dua penghargaan sekaligus atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran yang memperoleh nilai sempurna (100) Tahun Anggaran 2025.

 

Penghargaan pertama diberikan oleh Kapolri kepada Polres Magetan sebagai satuan kerja yang memperoleh nilai capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) sempurna, yakni 100 pada Tahun Anggaran 2025.


Sementara penghargaan kedua diberikan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur atas capaian nilai sempurna (100) dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2025 di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Timur.


Kedua penghargaan tersebut diterima oleh Kapolres Magetan, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa pada kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Keuangan yang digelar di Surabaya, Selasa (2/6/2026).


IKPA merupakan indikator yang digunakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran pada kementerian dan lembaga negara. 


Penilaian tersebut meliputi berbagai aspek, antara lain efektivitas dan efisiensi pelaksanaan anggaran, ketertiban administrasi, akuntabilitas, serta kesesuaian realisasi anggaran dengan perencanaan yang telah ditetapkan.


Kapolres Magetan, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh institusi yang dipimpinnya.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Timur atas penghargaan yang telah diberikan kepada Polres Magetan," ungkapnya.


Ia mengatakan penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi Polres Magetan Polda Jatim untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran dan pelayanan kepada masyarakat.


Lebih lanjut, AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel Polres Magetan Polda Jatim dalam menjalankan tata kelola keuangan yang profesional dan bertanggung jawab.


“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh jajaran Polres Magetan Polda Jatim dalam mengelola anggaran secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab," pungkas AKBP Erik Bangun Prakasa. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done