Bhayangkara News

Jumat, 29 Mei 2026

Polres Gresik Bongkar Jaringan Narkoba Amankan 2 Tersangka Pengedar dan 209 Gram Sabu


GRESIK - Satresnarkoba Polres Gresik Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Gresik.


Dalam pengungkapan kasus jaringan narkoba Madura-Gresik ini, Polisi berhasil mengamankan Dua tersangka beserta barang bukti sabu seberat total bruto 209,38 gram.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam konferensi pers di halaman Mapolres Gresik, Kecamatan Kebomas, Jumat (29/5/2026).


Kapolres Gresik menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di kawasan perkotaan Gresik. 


Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.


“Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka pertama berinisial FRW (29) pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB di rumah kos wilayah Kecamatan Manyar,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.


Dari tangan FRW, Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap, pipet kaca berisi sisa kristal putih diduga sabu seberat sekitar 2,91 gram, timbangan elektrik, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika.


Berdasarkan hasil interogasi dan penyelidikan lanjutan, petugas bergerak menuju lokasi kedua dan berhasil menangkap tersangka berinisial MZ (32) pada pukul 04.30 WIB di Jalan Raya Dukun, Kecamatan Dukun.


“Saat diamankan, petugas menemukan empat klip sabu seberat kurang lebih 13,29 gram yang disembunyikan di dalam tas kantong kain warna merah,” lanjut AKBP Ramadhan.


Tak berhenti di situ, Satresnarkoba Polres Gresik melakukan penggeledahan di rumah MZ di Desa Padang Bandung, Kecamatan Dukun. 


Hasilnya, Polisi kembali menemukan 42 paket sabu siap edar dengan berat total sekitar 196,09 gram.


Dari seluruh rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita total 46 plastik klip berisi sabu dengan berat bruto mencapai 209,38 gram.


Selain narkotika, petugas juga mengamankan uang tunai Rp400 ribu, dua unit telepon genggam, timbangan elektrik, puluhan potongan sedotan plastik untuk pengemasan sabu, serta satu unit sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi W 6628 LQ.


Menurut pengakuan tersangka MZ, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang di wilayah Madura yang kini masih dalam pengejaran aparat.


“Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut berasal dari jaringan di Madura dan saat ini kami terus melakukan pengembangan untuk memburu pemasok maupun jaringan di atasnya,” tegas AKBP Ramadhan.


Atas perbuatannya, kedua tersangka yang diketahui bekerja di sektor swasta itu dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana dan Pasal 609 ayat (1) serta ayat (2) KUHP baru.


Dengan jumlah barang bukti yang melebihi lima gram, para tersangka terancam hukuman berat berupa pidana penjara maksimal 20 tahun, penjara seumur hidup, hingga hukuman mati.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik juga mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba.


“Kami mengajak seluruh masyarakat aktif melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center 110 maupun Hotline Lapor Cak Rama,” pungkasnya. (*)

Polres Ponorogo Sahabat Petani, Dampingi Warga Wujudkan Swasembada Pangan


PONOROGO -  Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim dengan melakukan pendampingan warga tani untuk mewujudkan swasembada pangan.


Kali ini, Polsek Ngebel melalui fungsi Bhabinkamtibmas turun langsung melakukan pendampingan pengelolaan lahan jagung di Desa Karangtalun , Kecamatan Ngebel Jumat (29/5/2026).


Pendampingan dilakukan sebagai bentuk keseriusan Polres Ponorogo Polda Jatim dalam memastikan sektor pertanian tetap produktif dan mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat.


Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal perkembangan tanaman jagung di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo. 


Selain itu melalui satuan fungsi Binmas, Polres Ponorogo juga aktif koordinasi dan berkolaborasi lintas sektor yang menjadi kunci untuk meningkatkan hasil panen para petani.


“Kami terus berdiskusi dan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian maupun kelompok tani agar tanaman jagung mampu menghasilkan panen yang lebih maksimal,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo.


Ia menambahkan, kehadiran Polres Ponorogo Polda Jatim di tengah aktivitas pertanian bukan sekadar simbol pengawasan, namun juga bentuk dukungan nyata terhadap para petani agar semakin semangat mengelola lahannya.


"Program pendampingan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari cuaca hingga fluktuasi harga hasil panen,"paparnya.


Seperti diketahui Polres Ponorogo bersama stakeholder berhasil mengelola lahan jagung seluas 1.825,25 hektare.


Dari total luas tersebut, sebanyak 1.781,97 hektare telah dipanen dengan total produksi mencapai 5.605,76 ton jagung.


Dari jumlah itu, sebanyak 1.607,8 ton berhasil diserap Bulog, 2.627,09 ton dijual kepada lain, sedangkan 1.370,87 ton lainnya diserap pabrik pakan ternak di wilayah Blitar.


Polres Ponorogo terus melakukan terobosan menggandeng warga tani untuk turut mensukseskan ketahanan pangan nasional. (*)

Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas di Tutur Ikut Rawat Ladang Jagung Warga


PASURUAN – Tugas Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Bhabinkamtibmas bahkan turut turun ke ladang untuk mendampingi warga dalam mengembangkan tanaman jagung sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional.


Hal itu terlihat saat Bhabinkamtibmas Desa Sumberpitu, Aiptu Bayu Susanto, melakukan sambang dan pemantauan lahan tanaman jagung di Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur, Jumat (29/5/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sekaligus implementasi program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Dalam kunjungannya, Aiptu Bayu meninjau kondisi tanaman jagung milik warga serta memberikan motivasi agar masyarakat terus memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk menanam komoditas pangan.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan bahwa peran Bhabinkamtibmas saat ini tidak hanya terbatas pada pembinaan keamanan masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk ketahanan pangan.


"Melalui kegiatan pendampingan ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap semangat memanfaatkan lahan pertanian maupun pekarangan untuk menanam komoditas pangan. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama dan Polri hadir untuk mendukung upaya tersebut," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Menurutnya, pemanfaatan lahan yang produktif akan membantu menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, personel Bhabinkamtibmas secara aktif melakukan pemantauan dan memberikan pendampingan kepada warga di wilayah binaannya.


Selain mengecek perkembangan tanaman jagung, petugas juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam budidaya tanaman pangan guna mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan.


"Apa yang dilakukan anggota sesuai dengan program Presiden RI, semangat dan lanjutkan" kata AKBP Harto Agung Cahyono.


Kegiatan pemantauan lahan jagung tersebut berlangsung aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur. (*)

Kamis, 28 Mei 2026

Polisi Turun ke Sawah, Pantau Tanaman Hortikultura demi Ketahanan Pangan Nasional


PASURUAN – Jajaran Polsek Rembang bersama Gugus Tugas Ketahanan Pangan turun langsung ke lahan pertanian di Dusun Brukan, Desa Kalisat, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Kamis (28/5/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman hortikultura serta sejumlah komoditas pertanian lainnya dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.


Pemantauan dilakukan pada lahan pertanian yang ditanami berbagai komoditas, di antaranya tanaman hortikultura, kacang-kacangan, padi, dan jagung.


Kegiatan ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu program prioritas nasional.


Kapolsek Rembang AKP Supriyanto, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.


"Kami hadir untuk memastikan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Rembang tetap berjalan dengan baik. Tanaman hortikultura maupun komoditas pangan lainnya memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan, sehingga perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama," ujar AKP Supriyanto.


Menurutnya, pemantauan secara berkala juga menjadi sarana untuk mengetahui kondisi lahan pertanian sekaligus menjalin komunikasi dengan para petani mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.


"Kami berharap hasil pertanian masyarakat terus meningkat sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani," tambahnya.


Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa Polri mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat melalui berbagai kegiatan di tingkat wilayah.


"Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berupaya hadir mendukung program-program strategis nasional," kata AKBP Harto Agung Cahyono.


Kapolres menambahkan, sinergi antara pemerintah, petani, dan aparat keamanan menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.


Melalui kegiatan pemantauan tersebut, diharapkan sektor pertanian di Desa Kalisat dan wilayah Kecamatan Rembang pada umumnya terus berkembang serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional. (*)

Libur Panjang Iduladha Polres Probolinggo Maksimalkan Pengamanan di Kawasan Wisata


PROBOLINGGO - Polres Probolinggo Polda Jawa Timur meningkatkan pengamanan di sejumlah obyek wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo.


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan, Langkah itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan selama periode libur panjang hari raya Iduladha 1447 H/2026.


"Pengamanan dilakukan untuk memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat serta wisatawan yang berlibur di sejumlah lokasi wisata Kabupaten Probolinggo," ujar AKBP Latif, Kamis (28/5/26).


Selain melakukan pengamanan, personel Polres Probolinggo juga memberikan imbauan kepada para wisatawan agar selalu waspada dan mematuhi peraturan yang ada.


“Kami mengimbau seluruh pengunjung untuk tetap berhati-hati, menjaga keselamatan diri dan keluarga, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan layak jalan,” kata AKBP Latif.


Kapolres Probolinggo Petugas juga mengingatkan masyarakat apabila membutuhkan bantuan kepolisian maupun ingin melaporkan situasi darurat, dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 bebas pulsa yang aktif selama 24 jam.


"Kami akan segera tindaklanjuti setiap laporan yang masuk," tegasnya.


Adapun lokasi wisata yang menjadi atensi pengamanan diantaranya wisata Pantai Bentar, Pantai Bohai, Gunung Bromo dan sejumlah lokasi lainnya. (*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Ungkap Penipuan QRIS Palsu Tersangka Asal Kaltim Diamankan


SURABAYA - Respon cepat menindaklanjuti laporan masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjungperak melalui Polsek Kenjeran akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku penipuan QRIS palsu.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto, Kamis (28/5/26).


"Tersangka berinisial AY (25) tercatat warga Kutai Kalimantan Timur yang tinggal di Surabaya," ujar Iptu Suroto.


Menurut Iptu Suroto, terungkapnya kasus ini setelah Polsek Kenjeran menerima laporan dari seorang korban pemilik toko di Bulak Banteng Wetan, Surabaya. 


Perkembangan teknologi bisa berdampak positif, namun juga bisa dijadikan alat untuk berbuat kejahatan. Ini yang dilakukan tersangka AY, 25, warga Kutai, Kalimantan Timur. 


"Tersangka AY menipu karyawan toko dengan menggunakan bukti QRIS yang sudah diedit menggunakan aplikasi AI bernama Dola saat transaksi tarik tunai di toko," kata Iptu Suroto.


Dari hasil pemeriksaan, tersangka telah melakukan aksinya sebanyak lima kali dengan total kerugian yang diderita korban selaku karyawan toko sebesar Rp. 3,390 juta.


Awalnya, tersangka datang pada 11 Februari 2026, berbekal bukti pembayaran QRIS yang sudah diedit tersebut ia berhasil menggondol uang Rp 370 ribu.


Aksi pertamanya berhasil, ia kembali mempersiapkan bukti pembayaran QRIS palsu dan mengganti tanggal transaksi hingga nominal dan melakukan tarik tunai di toko yang sama pada Mei 2026 lalu. 


Tersangka melakukan penarikan uang dua kali pada 22 Mei dengan nominal Rp 550 ribu dan Rp 600 ribu. Terakhir kali ini aksinya sudah ditunggu pemilik toko yang kemudian dilaporkan Polisi.


"Saat ini tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Suroto.


Penyidik juga masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan tersangka melakukan di toko lain.


"Pengakuanya Lima kali di toko yang sama, namun kami masih kembangkan kemungkinan TKP lain,"pungkas Iptu Suroto. (*)

Libur Panjang, Polres Blitar Intensifkan Patroli di Lokasi Wisata


BLITAR – Polres Blitar Polda Jatim intensif melakukan patroli saat libur panjang Hari Raya Iduladha sebagai upaya meningkatkan keamanan terlebih di area wisata.


Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K, melalui Kapolsek Lobar AKP Suhariyanto menyampaikan, patroli dilakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menikmati liburan.


"Polres Blitar dan Polsek yang ada dijajaran terus meningkatkan kehadiran personel di sejumlah objek wisata," ungkapnya di lokasi Wisata Kampung Coklat, Kamis (28/5/2026).


Ia menerangkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.


"Selain patroli, anggota juga memberikan imbauan kamtibmas kepada pengunjung agar selalu berhati-hati serta menjaga barang bawaannya,” ujarnya.


Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni mengatakan dalam patroli tersebut petugas juga mengimbau kepada para pengelola wisata untuk bersama-sama menjaga keselamatan pengunjung.


"Kami imbau kepada pengelola wisata untuk memastikan fasilitas yang ada tetap dalam kondisi aman dan layak digunakan," ujar Aiptu Muheni.


Dengan adanya kehadiran Polisi di tengah masyarakat, diharapkan aktivitas wisata di wilayah Blitar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (*)

‎Polisi Serahkan Kembali Handphone Iphone 15 yang Dilaporkan Hilang Kepada Pemiliknya ‎

 


Jayapura Kota – Tim Resmob Numbay Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota menyerahkan 1 (satu) unit handphone merk iPhone 15 warna hitam kepada pemiliknya, di Ruangan Opsnal Satreskrim, Rabu (27/5) malam. 

‎Penyerahan barang tersebut merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisitanggal 22 Juli 2025 yang dibuat oleh korban di SPKT Polresta Jayapura Kota. 

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H menyampaikan bahwa pengembalian barang bukti ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengungkap tindak pidana secara profesional.

‎“Pengembalian barang kepada korban merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum kepada masyarakat,” ujarnya.

‎Diketahui, handphone tersebut merupakan milik korban atas nama Siti Nurcahya (23), warga Batu Putih Bawah, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

‎Kasat Reskrim juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendalaman terhadap profil pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian tersebut, sementara handphone ditemukan di salah satu konter handphone yang bisa diajak kooperatif untuk mengembalikan barang bukti tersebut. 

‎Siti Nurcahya selaku pemilik handphone merasa puas dengan pelayanan Polresta Jayapura Kota melalui satuan reskrim karena bisa menemukan handphonenya yang hilang. 

‎"Terimakasih kepada Bapak Kapolresta Jayapura Kota, Kasat Reskrim dan Tim Resmob Numbay karena bisa menemukan kembali handphone saya, senoga kedepan Polresta Jayapura Kota semakin maksimal dalam memberikan pelayanannya kepada masyarakat di Kota Jayapura," ucap Siti Nurcahya pemilik handphone.(*) 

‎Penulis : Subhan

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done