Bhayangkara News

Selasa, 28 April 2026

Komsos TMMD ke-128 Kodim Probolinggo Perkuat Kedekatan TNI dan Warga di Dusun Klagin


PROBOLINGGO — Kegiatan komunikasi sosial (komsos) terus digencarkan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 oleh Kodim 0820/Probolinggo. Kali ini, komsos dilaksanakan di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Kegiatan komsos tersebut menjadi sarana bagi Satgas TMMD untuk berinteraksi langsung dengan warga, menyerap aspirasi, serta menyampaikan informasi terkait program pembangunan yang sedang berjalan di wilayah setempat.


Dalam suasana santai dan penuh keakraban, anggota Satgas TMMD berdialog dengan warga mengenai berbagai kebutuhan dan kondisi lingkungan desa. Warga pun tampak antusias menyampaikan masukan, termasuk harapan terhadap keberlanjutan pembangunan di daerah mereka.


Anggota Satgas TMMD ke-128, Serka Samsul Arifin, mengatakan bahwa kegiatan komsos merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran program TMMD. Melalui komunikasi yang intens, menurutnya, TNI dapat memahami secara langsung kebutuhan masyarakat.


Ia menjelaskan bahwa program TMMD ke-128 telah dimulai sejak 22 April 2026 dan akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Dalam pelaksanaannya, terdapat lima sasaran program fisik dan 16 program nonfisik yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Program TMMD ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik,” ujar Serka Samsul Arifin.


Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.


Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, sehingga pelaksanaan TMMD ke-128 di Dusun Klagin dapat berjalan lancar serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa. (*)

Gotong Royong TNI dan Warga, RTLH Bu Mani Dibangun Lewat TMMD

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menyasar pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) milik warga di Dusun Klagin RT 19 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Pembangunan RTLH tersebut diperuntukkan bagi Bu Mani (60), warga setempat yang sebelumnya menempati rumah dengan kondisi kurang layak. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang aman dan sehat.


Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Satgas TMMD bersama warga sekitar. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat kebersamaan dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.


Di lapangan, pengerjaan rumah dilakukan secara bertahap mulai dari perbaikan struktur hingga penyempurnaan bagian dalam rumah. Warga sekitar turut ambil bagian membantu proses pembangunan sebagai bentuk solidaritas sosial.


Bu Mani mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi dirinya.


“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang sudah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi saya, sekarang saya bisa tinggal lebih nyaman dan aman,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Desa Brabe, Sunardi, mengapresiasi pelaksanaan program RTLH yang menyasar warganya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


“Program RTLH ini sangat membantu warga kami yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan TMMD ini terus memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Brabe,” kata Sunardi.


Dengan adanya pembangunan RTLH ini, diharapkan Bu Mani dapat menempati rumah yang lebih layak, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD ke-128 di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*)

Pavingisasi TMMD ke-128 di Dusun Klagin Percepat Akses Warga Desa Brabe


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Probolinggo terus dikebut melalui berbagai sasaran fisik. Salah satu kegiatan yang tengah berlangsung adalah pavingisasi jalan lingkungan di Dusun Klagin RT 19 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Pengerjaan pavingisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas akses jalan warga yang sebelumnya masih berupa tanah dan berbatu. Saat musim hujan, kondisi jalan kerap licin dan sulit dilalui, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.


Melalui program TMMD, jalan tersebut kini mulai dibenahi dengan pemasangan paving block agar lebih rata, kuat, dan nyaman digunakan. Perbaikan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga dalam berbagai kegiatan sehari-hari.


Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pengerjaan di lapangan.


Sejak pagi hari, anggota TNI dan warga terlihat kompak melakukan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari perataan tanah hingga pemasangan paving. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Praka Firdaus yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pavingisasi ini menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD ke-128 di wilayah tersebut.


“Pengerjaan ini kami lakukan bersama warga agar cepat selesai dan hasilnya bisa langsung dimanfaatkan. Harapannya, jalan ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.


Dengan adanya pavingisasi ini, akses di Dusun Klagin diharapkan semakin lancar dan aman dilalui. Program TMMD ke-128 pun diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat di Desa Brabe. (*)

Satgas TMMD ke-128 Perkuat Koordinasi Material Berkualitas untuk Pembangunan di Desa Brabe


PROBOLINGGO — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo terus dioptimalkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi terkait penggunaan material berkualitas guna mendukung pembangunan fisik yang lebih tahan lama.


Koordinasi tersebut dilakukan oleh Satgas TMMD bersama pihak terkait di lapangan, termasuk perangkat desa dan masyarakat. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh material yang digunakan memenuhi standar kualitas sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Penggunaan material yang tepat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur desa. Selain memperhatikan kekuatan, material juga harus sesuai dengan kondisi lingkungan setempat agar tidak mudah rusak.


Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD melakukan pengecekan langsung terhadap bahan bangunan yang digunakan, mulai dari batu, pasir, hingga material pendukung lainnya. Proses ini dilakukan secara teliti untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan.


Selain itu, koordinasi juga mencakup pengaturan distribusi material agar tepat waktu dan sesuai kebutuhan di masing-masing titik pembangunan. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan pekerjaan di lapangan.


Anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa kualitas material menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD.


“Kami memastikan material yang digunakan benar-benar berkualitas agar hasil pembangunan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga kuat dan tahan lama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.


Dengan adanya koordinasi yang baik dalam penggunaan material, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD ke-128 di Desa Brabe dapat selesai sesuai target dengan hasil yang maksimal. Program ini pun diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat setempat. (*)

Hangatnya Kebersamaan TMMD di Probolinggo, Satgas dan Warga Brabe Nikmati Kolak Saat Istirahat


PROBOLINGGO — Suasana penuh keakraban terlihat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0820/Probolinggo di Dusun Klagin RT 20 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron. Di sela-sela waktu istirahat, anggota Satgas TMMD bersama warga menikmati hidangan kolak secara sederhana namun penuh makna.


Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat yang terjalin selama pelaksanaan program. Tidak hanya bekerja bersama dalam pembangunan, kebersamaan juga tercipta dalam suasana santai seperti saat waktu istirahat.


Warga setempat dengan sukarela menyiapkan kolak untuk dinikmati bersama para anggota Satgas TMMD. Hidangan tradisional tersebut menjadi simbol kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang tumbuh di tengah kegiatan pembangunan.


Di lokasi, terlihat anggota TNI dan warga duduk bersama tanpa sekat, berbincang santai sambil menikmati sajian yang disediakan. Suasana hangat ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.


Kebersamaan tersebut tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh pihak dalam menyelesaikan berbagai sasaran program, baik fisik maupun nonfisik.


Anggota Satgas TMMD ke-128, Kapten Inf M Yahudin, menyampaikan bahwa momen kebersamaan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting dalam membangun kedekatan antara TNI dan rakyat.


“Kebersamaan seperti ini adalah bagian dari kekuatan kita. Melalui momen sederhana seperti makan bersama, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat dan solid,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan emosional yang harmonis antara aparat dan masyarakat.


Melalui kebersamaan yang terjalin di Dusun Klagin ini, diharapkan semangat gotong royong dan kekeluargaan terus terjaga, sehingga pelaksanaan TMMD ke-128 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

TMMD ke-128 Kodim Probolinggo Bangun TPT di Akses Dusun Klagin, Tangani 12 Titik Longsor


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan progres di lapangan. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di ruas jalan menuju Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Pembangunan TPT ini menjadi prioritas mengingat kondisi jalan yang sebelumnya rawan longsor. Berdasarkan pendataan di lokasi, terdapat sedikitnya 12 titik longsoran yang mengancam akses utama warga menuju dusun tersebut.


Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga menghambat aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat setempat. Oleh karena itu, pembangunan TPT dinilai penting untuk memberikan perlindungan serta meningkatkan keamanan jalur penghubung desa.


Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat bersama personel TNI dari tiga matra. Sinergi ini menjadi salah satu ciri khas program TMMD yang mengedepankan kebersamaan antara aparat dan warga.


Di lapangan, terlihat warga dan prajurit bahu-membahu mengerjakan pemasangan batu dan pengecoran struktur penahan tanah. Semangat kebersamaan tersebut mempercepat proses pengerjaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Sertu Galang Panji yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembangunan TPT ini diharapkan mampu mengatasi potensi longsor di sepanjang jalur menuju Dusun Klagin. Ia menyebut, kehadiran TNI dalam program TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kebersamaan.


“Melalui gotong royong ini, kami ingin memastikan akses jalan warga menjadi lebih aman dan nyaman dilalui. Selain itu, ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Dengan adanya pembangunan TPT ini, diharapkan akses menuju Dusun Klagin semakin stabil dan aman dari ancaman longsor. Program TMMD ke-128 pun diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*)

Program Nonfisik TMMD Probolinggo Fokus Perkuat SDM Kader Posyandu

 


PROBOLINGGO — Program nonfisik dalam TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0820/Probolinggo terus berjalan. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan pengisian data Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu berbasis Sistem Informasi PS3D bagi kader kesehatan desa.


Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026) ini menyasar kader Posyandu dari Kecamatan Maron dan Banyuanyar. Sekitar 40 peserta mengikuti pelatihan yang difokuskan pada peningkatan kemampuan pengelolaan data layanan kesehatan secara digital.


Pelatihan ini diarahkan untuk mendorong ketepatan dan kecepatan pelaporan data kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan integrasi dengan sistem milik pemerintah daerah.


Sekretaris Kecamatan Maron, Wawas Arif Rachmanto, mengatakan penggunaan sistem informasi menjadi bagian penting dalam penguatan layanan Posyandu. Menurutnya, pengisian data enam indikator SPM secara konsisten akan membantu pemantauan kondisi kesehatan warga secara lebih akurat.


“Dengan data yang diperbarui secara berkala, penanganan masalah kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Probolinggo, Farhan Hidayat, menegaskan peran strategis kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat desa. Ia mendorong peserta agar memahami teknis pengisian data hingga mampu menerapkannya secara mandiri.


Di sisi lain, Danramil 0820-21/Maron Kapten Murianto menilai kegiatan nonfisik TMMD memiliki kontribusi besar dalam pembangunan masyarakat. Ia menyebut, selain pembangunan fisik, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas utama.


“Penguatan kemampuan kader Posyandu ini menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.


Melalui kegiatan tersebut, kader Posyandu di wilayah Maron dan Banyuanyar diharapkan semakin siap mendukung program kesehatan pemerintah, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. (*)

Kapolda Bali Hadiri Kick-Off Baligivation 2026, Perkuat Sinergi Digital Menuju Bali sebagai Pulau Digital

 


Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol Daniel  Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Kick-off Bali Digital Innovation Festival 2026 (Baligivation 2026) yang menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan ekonomi Bali melalui sinergi lintas sektor.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan PPATK, Direktur Teknologi Digital Baru, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, para narasumber, serta tamu undangan lainnya dari berbagai instansi dan stakeholder terkait.


Mengusung tema “Akselerasi Penguatan Ekonomi Bali Melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi”, Baligivation 2026 merupakan langkah visioner Bank Indonesia dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.


Baligivation sendiri menjadi salah satu festival digital terbesar di Provinsi Bali yang menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, otoritas, pelaku usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi digital di Bali.


Festival ini tidak hanya menjadi ruang bertemunya ide dan inovasi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang kuat melalui penguatan UMKM, digitalisasi pasar rakyat, hingga pemberdayaan komunitas melalui program inovatif seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital.


Melalui Baligivation 2026, diharapkan Bali mampu terus berkembang sebagai pulau digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas utama Pulau Dewata.


Dalam sambutannya, Kapolda Bali Kapolda Bali Irjen Pol Daniel  Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si.,  menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital juga membawa berbagai potensi kerawanan dan ancaman di ruang siber, seperti penipuan online, penyalahgunaan data pribadi, pembobolan rekening, penyalahgunaan aset kripto, hingga praktik kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB) ilegal.


“Menghadapi tantangan tersebut, Polda Bali terus memperkuat langkah kolaboratif melalui peningkatan kapasitas patroli siber, pelaksanaan sosialisasi, edukasi dan literasi keamanan digital kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas, profesional, dan prosedural,” ujar Kapolda Bali.


Kapolda Bali juga menegaskan bahwa Polda Bali beserta jajaran siap mendukung penuh terwujudnya Bali sebagai pulau digital yang aman, maju, dan terpercaya.


Selain menjadi ajang launching dan seremoni, Baligivation 2026 juga menghadirkan sesi interaktif yang dirancang lebih dinamis, dimana para narasumber berbagi pandangan, pengalaman, dan inovasi secara bergantian yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta.


Kegiatan puncak ditandai dengan launching sinergi penertiban money changer ilegal di Bali yang dilakukan secara bersama-sama oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.


Dengan dilaksanakannya launching tersebut, maka secara resmi Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 resmi dimulai sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi Bali yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done