Bhayangkara News : Sumbawa
Tampilkan postingan dengan label Sumbawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumbawa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2019

Kerja Bakti Koramil Moyo Hulu Bareng Warga Bangun Masjid



Sumbawa, NTB - Babinsa Koramil 08/Moyo Hulu, Kodim 1607/Sumbawa Serma Suwito melaksanakan gotong royong bersama masyarakat untuk pembangunan Masjid Nur Iman di Dusun Bage Loka, Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Selasa (3/12/19).

Dengan semangat dan jiwa kekeluargaan, Serma Suwito bersama masyarakat tampak bersemangat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Masjid Nur Iman. Mulai dari mengangkat material dan pengecoran pada tiang Masjid tersebut.

Kegiatan ini merupakan satu di antara metode Pembinaan Teritorial, dimana sangat penting menjaga komunikasi dan hubungan yang harmonis antara TNI dengan rakyat.

Danramil 08/Moyo Hulu Kapten Inf Triono B.W., mengatakan, “Kami akan terus berupaya menjalin sinergitas untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta menjaga kondusifitas lingkungan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan bersama,” ujar Danramil.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong ini khususnya di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa sudah terjalin sangat baik.

“Dengan kegiatan Gotong royong pembangunan Masjid ini diharapkan akan terbentuk sinergitas semua komponen masyarakat dengan TNI sekaligus sebagai sarana ibadah dalam meningkatkan Ketaqwaan kepada Allah SWT”, ucapnya.

Semua kegiatan kami lakukan untuk memupuk kekompakan dan kebersamaan sehingga terwujud soliditas yang tinggi bersama Masyarakat.

Ditempat terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, S.E, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk partisipasi dari Kodim 1607/Sumbawa khususnya anggota Koramil 08/Moyo Hulu untuk menyumbangkan tenaga dalam rangka pembangunan Masjid Nur Iman dan juga sebagai upaya meningkatkan rasa kebersamaan dengan masyarakat dalam mewujudkan hubungan yang baik sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“TNI Kuat bersama Rakyat bukan hanya slogan semata - mata, melainkan satu kenyataan karena TNI lahir dari rakyat sehingga tanpa Rakyat TNI bukanlah apa-apa,” imbuh Dandim.  (Pen)





Jumat, 22 November 2019

Pengadilan Negeri Tingkat II Sumbawa Eksekusi Tanah Aset Negara Milik TNI AD




Sumbawa, NTB, lintasbatasindonesia.com  - Pengadilan Negeri (PN) Tingkat II Sumbawa hari ini melaksanakan eksekusi tanah milik negara seluas 2.532 meter persegi yang saat ini digunakan oleh beberapa orang warga  di Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa, Kamis (21/11).

Eksekusi tanah aset negara milik TNI AD yang terletak di lingkungan Surya Bhakti Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa tersebut dilakukan secara terbuka dihadiri Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Dandim 1607/Sumbawa, Kapolres Sumbawa, pihak PN Tingkat II Sumbawa, Pabandya BMN Slogdam IX/Udayana Letkol CZI I Ketut Sudirta, Danden Zibang Letkol CZI Edi Junaidi, Pasi Kumdam IX/Udyana Mayor CHK Daniel, SH. MH., Kakumrem 162/Wira Bhakti Mayor CHK Sugito, SH., Kasi Intel Korem 162/WB Mayor Inf Hendra Sukmana, Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., dan masyarakat setempat dengan pembacaan putusan eksekusi PN Sumbawa oleh juru sita PN Sumbawa.

Sebelumnya,  juru sita PN Sumbawa membacakan putusan PN Sumbawa atas lahan yang ditempati oleh 17 KK tersebut dengan nomor perkara 33.pdt.G/2014/PN.SBB tanggal 28 April 2015. Putusan Pengadilan Tinggi Mataram nomor 98/PDT/2015/PT MTR tanggal 9 Oktober 2015 dan putusan Mahkamah Agung nomor 1371 K/PDT/2016 tanggal 13 Oktober 2016.

Adapun hasil putusan sidang di Pengadilan Negeri Sumbawa dengan Nomor : 6/Pdt.G/2014/PN Sumbawa tanggal 10 September 2014 dengan pemohon saudara Arsih dan kawan-kawan, putusan sidang di Pengadilan Tinggi Mataram dengan Nomor : 98/Pdt.2015/PT.Mataram tanggal 9 Oktober 2015 dengan pemohon Saudara M. Tahir Burhanudin dan kawan-kawan, dan putusan sidang di Mahkamah Agung RI dengan Nomor : 1371 K/Pdt.2016/ tanggal 21 Maret  2018 dengan pemohon yang sama, dimana dalam putusan itu menyatakan benar bahwa tanah tersebut milik TNI AD.

Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan eksekusi lahan tanah milik TNI AD dilakukan berdasarkan putusan hukum baik Pengadilan Negeri Sumbawa, Pengadilan Tinggi Mataram hingga Mahkamah Agung.

"Jadi prosesnya sudah berjalan cukup lama dan karena sudah inkracht yang awalnya akan di eksekusi sebelum Pilpres, namun karena perkembangan situasi politik pada saat itu tidak memungkinkan sehingga ditunda sampai hari ini," ujarnya.

Danrem kemudian menjelaskan bahwa sebelumnya juga sudah melakukan pendekatan semaksimal mungkin secara soft atau lunak seperti sosialiasi dan pendekatan secara humanis dengan harapan tidak ada benturan-benturan fisik dan sebagainya pada saat eksekusi.

"Syukur Alhamdulillah berkat sosialisasi yang dibantu teman sehingga pelaksanaan eksekusi berjalan aman dan lancar, dan tidak ada benturan sekecil apapun, ungkapnya.

Selain itu, sambung pria kelahiran Jakarta tersebut, pihaknya sudah membuat dan melayangkan surat peringatan hingga tiga kali serta membuat himbauan secara lisan dan tulisan, dan warga yang menempati tanah tersebut bersedia meninggalkannya lokasi atas kesadarannya.

"Terimakasih atas kesadaran masyarakat karena bersedia meninggalkan lokasi dan kami mohon maaf jika ada tutur kata dan tingkah laku dalam pelaksanaan eksekusi yang kurang berkenan di hati masyarakat. Itu tidak lain karena kami menjalankan tugas untuk menyelamatkan aset negara. Ini bukan aset perorangan atau kelompok," tambah Danrem.

Adapun rencana Kedepan, menurut Danrem, diatas tanah tersebut akan dibangun Kantor Subden Pom Sumbawa agar dekat dengan kota sehingga koordinasinya lebih cepat dan mudah.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas pelaksanaan eksekusi yang berjalan aman dan lancar karena sebelumnya sudah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sehingga bisa berjalan dengan aman dan terkendali.

Usai pembacaaan putusan oleh juru sita Pengadilan Negeri Tingkat II Sumbawa, pelaksanaan eksekusi dilanjutkan dengan pembongkaran rumah yang dibangun oleh 17 KK dilokasi tanah tersebut. (Penrem 162/WB)

Swasembada Pangan, Koramil Utan Rhee Turun Sawah Dampingi Petani Tanam Padi




Sumbawa, NTB lintasbatasindonesia.com - Diawal musim hujan, para petani di Desa Rhee Beru Kecamatan Rhee menyiapkan lahannya untuk menghadapi musim tanam, salah satunya kelompok tani (Poktan) Saliper Ate hari ini melakukan penanaman padi diatas sawah seluas 1 hektar, Rabu (19/11).

Melihat kondisi tersebut, Danramil 1607-09/Utan Rhee Kapten Inf Robert P. bersama anggotanya ikut turun sawah membantu para petani menanam padi jenis ciherang dengan pola tanam jajar legowo hingga selesai.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi kepada Koramil jajarannya yang peduli terhadap kondisi masyarakat binaannya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini menambah kgelisahan para petani mengingat cadangan air semakin menipis sehingga membutuhkan perhatian kita bersama untuk memberikan dukungan dan support terhadap swasembada pangan.

“Alhamdulillah saat ini sudah mulai musim hujan walaupun belum merata, semoga kondisi ini memberikan dampak positif terhadap kesuburan tanah yang beberapa bulan terakhir mengalami kekeringan,” ungkap Dandim.

Selain itu, Dandim kelahiran Jawa Timur tersebut juga meminta satuan Koramil jajarannya untuk terus berada ditengah-tengah masyarakat sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan kuat antara TNI dengan rakyat.

Dilokasi penanaman padi juga hadir Kepala UPT Pertanian Kecamatan Rhee Farid Mahruf, SP., dan Kepala Desa Rhee Beru Halidi. (Kodim 1607/Sumbawa)

Minggu, 17 November 2019

Pohon Tumbang Ganggu Pengguna Jalan Raya, Babinsa Koramil Sumbawa Ambil Tindakan





Sumbawa, lintasbatasimdonesia.com -  - Pohon yang tumbang pada Minggu dini hari (17/11) di jalan lintas Sumbawa Dompu KM 2 depan Akper Samawa Kabupaten Sumbawa telah mengganggu aktifitas para pengguna jalan. Mendengar informasi tersebut, Piket 1607-01/Koramil Serda M. Fajrin langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah melihat kondisi pohon yang langsung memotong jalan, Serda M. Fajrin langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Sumbawa dan PLN Sumbawa serta masyarakat setempat untuk memotong dan membersihkan sisa kayu secara manual dari jalanan.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., mmberikan apresiasi atas kesigapan Prajuritnya membantu pengguna jalan walaupun tengah malam menjelang waktu subuh.

Menurutnya, langkah positif itu dilakukan sebagai wujud kepedulian satuan Koramil untuk memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah.

"Alhamdulillah setelah Babinsa dan masyarakat keluar membantu, arus lalu lintas jalan Sumbawa Dompu berjalan tertib dan lancar," ujarnya.

Dandim juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk menindaklanjuti sekecil apapun informasi dari masyarakat dan minimal mampu memberikan solusi yang tepat sehingga kondusifitas wilayah tetap terjaga.

"Jaga dan pelihara kebersamaan dengan masyarakat karena TNI akan kuat bersama rakyat," pungkasnya. (Kodim 1607/Sumbawa)

Jumat, 15 November 2019

Kafe Illegal dan Premanisme Resahkan Warga, Ini Tanggapan Dandim Sumbawa




Sumbawa, NTB  - Keberadaan kafe di batas Kabupaten Sumbawa dan Dompu tepatnya di Desa Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa menimbulkan keresahan masyarakat setempat.

Keresahan masyarakat tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan menggelar rapat di Kantor Pidang yang dihadiri Danramil 1607-02/Empang Kapten Inf I Wayan Suledra, Camat Tarano M. Tahqiq, SH., Kasi Binwasluh Satpol PP Kabupaten Sumbawa M. Sukarman, S.TP, Kades Pidang Safruddin, Ketua BPD Pidang Abdul Azis dan para pemilik kafe.

Terkait dengan hal itu, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE., M.Sc., membenarkan adanya beberapa kafe di perbatasan Sumbawa dan Dompu berdasarkan laporan Danramilnya.

Berdasarkan laporan, kata Dandim, keberadaan kafe ditempat tersebut menyediakan minuman keras bahkan wanita penghibur dan tidak memiliki ijin (illegal). Mereka juga pernah mendapat surat teguran dari Satpol PP selaku penegak ketentraman dan ketertiban (Trantib).

"Surat tegurannya ini sudah kedua kali dengan batas waktu tiga hari kedepan untuk dilakukan pembongkaran oleh pemiliknya, dan jika tidak diindahkan maka akan diberikan surat teguran ketiga sampai pada pembongkaran paksa apabila itu juga tidak dilaksanakan," terangnya.

Selain itu, lanjut Dandim kelahiran Jawa Timur tersebut, ada juga pengaduan melalui media sosial tentang pemalakan dan aksi premanisme di daerah tersebut kepada para sopir yang meminta sejumlah uang hingga rokok.

"Disana juga diduga ada tindakan premanisme seperti pemalakan yang meresahkan pengguna jalan raya," ujarnya.

Menurutnya, tindakan premanisme dalam bentuk apapun tidak bisa dibiarkan karena akan mengganggu kenyamanan, keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya siap membantu Kepolisian dan Pemeritah Daerah untuk melakukan penertiban kafe illegal maupun tindakan premanisme untuk menjaga kondusifitas wilayah agar tetap aman, nyaman dan tentram.

Dandim juga mengingatkan bagi oknum yang melakukan pemalakan atau tindakan premanisme agar segera dihentikan sebelum terjaring dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Kodim 1607/Sumbawa)

Rabu, 31 Juli 2019

Pengecoran Lantai Dua, Koramil Seteluk Serbu Masjid Nurul Ikhlas



.
Sumbawa Barat, NTB, lintasbatasindonesia.com  - Komandan Ramil 1628-03/Seteluk Kapten Inf I Nyoman Mandi mengerah seluruh anggota Koramilnya untuk melaksanakan karya bakti bergabung bersama masyarakat Desa Aisuning Kecamatan Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka pengecoran lantai dua Masjid Nurul Ikhlas, Rabu (31/7).
.
Pembangunan Masjid yang berukuran 15 x 10 meter merupakan dana swadaya masyarakat setempat maupun sumbangan dari Pemerintah Daerah.

Dandim 1628/Sumbawa Barat Letnan Kolonel Czi Eddy Oswaronto, ST., disela-sela kesibukannya membenarkan kegiatan tersebut berdasarkan laporan dari Danramil Seteluk.

"Alhamdulillah kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat terkait dengan pembangunan tempat ibadah sebagai sarana religius untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan Yang Kuasa," ujarnya.

Menurut Eddy sapaan akrab Dandim Sumbawa Barat, secara material, pihaknya belum bisa memberikan bantuan, namun untuk sumbangsih tenaga dan pikiran pasti akan diberikan secara maksimal kepada masyarakat binaan. "Apalagi ini tempat ibadah, insya Allah pasti kami support dengan baik," teranganya.

Selain itu, lanjutnya, kegiatan tersebut sebagai salah satu wujud realistis dari Delapan Wajib TNI yang terakhir yakni "Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

"Kami berharap melalui kegiatan-kegiatan positif seperti ini, kemanunggalan TNI Rakyat sebagai komponen utama dan cadangan betul-betul terwujud demi tegaknya NKRI," tutupnya. (Koramil 1628-03/Seteluk)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done