Bhayangkara News : Ragam
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ragam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 12 Mei 2024

Jemput Peluang, Politeknik Bombana Lahirkan Talent Content Creator


JAKARTA - Direktur Politeknik Bombana Sainal Abidin, S.Si., M.M, berkomitmen dalam pagelaran workshop Content Creator untuk memberikan keterampilan yang relevan dengan pasar kerja yang terus berkembang dalam industri konten digital, meningkatkan kreativitas, dan memperluas wawasan mahasiswa.


Dalam pelatihan keterlibatan mahasiswa sebagai peserta yang dilaksanakan pada tanggal 08-09 Mei 2024 Di Gedung Merah Putih kampus Politeknik Bombana itu sendiri, dimana pendalaman pelatihan mencakup berbagai aspek penting dalam menciptakan konten menarik, mulai dari talent/model, segi tulisan, pengambilan gambar dan video. 


Selain itu, para peserta juga akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang strategi pemasaran konten yang sukses. Pelatihan akan dipandu oleh Hasdar Hanafi, selaku dosen dan Founder Asha Education Centre di Makassar yang berpengalaman dalam bidang tersebut, dengan penyajian materi melalui serangkaian sesi pembelajaran praktis, diskusi interaktif maupun tugas praktek.


"Menciptakan konten menarik dan berkualitas tinggi, perlu memahami bagaimana cara efektif mengakses audiens/pengikut lebih luas, atas inisiatif saya mengikuti kegiatan ini untuk perdalam pengetahuan demi mempersiapkan diri saya dalam menghadapi tantangan maupun peluang pada dunia digitalisasi masa kita yang sangat pesat," ujar Nur Oktaviana Munir salah satu peserta 


"Pelatihan ini dapat mewujudkan harapan saya dengan menciptakan konten-konten menarik dan terampil demi mengenalkan Kampus Politeknik Bombana dan perkembangan proses pembelajaran secara signifikan dalam dunia industri," tutur Evina Rosa


Selain dari itu, Content Creator saat ini di kabupaten Bombana belum ada yang memulai, maka dari itu atas Inisiasi Direktur Politeknik Bombana Ayahanda sainal Abidin, membuka peluang bagi kami untuk melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat berdaya saing dalam perkembangan era teknologi masa kini dengan memperkenalkan potensi Kampus dan membantu  peningkatan UMKM Daerah kami dengan adanya pelatihan ini," ungkap Nesa JM selaku peserta Pelatihan


"Adapun pendapat salah satu peserta dan selaku Dosen di Politeknik Bombana adalah mahasiswa program studi akuntansi sektor publik mengaku sudah lama mencari informasi tentang pelatihan Content Creator lantaran dirinya bercita-cita untuk menjadi seorang Content Creator Profesional", ulas Arijal Selaku Dosen"


Antusiasme peserta sangat luar biasa sekali, akan tetapi kita akan melaksanakan periode berikutnya dengan jumlah lebih banyak lagi dengan harapan setelah pelatihan ini berakhir melahirkan bibit-bibit baru untuk memberikan edukasi literasi pada kampus maupun potensi yang ada di Kabupaten Bombana. (Megy)

Minggu, 15 Maret 2020

Ini Penyebab Kepunahan Mamut




Nenek moyang kita telah lama dituding sebagai penyebab berkurangnya Mamut dan sementara ini mungkin benar, penelitian baru telah mengusulkan bahwa mereka mungkin tidak melakukannya sendiri.

Manusia purba mengandalkan anjing peliharaan untuk membantu mereka memburu dan membunuh Mamut (Mammoth) kala itu.


Sementara menyelidiki bagaimana manusia purba berhasil mengurangi begitu banyak Mamut hanya berbekal senjata primitif pada waktu itu, antropolog Pat Shipman mengusulkan gagasan bahwa anjing peliharaan mungkin telah memberikan peran pendukung yang penting dalam praktek berburu Mamut.

"Anjing pemburu membantu mencari mangsa lebih cepat dan lebih sering, dan anjing juga dapat mengepung hewan besar dan menahannya di tempat dengan menggeram dan menyerang," katanya. "Kedua efek ini akan meningkatkan keberhasilan berburu."

Tahun lalu sebuah studi baru menentukan bahwa anjing telah dipelihara antara 18.800 dan 32.100 tahun yang lalu di Eropa, ditambah dukungan untuk gagasan bahwa mereka bisa membantu nenek moyang kita memburu Mamut.

"Jika bekerja sama dengan anjing pemburu untuk menangkap lebih banyak mangsa, memiliki asupan tinggi protein dan lemak, dan memiliki pengeluaran energi yang lebih rendah, tingkat reproduksi mereka kemungkinan akan meningkat," kata Shipman. (jon/doe)

Sabtu, 10 Februari 2018

Legenda Gunung Bancak Bagi Warga Masyarakat Magetan


Gunung Bancak Magetan adalah suatu daerah perbukitan yang terletak di wilayah Kabupaten Magetan, tepatnya di perbatasan antara 3 wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Parang, Kecamatan Lembeyan, dan Kecamatan Kawedanan, tepatnya di Desa Giripurno.


Gunung Bancak menyimpan satu kisah yang sangat melegenda di kalangan warga Magetan.  Keberadaan Gunung Bancak dibuktikan dengan terdapatnya peninggalan sejarah berupa makam kuno. Warga sekitar sering menyebut makam sekitar Gunung Bancak tersebut dengan Kuburan Ratu/ Sarean Ratu. (Klik link www.mangunarsan.com)

Dahulu cerita orang tua, di dalam makam tersebut ada peninggalan dari jaman kerajaan berupa gentong dan kendi yang terbuat dari emas , tetapi sudah hilang karena dicuri orang.

Terlepas dari cerita semua itu, Sarean Ratu merupakan suatu peninggalan sejarah yang seharusnya tidak boleh dilupakan begitu saja.

Penduduk sekirar setiap tahun baru islam ( 1 Suro/Muharam ) selalu melaksanakan do'a bersama/ tahlilan di Sarean Ratu untuk mendoakan arwah arwah beliau yang tentunya untuk mengenang jasa jasa beliau kepada daerah tersebut.

Sehingga setiap tanggal 1 Suro di Sarean Ratu selalu ramai oleh para peziarah ataupun orang orang yang hanya berkunjung dan berlibur.


Jalan menuju Sarean Ratu sudah dibangun sejak masa Basofi Sudirman menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur sehingga bisa di akses dengan mudah memakai kendaraan roda dua, roda empat ataupun jalan kaki. Dengan sarana yang sudah bagus, warga masyarakat bisa menikmati pemandangan alam sekitar gunung bancak yang terkenal begitu indah.



Sumber: soendoel
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done