Bhayangkara News

Selasa, 28 April 2026

Kapolda Bali Hadiri Kick-Off Baligivation 2026, Perkuat Sinergi Digital Menuju Bali sebagai Pulau Digital

 


Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol Daniel  Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Kick-off Bali Digital Innovation Festival 2026 (Baligivation 2026) yang menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan ekonomi Bali melalui sinergi lintas sektor.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan PPATK, Direktur Teknologi Digital Baru, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, para narasumber, serta tamu undangan lainnya dari berbagai instansi dan stakeholder terkait.


Mengusung tema “Akselerasi Penguatan Ekonomi Bali Melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi”, Baligivation 2026 merupakan langkah visioner Bank Indonesia dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.


Baligivation sendiri menjadi salah satu festival digital terbesar di Provinsi Bali yang menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, otoritas, pelaku usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi digital di Bali.


Festival ini tidak hanya menjadi ruang bertemunya ide dan inovasi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang kuat melalui penguatan UMKM, digitalisasi pasar rakyat, hingga pemberdayaan komunitas melalui program inovatif seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital.


Melalui Baligivation 2026, diharapkan Bali mampu terus berkembang sebagai pulau digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas utama Pulau Dewata.


Dalam sambutannya, Kapolda Bali Kapolda Bali Irjen Pol Daniel  Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si.,  menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital juga membawa berbagai potensi kerawanan dan ancaman di ruang siber, seperti penipuan online, penyalahgunaan data pribadi, pembobolan rekening, penyalahgunaan aset kripto, hingga praktik kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB) ilegal.


“Menghadapi tantangan tersebut, Polda Bali terus memperkuat langkah kolaboratif melalui peningkatan kapasitas patroli siber, pelaksanaan sosialisasi, edukasi dan literasi keamanan digital kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas, profesional, dan prosedural,” ujar Kapolda Bali.


Kapolda Bali juga menegaskan bahwa Polda Bali beserta jajaran siap mendukung penuh terwujudnya Bali sebagai pulau digital yang aman, maju, dan terpercaya.


Selain menjadi ajang launching dan seremoni, Baligivation 2026 juga menghadirkan sesi interaktif yang dirancang lebih dinamis, dimana para narasumber berbagi pandangan, pengalaman, dan inovasi secara bergantian yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta.


Kegiatan puncak ditandai dengan launching sinergi penertiban money changer ilegal di Bali yang dilakukan secara bersama-sama oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.


Dengan dilaksanakannya launching tersebut, maka secara resmi Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 resmi dimulai sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi Bali yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. (*)

Pelatihan Public Speaking, Kabid Humas Polda Jatim: Humas Harus Jadi Komunikator Efektif di Era Digital


SURABAYA – Bidang Humas Polda Jawa Timur menggelar pelatihan public speaking bagi jajaran Humas dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Selasa (28/4/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital yang semakin dinamis dan terbuka.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa fungsi Humas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak komunikasi institusi kepada masyarakat.


“Di era digital dan keterbukaan informasi seperti saat ini, Humas harus mampu menjadi komunikator publik yang efektif, baik dalam menyampaikan kebijakan maupun capaian kinerja institusi,” ujar Kombes Abast saat membuka kegiatan.


Ia menjelaskan, kemampuan public speaking tidak hanya sebatas berbicara di depan publik, tetapi juga menyangkut bagaimana pesan disampaikan secara tepat, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat.


“Public speaking bukan sekadar berbicara, tetapi bagaimana pesan disampaikan pada waktu yang tepat, kepada sasaran yang tepat, dengan cara yang tepat,” tegas Kombes Abast.


Menurutnya, penggunaan bahasa yang runtut, logis, dan tidak menimbulkan multitafsir menjadi kunci dalam menjaga kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik. 


Selain itu, bahasa tubuh atau body language juga berperan penting dalam memperkuat pesan.


Kombes Abast juga menekankan pentingnya kesiapan personel Humas saat berinteraksi dengan media. 


Penguasaan materi, akurasi data, serta sikap profesional menjadi faktor utama dalam membangun komunikasi yang kredibel.


“Setiap penyampaian informasi harus berbasis fakta, disampaikan secara jelas, dan didukung dengan sikap serta gestur yang tepat,” jelas Kombes Abast.


Melalui pelatihan ini, diharapkan personel Humas Polda Jatim semakin percaya diri dan profesional dalam menjalankan tugas komunikasi publik.


Peningkatan kemampuan ini juga diharapkan dapat mendukung pelayanan Polri yang transparan serta memperkuat kepercayaan masyarakat, sejalan dengan program Presisi Kapolri.


Kegiatan pelatihan ini turut menghadirkan narasumber dari Suara Surabaya Media dan diikuti oleh jajaran fungsi Humas Polda Jatim.


“Dengan pelatihan ini, kami berharap seluruh personel mampu menyampaikan informasi institusi secara akurat, proporsional, dan mudah dipahami masyarakat,” pungkasnya. (*)

Polres Blitar Kota Amankan Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

 


KOTA BLITAR – Polres Blitar Kota Polda Jatim mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar. 


Dalam kasus ini, satu orang tersangka berinisial YAF (20), warga Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti.


Pengungkapan dilakukan pada Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Cemara, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. 


Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka diduga menjalankan praktik ilegal dengan membeli bio solar di sejumlah SPBU menggunakan barcode milik kendaraan lain.


Untuk menghindari kecurigaan, BBM tersebut diangkut menggunakan dump truck yang telah dimodifikasi menjadi tangki penampungan.


"Tangki penampungan disamarkan dengan sekam padi dan ditutup terpal, selanjutnya Bio Solar dipindahkan ke tempat penampungan lain dengan menggunakan pompa listrik, " kata AKBP Kalfaris, Senin (28/4/26).


Masih kata AKBP Kalfaris, BBM yang terkumpul rencananya akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi guna meraup keuntungan.


AKBP Kalfaris menambahkan, dalam aksinya tersangka berpindah-pindah SPBU di wilayah Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar saat melakukan pembelian, guna mengelabui petugas. 


Tersangka juga mengaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut. Modifikasi kendaraan dilakukan di sebuah bengkel di Tulungagung dengan dalih untuk mengangkut limbah cair.


Dalam penindakan ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit dump truck Hino warna hijau bernomor polisi AG 8594 RR yang telah dimodifikasi, sekitar 1.000 liter bio solar, 12 lembar nota pembelian SPBU, dua unit telepon genggam, uang tunai Rp200 ribu, serta satu kartu ATM atas nama tersangka.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Ia terancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.


Polres Blitar Kota mengimbau masyarakat untuk turut mengawasi distribusi BBM bersubsidi dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan. (*)

Sambut Kepulangan Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Peraih Juara Umum WATA Championship 2026


TANGERANG – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh personel Polri di kancah internasional. Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Polri kembali ke tanah air setelah dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena, Sakai, Osaka, Jepang, pada 26-27 April 2026.


Kedatangan para atlet disambut hangat oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar, didampingi Brigjen Pol Langgeng Purnomo selaku Ketua Persatuan Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi, di Area Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026). 


Dalam ajang bergengsi tersebut, 15 atlet terbaik Polri tampil dominan sejak hari pertama pertandingan. Kontingen Garbha Presisi berhasil mengumpulkan total 27 medali terdiri dari 17 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu, menempatkan Tim Polri di puncak klasemen akhir mengungguli atlet dari berbagai negara.


Menanggapi keberhasilan ini, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan tim pelatih.


"Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan dan persiapan matang yang dilakukan oleh seluruh atlet. Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Polri yang telah berjuang dan berprestasi di bidang olahraga," ujar Irjen Pol Anwar.


Irjen Pol Anwar menambahkan bahwa Polri melalui Komite Olahraga Polri berkomitmen penuh untuk terus mendukung pembinaan atlet guna melahirkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang untuk Indonesia.


"Keberhasilan menjadi kebanggaan bagi institusi Polri dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional," pungkasnya.


Dari total 27 medali tersebut terdapat 4 orang yang memperoleh masing-masing 3 medali, 4 orang yang memperoleh masing-masing 2 medali dan 7 orang yang memperoleh masing-masing 1 medali. Berikut adalah rincian medali yang diraih oleh Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri:


1. Brigadir Ihya Ainizahra, 1 Emas, 2 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri

2. Bripda Rizky Irma Suryani, 2 Emas, 1 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 1 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri

3. Bripda Gabriel Simorangkir, 2 Emas, Juara 1 Poomsae Individu Putra; Juara 1 Poomsae Beregu Putra

4. Bripda Muhammad Rizky Prasetia, 3 Emas, Juara 1 Poomsae Pair; Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 1 Poomsae Individu Putra

5. Bripda Abi Nidya Ira Wati, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri; Juara 2 Prestasi U-49 Intermediate Putri

6. Bripda Ressya Folingga, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri; Juara 2 U-73 Prestasi Putri

7. Bripda Johansen Vicenzo, 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu, Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 3 Freestyle Poomsae

8. Bripda Dinda Putri Lestari, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri

9. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri

10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra

11. Bripda Gigih Adhiyodha, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra ***

Senin, 27 April 2026

Wakapolda Hadiri Pertemuan Strategis Colombo Plan 2026 Perkuat Sinergi Regional Lawan Narkoba


Denpasar - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., menghadiri pembukaan delegasi tingkat tinggi dalam acara *The Colombo Plan Drug Advisory Programme (DAP) National Secretariats Meeting 2026* yang diselenggarakan di Discovery Kartika Plaza Badung, Bali, pada Selasa (28/4/2026). 


Pertemuan tahunan bergengsi ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K.,S.H.,M.Si., dengan mengusung tema strategis: **“Enhancing Regional Cooperation for Effective and Inclusive Drug Use Responses.”**


Tantangan peredaran gelap narkotika saat ini telah melampaui batas-batas negara melalui jaringan sindikat internasional yang semakin canggih. Oleh karena itu, kerja sama lintas batas yang inklusif bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.


“Polda Bali berkomitmen penuh dalam mendukung penguatan kerja sama regional ini. Kami menyadari bahwa penanganan narkoba tidak bisa dilakukan hanya dengan pendekatan penegakan hukum semata, tetapi harus menyentuh sisi rehabilitasi dan pencegahan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wakapolda di sela-sela kegiatan.


Pertemuan Sekretariat Nasional Colombo Plan 2026 ini menyoroti tiga pilar utama dalam menghadapi ancaman narkoba di kawasan Asia-Pasifik dengan Sinergi Penegakan Hukum Pertukaran data dan informasi intelijen yang lebih cepat antar-negara anggota, Memastikan program pemulihan dan rehabilitasi dapat diakses oleh semua kelompok, tanpa stigma.


Pelatihan bersama bagi personel lapangan dalam mendeteksi jenis narkotika sintetis baru yang kian marak.

**Komitmen Global dari Pulau Dewata**

Terpilihnya Bali sebagai tuan rumah menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, khususnya Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang menjadi destinasi pariwisata dunia. 


Melalui forum ini, delegasi dari berbagai negara anggota Colombo Plan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk menekan angka penggunaan narkoba secara global.


Acara yang berlangsung selama beberapa hari ke depan ini turut dihadiri oleh Direktur *Colombo Plan Drug Advisory Programme*, perwakilan BNN RI, serta pejabat utama Polda Bali lainnya. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini mampu menciptakan formula baru dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba yang lebih efektif dan humanis.


Colombo Plan adalah organisasi antar-pemerintah yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama selatan-selatan, di mana Drug Advisory Programme (DAP) merupakan salah satu pilar tertuanya dalam mengadvokasi pengurangan permintaan dan pasokan narkoba di kawasan. ***

Polresta Denpasar Amankan Puluhan WNA Diduga Korban Penyekapan Akan di Jadikan Operator Scam


Badung – Aparat gabungan dari sat Reskrim Polresta Denpasar dan Polsek Kuta melakukan penggerebekan di salah satu Guest House, Jalan By Pass Ngurah Rai, Gg. Karang Sari, Kelurahan Kedonganan, Kuta, Badung, pada Senin (27/4/2026) sore. Tindakan ini merupakan tindak lanjut atas laporan dari Kedutaan Besar Filipina di Jakarta terkait dugaan adanya penyekapan warga negara Filipina yang akan dipekerjakan sebagai operator scam.


Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. memimpin langsung pengerebekan ini didampingi Kasat Reskrim Kompol Agus Riwayanto, S.I.K., M.H., Kasat Intelkam Kompol I Nyoman Sumantara, S.H., M.H. dan Kapolsek Kuta Kompol Laksmi Trisnadewi. W. S.H., S.I.K., dilokasi mendapati sejumlah warga negara asing (WNA) dan Juga WNI yang tinggal di lokasi. Dari hasil pemeriksaan, petugas mendapati beberapa kamar di lantai dua telah dimodifikasi menjadi ruang kerja yang dilengkapi perangkat elektronik seperti laptop serta jaringan internet Starlink.


Sebanyak 27 orang diamankan, terdiri dari 26 WNA dari berbagai negara dan 1 WNI. Di antaranya terdapat warga negara Filipina dan Kenya yang tidak dilengkapi dokumen paspor. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan handphone, laptop, iPad, perangkat internet, serta atribut menyerupai instansi penegak hukum luar negeri.

<

Menurut Kapolresta Denpasar Saat ini, seluruh WNA yang diamankan masih menjalani pendataan dan pemeriksaan intensif oleh tim gabungan dari Polresta Denpasar, Polsek Kuta, Ditreskrimum dan Dit Siber Polda Bali untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi serta penyidik juga telah melakukan koordinasi dengan Imigrasi Bali untuk mengecek status keberadaan WNA tersebut.


Polresta Denpasar dan jajaran akan terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap jaringan serta memastikan perlindungan terhadap para korban. ***

Polres Gresik Amankan Tersangka Penipuan Rekrutmen ASN Modus Jual Beli SK Palsu


GRESIK - Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan pemalsuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan ASN yang merugikan banyak korban hingga miliaran rupiah.


Dalam pengungkapan tersebut, Polisi menetapkan tersangka berinisial AN (46), warga Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 


Kasus ini terungkap setelah pada 6 April 2026 terdapat sembilan orang datang ke salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Gresik. 


Enam di antaranya membawa fotokopi legalisir SK pengangkatan PPPK dan PNS di lingkungan Pemkab Gresik.


Namun setelah diverifikasi, dokumen tersebut dinyatakan janggal dan berbeda dengan produk resmi yang dikeluarkan BKPSDM Kabupaten Gresik.


Atas temuan itu, Pemkab Gresik melalui Kepala BKPSDM melapor ke Polres Gresik Polda Jatim terkait dugaan pemalsuan. 


Sementara salah satu korban berinisial MFD juga melapor atas dugaan penipuan.


Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim yang dipimpin Kanit Tipidek IPTU Komang Andhika Haditya Prabu bergerak cepat memburu pelaku.


Setelah dilakukan pelacakan, keberadaan AN diketahui berada di Provinsi Kalimantan Tengah. 


Polisi kemudian berkoordinasi dengan Resmob Polres Kotawaringin Timur dan Ditreskrimsus Polda Kalteng.


"Tersangka akhirnya berhasil diamankan di rumah kontrakannya di Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, setelah itu tersangka langsung dibawa ke Polres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Senin (27/4/26).


Dari hasil penyidikan sementara, tersangka mengaku telah menipu sedikitnya 14 korban. 


Modusnya dengan menjanjikan korban bisa diterima sebagai ASN Pemkab Gresik dan menunjukkan SK pengangkatan palsu yang dibuat sendiri.


Korban diminta menyerahkan uang dengan nominal bervariasi mulai Rp70 juta hingga Rp350 juta. 


Total keuntungan yang diperoleh tersangka diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.


Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone yang digunakan sebagai sarana penipuan serta satu kartu ATM atas nama istri tersangka.


Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menambahkan, penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain maupun pihak lain yang terlibat.


"Kami juga masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait dugaan pemalsuan dokumen lainnya," ungkapnya.


Kapolres Gresik mengimbau masyarakat agar hanya mengakses jalur resmi dalam melamar pekerjaan, baik ASN, sekolah kedinasan, maupun perusahaan swasta. 


Masyarakat juga diminta tidak tergiur iming-iming diterima kerja dengan cara mudah dan ilegal.


"Jika menemukan praktik serupa, warga diminta segera melapor ke Polres Gresik, layanan 110, atau kanal pengaduan “Lapor Kapolres Gresik Cak Rama” 081188002006," pungkas AKBP Ramadhan.


Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat dengan Pasal

492 KUHP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara atau denda Rp 500.000.000 dan Pasal 392 KUHP tindak pidana pemalsuan surat dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara. (*)

Jogo Jatim : Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh


KOTA MADIUN – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., mempererat sinergi dengan elemen buruh melalui kegiatan silaturahmi bersama Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR), Senin (27/4/2026). 


Kegiatan yang berlangsung di Lobby Pangeran Timur Polres Madiun Kota ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.


Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen Polres Madiun Kota dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi buruh, khususnya menjelang pelaksanaan May Day pada 1 Mei mendatang.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan terjalinnya hubungan baik antara Polres Madiun Kota dengan SBMR. 


Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan kalangan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Kota Madiun dan mewujudkan komitmen untuk bersama Jogo Jawa Timur ( Jatim).


“Saya mengajak seluruh elemen buruh di Kota Madiun untuk bersama-sama ikut Jogo Jatim dengan menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang peringatan Hari Buruh Internasional," ujarnya.


Menurut Kapolres Madiun Kota, dengan komunikasi yang baik, setiap kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan damai.


Selain itu, Kapolres Madiun Kota juga menyoroti isu ekonomi yang tengah berkembang, khususnya terkait kenaikan dan kelangkaan BBM serta LPG. 


Ia berharap SBMR turut berperan aktif dalam mengawasi pendistribusian kebutuhan tersebut agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.


“Kami berharap rekan-rekan buruh dapat ikut memantau distribusi BBM dan LPG di lapangan, sehingga tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua SBMR Aris Budiono menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polres Madiun Kota dalam menjalin komunikasi dengan kalangan buruh. 


Ia menegaskan komitmen SBMR untuk terus menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung pelaksanaan kegiatan buruh yang tertib serta damai.


“Kami berkomitmen untuk menjaga situasi Kota Madiun tetap aman dan kondusif. Setiap agenda maupun permasalahan akan selalu kami koordinasikan dengan Polres Madiun Kota,” ungkap Aris.


Pada kesempatan tersebut, SBMR juga menyampaikan rencana kegiatan peringatan May Day 2026 yang akan dilaksanakan pada 1 Mei mendatang.


Agenda tersebut meliputi aksi damai di Alun-Alun Kota Madiun, yang kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam almarhum Benu Widodo, salah satu pendiri KASBI, di TPU Sembungan, Kota Madiun, diperkirakan akan diikuti sekitar 20 peserta.


Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Madiun Kota bersama SBMR menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang sejuk dan harmonis selama peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Madiun. 


Sinergi yang kuat antara kepolisian dan elemen buruh diharapkan mampu mewujudkan May Day yang aman, damai, dan bermartabat.(*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done