Bhayangkara News

Rabu, 29 April 2026

Secangkir Kopi di Lokasi TMMD, Satgas Kodim 0820 Bangun Kedekatan dengan Warga


Probolinggo – Tak melulu soal pekerjaan fisik, momen istirahat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo juga dimanfaatkan untuk mempererat kedekatan dengan warga. Pemandangan itu terlihat di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/4/2026).


Di bawah pohon rindang dekat lokasi sasaran TMMD, sejumlah anggota Satgas tampak duduk lesehan. Gelak tawa dan obrolan santai mengalir sambil menikmati kopi dan rokok. Suasana akrab begitu terasa tanpa sekat pangkat yang ada didalam dirinya masing-masing.


Kegiatan ngobrol bareng ini dilakukan saat jam istirahat siang. Setelah sejak pagi berjibaku mengerjakan sasaran fisik TMMD, baik anggota Satgas maupun warga memang perlu rehat sejenak. Waktu istirahat itu justru jadi momen penting untuk saling bertukar cerita.


Serka Samsul Arifin, anggota Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, menyebut komunikasi seperti ini penting untuk membangun chemistry. Menurutnya, TMMD bukan hanya soal membangun infrastruktur, tapi juga membangun kedekatan emosional.


“Waktu istirahat kami manfaatkan untuk ngobrol santai dengan berkoordinasi maupun tukar pikiran. Dari obrolan ini kami jadi tahu apa yang akan dikerjakan kedepannya. Hubungan jadi lebih cair, kerja pun makin semangat,” kata Serka Samsul Arifin.


Bagi warga, kehadiran TNI di desa mereka sudah seperti keluarga sendiri. Banyak cerita yang mereka bagikan, mulai dari soal pertanian, pendidikan anak, sampai harapan agar akses jalan desa segera mulus berkat program TMMD.


Samsul menambahkan, kedekatan lewat obrolan ringan membuat pekerjaan sasaran fisik TMMD terasa lebih ringan. Warga jadi tidak sungkan membantu, bahkan tak jarang ikut gotong royong meski bukan bagian dari jadwal kerja bakti.


Seorang warga Dusun Klagin mengaku senang bisa duduk bareng dengan bapak-bapak TNI. Ia merasa aspirasi warga lebih didengar karena komunikasinya langsung tanpa formalitas. Suasana kekeluargaan itu jadi penyemangat tersendiri.


TMMD Ke-128 di Desa Brabe sendiri menyasar pembangunan jalan desa, rehab RTLH, dan sejumlah sasaran tambahan. Namun di balik capaian fisik, nilai kemanunggalan TNI dan rakyat jadi tujuan utama yang ingin diraih Kodim 0820 Probolinggo.


Lewat secangkir kopi dan obrolan di jam istirahat, batas antara seragam loreng dan warga tani seolah hilang. TMMD Ke-128 membuktikan bahwa pembangunan desa akan berhasil jika dikerjakan bersama, dengan komunikasi yang hangat dari hati ke hati. (*)

Satgas TMMD dan Warga Kebut Pembangunan Musholla Baiturrahman di Desa Brabe

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menyasar pembangunan sarana ibadah. Salah satunya adalah pembangunan Musholla Baiturrahman yang berada di Dusun Ledok RT 17 RW 07, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/4/2026)


Pembangunan musholla tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan fasilitas keagamaan bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga membutuhkan sarana ibadah yang lebih representatif untuk menunjang kegiatan keagamaan sehari-hari.


Di lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD bersama warga terlihat aktif melakukan berbagai tahapan pekerjaan. Mulai dari pengerjaan struktur bangunan hingga penataan bagian dalam musholla dilakukan secara bertahap.


Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat progres pekerjaan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan kebersamaan antara TNI dan warga.


Anggota Satgas TMMD, Kopda Kristano, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan Musholla Baiturrahman telah mencapai sekitar 40 persen. Ia menegaskan bahwa pengerjaan terus dikebut agar selesai tepat waktu.


“Progres pembangunan musholla saat ini sudah mencapai 40 persen. Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum tanggal 15 Mei mendatang,” ujarnya.


Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan dengan tetap menjaga kualitas hasil pekerjaan agar bangunan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.


Dengan adanya pembangunan Musholla Baiturrahman ini, diharapkan masyarakat Dusun Ledok memiliki sarana ibadah yang lebih layak dan nyaman. Program TMMD ke-128 pun diharapkan terus memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Desa Brabe. (*)

Korem 083/Baladhika Jaya Perkuat Kesiapan Prajurit Melalui Pembinaan Jasmani Terukur


Malang – Korem 083/Baladhika Jaya terus meneguhkan komitmennya dalam membangun prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan tugas melalui pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I Tahun Anggaran 2026 yang diikuti ratusan personel dari Makorem 083/Bdj, Kodim 0833/Kota Malang, serta jajaran Badan Pelaksana (Balak).


Kegiatan pembinaan jasmani yang digelar di Lapangan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Malang, tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan satuan dalam memastikan setiap prajurit memiliki kondisi fisik prima, stamina terjaga, dan kesiapan optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya menempatkan pembinaan fisik sebagai fondasi penting dalam membentuk postur prajurit yang sehat, disiplin, adaptif, serta memiliki daya juang tinggi dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.


Pelaksanaan Garjas tahun ini juga menitikberatkan pada objektivitas penilaian serta faktor keselamatan personel. Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan awal secara ketat guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.


Kepala Jasmani Korem 083/Bdj Kapten Inf Bambang Eko P menegaskan bahwa kesehatan dan kebugaran fisik merupakan modal utama seorang prajurit dalam melaksanakan tugas secara optimal. Menurutnya, jasmani yang terpelihara akan melahirkan kesiapan, ketahanan, dan semangat pengabdian yang semakin kuat.


Melalui pembinaan yang terukur dan berkesinambungan, Korem 083/Baladhika Jaya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia prajurit agar selalu berada pada kondisi terbaik—siap bergerak, siap mengabdi, dan siap hadir untuk rakyat. (*)

80 Tahun Mengabdi, Danrem 083 Ajak Persit Semakin Solid, Kreatif, dan Berdaya Saing


Malang – Delapan puluh tahun perjalanan Persit Kartika Chandra Kirana menjadi bukti panjangnya dedikasi, loyalitas, dan pengabdian organisasi perempuan TNI AD dalam mendukung tugas prajurit serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Momentum tersebut mendapat penegasan khusus dari Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus S., pada peringatan HUT ke-80 Persit di Malang, Rabu (29/4).


Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem 083/Bdj, Danrem menyampaikan bahwa usia matang organisasi harus menjadi pijakan untuk melompat lebih jauh menjadi organisasi perempuan yang semakin berkualitas, produktif, dan kompetitif.


Ia menilai tema “Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya” merupakan cerminan semangat baru untuk terus tumbuh, berinovasi, serta menghadirkan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.


Menurut Danrem, anggota Persit memiliki kekuatan besar sebagai pilar moral keluarga prajurit sekaligus agen sosial yang mampu menggerakkan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kegiatan kemanusiaan, hingga pembinaan generasi muda.


“Teruslah berkarya, tetaplah rendah hati, jaga kekompakan, dan hadirkan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar. Persit yang solid dan kreatif akan menjadi kekuatan sosial yang luar biasa bagi bangsa,” ungkap Danrem.


Dengan semangat itu, Korem 083/Baladhika Jaya berharap Persit semakin maju sebagai organisasi perempuan yang berkarakter, adaptif terhadap perubahan, dan terus menginspirasi melalui karya nyata. (*)

Wakapolri Buka Rakernis Empat Fungsi Pusat Polri 2026, Perkuat Transformasi Presisi

 


Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri Tahun 2026 di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat transformasi Polri Presisi sekaligus mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026.


Rakernis tersebut diikuti empat fungsi utama di lingkungan Mabes Polri, yakni Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Pusat Keuangan (Puskeu), serta Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri. Hadir pula Menteri PAN-RB Rini Widyantini dan sejumlah pejabat utama Mabes Polri.


Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas capaian kinerja selama tahun 2025 hingga awal 2026. Menurutnya, berbagai keberhasilan tersebut menjadi modal penting dalam membangun fondasi organisasi yang kuat dan adaptif menghadapi tantangan ke depan.


“Apresiasi yang tinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan yang sudah bekerja sangat luar biasa, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda, Mabes Polri, khususnya terkait menyangkut masalah empat pusat tersebut,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


Selain itu, Dedi juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Ia menyebut Pusat Keuangan Polri memiliki peran strategis memastikan seluruh anggaran berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mendukung operasional kepolisian.


“Tidak ada satu organisasi sehebat apa pun kalau tidak didukung oleh anggaran, dan tidak dilakukan tata kelola penggunaan anggaran yang benar,” ujarnya.


Dalam kegiatan tersebut, Polri juga menyerahkan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik Tahun 2025. Untuk kategori pagu besar diraih Polda Sulawesi Selatan, kategori pagu sedang diraih Polda Riau, dan kategori pagu kecil diraih Polda Kalimantan Utara. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakapolri didampingi Kapuslitbang dan Kapuskeu Polri.


Wakapolri menyebut capaian tersebut menjadi bukti komitmen jajaran wilayah dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara secara profesional. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kinerja.


“Nilai IKPA Polri harus terus meningkat. Kita harus betul-betul memastikan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional,” kata Dedi.


Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi terhadap pengembangan layanan kesehatan kepolisian, Polri turut menyematkan Tanda Kemahiran Kedokteran Kepolisian kepada Menteri PAN-RB Rini Widyantini.


Melalui Rakernis ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung agenda pembangunan nasional Tahun 2026 melalui penguatan organisasi, peningkatan pelayanan publik, tata kelola anggaran yang baik, serta inovasi berbasis riset. (*)

Rakernis Polri 2026: Wakapolri Apresiasi Kinerja Pengelolaan Anggaran Terbaik Jajaran Polda

 


Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik kepada jajaran Polda dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri Tahun 2026 di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pengelolaan anggaran yang akuntabel, efektif, dan profesional sepanjang tahun 2025.


Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Dedi Prasetyo didampingi Kapuslitbang dan Kapuskeu Polri.


Untuk kategori pagu besar, penghargaan IKPA terbaik diraih Polda Sulawesi Selatan. Sementara kategori pagu sedang diberikan kepada Polda Riau, dan kategori pagu kecil diraih Polda Kalimantan Utara.


Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan organisasi, termasuk pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di lapangan.


“Tidak ada satu organisasi sehebat apa pun kalau tidak didukung oleh anggaran, dan tidak dilakukan tata kelola penggunaan anggaran yang benar,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.


Menurutnya, capaian para penerima penghargaan menunjukkan komitmen jajaran kewilayahan dalam mengelola anggaran negara secara transparan dan bertanggung jawab. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya di lingkungan Polri.


Wakapolri juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan di seluruh jajaran agar mampu menjawab tantangan organisasi ke depan. Ia menyebut profesionalisme personel pengemban fungsi keuangan harus terus diperkuat seiring tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi.


“Nilai IKPA Polri harus terus meningkat. Kita harus betul-betul memastikan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, dan profesional,” katanya.


Selain penghargaan IKPA, Polri juga menyerahkan penghargaan lain berdasarkan hasil survei Puslitbang Polri Tahun 2025. Polda Bengkulu menerima penghargaan tingkat kepuasan masyarakat terbaik, sedangkan Polda Bali meraih penghargaan internalisasi budaya integritas, kejujuran, dan kehormatan Polri.


Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri mendorong budaya kompetisi sehat, peningkatan kinerja, serta penguatan reformasi birokrasi di seluruh satuan kerja. Melalui momentum Rakernis ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola organisasi yang modern serta terpercaya. (*)

Tergiur Gaji Besar, Dua Operator Judi Online Berpindah Negara Sebelum Diciduk di Bali

 


DENPASAR - Jejak dua operator judi online (judol) ini terbilang panjang dan berpindah-pindah negara. Sempat digerebek di Filipina hingga Kamboja, keduanya tetap melanjutkan aksinya hingga akhirnya diringkus di Bali. Dua tersangka tersebut ditangkap di Jalan Pratama Gang Hasan Nomor 3, Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali. Mereka diketahui berinisial IJT alias Gisel (23) dan WAB alias Guang Yun (31).

 

Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Bali Kombes Aszhari Kurniawan mengungkapkan, keduanya pernah bekerja sebagai operator judi online di Filipina pada 2024.

 

"Keduanya diketahui pernah bekerja sebagai operator judi online di Filipina sekitar tahun 2024," kata Aszhari.

 

Jejak keduanya berlanjut saat tempat mereka bekerja di Filipina digerebek aparat kepolisian setempat pada Oktober 2025. Namun, penggerebekan itu tidak membuat mereka berhenti.

 

Alih-alih pulang ke Indonesia, keduanya justru diajak oleh leader mereka untuk pindah ke Kamboja dan tetap bekerja sebagai operator judi online.

 

"Setelah penggerebekan di Filipina, tersangka diajak ke Kamboja untuk tetap bekerja di bidang yang sama," ujarnya.

 

Di Kamboja, aktivitas ilegal itu kembali berjalan hingga akhirnya pada Januari 2026 lokasi tempat mereka bekerja kembali digerebek polisi setempat. Setelah kejadian tersebut, keduanya diminta oleh leader mereka untuk kembali ke Indonesia.

 

Pada 21 Januari 2026, IJT dan WAB tiba di Bali. Bukannya berhenti, keduanya justru kembali melanjutkan aktivitas sebagai pengelola judi online.

 

Mereka kemudian menyewa tempat di kawasan Benoa sebagai basis operasional. Di Bali, IJT berperan sebagai telemarketing yang bertugas menawarkan situs judi online kepada calon pemain. Sementara WAB berperan sebagai customer service yang melayani komunikasi dengan pemain melalui fitur live chat.

 

"Keduanya tetap menjalankan aktivitas tersebut karena tergiur iming-iming gaji yang cukup besar," ungkap Aszhari. (*)

Kapolres Pasuruan Sambangi Desa Ngembal, Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan

 


PASURUAN — Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan, Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono mengunjungi Warga Desa Ngembal, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/4/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Dusun Kelek tersebut dimulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Kapolres didampingi Wakapolres dan jajaran pejabat utama (PJU) Polres Pasuruan. Rombongan berangkat bersama menggunakan sepeda motor sebagai bentuk kebersamaan dan kedekatan pimpinan dengan anggota di lapangan.


Setibanya di lokasi, rombongan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kapolres kemudian melaksanakan silaturahmi dengan warga, berdialog secara langsung, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kondisi sosial yang dihadapi masyarakat Desa Ngembal.


“Kami datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Ini penting agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari upaya membangun hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo, para kasat jajaran, Kapolsek Nongkojajar, serta perangkat Desa Ngembal.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran jajaran Polres Pasuruan pun mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa diperhatikan dan terbantu.


Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Polres Pasuruan dalam memperkuat kepercayaan publik serta membangun sinergitas bersama masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done