Bhayangkara News : RELIGI
Tampilkan postingan dengan label RELIGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RELIGI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 November 2025

Personel Polres Tabanan Persembahyangan Rahina Suci Sugian Jawa di Pura Kertha Bhuwana


Tabanan - Dalam rangka memperingati Rahina Suci Sugian Jawa, personel Polres Tabanan melaksanakan kegiatan persembahyangan bersama di Pura Kertha Bhuwana Polres Tabanan pada Kamis (13/11/2025) pukul 08.30 Wita. Kegiatan rohani ini diselenggarakan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual (Binrohtal) sesuai dengan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pembinaan Rohani, Mental dan Tradisi di lingkungan Polri. Persembahyangan dipimpin oleh Pemangku Ida Bagus Ubara dan diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta.


Kegiatan persembahyangan bersama ini dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, dan ASN Polres Tabanan yang beragama Hindu. Melalui pelaksanaan Rahina Sugian Jawa, umat Hindu di lingkungan Polres Tabanan memanjatkan doa dan puja bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sebagai wujud rasa syukur dan permohonan keselamatan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Puja Tri Sandya, dilanjutkan dengan Panca Sembah dan diakhiri dengan Nunas Tirta. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani bagi anggota Polres Tabanan agar senantiasa menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan dan kehidupan spiritual. Melalui pelaksanaan ibadah bersama ini, diharapkan tumbuh semangat kebersamaan, ketulusan, dan pengabdian yang lebih kuat dalam melayani masyarakat.


Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H.,melalui Kabag SDM Polres Tabanan Kompol Ni Made Lestari,S.H.,M.H., menyampaikan" Seluruh rangkaian persembahyangan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan personel Polres Tabanan semakin mantap dalam keimanan, senantiasa diberikan keselamatan, serta mampu melaksanakan tugas-tugas kepolisian dengan profesional, berintegritas, dan penuh tanggung jawab dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Tabanan.


Humas Polres Tabanan

Selasa, 04 November 2025

Personil Polsek Ubud sembahyang bersama Hari Suci Purnama Kalima

 


Gianyar - Persembahyangan bersama yang dilakukan Personil Polsek Ubud merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Purnama-tilem dan hari-hari besar lainnya. Rabu (05/11/2026) jam 09.00 wita.

 

Seluruh Anggota Polsek Ubud melaksanakan persembahyangan bertempat di Pura Batur Sari Polsek Ubud dalam rangka Hari Suci Purnama Kalima

 

Persembahyangan ini dituntun oleh pemangku Penataran Agung Jukut Paku Aiptu I Gusti Ngurah Wirasuta yang di hadiri Waka Kapolsek Ubud AKP I Wayan Antariksawan, S.H., M.H.

 

Acara tersebut dilaksanakan untuk memohon anugerah dan keselamatan bagi seluruh alam semesta serta memohon kepada Ida Sanghyang Widi Wasa Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan perlindungan dalam melaksanakan tugas.

 

“Memohon keselamatan, anugerah dari Ida Sanghyang Widi Wasa, Semoga kebaikan datang dari segala penjuru dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ubud Polres Gianyar tetap aman kondusif,” Ucap Waka Kapolsek.

 

“Selain itu Sembahyang bersama Hari Purnama ini dilaksanakan sebagai wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang selalu melimpahkan rahmatNya kepada setiap insan ciptaanNya.

 

Persembahyangan ini bukanlah sekedar rutinitas karena terjadwal oleh kalender tetapi sembahyang yang sungguh-sungguh dari hati yang dimaknai dalam sebuah ketulusan dan kesucian,”Imbuhnya.(dastro).

Minggu, 26 Oktober 2025

Bhabinkamtibmas Desa Sayan Kawal Melasti Masyarakat ke Pantai Maseti


Gianyar – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan, Bhabinkamtibmas Desa Sayan, Aipda A.A. Eka Saputra, melaksanakan kegiatan pengawalan upacara melasti masyarakat Desa Sayan menuju Pantai Maseti, Keramas, Gianyar, pada Senin (27/10/2025).


Kegiatan yang dimulai sejak pukul 05.00 Wita tersebut merupakan rangkaian dari upacara di Pura Naga Sari, Banjar Kutuh, Desa Sayan, yang akan dilaksanakan pada 5 November 2025 mendatang. Iring-iringan melasti berangkat dari areal parkir Pakenku, Desa Sayan, menuju Pantai Maseti dengan pengawalan ketat oleh Bhabinkamtibmas bersama unsur pam swakarsa dan pecalang Desa Adat Sayan.


Adapun sarana transportasi yang digunakan dalam kegiatan tersebut terdiri dari 10 unit mobil truk, 70 kendaraan roda dua, dan 50 kendaraan pribadi. Selama perjalanan, Bhabinkamtibmas mengatur arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.


Aipda A.A. Eka Saputra mengatakan bahwa kegiatan pengawalan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak umat. “Kami berupaya memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” ujarnya.


Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi secara terpisah, mengapresiasi langkah cepat dan tanggap personel di lapangan.


“Polri hadir untuk memberikan rasa aman di setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan seperti melasti. Sinergi antara Bhabinkamtibmas, pecalang, dan masyarakat adat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan harmonis,” ujar AKBP Chandra.


Beliau menambahkan, kegiatan pengawalan ini juga merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. (*)

Sabtu, 09 Agustus 2025

Sambangi Kumpulan Pemuda Bhabinkamtibmas Singakerta Sampaikan Pesan Kamtibmas


Gianyar - Bhabinkamtibmas Desa Singakerta, Polsek Ubud, Polres Gianyar Aiptu I Made Widastra, selalu aktif melakukan sambang dan bersilaturahmi dengan toga, tomas, toda maupun warga masyarakat desa binaan.


Seperti pada hari Minggu (10/08/2025) walaupun suasana hari libur namun selalu meluangkan waktu untuk menyambangi warga binaannya, kali ini Aiptu I Made Widastra nampak sedang asik ngobrol dengan beberapa pemuda di Banjar Buduk Desa Singakerta Kecamatan Ubud, selain beramah tamah juga menyampaikan pesan kamtibmas.


Aiptu I Made Widastra mengatakan bahwa kegiatan sambang ini adalah sebagai upaya untuk menjalin kerjasama dan kemitraan dengan tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama maupun warga masyarakat guna ciptakan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Ubud aman dan kondusif, selain itu juga untuk menggali informasi yang berkembang di masyarakat.


“Selain itu kegiatan ini digelar untuk menjalin silaturahmi dengan warga desa binaan sehingga terwujudnya kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelas Aiptu Widastra.


Ditempat terpisah Kapolsek Ubud Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan tentang peran serta masyarakat dalam pembinaan keamanan, ketertiban dan bekerja sama dalam menjaga kamtibmas. (dastro)

Sabtu, 14 Juni 2025

Polsek Sukawati Melaksanakan Pengamanan Ibadah Mingguan GPIB Maranatha di Gereja Oikumene Batubulan

 


Gianyar – Ibadah mingguan umat Kristiani dari kelompok Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Maranatha Denpasar berlangsung penuh hikmat dan kedamaian di Gereja Persekutuan Oikumene Kristiani Puri Candra Asri, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Minggu pagi (15/6/2025).

Ibadah yang dimulai pukul 10.00 WITA dan berakhir sekitar pukul 11.20 WITA tersebut dipimpin oleh Pendeta Emeritus Anna Aminah Hamid dengan mengangkat tema "Kasih Abadi" yang bersumber dari Kitab Yesaya 40:1–11. Sekitar 80 jemaat dari kawasan Perumahan Puri Candra Asri dan wilayah Denpasar turut hadir dalam suasana penuh syukur dan kekeluargaan.

Rangkaian ibadah mencakup pujian penyembahan, doa pembukaan, pujian sukacita, kesaksian, pujian firman Tuhan, doa firman Tuhan, penyampaian firman Tuhan, persembahan, serta pengumuman dan doa penutup.

Untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama ibadah berlangsung, jajaran Polsek Sukawati menerjunkan personel dari Unit Intelkam secara terbuka dan tertutup. Seluruh kegiatan berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

Kapolsek Sukawati Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, S.H. saat dikonfirmasi menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ibadah yang berlangsung tertib.

“Kami dari Polsek Sukawati berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh umat beragama dalam menjalankan ibadahnya. Kehadiran kami bukan hanya soal pengamanan, tapi juga bentuk dukungan terhadap kerukunan antarumat beragama di wilayah Gianyar,” ujar Kompol Suaka Purnawasa.

Ibadah ini tidak hanya menjadi sarana penguatan iman bagi jemaat, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan yang terus terjaga di tengah masyarakat multikultural Gianyar. (*)

Senin, 09 Juni 2025

Polres Probolinggo Kawal Kegiatan Adat Mendak Tirta di Air Terjun Madakaripura Jelang Yadnya Kasada

 


PROBOLINGGO - Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pengamanan dan pengawalan kegiatan adat Suku Tengger yakni 'Mendak Tirta'.


Sejumlah warga suku Tengger yang mengikuti Mendak Tirta dipimpin tokoh adat setempat melaksanakan pengambilan air suci di Air terjun Madakaripura, Lumbang,Minggu (8/6/2025). 


Ritual pengambilan air suci tersebut merupakan rangkaian jelang upacara Yadnya Kasada tahun 2025 yang akan dilaksanakan pada 10-11 Juni 2025 di Gunung Bromo.


Ritual ini bertujuan untuk menyucikan diri dan mempererat hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam. 


Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wardana melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala mengatakan, dalam kegiatan adat Mendak Tirta ini Polres Probolinggo melalui Polsek Sukapura memastikan kelancaran dan keamanannya.


"Komitmen kami untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dan memastikan kegiatan masyarakat dapat berjalan aman dan lancar," ujar AKP Ardhi Bita Kumala.


Ia mengatakan, Polsek Sukapura bersama sejumlah anggota Koramil Sukapura akan mengawal pengambilan air suci itu hingga dibawa ke Pura Luhur Poten yang ada di Lautan Pasir Kawasan Bromo.


Kegaiatan pengamanan dan pengawalan ini menurut AKP Ardhi merupakan wujud komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim untuk turut serta melestarikan adat budaya suku Tengger. 


"Saya berharap agar generasi muda juga bisa berperan aktif untuk menjaga agar budaya asli suku Tengger bromo bisa tetap lestari," ucap AKP Ardhi.


Dikesempatan yang sama Kepala Desa Ngadirejo Anang Budiono mengatakan Air suci yang dibawa ke Pura Luhur Poten di Lautan Pasir Kawasan Bromo itu akan dipadukan dengan 6 air suci dari berbagai sumber air yang ada disekitar wilayah Gunung Bromo.


Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota TNI-Polri yang sudah melakukan pengamanan dan pengawalan proses Mendak Tirta.


"Terima kasih kepada Polsek dan Koramil Sukapura yang sudah membantu kami dalam mengamankan kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan aman dan lancar," ucap Anang. (*)

Rabu, 28 Mei 2025

Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kecamatan Ubud Berjalan Aman dan Kondusif


GIANYAR Ubud – Jajaran Polsek Ubud melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah perayaan Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung di dua lokasi pos pembinaan umat Kristiani di wilayah Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Kamis (29/5). Pengamanan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WITA dan berjalan aman serta lancar.


Dua titik lokasi ibadah yang dijaga ketat aparat adalah:


1. GPDI Graha Sinar Kasih, Banjar Bangkilasan, Desa Mas, Ubud. Ibadah yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.30 WITA ini mengangkat tema "Yesus naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi orang yang percaya pada-Nya". Dipimpin oleh Pendeta Nopi Hans Maki, S.Th., kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 orang jemaat.



2. GKII Bukit Shalom, Jalan Gunung Sari, Banjar Ambengan, Desa Peliatan, Ubud. Ibadah dimulai pukul 10.00 hingga 11.30 WITA, mengusung tema "Gereja Bertumbuh, Bertambah dan Berdampak saat Tuhan Naik ke Surga". Pendeta Agus Mid Lewa, M.Th. memimpin ibadah ini yang dihadiri sekitar 150 orang jemaat.


Pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Ubud KOMPOL Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., dengan melibatkan 16 personel berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Ubud Nomor: Sprin/916/V/PAM.3.3./2025 tertanggal 26 Mei 2025.


Kapolsek Ubud, KOMPOL Gusti Nyoman Sudarsana, S.St., menyampaikan bahwa kegiatan ibadah berlangsung tertib dan penuh khidmat.


“Kami dari Polsek Ubud telah melakukan pengamanan sesuai dengan rencana dan prosedur yang berlaku. Seluruh kegiatan ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini berkat sinergi yang baik antara aparat keamanan, tokoh agama, serta masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak dalam menjaga kondusivitas wilayah,” ujar KOMPOL Sudarsana.


Perayaan Kenaikan Yesus Kristus yang jatuh pada hari Kamis, 29 Mei 2025, menjadi momentum spiritual penting bagi umat Kristiani di wilayah Ubud. Aparat kepolisian pun memastikan kehadiran mereka sebagai bentuk komitmen menjaga toleransi dan keamanan dalam kehidupan beragama. ***

Pengamanan Ketat Warnai Ibadah Kenaikan Isa Almasih Umat Kristiani di Sukawati

 


GIANYAR Sukawati – Umat Kristiani di wilayah Kecamatan Sukawati memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih dengan penuh khidmat dalam sebuah ibadah yang berlangsung di Gereja House of Sacrifice Persekutuan Oikumene, Perumahan Candra Asri, Banjar Sasih, Desa Batubulan, Gianyar.


Kegiatan ibadah yang dimulai pukul 10.00 WITA hingga 11.05 WITA ini diikuti oleh 166 jemaat dari kelompok GPIB (Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat), dipimpin oleh Pendeta Tesa Lavenia Loen, S.Th. Rangkaian ibadah dimulai dengan pujian dan nyanyian rohani, disusul pengakuan dosa, pemberitaan anugerah Allah, pembacaan Alkitab, khotbah, persembahan, hingga pengakuan iman Nicea Konstantinopel.


Dalam khotbahnya, Pendeta Tesa menyampaikan pesan pengampunan berdasarkan Surat 1 Yohanes 1:8-9, yang menyatakan bahwa jika manusia mengaku dosanya, maka Tuhan yang setia dan adil akan mengampuni dan menyucikan dari segala kejahatan. “Sebagai pelayan Yesus Kristus, kami memberitakan bahwa pengampunan dosa telah berlaku dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus,” ujar beliau dalam khotbahnya.


Sebagai penutup, kegiatan ibadah ditandai dengan pelepasan balon oleh jemaat yang berisi doa-doa permohonan, menciptakan suasana penuh haru dan pengharapan.


Guna memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, pengamanan dilakukan secara maksimal oleh 7 personel Polsek Sukawati berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/916/V/PAM 3.3./2025 tanggal 26 Mei 2025. Mereka dibackup oleh Unit 3 Sat Intelkam Polres Gianyar serta satu personel pengamanan internal. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Sukawati IPTU I Nyoman Sadia dan Kasubsektor Batubulan IPTU I Wayan Subrata. Lokasi kegiatan juga dipantau ketat melalui 8 titik kamera CCTV yang telah dipasang.


Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, SH menyampaikan apresiasinya atas kerjasama semua pihak dalam menjaga situasi yang kondusif.


 “Kami berkomitmen untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah keagamaannya. Kehadiran personel di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan kami kepada warga, serta wujud toleransi antar umat beragama di wilayah Sukawati. Puji syukur kegiatan hari ini berjalan tertib, lancar dan penuh kedamaian,” ungkap Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, SH.


Dengan pengamanan yang optimal dan semangat toleransi yang tinggi, kegiatan ibadah Hari Kenaikan Isa Almasih tahun ini berlangsung aman dan penuh hikmat di wilayah Kecamatan Sukawati. ***

Senin, 13 Mei 2024

Sembahyang Bersama Personil Polsek Denbar Memohon Kelancaran Pelaksanaan KTT WWF Di Bali


Denpasar - Dalam rangka memperkuat keamananan menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum (KTT WWF) ke-10 tahun 2024 yang akan digelar di kawasan ITDC Nusa Dua Bali, untuk itu pada Selasa pagi (14/5/2024) seluruh personil Kepolisian Sektor Denpasar Barat (Polsek Denbar) melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Padmasana Mako Polsek Denbar, sebagai bhakti insan Polri memohon kehadapan Tuhan supaya kegiatan Kepolisian dapat berjalan dengan baik, lancar serta selalu dalam lindungan Ida Sanghyang Widhi Wasa.


Sembahyang bersama ini di tuntun oleh Aiptu I Gede Wijaya Kusuma, serta dihadiri oleh Kapolsek Denbar Komisaris Polisi I Gusti Agung Made Ari Herawan, S. IK., bersama anggota yang beragama Hindu.


Dijelaskan oleh Kapolsek bahwa, kegiatan persembahyangan bersama ini dilaksanakan sebagai wujud bhakti memohon kehadapan Ida Sanghyang Widhi Wasa demi lancarnya pelaksanaan KTT WWF ke-10 yang nantinya akan digelar pada tanggal 18 hingga 25 Mei 2024, sehingga tugas tugas yang kita laksanakan dapat berjalan dengan lancar serta diharapkan pula agar seluruh personil mendukung semua kegiatan yang telah direncanakan.


"Kita mengantisipasi kerawanan kerawanan yang terjadi sebelum, saat dan sesudah pelaksanaan KTT WWF, sebagai umat beragama kita memohon kepada Tuhan (Ida Sang Hyang Widi Wasa) agar pelaksanaan KTT tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai”, ucapnya.


Ditambahkannya, “Selain mendoakan pelaksanaan KTT WWF ke-10 tahun 2024 agar berjalan dengan aman dan damai, kita juga mendoakan kepada seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan diberikan keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan tugasnya”, imbuh Kapolsek. (*)

Rabu, 21 Juni 2023

Sekaa Gong Banjar Jasri Belega Ungkap Spirit Perjuangan Kebo Iwa



Duta Gong Kebyar Dewasa Kabupaten Gianyar untuk Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XLI tahun 2019 Sekaa Gong Panji Kumara Mas dari banjar Jasri, Belega, Blahbatuh berkolaborasi dengan Sekaa Gong Dwija Cita Langu, Karang Taruna Putra Persada, Sukawati menunjukkan performa spektakuler pada pergelaran gong kebyar tingkat dewasa dalam rangkaian HUT Kota Gianyar ke-248 di Open Stage Balai Budaya, Minggu (28/4) malam.

Persembahan perdana dimulai dengan atraksi tabuh kreasi kekebyaran “Ambarawa”, yang bermakna angin, nafas, kekuatan maha dashyat berasal dari kesadaran, menjadi energi maha positif halus. "Ambarawa, merupakan refleksi kekuataan kebersamaan, dan kepekaan alam,” jelas Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Wayan Jagra.

Selanjutnya, SG Panji Kumara membius penonton dengan tari kreasinya bertajuk Panji Bala Aga, yang membawa spirit Kebo Iwa menjadi semangat perjuangan masyarakat Blahbatuh pada masa kini. Semangat itu terpancar dalam konsistensinya melestarikan kearifan lokal kerajinan Bambu di Belega

Kemudian Solah Ngerawit “Hyang Tri Semaya” membuat penonton semakin larut dalam alunan gambelan. Bercerita tentang Sang Hyang Wisnu dalam semadinya, melihat ketidakwajaran di Marcepada. Hyang Tri Semaya, Brahma, Wisnu, Iswara turun ke marcepada membuat kesenian. Seni tabuh, seni tari diiringi para gandarwa. Terbang ke segala penjuru untuk menyebar kesenian. Dewa Wisnu menari telek, Brahma menari Tupeng Bang, dan Sang Hyang Iswara menjadi Barong Suari.

Penampilan pamungkas dari SG Panji Kumara Mas menyuguhkan Swara Yantra. Yaitu tentang hidup menjadi karunia ketika sudah melampaui lapisan - lapisan kesadaran tubuh, hingga mencapai kesadaran diri sejati. Nada Swara adalah Yantra atau sarana untuk menuju Hyang Maha Swara yaitu Iswara. Getaran dari lantunan nada-nada purwa, digarap dalam sentuhan kekinian dengan memberdayakan nada-nada Gong Kebyar, sebagai sarana untuk menuju Hyang Maha Swara.

Usai penampilan memukau dari SG Panji Kumara Mas, berikutnya SG Dwija Cita Langu, Karang Taruna Putra Persada Sukawati menunjukkan performa yang tidak kalah takjub. Dengan mempersembahkan tabuh pat lelambatan kreatif (Wangsul), mereka berhasil menjaga energi penonton yang seakan tiada habisnya untuk tetap menikmati pertunjukan.

Menurut Jagra, Wangsul dalam hal ini diartikan sebagai pulang kembali ke jati diri sesungguhnya. Sebab, selama ini, di dunia sudah sangat penuh dengan aktivitas dan kreativitas yang kadang membuat jenuh, sehingga menghasilkan kegelisahan hati berkepanjangan. Penata ingin kembali tunjukkan jati diri penuh dengan kelembutan, kehalusan, keagungan, dan ketenangan.

Selanjutnya, penampilan kedua berupa tabuh kreasi ‘Maskumambang’. Adalah gending kebyar yang diciptakan tahun 2007 silam oleh composer Nyoman Winda ini merupakan sosok kumbang memiliki warna kemilau keemasan. Maskumambang menjadi simbol dari jenis serangga indah yang menginspirasi gending kreasi gong kebyar, memberi dinamika yang saling merendah, dan mengukur setiap batas kekuatan warna yang ada. Sehingga memunculkan keterpaduan yang indah. Berikutnya, performa terakhir dari Gong Kebyar Dewasa itu ditutup dengan tari kebyar duduk.


Original Link Source:

Kamis, 24 November 2022

Gelar Sholat Ghoib Bersama, Kapolsek Sukawati Rangkul Umat Muslim Di Kecamatan Sukawati




Bali Gianyar-bertempat di Mushola Al Iklas Banjar Tebuana, Desa dan Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kapolsek Sukawati Kompol Decky Hendra Wijaya, S.I.K., M.M. menggelar Sholat Ghoib bersama Umat Muslim Kecamatan Sukawati, Gianyar. Jumat 25/11/2022


Menurut Kapolsek Sukawati mengatakan,  "Sholat Ghoib bersama ini dilaksanakan dalam rangka sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terhadap korban meninggal dalam musibah gempa bumi di Cianjur dan sekitarnya.


"Kegiatan diawali dengan Khotbah Jumat agama islam yang disampaikan oleh Khotib Ustat Abdul Adim yang intinya menyampaikan bahwa musibah alam yang terjadi adalah ujian dari Allah SAW, semoga saudara-saudara kita di Cianjur sedang menghadapi ujian diberi ketabahan dan kekuatan, untuk itu setelah sholat Jumat mari kita gelar sholat ghoib dan doa bersama untuk mendoakan saudara-saudara kita di Cianjur dan sekitar.


"Setelah sholat jumat berjemaah dilanjutkan dengan sholat ghoib umat muslim di Kecamatan Sukawati sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terhadap korban meninggal dalam musibah gempa bumi di cianjur dan sekitarnya yang bertindak sebagai imam sholat Haji Imbron, ungkap Kapolsek.


"Usai kegiatan Sholat Ghoib dilanjutkan dengan sesi foto bersama petugas dengan warga muslim Sukawati, kegiatan berjalan aman pengamanan dilakukan oleh Personel Piket Fungsi dipimpin Kanit Intelkam Polsek Sukawati, tutup Kompol Decky.  (&)

Senin, 07 November 2022

Polsek Gianyar Gelar Upacara Piodalan Di Pura Giri Kusuma



GIANYAR - Personil Polsek Gianyar melaksanakan Upacara Piodalan di Pura Giri Kusuma Polsek Gianyar, Selasa (8/11) siang.


Upacara Piodalan di Pura Giri Kusuma Polsek Gianyar jatuh pada Hari Purnama Sasis Kelima sesuai dengan penanggalan kalender Bali.


Mulai pada pagi hari personil Polsek Gianyar sudah menyiapkan sarana upakara yang akan dihaturkan pada Uapacara Piodalan.


Kegiatan Upacara piodalan ini dipuput oleh Jro Mangku Ulun Suwi I Nyoman Astawa dan diikuti oleh personil Polsek Gianyar.


Setelah kegiatan pecaruan dilaksanakan persembahyangan Bersama yang diikuti oleh Kapolsek Gianyar Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H. dan personil Polsek Gianyar.


Selain itu dalam persembahyangan bersama juga turut hadir Kabag Ops Polres Gianyar Kompol I Gede Sudiyatmaja,S.H., M.H., Kabag Ren AKBP Ngakan Nyoman Tapa,S.H. dan Kabag Log. Polres Gianyar Kompol I Ketut Sukadana, S.H.


Persembahyangan ini sebagai bentuk rasa syukur dan memuja kehadapan tuhan yang maha esa atas segala anugerah yang telah diberikan dalam meningkatkan sradha bakti.  ***

Selasa, 25 Oktober 2022

Umat Hindu Polres Bangli melaksanakan Sembahyang Bersama dalam rangka Hari Pagerwesi



Bangli - Hari ini Rabu, 26 Oktober 2022 merupakan perayaan hari Raya Pagerwesi yang datang setiap 210 hari yaitu Buda Kliwon Wuku Sinta, dimana perayaan ini Umat Hindu menyembah manifestasi Tuhan sebagai Sanghyang Pramesti guru atau sebagai asal mulanya kita saat ini.


Menurut Keyakinan Hindu beliau merupakan asal muasal dari segala mahluk di dunia Sudah merupakan hukum alam sesuatu ada pasti ada yang menciptakannya. Itulah konsep adanya kehidupan menurut Hindu.


Umat Hindu Personil Polres Bangli melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Giri Brata Polres Bangli yang dipimpin oleh Jero Mangku Aiptu I Wayan Budiarga.  Kegiatan didahului dengan menghaturkan banten Pagerwesi dan puja Mantra  oleh jero Mangku diiringi lantunan nyanyian suci kidung, dilanjutkan Tri Sandya dan Muspa Panca Sembah.


Kegiatan sembahyang bersama ini dalam rangka Hari Pagerwesi yang di hadiri oleh Kapolres Bangli AKBP I DEWA AGUNG ROY MARANTIKA, SH., S.I.K, didampingi Waka Polres Bangli Kompol I Wayan Suka, S.Sos., M.Si, Kabag SDM Polres Bangli Kompol I Wayan Budayasa, Sh beserta umat Hindu Polres Bangli.


Kapolres Bangli AKBP I DEWA AGUNG ROY MARANTIKA, SH., S.I.K dalam kesempatan tersebut  mengatakan, " Bahwa persembahyangan Pagerwesi oleh anggota Umat Hindu Polres Bangli dimaksudkan untuk membina mental spiritual anggota sehingga tercipta mental dan perilaku yang beriman terhadap Tuhan dan santun dalam berperilaku. Kita sebagai Umat yang percaya dengan Tuhan, melalui persembahyangan ini memohon keselamatan, situasi wilayah Polres Bangli aman kondusif terutama kelancaran pelaksanaan KTT G20 mendatang,  "Ungkapnya.


“Melalui persembahyangan ini mari kita bangun mental kepribadian yang baik, dan jaga silahturahmi diantara kita.

Kegiatan sembahyang  bersama ini diakhiri dengan nunas tirta bersama,"Imbuhnya.  ***

Minggu, 16 Oktober 2022

Tasyakuran Hari Jadi Masjid Besar AL -Hidayah Jatuh 16 Oktober 2022



Tabanan - Masjid Besar AL - HIDAYAH yang menjadi Aikon kab Tabanan ,khususnya masyarakat Muslim di Prov Bali ,Sudah menginjak umur  yang relatif tidak lagi muda.


95 tahun sudah masjid yang berdiri di atas Danau Beratan terlihat Gagah dan Anggun .

Masjid yang mulai di rintis ( dibangun ) oleh para tetua/ tuan guru pada tahun  1927 tersebut , kini sudah menginjak 3 generasi ( 95 thn) 

Dihari jadi yang ke 95 tahun ini ,masyarakat dan pimpinan yayasan Masjid Besar AL - HIDAYAH , mengadakan Do,a Besar Selamatan( Tasakuran )


Adapun undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

(1) Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Wiryatama S ,Sos M ,Si 

(2) DPD RI, H Bambang Santoso M .A .

(3)Bupati Tabanan Dr I Komang Gede Sanjaya SE.M.M .

(4) I Nyoman Suta DPRD kab Tabanan fraksi PDIP 

(5) Camat Baturiti

(6) Kapolsek Baturiti 

(7) tokoh masyarakat 

(8) Masyarakat 

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta S,Sos ,sebenarnya juga kami undang , karna ada kegiatan yang tidak bisa di wakilkan beliau memohon maaf tidak bisa hadir , ucap dari Panitia selamatan Masjid Besar AL -Hidayah .


Dalam sambutan ketua yayasan Masjid Besar AL - HIDAYAH ,

Khairil Anwar SE .dan sesepuh Bpk Samiun ,

Mengatakan bahwasanya Masjid Besar AL - HIDAYAH Banjar Candi Kuning ll, bukan lagi milik masyarakat  setempat atau milik masyarakat kec Baturiti.

Tetapi sudah menjadi milik masyarakat luas , masyarakat Bali , Indonesia bahkan Dunia.

Masjid yang berdiri sejak tahun 1927 ,di bangun di atas tanah wakaf ,sudah di lalui 3 generasi .

Masjid yang setiap harinya dikunjungi 1500 orang ( wisatawan ) baik dari Bali maupun dari Jawa dll.



Masjid Besar AL - HIDAYAH Candi Kuning ll juga tempat Transit ( ibadah sholat ) bagi para pejabat Pusat maupun Daerah . contoh 

Ibunda Presiden Jokowi menyempatkan diri untuk beribadah sholat dan menikmati pemandangan yang indah dari masjid.

Bpk Mahfudz MD , Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Indonesia , Komisi 8 DPR RI, Pangdam lX Udayana, Dll.


Sambutan Ketua DPRD provinsi Bali Adi Wiryatama S,Sos M.Si , kampung Islam Candi Kuning ll adalah contoh keberagaman dan toleransi antar umat beragama.

Adi Wiryatama S,Sos juga akan mendorong dan memfasilitasi pembangunan Bale serbaguna untuk Banjar Candi Kuning ll, yang selama ini belum di miliki .

Beliau juga mengucapkan selamat hari jadi Masjid Besar AL - HIDAYAH yang ke 95 tahun.


Dalam kesempatan yang sama , Bupati Tabanan 

Dr , I Komang Gede Sarjaya. SE .M.M dalam sambutannya tak lupa mengucapkan selamat hari jadi Masjid Besar AL - HIDAYAH Candi Kuning ll yang 95 tahun .

Usia yang tidak lagi muda, di bangun dari tahun 1927 ,sudah melewati sekian generasi .

Bupati juga mengatakan ,dari jaman kerajaan kaum Muslim sangat di lindungi , dan menjadi satu kesatuan yang sangat baik.

Dengan contoh Akulturasi,dari kerajaan sampai Bupati Adi Wiryatama 2 priode dan Ibu Eka juga 2 priode sampai sekarang , 

Bukti serius adalah dengan Rekomendasi Pembangunan Bale Dusun Harmoni . Jele Melah Gumi Gelah ucap Bupati .



Berikut sumbangan yang di umumkan langsung oleh Bupati Tabanan ..

(1) 700 juta untuk renovasi Masjid Besar AL -Hidayah , dari Bupati Badung , I Nyoman Giri Prasta S,Sos

(2) 100 juta untuk renovasi menara dari Bupati Tabanan 

(3) 50 juta dari Bupati Tabanan untuk Kasidah 

(4) 50 juta dari Bupati Tabanan untuk Rudad

(5) 50 juta dari  I Nyoman Suta S,Sos ,Anggota dprd kab Tabanan dari fraksi PDIP 

(6) 150 JT untuk perbaikan jalan di Gg Rosela dari dari Pemkab Tabanan.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Tabanan menyerahkan uang tunai sebesar Rp 15juta untuk komsumsi ,yang langsung di serahkan oleh I Nyoman Suta S,Sos .



Hadir juga dalam sambutan DPD RI, H Bambang Santoso M.A yang di nobatkan sebagai wakil muslim pertama dalam sejarah yang duduk di kursi DPD RI , Mewakili Bali Priode 2019 - 2024 dengan perolehan suara 126,100 .

Dalam kesempatan sama beliau mengucapkan selamat hari jadi Masjid Besar AL -Hidayah yg ke 95 ,

Di Ahir acara para tamu undangan di suguhkan atraksi Rudad yang langsung di Mainkan oleh anak anak muda kampung Islam Candi Kuning ll.  *

Rabu, 12 Oktober 2022

Doa Niat dan Tata Cara Mandi Wajib/Junub Yang Benar Sesuai Hadist

 

Setiap orang muslim tentu saja tahu apa itu mandi wajib. Mandi wajib ini adalah mandi besar yang biasa dilakukan pada waktu – waktu tertentu karena sebab sesuatu yang melatar belakanginya. Sekarang ini banyak sekali manusia yang mulai lalai dengan tata cara mandi wajib secara sempurna karena terlalu banyaknya aktivitas.



Dalam bahasa arab, mandi adalah الْغُسْل (ghusl), artinya menurut bahasa yaitu  “pengaliran”. Mandi wajib memiliki istilah lain yaitu mandi junub, yang brarti mandi junub ini akan dilakukan ketika dalam keadaan junub.

Menurut istilah mandi wajib ialah mengalirkan air hingga ke seluruh tubuh, dari ujung kepala sampai kaki yang diawali dengan membaca niatniat mensucikan diri dari hadast yang besar. Melakukan mandi akan membuat perasaan menjadi lebih nyaman dan memiliki kepercayaan diri, baik dalam keadaan melaksanakan ibadah ataupun saat melakukan kegiatan atau beraktivitas. Dan untuk tata cara melakukan mandi wajib nya dengan berpedoman tata cara mandi wajibnya Nabi Muhammad SAW.
Hukum mandi sesuai dengan syariat memiliki 3 hukum, di antaranya mandi wajib, mandi haram  dan mandi sunnah. Namun pada kesempatan kali ini yang akan dibahas perihal mandi wajib saja.

Niat dan Doa Mandi Wajib atau Mandi Besar atau Mandi Junub
Niat dan Doa Mandi Wajib atau Mandi Besar atau Mandi Junub
Setiap akan melakukan mandi wajib maka harus diawali dengan niat yang benar agar mandi wajib tersebut bisa bernilai ibadah di hadapan Allah SWT serta supaya Allah SWT menerima segala macam amalan yang akan dilakukan setelah melakukan mandi wajib.
Pada saat akan melakukan mandi wajib, maka niatnya tidak harus dibaca dengan lantang, hanya dibaca di dalam hati saja sudah cukup dengan niat mandi wajib untuk mensyucika diri dari hadas besar. Atau menggunakan lafal arab agar lebih meluruskan niat.

a. Do’a niat mandi wajib secara umum
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbarii FardhalLillahi Ta’aala”
Yang artinya:  saya niat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar fardhu karena Allah ta’aala.
b. Do’a niat mandi wajib setelah haid
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Akbari minal Haidil Lillahi Ta’ala”
Yang Artinya: saya niat mandi wajib untuk mensucikann hadast besar dari haid karena Allah Ta’ala.
c. Do’a niat mandi wajib setelah nifas
“Nawaitul Ghusla Liraf il Hadatsil Akbari Minal Nifasi Fardhlon Lillahi Ta’ala.”

Yang Artinya: saya niat mandi wajib untuk mensucikan hadast besar dari nifas fardu karena Allah ta’ala.
d. Do’a niat mandi wajib setelah berhubungan suami – istri / keluar mani / mimpi basah
“Nawaitu Ghusla Lirafil Hadatsil Akbari AnJami il Badaanii Likhuruu ji Mani yyi Minal Innaabati Fardhan Lillahi Ta’aala”.
Terjemahnya : aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari badan ini karena keluarnya mani dari janabah fardhu karena Allah taala.
Landasan Perintah Untuk Mandi Wajib atau Mandi Junub
Landasan perintah mandi wajib sudah jelas di dalam Al – Quran, yakni  berada dalam Al – Quran surat Al-Maidah ayat 6 dan Al – Quran surat An – Nisa ayat 43.

Hal – Hal yang Menjadikan Mandi Wajib atau Mandi Junub
Mandi wajib harus dilakukan apabila di temui hal – hal berikut ini:
Setelah berhentinya darah haid wanita

Dalam hadis disebutkan bahwasanya, Aisyah ra, Nabi Muhammad saw mengatakan pada Fathimah binti Abi Hubaisy. Apabila haid datang padamu maka hendaknya kamu tidak melaksanakan shalat.

Jika darah haid telah berhenti maka hendaklah melakukan mandi wajib dan mendirikan shalat.
(HR. Bukhari no. 320 dan Muslim no. 333).
Setelah berhentinya Darah Nifas Bagi Wanita. Hukum darah nifas ini dijelaskan di dalam al – quran dan hadis sama dengan darah haid.

Keluarnya air mani diiringi dengan syahwat. Ada yang harus diperhatikan antara air mani air madzi dan air wadhi, perbedaannya dijelaskan sebagai berikut:

Air Mani adalah keluar air dari alat kelamin laki – laki ketika mengalami orga***, baik pada saat bersetubuh atau disebabkan adanya mimpi basah. Air mani ini keluar dengan memuncrat, disertai adanya syahwat besar hingga memuncak. Dan ketika air mani tersebut keluar maka badan terasa lemas.

Air mani yang keluar dari kemaluan ini memiliki warna putih, dan baunya khas seperti bau telur yang kering. Jika salah satu dari tanda – tanda di atas ditemui maka bisa disimpulkan bahwa cairan tersebut yang keluar adalah air mani. Air mani ini memiliki hukum yang tidak najis namun karena keluarnya air mani ini dihukumi harus melakukan mandi wajib.

Air Madzi adalah keluarnya cairan yang berasal dari alat kelamin laki – laki karena adanya gejolak syahwat, namun gejolak syahwatnya masih belum mencapai puncak yang sempurna. Dan ketika keluar tidak membuat tubuh menjadi lemas.

Wujud dari air Madzi ini lumayan bening, encer, dan terasa lengket lengket tapi tidak ada bau. Cairan madzi memiliki hukum najis ringan, jika cairan tersebut keluar maka tidak membuat puasa batal namun untuk membuatnya suci kembali harus dengan berwudhu.

Air Wadhi adalah keluarnya cairan dari alat kelamin laki – laki dikarenakan badannya mengalami kelelahan yang berat atau setelah mengangkat beban yang terlalu berat, atau mungkin terkadang keluarnya bersamaan pada waktu sedang kencing.

Wujud air wadi ini putih, teksturnya agak kental dan terlihat keruh. Wadi ini memiliki hukum najis ringan, namun untuk mensucikannya tidak perlu mandi cukup hanya melakukan wudlu seperti akan mau shalat.

Saling bertemunya dua kelamin walaupun tidak mengeluarkan air mani.
Dalam sebuah hadis dijelaskan dari Abu Hurairah ra, Nabi saw bersabda bahwasanya apabila seorang laki – laki duduk di beberapa bagian anggota tubuh istrinya ( bersetubuh ) lalu ia dengan niat yang sempurna, maka hukumnya wajib melakukan mandi  (HR. Bukhari no. 291 dan Muslim no. 348)
Walaupun air mani tidak sampai keluar maka hukumnya tetap harus mandi. Hadist dari ‘Aisyah ra, ia menjelaskan, ada seorang laki – laki mengajukan pertanyaan pada Nabi Muhammad saw mengenai laki – laki yang hendak bersetubuh dengan istrinya akan tetapi tidak sampai air maninya keluar.

Apakah sepasang suami istri tersebut wajib melaksanakan mandi wajib ? sedangkan pada saat itu Aisyah duduk disamping, maka Nabi Muhammad bersabda bahwasanya “Akupun demikian pernah menyetubuhi wanita ini ( Aisyah ) aka tetapi tidak mengeluarkan air mani, lantas kami kemudian mandi.” (HR. Muslim no. 350)

Pada saat orang kafir menjadi mualaf atau baru saja masuk islam
Dalam hadis diriwayatkan Qois bin Ashim ra. Beliau telah masuk islam, dan nabi Muhammad saw memerintahkannya mandi yakni dengan air dan daun bidara. (HR. An Nasai no. 188, At Tirmidzi no. 605, Ahmad 5/61. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Pada saat seseorang dijemput ajalnya atau meninggal dunia.
Pada saat seseorang sudah di jemput dengan ajalnya maka dia wajib melaksanakan mandi, tapi dengan cara dimandikan oleh orang lain. Hukumnya memandikan mayat yakni fardlu kifayah. Yang dimaksudkan adalah meskipun hanya dilakukan beberapa orang maka gugur kewajiban yang lainnya untuk melakukan.

Dalam sebuah hadis desebutkan, sebuah perintah Rasulullah kepada Ummu kepada Ummu ‘Athiyah dan kepada pelayat dan wanita yang memandikan anaknya, “maka mandikanlah mayat tersebut dengan membasahi tubuhnya dengan air dan daun bidara tiga kali, lima kali atau lebih sampai kalian anggap cukup dan terakhir berilah kapur barus atau minyak wewangian. (HR. Bukhari no. 1253 dan Muslim no. 939).

Untuk semua orang muslim ketika ia sudah dijemput oleh ajalnya maka wajib hukumnya dimandikan, baik itu perempuan atau laki – laki, tua atau muda, anak – anak atau dewasa. Dan seorang muslim yang tidak wajib dimandikan adalah seorang yang matinya syahid dalam keadaan berperang.

Meninggalnya bayi karena keguguran tapi sudah memiliki roh di dalam tubuhnya.
Dalam hadis dan juga ilmu medis dijelaskan bahwasanya bayi memilki roh pada tubuhnya ketika ia berada dalam kandungan pada usia diatas 120 hari.

Hal – hal yang tidak diperbolehkan ketika belum melakukan mandi wajib atau mandi besar.
Berikut ini adalah beberapa hal yang tidak diperbolehkan ketika belum mandi wajib dan dia masih berhadast besar. Jadi seseorang yang sedang hadast besar tidak diperbolehkan beberapa hal ini.

Tidak boleh menyentuh mushaf al – Quran dan membacanya.
Tidak boleh melaksanakan sholat baik itu sholat wajib atau sholat sunnah.
Tidak boleh melakukan I’tikaf atau berdiam diri di masjid.
Tidak boleh melakukan puasa baik puasa wajib ataupun puasa sunnah.
Tidak boleh melakukan Thawaf pada saat berhaji.
Tidak boleh di cerai ataupum diberikan talak hingga dalam keadaan suci lagi.
Hal – hal yang wajib di perhatikan ketika akan melaksanakan mandi wajib atau mandi besar.
Gunakanlah air yang suci, air bersih tanpa ada campuran apapun tidak terkena kotoran yang bisa merubah baud an sifatnya.

Mandi wajib dihukumi sebagai pengganti wudlu.
Seluruh tubuh tanpa terkecuali harus terkena air secara merata.
Menutupi aurat karena hukumnya wajib.
Tidak menggunakan penutup kepala.
 

[Berbagai Sumber]

Selasa, 04 Oktober 2022

Polres Gresik Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan di Masjid Al Azis


Gresik - BhayangkaraNews.Net. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis memimpin doa bersama untuk para korban tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang. Doa bersama digelar di Masjid Al-Azis, Selasa (04/10/2022). 


Doa bersama diikuti Pejabat Utama dan anggota Polres Gresik. Kemudian perwakilan Suporter Gresik United. 


Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyampaikan, doa bersama ini sebagai bentuk belasungkawa dan ungkapan duka cita mendalam serta prihatin atas insiden Stadion Kanjuruhan usai pertandingan sepak bola Arema FC melawan Persebaya pada Sabtu Malam (1/10/2022). 


“Kami berharap peristiwa kerusuhan kemarin setidaknya bisa dijadikan pelajaran berharga bagi semua pihak untuk saling intropeksi diri,” ucap AKBP Azis. 


Kapolres Gresik mendoakan para korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan diterima amal perbuatan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. 


“Doa bersama ini sebagai bentuk keprihatinan dan duka cita kami yang sedalam-dalamnya kepada para korban tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang,” ujar AKBP Azis. 


“Harapan kami kepada para suporter agar lebih tertib dalam berkegiatan, dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.


(Red/Hum)

Senin, 03 Oktober 2022

Polresta Denpasar Gelar Doa Bersama Pasca Tragedi Di Stadion Kanjuruhan



Denpasar - Polresta Denpasar bersama Komunitas suporter Bali United menyelenggarakan doa bersama untuk korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, bertempat di Pura Linggar Adhi Adhva Dhipa Polresta Denpasar, Senin (3/10/2022).


Kegiatan ini sesuai dengan Instruksi Kapolri melalui Kapolda Bali agar seluruh jajaran mengelar aksi doa bersama dengan suporter sebagai wujud solidaritas dan juga membangun komunikasi publik.


Doa bersama ini dilaksanakan menyusul adanya tragedi suporter yang menyebabkan meninggalnya ratusan Suporter Aremania dan anggota Kepolisian pada Sabtu 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang dan turut berbela sungkawa terhadap para korban maupun keluarga yang ditinggalkan.



Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, SH.,S.I.K.,M.Si,  35 anggota komunitas suporter Bali United dan 43 personel Polresta. 


"Kita berdoa disini semoga para korban Amor ring acintya, semoga para korban dapat diterima amal ibadahnya,dibukakan pintu surga dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan," ucap Kapolesta di dampingi perwakilan Komunitas suporter Bali United usai melakukan doa bersama.


Lebih lanjut Kapolesta meminta ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan kita jaga kebersamaan antara aparat keamanan, suporter dan panitia untuk kedepan lebih memajukan persepakbolaan Indonesia.

 

Senada disampaikan Kapolesta,  Anang Wahyudi selaku Komunitas suporter mengatakan dengan doa bersama yang dipanjatkan dapat dikabulkan dan korban diberikan tempat yang lebih baik di sisiNya serta tentunya kejadian kemarin itu menjadi musibah terakhir yang terjadi dalam persepakbolaan Indonesia.




"Kami dari berbagai elemen baik aparat keamanan, suporter saling mengintropeksi diri untuk memberikan yang terbaik untuk sepakbola Indonesia sehingga sepakbola semakin maju kedepannya," ucap Anang Wahyudi* 

Selasa, 20 Maret 2018

Koramil 0819/07 Lekok Laksanakan Pengamanan Pengajian Akbar Isro'Mi'roj Dan Acara Haul


Pasuruan, LINTASBATASINDONESIA.COM (21/03)   Koramil 0819/07 Lekok Serda Sudarso Babinsa Pasinan melaksanakan pengamanan pengajian akbar dalam rangka Isro'Mi'roj Nabi Muhammad SAW dan Haul ke 14 Al-Maghfurlah KH. Abdullah Chunain pendiri pondok pesantren Salafi Riyadlatut Thulap di ikuti + 2000 orang  di halaman Pondok Pesantren Salafi Riyadlotut Thulap Desa Pasinan Kec. Lekok Kab. Pasuruan. 

Pelaksanaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Abdul Khodir (dari Zaman), Habib. Badar bin Hasan (dari Pasuruan), Habib. Tofiq Bin Abdul Qodir asegaf (dari Pasuruan), Habib. Jamal Maskur (dari Malang),  Gus. Asnawi Abdullah hunain (Pimpinan pondok Salafi Riyadlotut Tholut)  dan  para undangan dan jamaah masyrakat sekecamatan Lekok dan para santri ponpes Salafi Riyadlotut Tholut.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut  Habib Badar Bin Hasan dari Pasuruan menyampaikan ceramah yang intinya KH. Abdullah Chunain merupakan Kiyai yang mana ilumu, ibadah, amal dan Dakwahnya sudah seperti kiyai Asli yang mana itu semua bisa menjadi panutan yang baik bagi kita untuk dapat hidup di dunia ini dan semoga kita semua dapat hidup selamat dunia akhirat, perbanyak shodakoh agar dalam melaksanakan kehidupan beragama selalu dapat hidayahnya. Shodakoh bermacam macam bisa beshodakoh ilmu yang di miliki bisa shodakoh tenaga juga bisa bershodakoh materi yang kita punya dan Semoga dalam kehidupan kedepan kita semua di beri kesehatan dan keimanan yang lebih dari yang hari hari kemarin. 


Tak kentinggalan Abdul Khodir (dari Zaman)  memberi ceramah yang di terjemahkan oleh Habib. Toufiq bin Abdul Qodir Asegaf yang intinya Orang sholeh adalah orang yang dapat mengikuti jejak bliounya maka karna itu kita harus selalu banyak ibadah sesuai dengan ajaran nabi besar kita Muhammad SAW, untuk itu di antara kita jangan sampai tidak membaca Al'Quran mengamalkan isi dari Al'Quran tersebut, Al'Quran juga merupakan benteng bagi kita umat islam untuk itu budayakan ajarkan anak anak kita untuk selalu membaca Al'Quran setiap hari,

"Kalau kita rutin membaca Al'Quran rumah kita akan membawa berkah dan juga diri kita sendiri akan selalu dalam lindungannya, membaca Al'Quran tidak harus bagi orang yang bisa bahasa arab saja, Setiap hari perbanyak kita untuk membaca Istifar, banyak Istifar akan memberikan Safaat bagi kita yang selalu beristifar dan apabila kita tidak bisa baca istifar 100 kali dalam sehari kita di ijinkan membaca istifar pagi sore agar kita selalu dapat ampunannya." pungkasnya

Kamis, 01 Maret 2018

Anggota Koramil Grati Melaksanakan Salat Jum’ah Berjamaah Bersama

Pasuruan, LINTASBATASINDONESIA.COM  (02/03)  Anggota Koamil Grati (Serda Deddy dan Kopda Puji) melaksanakan salat Jum’ah berjamaah di Masjid Jami Kecamatan Grati.


Disamping sebagai kewajiban seorang muslim dengan salat di wilayah binaan agar lebih dekat dengan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan warga. Sehingga terjalin komunikasi dengan element masyarakat dari berbagai unsur. Dari situ kita bisa menggali segala informasi yang berkembang diwilayah. Apalagi menjelang pergantian tahun existensi aparat kewilayahan harus lebih intens.
“Respon Jama’ah pun sangat baik dengan kehadiran kami dari Koramil untuk menunaikan salat Jum,’at bersama dengan warga  dalam menghadapi berbagai hal terlebih antisipasi tentang bahaya paham radikalisme dan terorisme.

Minggu, 21 Januari 2018

Babinsa Komsos Sekaligus Melaksanakan Pengamanan Kegiatan Pengajian


Pasuruan, LBI (20/01) Babinsa  Kel Pagak Kec. Beji (Serda Ady S) dan  Babinkamtibmas  melaksanakan Komsos sekaligus melaksanakan pengamanan kegiatan pengajian As wajah di Masjid Baitul Mustaqim. Kegiatan tersebut dengan penceramah  Haji Nurkolis dari Bangil dan dihadiri +  500 orang.


Kegiatan komsos yang dilakukan oleh Babinsa Kel. Pagak kec. Beji (Serda Ady S) di pengajian umum disamping dalam rangka pengamanan kegiatan juga untuk menjalin komunikasi dengan tokoh agama,Tokoh Masyarakat dan mempererat tali silahturahmi yang ada di Kel. Pagak Kec. Beji.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done