Bhayangkara News : SUMATRA
Tampilkan postingan dengan label SUMATRA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SUMATRA. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 April 2019

Peduli Warganya, Babinsa Koramil 01 Bawa Siti Penderita Lumpuh Berobat



LABUHANBATU - Peduli kesulitan warga, Babinsa Koramil 01/AK Kodim 0209/LB Sersan Saripuddin Rambe menjenguk ananda Siti Fatimah (9) penderita lumpuh di Lingkungan 3 Wonosari Kelurahan Aek Kanopan Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara, (26/04/2019).
.
Lumpuh yang diderita siti diakibatkan pada usia 7 bulan siti terkena Demam tinggi dan kejang-kejang (Step) dikatakan Babinsa serka Saripuddin.
.
Siti Fatimah merupakan anak ke-3 dari 3 bersaudara pasangan dari bapak Syamsul dan Ibu Nur, namun dikarenakan kedua orang tuanya berpisah sehingga ananda Siti Fatimah sekarang dirawat oleh Kakek dan Neneknya Tambahnya
.
Keluarga membawa ke Bidan terdekat, namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Kondisi Siti semakin memburuk tangan dan kaki mengecil, tidak bisa berbicara dan terlihat perubahan fisik menjadi lemah, ucapnya
.
sejak saat itu sampai Siti Fatimah sudah berumur 9 tahun sekarang ini, dikarenakan ketidakmampuan kami sehingga pengobatan Siti Fatimah tidak ada, " tutur kakek Saman.
.
Pekerjaan kami sehari-hari hanya menjadi tukang masak apabila ada pesta ataupun hajatan warga sekitar, sehingga cucu kami ini tidak pernah dibawa berobat baik itu ke medis maupun alternatif, " sambungnya.
.
Berkat informasi dari Masyarakat sekitar rumah Kakek Saman kepada Babinsa, dilakukan langkah awal oleh Babinsa dan Keluarga yaitu membawa Siti Fatimah ke Pondok Pengobatan Alternatif terapi MIFTAHUSSYIFA di Lingk. 4 Wonosari Kelurahan Aek Kanopan Kec.Kualuh Hulu Kab. Labura.
.
" Pengobatan Alternatif terapi terhadap Siti Fatimah akan dilaksanakan secara rutin dan diharapkan ada perubahan yang lebih baik pada kondisi fisik Siti Fatimah, " harap Sersan Rambe.   (Pen BB)

Kodam I/BB Tatar 300 Kader Bela Negara dari Kalangan Pelajar se Sumut



Siantar - Kodam I/Bukit Barisan memberi penataran dan pembentukan kader bela negara kepada 300 pelajar SMA dan SMK yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Utara, Senin (29/4/2019).

Pemusatan penataran yang dilakukan di Rindam I/Bukit Barisan, Pematangsiantar, dibuka langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI MS Fadhilah yang diwakili Danrindam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Zainuddin.

Dalam amanat tertulis Pangdam I/BB disebutkan, Rindam I/BB adalah lembaga pendidikan sebagai tempat mendidik, membentuk dan menempa prajurit-prajurit yang andal. Karenanya, setiap orang yang masuk ke Rindam I/BB harus sudah siap secara mental dan fisik untuk mengikuti pendidikan.

"Demikian juga dengan peserta penataran sekalian. Saya yakin dan percaya bahwa para peserta telah mempersiapkan diri dengan baik, sehingga siap untuk mengikuti penataran ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab," ucap Pangdam I/BB.

Sesuai bunyi UUD 1945 Pasal 27 Ayat 3 dan Pasal 30 Ayat 1, bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara, dan tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Berdasarkan hal itu, maka Kodam I/Bukit Barisan bekerja sama dengan Pemprov Sumut Cq Dinas Pendidikan dan beberapa sekolah di Sumut menyelenggarakan penataran kader bela negara kepada 300 pelajar SMA dan SMK.

"Tujuan penataran kader bela negara ini adalah untuk membina dan membentuk generasi muda bangsa Indonesia yang berkepribadian, berakhlak mulia, berdisiplin, terampil dan cerdas," jelas Pangdam I/BB.

Di samping itu, penataran ini juga untuk mewujudkan generasi muda yang mempunyai sikap mental dan berkarakter, memiliki rasa cinta tanah air dan mempererat ke-Bhinneka Tunggal Ika-an serta memiliki kesadaran bela negara.

Diuraikan Pangdam I/BB, penataran kader bela negara merupakan upaya dalam rangka memperkuat jati diri sebagai anak bangsa, di tengah derasnya arus informasi yang begitu cepat dan tanpa filter masuk ke Indonesia.
Generasi muda harus bisa berbuat lebih banyak dan lebih bersemangat untuk kemajuan bangsa, sehingga identitas diri sebagai generasi muda bisa menjadi solusi dalam menyelesaikan permasalahan bangsa.

"Saya berharap penataran kader bela negara ini dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat, sekaligus membangun kesadaran para pelajar agar memiliki rasa cinta tanah air serta kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, rela berkorban bagi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara baik secara fisik maupun non fisik," papar Pangdam I/BB.

Penataran ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa tentang pentingnya disiplin, kesehatan jasmani dan rohani serta terhindar dari pengaruh lingkungan saat ini, terutama pengaruh bahaya narkoba, HIV AIDS serta bahaya paham radikalisme dan komunisme yang dapat merusak masa depan bangsa dan negara.

Hal ini selaras dengan tema penataran kali ini, yaitu “Melalui Penataran Bela Negara Dikalangan Pelajar, TNI AD Siap Membentuk Generasi Muda Bangsa yang Berjiwa Kesatria, Berkarakter, Berwawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air serta Mempererat ke-Bhinneka Tunggal Ika-an Guna Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Di akhir amanat Pangdam I/BB yang dibacakan Danrindam I/BB dipesankan kepada pembina dan pelatih untuk melaksanakan proses belajar mengajar dan pengasuhan dengan baik, penuh kekeluargaan dan kebersamaan, sehingga peserta penataran dapat menerima materi dengan baik dan optimal sesuai dengan tujuan dan sasaran kegiatan penataran ini.

Turut hadir di acara ini, di antaranya Danrem 022/Pantai Timur, Aster Kasdam I/BB, Dandim 0207/Simalungun, Kapolres Simalungun dan Kapolresta Pematangsiantar serta Danyonif 122/Tombak Sakti.

Kemudian hadir juga Kadisdik Provsu, Walikota
Medan, Tebing Tinggi dan Pematangsiantar, Bupati Deliserdang, Serdangbedagai dan Simalungun, para Kacab Disdik jajaran Provinsi Sumut, para kepala sekolah, para pelatih dan peserta penataran bela negara.

(Sumber: Pendam I/BB)

Senin, 15 April 2019

Pangdam Dan Gubernur Sumut Berziarah Ke TMP Bukit Barisan





Medan - Panglima Kodam ( Pangdam ) I/Bukit Barisan Mayjen TNI M.Sabrar Fadhilah bersama Gubernur Sumatera Utara Edi Rahmayadi dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memperingati HUT 71 Provinsi Sumatera Utara dengan berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Bukit Barisan Jalan Sisingamangaraja Kota Medan, Senin (15/04/2019).
.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Edi Rahmayadi menekankan bahwa kegiatan ziarah di TMP tersebut sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara itu, Pangdam I/BB bersama rombongan Gubernur Sumut mengatakan, kegiatan ziarah tersebut selain untuk mengenang perjuangan para pahlawan juga sebagai sumber inspirasi dalam mengisi masa kemerdekaan. "Kita sebagai anak bangsa harus selalu ingat dengan sejarah. Selalu hormat dengan para pahlawan yang telah mendahului kita. Sehingga cita-cita mereka yang masih belum tercapai bisa kita lanjutkan," ucap Pangdam.
.
"Kita berharap bagaimana kita memaknai perjalanan perjuangan bangsa ini dengan cita-cita dan perjuangan yang baik. Terutama generasi muda kita nantinya bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan," harapnya.

Hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur sumatera utara, Kapolda Sumut,Pangkosek hanudnas III ,para Asisten Kasdam I/BB, ,Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, perwakilan unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Sumut, serta para ASN di lingkungan Pemprovsu.Ketua Persit KCK PD I/Bukit Barisan Ny Dra Trisasanti Fadhilah.

Jumat, 12 April 2019

Berikut Nama-Nama Korban Ledakan Gas Di Ruko Medan




Medan, Lintas Batas Indonesia   -  Sebuah ledakan hebat yang diduga berasal dari  gas toko Amanda dan Sate Kerang Rahmat (berdampingan) bertempat Jl. Kruing Medan Petisah.Kamis tanggal 11 April 2019 sekira pukul 18.00 wib  (Dugaan sementara dari fakta2 dilapangan dan menunggu hasil resmi Labfor)


Menurut keterangan Saksi,  Nur Wulan, 19 tahun, alamat Jl. Batu bara, pekerja di Sate Kerang Rahmat (TKP) menjelaskan bahwa sekira pukul 18.00 wib saksi bersama 4 orang kawannya sesama pekerja sedang berada di tukang Sate Rahman dan tiba-tiba ada mendengar suara ledakan yang berasal dari tabung Gas Sate Kerang Rahmat.

Saksi Ricky, 24 tahun, alamat jl. Pukat 2 penjaga toko Deroom, Jl. Kruing No. 2c dan 2 D. Depan TKP, dimana tokonya terkena hantaman jerejak besi jendela Sate Rahmat yang terbang dari lantai 2 juga menceritakan hal sama

Menurut keterangan saksi an. Irma, alamat Jl. batubara, karyawan di Sate Kerang Rahmat Jl. Krueng No 3 D. Pukul 18.00 Wib ada mendengar suara ledakan saksi An. irma keluar dari kamar yang berada di lantai. Saksi lalu keluar melihat pak Rahmat dan buk dewi turun dari tangga dalam sudah terluka bakar.  Sebelumnya pagi dilaporkan telah ada kerusakan pada gas tanam.

Kemudian,  Sekira pukul 18.30 wib Personil Gabungan Polrestabes dan Polsek Medan Baru mengamankan lokasi ledakan dan memasang Police Line. Sekira pukul 18.45 wib sebanyak 3 (tiga) unit Pemadam Kebakaran Pemko Medan tiba di lokasi. Pukul 19.00 wib dilakukan evakuasi terhadap korban ledakan dan membawa ke Rumah Sakit yaitu :

Adapun Korban yang dirawat di RS Royal Prima antara lain bernama 1. Rahma Efendi, 43 th, Pemilik Sate Kerang Rahma , Alamat Toko Sate Kerang Rahmad Jl.Kruing No.3d
Mengalami Luka Bakar pada seluruh bagian Tubuh Korban dan saat ini masih dalam penangan Pihak Rumah Sakit Royal Prima

Lalu,  Ibu Nurmala Dewi Istri Dari Rahmad Efendi 37 th, Alamat Toko Sate Kerang Rahmad Jl.Kruing No.3d mengalami Luka Bakar pada bagian Tubuh Korban dan saat ini masih dalam penangan Media Pihak RS Royal Prima 3. Tria 24 Tahun, Perempuan. Mengalami Luka di kepala.
4. Jafier, laki-laki 10 Thn ( Meninggal Dunia) 5 Eren, Laki-laki, 2 Tahun (Meninggal Dunia)

Korban ke 6. Forina wati Jl kruing no 3 c ( rawat jalan.) 7. frasiska natalia . Jl kruing no 3 c ( rawat jalan.) 8. Natalia Jl kruing no 3 c ( rawat jalan.) 9.Junny,56 tahun, swasta, Budha,jln kiriung no 3e/c6.luka di kepala. 10.jimmy 37tahun, swasta,budaya,jalan keriung no3e/c6. Luka.bahu kanan patah,luka lengan,luka jari kaki.

Untuk Korban yang dirawat di KLINIK DOKTER LINDA JALAN SEKIP Gg Agus Salim yaitu 1.  Ani Syyaidah , pr , hp 082165678086 , 20 thn , islam , karyawan toko the room alamat padang sidempuan.

Korban di rawat Rs PUTRI HIJAU MEDAN  1. IMA SUSANTI , Pr , hp 081396831300 , 33 thn , islam , karyawan toko the room alamat setia budi medan. ( adapun sebelumnya korban berada di klinik dokter linda dan dikarenkan agar mendapat perawatan intensif korban di larikan ke Rs putri hijau dikarenakan mengalami luka serius di jari tangan sebelah kanan)

Perkiraan terakhir korban berjumlah 12 orang dan di rawat di 3 Rumah Sakit yang berbeda.

Kerugian materi  dalam peristiwa tersebut diperkirakan sebanyak 5 (lima) unit ruko Jl. Kruing yaitu
1. No. 3d (Sate Kerang Rahman) 2. No. 3C (Bolu Amanda) 3. No. 3 E (toko oleh-oleh) 4. Toko Deroom (depan lokasi ledakan) toko oleh-oleh Jl. Kruing No. 2c dan 2 D mengalami kerusakan tertimpa jendela jerejak lantai 2 ruko Sate Rahman.  (Humas)


Dua Tersangka 60 Kg Sabu Berhasil Dilumpuhkan Tim BNN Pusat Di Batubara



Batubara, Lintas Batas Indonesia  -   Penangkapan Narkoba Jenis Sabu sebanyak 60 bungkus berhasil dilakukan oleh BNN Pusat di Limapuluh-Batubara pada hari Jumat 12 April 2019 sekira pukul 12.00 Personil BNN Pusat dipimpin Kombes Leo Bona Lubis telah melakukan penangkapan terhadap 2 Orang Warga Sipil yang membawa Narkoba jenis Sabu sebanyak 60 Bungkus (+- 60 Kg) di Jalinsum pintu perlintasan Rel Kereta Api Limapuluh Kab. Batubara.

Pelaku bernama : Setiawan Al Gazal, TTL. : Tembilahan 07 Juli 1995 Agama : Islam Alamat : Jl. BT Tuaka Gg.Rindang,  Permata Kel.Pekan Arba,  Kec. Tembilahan -Riau Status : Mantan Anggota Polri, dan satu lagi bernama SANTO, TTL : 01 Januari 1983 Agama : Budha Alamat : Jl. Jati Blok 1 No. 7 Kel. Kampung Baru Kec. Sanapelan-Riau

Kronologis penangkapan dua tersangka diawali, Tim BNN Pusat dipimpin oleh Kombes Leo Bona Lubis memberhentikan 1 unit mobil Toyota jenis Kijang Inova warna Abu-abu dengan Nomor Polisi BM 1033 BA di Jalinsum perlintasan Rel Kereta Api Limapuluh Kec. Limapuluh Kab. Batubara yang diduga membawa Narkoba.

Dengan tembakan peringatan ke udara, kendaraan langsung berhenti dan Tim BNN Pusat melakukan penggeledahan dan terdapat  2 Warga Sipil sebagai Pelaku  3 Buah tas yang berisikan 60 bungkus Sabu (+-60Kg)

Selanjutnya Ke-2 TSK dibawa oleh BNN Pusat ke Polsek Indrapura untuk periksaan lebih lanjut. dan digelandang  ke BNN Pusat untuk pengembangan informasi dan selnjutnya akan menjalani Proses Hukum.  (humas)

Rabu, 13 Maret 2019

Danramil 03/Lhoknga Ingatkan Anggota Netralitas TNI



Banda Aceh – Netralitas TNI dalam Pemilihan Umum (Pemilu) sudah menjadi harga mati khususnya bagi prajurit TNI dan PNS TNI sesuai dengan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 pasal 9 yang mana setiap prajurit harus netral.

Hal tersebut disampaikan Komandan Koramil 03/Lhoknga Kapten Inf Abdul Hamid kepada para anggotanya dalam Jam Danramil yang berlangsung di Aula Makoramil Jalan Pasar Lhoknga Desa Mon Ikeun Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar, Rabu (13/03/19).

Danramil 03/Lhoknga Kapten Inf Abdul Hamid juga menginstruksikan agar setiap prajurit mempedomani petunjuk-petunjuk netralitas TNI yang tercantum dalam buku petunjuk netralitas.

“Pedomani dan aplikasikan dengan benar apa-apa yang menjadi petunjuk dalam netralitas TNI di setiap pelaksanaan tugas kewilayahan,” jelas Danramil.

Dirinya menambahkan, bahwa penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) baik Pemilihan Presiden (Pil Pres) maupun Pemilihan Legislatif (Pil Leg) sudah didepan mata, Untuk itu, setiap prajurit harus mematuhi aturan dan larangan sesuai undang-undang yang berlaku.

“Kita cegah dan hindari sekecil apapun bentuk pelanggaran baik prajurit TNI maupun KBT serta mengamankan penyelenggaraan pemilu sesuai tugas dan fungsi perbantuan TNI kepada Polri,” pungkas Kapten Inf Abdul Hamid.

Sabtu, 29 September 2018

Doakan korban Tsunami, Kapoldasu dan Ribuan Bikers Sholat Ghoib di Mapoldasu


Medan - Kapoldasu, Irjen Agus Andrianto, SH, ribuan peserta bikers dari seluruh grup di Sumut dan masyarakat  Sumut  melaksanakan Sholat ghoib di lapangan KS Tubun, Mapoldasu, Sabtu(29/9/2018)malam.

 Pelaksanaan sholat ghoib dilaksanakan untuk mendoakan  korban - korban bencana alam tsunami dan gempa yang terjadi di Kota Palu (Sulawesi Tengah). Sholat ghoib yang dilaksanakan sebagai wujud belasungkawa. Sholat dipimpin oleh ustad masda tambuse. Setelah sholat ghoib dilanjutkan dengan doa bersama. " semoga kita semua diridho Allah," ucap Ustad.

Sementara itu, Kapoldasu, Irjen Agus Andrianto menambahkan sholat ghoib kita laksanakan karena korban berada di Sulawesi. Ini bentuk belasungkawa jajaran Poldasu, bikers dan masyarakat sumut. Kita harapkan juga keluarga yang mendapat musibah dapat diberikan kesabaran oleh Allah SWT." semoga arwah korban diterima di sisiNYA," ujar Kapolda.

 Kapolda menuturkan kegiatan ini menggambarkan saudara-saudara yang ada di Sumut masih kompak. Kita jangan mau diadu domba. Kita harus siap berkompetensi. Bangsa ini besar. " kita harus bersatu," tandasnya dihadapan ribuan Bikers.

   Kegiatan sholat Goib dihadiri oleh pejabat utama Poldasu,  para Kapolres, 250 grup bikers di Sumut, masyarakat Sumut dan rekan-rekan media. (Son)

Selasa, 25 September 2018

Kapolsek Medan Halvetia Dan Anggota Turun Lokasi Kebakaran Rutan Tanjung Gusta


MEDAN -  25 September 2018 sekira pukul 16.30 wib, Kapolsek Medan Helvetia Kompol.Hj.Trila Murni.SH dan Wakapolsek Medan Helvetia.Akp.Zulkifli Harahap.SH. serta Kanit Intel Ipda.MS.Hasibuan dan Kanit Lantas Ipda.Iwan.SH dan Panit 2 Reskrim. Ipda.S.Usman Nst dan Panit 2 Intel Aiptu. Nizar Nst serta Team Pegasus Polsek Medan Helvetia dan Brigadir Saipul dan Bripda Hadi Rysmawan Ba Intel Polsek Medan Helvetia.cek Tkp kebakaran yang beada di Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan tepatnya jalan Pemasyarakatan Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia.

Sesampainya Kapolsek dan personilnya di Tkp kebakaran, selanjutnya Kapolsek berkoordinasi dengan Kasat Sabhara melalui HT untuk minta bantuan penambahan personil Sat Sabhara untuk menjaga hal - hal yang tidak di inginkan dan mengantisipasi kedepannya,di karenakan Tkp kebakaran berada di dalam Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan.

Adapun kronologis kejadian kebakaran tersebut menurut saksi dari salah satu Narapidana yang bernama Muhammad Abdul Karim umur 40 tahun laki - laki Islam, ianya telah selesai Sholat Ashar mendengar suara seperti percikan dan pecahan yang berada di ruangan Generator Pembangit Listrik milik Rutan Kelas I Medan

Selanjutnya oleh saksi mengecek ke lokasi tersebut,saksi melihat api telah membakar kabel yang terhubung ke ruangan generator pembangkit listrik dan sebagian ruangan itu dikarenakan korsleting atau hubungan pendek,kemudian saksi melakukan mematikan arus listrik dengan cara mematikan sekring yang terletak di samping ruangan generator pembangkit listrik,selanjutnya saksi melaporkan kepada petugas bahwa api telah melahap sebagian ruangan generator pembangkit listrik tersebut.

Para petugas Rutan Kelas I selanjutnya memperdayakan bantuan kepada para Taping/Narapidana agar dapat memadamkan api dengan cara mengambil air yang berada di kolam ikan Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan,sambil menunggu mobil pemadam kebakaran tiba,tak beberapa lama kemudian 6 (enam) unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran yang terdapat Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan,api dapat di padamkan sekira pukul 17.20 WIB  dan selanjutnya Kapolsek  melakukan pengecekan bersama Ka Rutan serta personil lainnya ke lokasi Kebakaran bahwasannya korban jiwa tidak ada hanya kerugian material.

Usai dari pengecekan Kapolsek bersama Ka Rutan selanjutnya berkoordinasi kembali untuk pemasangan police line di Tkp kebakaran tersebut, selanjutnya Panit 2 Reskrim.Ipda.S.Usman Nst.beserta anggota tim Pegasus memasang police line di tkp kebakaran

Kerugian dalam hal ini hanya satu unit ruangan pembangkit listrik serta satu ruangan staff Kepala Pengamanan Rutan dan tiga jiregan solar berukuran 30 Liter namun yang berisi hanya satu jiregen.

Akibat kejadian kebakaran tersebut untuk aliran listrik mengalami pemadaman sementara di lokasi Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan dan pikah Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan sudah berkoordinasi kepada Pihak PLN Helvetia.

Dalam hal ini Kapolsek Medan Helvetia.Kompol.Hj.Trila Murni.SH.mengambil inisitif dan memerintahkan anggotany untuk sama - sama bertahan di Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan mengantisipasi kejadian yang tidak di inginkan kedepannya selama Arus Listrik masih dalam perbaikan oleh pihak PLN Helvetia.sekira pukul 20.15 wib Kapolsek Medan Helvetia beserta personilnya baru meninggalkan Rutan Kelas 1 Tanjung Gusta Medan setelah Arus Listrik hidup kemabali dan di perikan sudah aman. (humas)

Rabu, 12 September 2018

Babinsa Posramil KUALA PESISIR Bantu Pencarian Korban Temggelam Di Pantai Seunagan


NAGAN RAYA  - Sejumlah Personel Posramil Kuala Pesisir membantu pencarian warga yang tenggelam di Pantai Seunagan, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Rabu,12/09

Peristiwa tenggelam yang menimpa  Muktawali Alkalidi warga desa Purwodadi, Kecamatan Kuala Pesisir Nagan Raya ini terjadi pada Selasa sore pukul 18.30 wib.

Dari kemaren pihak SAR dibantu Tagana dan personel Kodim dan Polres Nagan Raya telah  melakukan pencaharian, namun karena minimnya penerangan dilokasi pencarian dilanjutkan pada pagi Rabu,12/09

Danposramil Kuala Pesisir, Pelda Suwandi mengatakan, pihaknya akan terus membantu melakukan pencarian korban, bersama Tim dari SAR.

" kami telah mengerahkan sejumlah personel Posramil bersama tim akan mengoptimalkan pencarian hari ini karena cuaca cukup mendukung, mudah-mudah mayat dapat diketemukan hari ini" kata Pelda Suwandi

Menurut informasi warga, muara ini sudah beberapa kali memakan korban, malah ada salah satu korban yang sampai saat ini tidak pernah ditemukan.  (red)

Kamis, 30 Agustus 2018

Kopda Abu Bakar Pelatih SSB Putrad Yang Berprestasi Dari Lampung



LAMPUNG - Metro (30/08), Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Putri Angkatan Darat (Putrad) yang didirikan pada tahun 1967 oleh para Putra-Putri Angkatan Darat yang mengikuti orang tuanya bertransmigrasi dari pulau Jawa setelah purna tugas dari kedinasanya sebagai Prajurit TNI AD, SSB Putrad beralamatkan di Desa Poncowati Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Seiring dengan perkembangan jaman SSB Putrad dengan terseok-seok mampu menunjukan kwalitasnya dalam bidang olah raga persepakbolaan di tanah air. Para siswanya, kini sudah bisa merumput bersama dengan club-club papan atas tanah air, seperti Persib Bandung, Lamongan FC, Sriwijaya FC dan yang lainya. Bahkan Tim Putrad sudah berkelas Internasional, hal ini dibuktikan dengan beberapa event yang diikuti Putrad, dan mampu keluar sebagi juara, seperti pada kejuaraan piala Madrid di Surabaya dan Piala Italia.

SSB Putrad diasuh oleh seorang Prajurit TNI AD, Kopda Abu Bakar Anggota Koramil 411-03/TB, Kodim 0411/Lampung Tengah, saat ini SSB Putrad tengah menduduki prestasi teratas didunia persepakbolaan, dibawah besutan Coach Kopda Abu Bakar, Tim Putrad sudah mampu mengikuti kejuaraan sepak bola ajang Internasional, diantaranya merebutkan piala Madrid U 12 pada tahun 2014 lalu di Surabaya dan meraih juara II. Pada kejuaraan ini, untuk Indonesia diwakili oleh Putrad Lampung, Bangka Belitung, Medan, Papua,Jawa Timur dan Jakarta. Sedangkan Tim yang dari luar negeri adalah, Singapura, Malaysia dan Bruney Darusalam. Di tahun 2016 lalu Putrad U 17 berhasil keluar sebagi juara I pada kejuaraan Ilisadi Cup Italia, walaupun sering kali Tim Putrad harus merogoh Kocek kantung sendiri baik itu untuk biaya Tim maupun Biaya untuk mengikuti setiap Event kejuaraan.

Saat di Konfirmasi Coach Abu Bakar menjelaskan, “ SSB Kami mempunyai siswa mulai dari umur 8 tahun, U 10, U 12, U 14 dan U 17 ini yang senior. Dan anak asuh kami bukan hanya dari putra-putri Angkatan Darat saja namun juga dari masyarakat umum, saat ini kami mengalami kesulitan dalam pembinaan olah raga di tanah air kususnya SSB Putrad, karena kurang pedulinya pihak Pemerintah dalam mendukung kegiatan ini, padahal banyak putra-putra daerah yang berpotensi dan bisa menjadi pemain yang Berkualitas dan Profesional baik ditingkat Nasional maupun Internasional ”.

Lebih lanjut Coach Abu Bakar menjelaskan, “ Saya bertahan membina SSB Putrad, karena saya seorang Prajurit yang cinta dengan dunia persepak bolaan, selain itu, saya tidak ingin generasi muda saat ini terjerumus dalam pergaulan bebas dan terlibat penyalahgunaan Narkoba, Kami TNI AD berkomitment ingin membentuk generasi muda yang berprestasi, generasi muda yang memiliki misi membangun Bangsa dan Negara yang nantinya menjadi Negara yang dihormati dan disegani oleh Dunia Internasional dalam bidang apapun “.

“ Saya berharap, kedepanya pihak Pemerintah akan lebih memperhatikan lagi bidang olah raga, jika saja pemerintah peduli dengan atlet-atlet olahraga, saya yakin Indonesia mampu sejajar dengan bangsa-bangsa lain dalam mendulang prestasi, saya sangat beruntung Dandim 0411/LT dan Danramil 411-03/TB tempat saya bertugas selalu mensuport dan sering memberi bantuan dan pembinaan, hal ini yang menjadikan saya untuk tetap bertahan dan bisa mengelola SSB Putrad ” ujar Coach Abu Bakar.

Sementara, Danramil 411-03/TB Kapten Inf Suprobo menjelaskan, “ Saya pribadi selaku Danramil dan pimpinan kami Komandan Kodim 0411/LT, khususnya TNI AD sangat mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan Kopda Abu Bakar, ini kegiatan positif harus terus ditingkatkan supaya bakat anak-anak dalam bidang olah raga kususnya sepak bola dapat disalurkan dan mereka nantinya mampu menjadi Atlet-atlet yang professional dan berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bangsa dan Negara dikancah Internasional, karena ini merupakan bagian dari program TNI AD yakni Komunikasi Sosial (Komsos) “.

“ Selain itu, dengan adanya SBB Putrad, akan menjadi jembatan bagi TNI lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan membantu masyarakat menggapai prestasi dalam bidang olah raga, tidak hanya itu, TNI AD kususnya Keluarga Besar Kodim 0411/LT bertekad memajukan olahraga diwilayah Teritorial Kodim 0411/LT sebagai ajang mendulang prestasi serta menjauhkan masyarakat kususnya para pemuda generasi bangsa dari hal-hal yang Negatif terutama Narkoba yang dapat merusak seluruh Elemen Bangsa “ ujar Danramil.


Sabtu, 18 Agustus 2018

Laka Lantas Motor Versus Colt Diesel Seorang Pemotor Meninggal Dunia


MEDAN -  Telah terjadi Kecelakaan Lalu Lintas Pada Hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018 sekira Pukul 15. 25 Wib Antara Sepeda .Motor Honda Supra X 125 No.Pol BK 5481 ABU bertabrakan dengan Mobil Mitsubishi Colt Diesel No. Pol BB 8733 YB

Kronologis Kejadian  berawal saat sepeda .Motor Honda Supra X 125 No.Pol BK 5481 ABU yang dikemudikan oleh HABIB HUSEIN AL ISLAMI yang berboncengan dengan NIA SUSMIKAWATI yang berjalan dari arah Jalan Medan menuju arah Jalan Sidikalang, kemudian sesampainya di jalan yang sedikit menikung ke kiri dan sedikit menurun dari arah Medan menuju arah Sidikalang.

Tiba tiba Sepeda Motor Honsa Supra X 125 No.Pol BK 5481 ABU yang dikemudikan oleh HABIB HUSEIN AL ISLAMI yang berboncengan dengan NIA SUSMIKAWATI tergelincir dan terseret ke kanan badan jalan sehingga seketika itu dari arah yang berlawanan yakni dari arah Sidikalang menuju arah Medan berjalan Mobil Mitsubishi Colt Diesel No.Pol BB 8733 YB yang dikemudikan oleh DONNI ERSEN SIMBOLON dan mengakibatkan bagian ban sebelah kanan dari Mobil Colt Diesel tersebut melindas tubuh dari NIA SUSMIKAWATI sehingga mengakibatkan tabrakan lalu lintas

Akibat dari Kejadian korban atas nama. NIA SUSMIKAWATI meninggal dunia sementara. HABIB HUSEIN AL ISLAMI mengalami luka-luka

Penemuan Sesosok Mayat Di Desa Singkuang Dalam Penanganan Pihak Kepolisian


MADINA -  Penemuan Sesosok mayat mengemparkan wargera desa Singkuang kecamatan Muara Batang Gadis kabupaten Madina Senin 13 Agustus 2018. Warga yang pertama kali menjumpai jasad yang nampak sudah membusuk tersebut segera menghubungi pihak Kepolisian

Mendapat kabar, Aiptu Marlin Harahap segera mendatangi lokasi kejadian, Petugas langsung mengamankan lokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan menanyai saksi yang mengetahui hal ikhwal peristiwa penemuan mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan tersebut.


Diketahui mayat perempuan bernama FATILINNA WARUWU, 49 tahun, perempuan, beragama Kristen, BHL PT. ALAM, perumahan Blok P 17 kebun PT. ALAM desa Singkuang II kec Muara Batang Gadis Kab. Madina.

Kapolsek MBG, Kasat Reskrim dan anggta ident beserta anggota melakukan pengecekan terhadap informasi tersebut, setelah sampai di lokasi petugas menemukan seorang perempuan yang diketahui benama FATILINNA WARUWU dalam keadaan sudah meninggal dunia dalam posisi miring ke kiri, dan dan sudah membusuk.  (*)

Kamis, 09 Agustus 2018

Kapolda Sumut Pol Drs. Paulus Waterpauw Cek Rumah Bantuan Di Deli Serdang


SUMUT - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw laksanakan pengecekan Pembangunan Rumah Subsidi Sederhana Rorinata Residence Tahap X Jl Sukamaju Indah Kec. Sunggal - Deli Serdang, Rabu (8/8/2018), pukul 14.00 wib.

Hadir juga dalam pengecekan Pembangunan Rumah Subsidi Sederhana, Karo Sarpras Polda Sumut, Karo SDM Polda Sumut, Kabid Propam Polda Sumut, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Perwakilan Asabri Sumut, Perwakilan REI Sumut, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN dan Pihak pengembang.

Dalam sambutannya Kapolda Sumatera Utara mengatakan, Pengecekan lokasi pembangunan Rumah Subsidi Sederhana untuk mengetahui kondisi dan situasi dari perumahan yang akan ditempati oleh personel Polda Sumut.

"Sudah ada 1076 personel yang mendaftar untuk memiliki rumah dinas, disarankan agar personel yang bertugas di Polda Sumut yang belum memiliki rumah agar untuk dapat memiliki rumah melalui KPR tersebut," ucap Kapolda.


"Perumahan ini akan akan membuat personel berdekatan, dan mempermudah komunikasi, perumahan ini akan selesai secepatnya atau tepat waktu," tegas Kapolda.

"Untuk saat ini akan dibangun 500 unit rumah dulu di lokasi Perumahan Rorinata Residence Tahap X Jl Sukamaju Indah Kec. Sunggal - Deli Serdang," terang Kapolda.


"Rumah yang disediakan merupakan tipe 36, akan ada 8 lokasi yang akan dibangun rumah subsidi sederhana untuk anggota polri," kata Kapolda.

"Lokasi ini sangat cocok untuk ditempati oleh personel, ke depannya, kita akan upayakan  personel jajaran Polda Sumut akan menempati rumah subsidi ini," tutup Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.(hy/tatan)

Rabu, 08 Agustus 2018

Jurnalis Pers, Amar Ma’Ruf Nahi Munkar


Kondisi Pers saat ini yang sangat dibutuhkan oleh Publik berita yang Benar tanpa ada motif dan unsur kepentingan pribadi atau kelompok. mungkin Pers yang bernaung di perusahaan berorientasi pada pasar mungkin bebas dari intervensi pemerintah, tetapi fenomena menyedihkan terjadi di Indonesia. Perusahaan pers dikuasai oleh para konglomerat.

“Di Indonesia, sebanyak 12 kelompok media besar menguasai saluran informasi dari ujung Aceh hingga Papua. Kedua belas kelompok media ini menguasai saluran informasi mulai dari media cetak koran, majalah, radio, televisi, serta jaringan berita online.” dikutip dari Anggia Valerisha waktu lalu 2017

Dampak konglomerasi media ini adalah terdistorsinya informasi yang diterima masyarakat. Masyarakat akhirnya tidak menerima informasi yang memadai, dan hanya mewakili satu sudut pandang. Pemberitaan juga menyuarakan kepentingan pemiliknya. Khalayak atau publik hanya dianggap sebagai pasar semata. Monopoli kepemilikan ini juga hanya menghasilkan opini yang seragam. (Anggia Valerisha: 2017)

Lebih memilukan lagi ketika para konglomerat media terjun ke ranah politik praktis dan berselingkuh dengan penguasa, sehingga peran watchdog bukan saja mandul tetapi pers berubah menjadi lapdog (anjing peliharaan) atau attack dog (anjing penyerang) bagi kepentingan pemiliknya. Kepentingan khalayak atau publik bukanlah tujuan dari perusahaan pers tersebut.

Orientasi jurnalisme watchdog kepentingan publik bagi pers dalam pandangan pers barat yang diadopsi pers berbagai negara termasuk di Indonesia. Namun bagaimana dengan pers Islam? dapatkah konsep pers sebagai watchdog sejalan dengan Islam sebagai pandangan hidup?

Seperti yang dibahas dalam “Menyelami Jurnalisme Islami” salah satu tawaran dalam wacana jurnalisme Islami adalah prinsip jurnalisme Islami adalah tabligh (edukasi), termasuk di dalamnya amar ma’ruf nahi munkar. Satu ajaran untuk menyokong yang hak dan menolak yang batil.

“Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolak lah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.” (HR Muslim)

Ajaran amar ma’ruf nahi mungkar inilah yang diterapkan pula dalam jurnalisme Islami ketika pers Islam melakukan kontrol atau pengawasan terhadap penguasa. Penguasa dalam ajaran Islam bukanlah figur makhluk yang bebas dari kesalahan. Justru tanggung jawab sebagai pemimpin amatlah berat. Namun ketika seorang pemimpin menyimpang dari ajaran Islam maka meluruskannya merupakan salah satu bentuk jihad tertinggi.

“Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).(red.rn)

DKPP Berhentikan Syarifudin Dari Ketua KPU Kota Palembang.


PALEMBANG – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Republik Indonesia, memberikan sanksi peringatan keras, dan pemberhentian tetap kepada saudara Syarifudin dari jabatannya sebagai ketua KPU Kota Palembang.

Pemberian sanksi dan peringatan keras tersebut tertuang dalam putusan nomor : 118/DKPP-PKE-VII/2018 yang dapat diakses di situs resmi dkpp.go.id.

“Mengabulkan Pengaduan Pengadu untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian tetap dari Jabatan Ketua KPU Kota Palembang kepada Teradu I Syarifuddin selaku Ketua KPU Kota Palembang sejak dibacakannya putusan ini,” demikian bunyi putusan DKPP.

Seperti diketahui, duduk perkara dalam putusan yang ditandatangani oleh lima pimpinan DKPP tersebut, Pengadu (M. Taufik – Ketua Panwaslu Kota Palembang), mengadukan bahwa apa yang dilakukan KPU Kota Palembang dengan tidak menggunakan Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) dalam pleno rekapitulasi di tingkat PPS dan PPK secara berjenjang tidak sesuai dengan PKPU Nomor 2 tahun 2017 tentang pemutakhiran data dan Penyusunan Daftar Pemilih dalam Pilgub dan Pilwako.

Dan diduga KPU Kota Palembang telah melanggar kode etik, karena dalam melakukan Pemutakhiran Data Pemilih tidak berlandaskan pada prinsip Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

“Memerintahkan KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan,” demikian bunyi putusan. (Red/rn)

Kamis, 18 Januari 2018

Aniaya Tahanan Hingga Tewas, Mantan Kasat Narkoba Divonis 8 Tahun


LINTASBATASINDONESIA.COM, BANDA ACEH  - Mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Timur, AKP Darkasyi divonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim pada Pengadilan Negeri (PN) Idi, Rabu (17/1). Ia dihukum atas kasus penganiaan terhadap Murtalamuddin sehingga korban meninggal dunia.

Kuasa Hukum Murtalamuddin, yang juga Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin membenarkan bahwa Darkasyi telah divonis 8 tahun penjara oleh PN Idi atas kasus penganiaan terhadap Murtalamudin yang disiksa sampai meninggal dunia, kemudian mayatnya dibuang ke sungai Arakundo.

“Yang divonis Darkasyi, mantan Kasat Narkoba Polres Aceh Timur, dihukum atas penganiaan terhadap Murtalamudin. Korban disiksa sampai meninggal oleh Darkasyi dan anggotanya, kemudian mayatnya dibuang ke Sungai Arakundo,” kata Safaruddin seperti dikutip dari AJNN.net Kamis (18/1).

Dulunya, Safaruddin mengulas kembali, dua hari setelah kejadian tersebut, mayat Murtalamuddin ditemukan oleh warga, kemudian pihaknya (YARA) melakukan investigasi terhadap identitas korban dan menemukan keluarganya,”

“Setalah itu kami advokasi pendampingan hukumnya mulai dari pelaporan ke Polda Aceh sampai vonis di PN Idi,” pungkas Safaruddin.

Safaruddin memberikan apresiasi terhadap putusan ini walaupun dianggap belum maksimal, karena yang bersangkutan merupakan aparat penegak hukum dimana seharusnya memberikan perlindungan kepada masyarakat dan bukan sebaliknya.

“Kami mengapresiasi putusan ini walaupun kami anggap belum maksimal, karena yang bersangkutan adalah aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi masyarakat bukan sebaliknya,” tuturnya.

Safaruddin juga mengapresiasi pihak kepolisian kerena sudah tegas menindak anggotanya yang melakukan kejahatan, ini menunjukkan bahwa kepolisian sangat profesional dalam melakukan penegakan hukum, sebab tidak ada yang kebal hukum jika terjadi pelanggaran.

“Siapapun akan ditindak secara hukum walaupun itu anggota kepolisian sendiri,” tegasnya.

Safaruddin menyampaikan, putusan ini menjadi peringatan bagi anggota kepolisian yang lain supaya dalam melaksanakan tugasnya tidak melakukan kekerasan, dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan, karena pengadilan yang menentukan bersalah atau tidaknya seseorang.

“Kami berharap kepada Kapolda Aceh agar tetap mengawasi dan menindak anggotanya yang melanggar hukum dan disiplin, kami selalu mendukung kepolisian dalam menegakkan hukum,” harap Safaruddin.  (AJNN)

Kamis, 11 Januari 2018

KAPOLRI TERIMA BREVET KEHORMATAN TNI AL “HIU KENCANA” OLEH KSAL DI DALAM KAPAL SELAM KRI NAGAPASA 403


LINTASBATASINDONESIA.CO.
M - Penyematan Brevet Hiu Kencana merupakan simbol yang diberikan kepada orang terpilih untuk diangkat sebagai warga kehormatan Kapal Selam.
.
Penyematan tanda kehormatan ini bersamaan dengan acara pengukuhan nama Kapal Perang Indonesia I Gusti Ngurah Rai – 332. Acara tersebut berlangsung di Dermaga Timur Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali.
.
Makna Brevet Hiu Kencana tersebut adalah
• Dua ekor Ikan hiu saling berhadapan, dengan tekad mempertahankan kehadiran kapal selam di lautan sebagai bentuk kemampuan dan supremasi di laut.
• Kapal selam dalam keadaan siap tempur pada posisi menyelam lambang kesenjataan strategis yang ampuh.
• Periscope yang selalu waspada mengamati setiap jengkal perairan negara. Gambar tujuh gelombang mewakili samudera di dunia.
• Serta lima buah garis insang pada leher hiu per-tanda Warga Hiu Kencana bernafaskan Pancasila.

Demikian makna lambang yang tersirat pada Brevet Hiu Kencana meliputi makna keseluruhan "Dengan landasan falsafah hidup Pancasila sebagai Prajurit Sapta Marga tugas akan dilaksanakan dengan penuh keberanian dan ketabahan serta sanggup mengemban tugas sampai titik darah penghabisan".

Brevet Hiu Kencana bukan sekedar brevet yang melekat di dada kanan setiap pengawak kapal selam. Pada setiap pemakainya melekat pula kebanggaan, semangat juang pantang menyerah dan dedikasi untuk selalu mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done