Bhayangkara News

Jumat, 01 Mei 2026

Di Bawah Pohon Mangga, Prajurit TNI Perkuat Soliditas Demi Sukseskan TMMD

 


Probolinggo – Kebersamaan antara TNI AD dan TNI AL terlihat jelas dalam pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Jumat (01/05/2026), Babinsa setempat bersama anggota Satgas dari Pasmar 2 Surabaya memanfaatkan waktu istirahat untuk menjalin komunikasi di lokasi sasaran Dusun Ledok RT 17 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Di bawah rindangnya pohon mangga, para personel beristirahat sambil berdiskusi ringan setelah bekerja membangun musholla dan jalan lingkungan. Suasana akrab tercipta tanpa sekat pangkat maupun matra. Mereka berbagi cerita, pengalaman tugas, hingga teknik kerja di lapangan.


Kehadiran personel Pasmar 2 Surabaya di TMMD Ke-128 ini menjadi bukti sinergi matra TNI dalam membantu percepatan pembangunan desa. Sejak TMMD dibuka, prajurit Marinir tersebut bergabung dengan Satgas Kodim 0820 Probolinggo mengerjakan berbagai sasaran fisik di Desa Brabe.


Babinsa Desa Brabe dari Koramil 0820/21 Maron, Serma Rustam, aktif mendampingi Satgas setiap hari. Selain memastikan keamanan, ia juga menjadi penghubung antara Satgas dengan warga. Waktu istirahat dimanfaatkan Serma Rustam untuk berkoordinasi terkait progres kerja dan kendala di lapangan.


Menurut Serma Rustam, komunikasi yang intens antar personel penting agar semua pekerjaan TMMD berjalan seirama. Diskusi santai saat istirahat juga jadi ajang tukar ilmu, terutama soal teknik pembangunan dari pengalaman Marinir di daerah pesisir.


“Waktu istirahat tidak kami sia-siakan. Kami ngobrol dengan rekan-rekan dari Pasmar 2 Surabaya soal progres musholla, sanitasi, dan jalan. Kami saling berbagi cara kerja biar hasilnya maksimal. Intinya menyamakan langkah agar TMMD ini sukses dan warga merasakan manfaatnya,” ungkap Serma Rustam.


Serma Rustam menambahkan, keakraban ini berdampak positif pada semangat kerja. Anggota Satgas dari dua matra saling memotivasi. Warga yang melihat kekompakan TNI pun semakin antusias ikut gotong royong membantu pembangunan di Dusun Ledok.


Salah satu anggota Pasmar 2 Surabaya menyebut, sambutan Babinsa dan warga Desa Brabe sangat hangat. Meski baru pertama bertugas di wilayah Maron, ia merasa seperti di rumah sendiri karena komunikasi yang terjalin sangat cair.


Kebersamaan Babinsa, Satgas Kodim 0820 Probolinggo, dan personel Pasmar 2 Surabaya ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lewat komunikasi yang baik di sela tugas TMMD Ke-128, seluruh sasaran fisik di Dusun Ledok RT 17 RW 7 diharapkan tuntas tepat waktu dengan kualitas terbaik. (*)

Atasi Genangan, Pemasangan Buis Beton TMMD di Brabe Terus Dikebut

 


Probolinggo – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik di Dusun Klagin RT 19 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron. Jumat (01/05/2026), progres pemasangan buis beton untuk saluran air telah mencapai 40 persen.


Pemasangan buis beton ini menjadi salah satu prioritas TMMD karena saluran air di Dusun Klagin sebelumnya tidak berfungsi optimal. Saat hujan deras, air kerap meluap ke jalan kampung dan halaman warga, mengganggu aktivitas sekaligus merusak badan jalan.


Buis beton berdiameter 60 sentimeter dipasang sepanjang 80 meter menggantikan saluran tanah yang dangkal dan mudah tersumbat. Sistem saluran baru ini dirancang agar air hujan dari permukiman dan tebing di atasnya langsung mengalir ke sungai tanpa menggenang.


Sejak pagi, anggota Satgas bersama warga bergotong royong menggali tanah, menurunkan buis beton, dan merapikan sambungan. Alat berat mini dikerahkan untuk mempercepat penggalian, sementara pemasangan dilakukan manual agar presisi dan tidak merusak struktur tanah sekitar.


Cuaca cerah di lokasi turut mendukung percepatan pekerjaan. Targetnya, pemasangan buis beton rampung pekan depan agar bisa dilanjutkan dengan pembuatan bak kontrol dan penutup saluran dari cor beton.


Anggota Satgas TMMD Ke-128, Praka Roy Alek, menjelaskan bahwa pekerjaan saluran air ini cukup menantang karena kontur tanah yang berbatu dan sempit. Namun berkat kerja sama dengan warga, progres tetap terjaga sesuai jadwal.


“Pemasangan buis beton sudah 40 persen. Kendalanya di medan yang sempit dan banyak batu, jadi galian harus hati-hati. Tapi warga sangat membantu. Kalau ini selesai, air tidak lagi masuk ke jalan. Jalan jadi awet dan warga tidak becek-becek lagi,” kata Praka Roy Alek.


Praka Roy menambahkan, saluran ini penting karena Dusun Klagin berada di bawah tebing. Tanpa saluran yang baik, air hujan langsung menghantam jalan kampung yang baru diperkeras TMMD. Dengan buis beton, aliran air lebih terkendali.


Warga Dusun Klagin menyambut baik pembangunan saluran air tersebut. Mereka berharap genangan yang selama ini jadi langganan tiap musim hujan bisa hilang total setelah TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo selesai. (*)

Dukung Kelancaran TMMD, Klinik Lapangan Pantau Kondisi Kesehatan Personel Satgas

 


Probolinggo – Kesehatan personel menjadi prioritas dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Jumat (01/05/2026), Klinik 05-19-17 menggelar pemeriksaan kesehatan bagi seluruh anggota Satgas TMMD di posko Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan kesehatan lapangan selama TMMD berlangsung. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi fisik anggota Satgas tetap prima di tengah padatnya pekerjaan fisik seperti pembangunan TPT, jalan lingkungan, dan rehab rumah tidak layak huni.


Tim medis Klinik 05-19-17 memeriksa tekanan darah, suhu tubuh, saturasi oksigen, serta keluhan umum seperti flu, batuk, pegal, dan luka ringan akibat kerja. Anggota yang ditemukan mengalami kelelahan langsung diberi vitamin dan obat sesuai anjuran.


Pemeriksaan dilakukan sejak pagi secara bergiliran agar tidak mengganggu jadwal kerja di lapangan. Anggota Satgas tampak antusias mengikuti pengecekan karena merasa diperhatikan kesehatannya selama bertugas jauh dari markas.


Kepala Poliklinik Kesehatan (Kapolkes) 05-09-17 Serma Suwarno yang memimpin tim medis mengatakan, pengecekan rutin penting untuk mencegah anggota jatuh sakit. Cuaca yang berubah dan beban kerja berat bisa menurunkan daya tahan tubuh.


“Pemeriksaan kesehatan Satgas TMMD Ke-128 ini wajib kami lakukan berkala. Kami pastikan tidak ada personel yang memaksakan diri kerja dalam kondisi tidak fit. Kalau ada keluhan langsung kami tangani agar tidak mengganggu target TMMD,” ujar Serma Suwarno.


Menurut Serma Suwarno, selain pemeriksaan, timnya juga membekali Satgas dengan kotak P3K di tiap titik sasaran. Edukasi soal hidrasi, istirahat cukup, dan penggunaan APD saat kerja juga terus diberikan agar kecelakaan kerja bisa dihindari.


Dari hasil pemeriksaan, seluruh anggota Satgas TMMD Ke-128 di Dusun Klagin dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap melanjutkan pekerjaan. Hanya beberapa personel yang mengalami kelelahan ringan dan sudah ditangani dengan pemberian vitamin dan istirahat singkat.


Dengan dukungan kesehatan dari Klinik 05-19-17, pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo di Desa Brabe diharapkan berjalan lancar. Kesehatan personel yang terjaga menjadi kunci agar seluruh sasaran fisik dan non fisik TMMD tuntas tepat waktu dan bermanfaat bagi warga. (*)

Tak Lagi Becek, Jalan Paving TMMD Jadi Jalur Favorit Pelajar Dusun Klagin

 


Probolinggo – Tawa riang anak-anak terdengar saat pulang sekolah melintasi jalan paving baru di Dusun Klagin RT 19 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron. Jumat (01/05/2026), jalan hasil program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo itu menjadi rute favorit siswa karena bersih, rata, dan tak lagi becek.


Sebelum dipaving, jalan kampung tersebut berupa tanah liat yang licin saat hujan. Sepatu dan seragam anak-anak kerap kotor terkena lumpur. Tak jarang mereka harus melepas sepatu atau digendong orang tua agar bisa sampai ke sekolah dengan aman.


Kini pemandangan berbeda terlihat. Jalan sepanjang 350 meter dengan lebar 2,5 meter sudah terpasang paving block rapi. Anak-anak berjalan bergerombol sambil bercanda, sebagian naik sepeda tanpa khawatir tergelincir. Wajah mereka sumringah karena perjalanan pulang sekolah jadi lebih cepat dan nyaman.


Pavingisasi ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Pengerjaannya melibatkan Satgas TNI bersama warga selama hampir tiga minggu. Gotong royong itu membuahkan hasil nyata yang langsung dirasakan pelajar Dusun Klagin.


Anggota Satgas TMMD Ke-128, Serma Rustam, mengaku bahagia melihat anak-anak bisa sekolah dengan aman. Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik adalah investasi untuk masa depan generasi muda Desa Brabe.


“Senang sekali lihat anak-anak pulang sekolah lewat jalan paving TMMD dengan senyum. Dulu jalannya becek, kasihan kalau jatuh. Sekarang sudah bagus dan kuat. Semoga mereka makin semangat belajar karena berangkat dan pulang sekolah tidak susah lagi,” ungkap Serma Rustam.


Serma Rustam menambahkan, Satgas sengaja mempercepat pavingisasi di jalur sekolah agar bisa segera digunakan. Ia berharap warga ikut menjaga dengan tidak membiarkan air menggenang dan rutin membersihkan saluran di sisi jalan.


Kebahagiaan juga diungkapkan Ahmad Dwi Andika (12), siswa kelas 6 SDN Brabe 1. “Terima kasih bapak Tentara. Sekarang jalan ke sekolah sudah bagus, enak dilewati. Tidak licin lagi. Sepatu saya tidak kotor kalau hujan,” ujarnya sambil tersenyum.


Ucapan serupa disampaikan temannya, Ibrahim (12). “Dulu kalau pulang sekolah sepatu penuh lumpur, dimarahi ibu. Sekarang jalannya paving, bersih dan rata. Terima kasih bapak-bapak TNI sudah membuat jalan untuk kami,” kata Ibrahim.


Jalan paving hasil TMMD Ke-128 ini tidak hanya mempermudah akses pendidikan, tetapi juga membuka semangat baru bagi anak-anak Dusun Klagin RT 19 RW 7. Dengan infrastruktur yang layak, warga berharap cita-cita generasi muda Desa Brabe semakin mudah tercapai. (*)

Kamis, 30 April 2026

Demi Warga, Satgas TMMD Ke-128 Terus Genjot Pembukaan Jalan di Wewaria

 


Ende – Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1602/Ende terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende. Meski tanpa hari libur, kegiatan pembukaan jalan tetap dilaksanakan secara intensif demi kepentingan masyarakat.


Pada Jumat (01/4/2026), personel Satgas TMMD tetap bekerja di lapangan melanjutkan proses pembukaan jalan yang menjadi akses penting bagi warga. Dengan semangat gotong royong bersama masyarakat setempat, pekerjaan terus digenjot agar jalan tersebut segera dapat digunakan.


Program TMMD Ke-128 ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan akses transportasi yang memadai. Pembukaan jalan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun kebutuhan sehari-hari.


Selain fokus pada pembangunan fisik, kehadiran Satgas TMMD juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Dengan kerja keras tanpa mengenal waktu, Satgas TMMD optimistis pembangunan jalan di Desa Aelipo dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ***

Polri–Kemenhaj Perkuat Koordinasi Internasional, Dorong Penugasan Personel di Arab Saudi Amankan Jemaah Haji


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memperkuat kerja sama lintas negara dalam upaya melindungi jemaah haji Indonesia, melalui rencana penugasan personel Polri di Arab Saudi.


Langkah strategis tersebut dibahas dalam audiensi antara Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Lobby Utama Lantai 1 Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (30/4/2026).


Pertemuan ini menandai penguatan sinergi lintas sektor sekaligus perluasan peran Polri tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga hingga ke wilayah Arab Saudi sebagai pusat pelaksanaan ibadah haji.


Wakil Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan bahwa kompleksitas penanganan kasus haji ilegal kini semakin berkembang, termasuk yang melibatkan warga negara Indonesia di luar negeri. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif aparat penegak hukum Indonesia dalam mendukung koordinasi dengan otoritas setempat.


“Kami memandang perlu adanya penguatan peran Polri secara teknis di Arab Saudi, agar komunikasi dan penanganan kasus dapat berjalan lebih efektif, khususnya dalam melindungi jemaah dari praktik penipuan dan pelanggaran hukum,” ujar Dahnil.


Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat kasus yang tengah ditangani oleh otoritas Arab Saudi, termasuk penangkapan tiga warga negara Indonesia yang diduga terlibat dalam pemalsuan dan distribusi dokumen haji ilegal.


Kondisi tersebut menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memberikan pendampingan hukum serta memastikan perlindungan terhadap WNI yang berhadapan dengan hukum di luar negeri.


Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan pelibatan unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj secara lebih formal pada penyelenggaraan haji mendatang. Untuk tahun ini, Wakapolri direncanakan akan turut mendampingi Amirul Hajj Indonesia di Arab Saudi guna memperkuat aspek keamanan dan keselamatan jemaah.


Menanggapi hal tersebut, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan kesiapan Polri dalam memperkuat dukungan operasional dan koordinasi internasional.


“Polri siap mendukung penuh langkah pemerintah, termasuk memperkuat kerja sama dengan otoritas keamanan Arab Saudi, baik dalam upaya pencegahan maupun penegakan hukum terhadap pelanggaran yang merugikan jemaah Indonesia,” tegas Wakapolri.


Ia menambahkan bahwa kehadiran personel Polri di Arab Saudi akan menjadi bagian penting dalam memastikan perlindungan menyeluruh bagi jemaah, mulai dari proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.


Sementara itu, sinergi lintas kementerian dan lembaga melalui Satgas Penanganan Haji dan Umrah Ilegal juga terus diperkuat guna menekan praktik penyelenggaraan haji ilegal di dalam negeri.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat melalui penguatan kerja sama nasional dan internasional, sebagai bagian dari upaya negara memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat. ***

Satgas Haji 2026 Bergerak: Tindak Tegas, Lindungi Calon Jemaah


Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah Ilegal yang dibentuk sejak 14 April 2026, meski belum genap satu bulan, telah menunjukkan hasil nyata dalam mencegah kejahatan terhadap calon jemaah haji Indonesia. Hal ini menegaskan kehadiran negara melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Kementerian Haji dan Umrah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.


Hal tersebut disampaikan Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam pernyataannya di lobi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30 April 2026), usai rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak.


Wakapolri menegaskan bahwa Satgas Haji 2026 bergerak dengan pendekatan terpadu melalui langkah preemtif, preventif, dan represif guna memastikan masyarakat terlindungi dari berbagai modus kejahatan.


“Satgas Haji tahun ini fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum secara tegas dan profesional, khususnya terhadap pelaku yang berulang kali melakukan penipuan,” tegas Wakapolri.


Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan pertukaran data, pemetaan pelaku, serta penguatan edukasi kepada masyarakat. Berdasarkan hasil pemetaan, ditemukan adanya pelaku dengan modus berulang, bahkan melakukan penipuan hingga puluhan kali, sehingga diperlukan penegakan hukum yang tegas untuk memberikan efek jera.


Selain di dalam negeri, perlindungan juga diperluas hingga ke luar negeri. Polri akan berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan perwakilan Indonesia di Arab Saudi untuk memperkuat koordinasi dengan aparat setempat, termasuk dalam pendampingan warga negara Indonesia yang berhadapan dengan hukum.


Langkah ini menyusul adanya kasus tiga WNI yang diamankan oleh Kepolisian Arab Saudi terkait pemalsuan dokumen haji.


Sejak pembentukan Satgas Haji, laporan masyarakat mengalami peningkatan signifikan sebagai dampak dari masifnya edukasi publik. Satgas Haji 2026 telah menerima 115 laporan, dengan 68 kasus saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut.


Penanganan dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan mediasi dan keadilan restoratif. Namun apabila tidak tercapai penyelesaian, proses hukum akan ditegakkan secara tegas guna memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejahatan serupa.


Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengapresiasi langkah cepat Polri dalam menangani praktik haji ilegal.


“Kami memastikan negara hadir secara utuh, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci, untuk melindungi jemaah dari berbagai bentuk kejahatan,” ujarnya.


Ke depan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji akan terus diperkuat, termasuk rencana keterlibatan unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj guna mendukung pengamanan dan keselamatan jemaah secara menyeluruh.


Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir melindungi masyarakat melalui langkah pencegahan yang kuat, penegakan hukum yang tegas, serta sinergi lintas sektoral. ***

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1629/SBD Bangun Akses Jalan di Desa Umbu Wangu

 


Sumba Barat Daya – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1629/Sumba Barat Daya terus menunjukkan progres signifikan. Kali ini, anggota Satgas TMMD melaksanakan pembangunan jalan di Desa Umbu Wangu, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya.


Pengerjaan jalan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat desa, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. 


Dengan kondisi geografis yang sebelumnya sulit dilalui, kehadiran jalan baru ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah.


Anggota Satgas TMMD bersama warga setempat tampak bahu-membahu dalam proses pengerjaan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Komandan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1629/SBD menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama program TMMD. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemerataan pembangunan infrastruktur.


Masyarakat Desa Umbu Wangu menyambut baik program tersebut. Mereka berharap jalan yang dibangun dapat memperlancar mobilitas hasil pertanian serta memudahkan akses ke pusat-pusat pelayanan.


Dengan terus dikebutnya pengerjaan, diharapkan pembangunan jalan ini dapat segera rampung sesuai target waktu yang telah ditentukan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas. ***

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done