Bhayangkara News : Papua
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Januari 2026

‎Kapolresta Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 31 Personel Dianugerahi Tanda Kehormatan


Jayapura Kota -  Bertempat di lapangan apel mapolresta berlangsung giat Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kehormatan kepada 31 personel Polresta Jayapura Kota, Senin (19/1/2026) pagi.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR bertindak selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polresta Jayapura Kota.

‎Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional harus menjadi alarm moral bagi setiap anggota Polri untuk terus menjaga disiplin, integritas, dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

‎“Upacara ini bukan sekadar rutinitas bulanan. Ini adalah alarm kesadaran kita sebagai Prajurit Bhayangkara. Seragam yang kita kenakan adalah simbol kepercayaan negara dan masyarakat, dan itu harus dibayar dengan kinerja nyata, bukan sekadar formalitas,” tegas Kapolresta KBP Fredrickus. 

‎Pada momentum tersebut, Kapolresta Jayapura Kota secara langsung menganugerahkan tanda kehormatan kepada 31 personel atas pengabdian yang konsisten dalam pelaksanaan tugas Kepolisian sesuai dengan masa kedinasan, ada penganugerahan satya lencana 8 tahun, 16 tahun dan 24 tahun. 

‎“Penganugerahan tanda kehormatan ini merupakan prestasi hari ini dan harus menjadi standar kerja setiap hari. Jangan pernah merasa cukup dengan satu capaian, karena masyarakat menuntut pelayanan terbaik setiap waktu,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen mengingatkan seluruh personel agar menjadikan integritas dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam membangun kepercayaan publik di tengah dinamika sosial masyarakat di Kota Jayapura.

‎“Kepercayaan publik tidak dibangun dari kata-kata, tetapi dari sikap, tindakan, dan keberanian kita menegakkan hukum secara adil, tegas, dan humanis. Jangan sakiti hati masyarakat dengan perilaku menyimpang, karena satu kesalahan bisa meruntuhkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun,” tegas KBP Fredrickus.

‎Dirinya juga menekankan pentingnya soliditas internal serta kepekaan sosial seluruh personel, agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

‎Di akhir amanatnya, Kapolresta Jayapura Kota mengajak seluruh personel untuk menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.

‎“Jadilah polisi yang hadir memberi solusi, bukan menambah persoalan. Tunjukkan bahwa Polri di Jayapura Kota layak dipercaya dan dihormati karena kinerjanya,” pungkas Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus Maclarimboen.(*) 

‎Penulis : Subhan

Kamis, 18 Desember 2025

‎Latihan Pra Operasi Lilin Cartenz-2025, Kapolresta Undang Stakeholder Terkait


Jayapura Kota - Bertempat di Aula Mapolresta Jayapura Kota telah digelar Latihan Pra Operasi Lilin Cartenz-2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kota Jayapura, Kamis (18/12) siang. 

Hadir memimpin pelaksanaan Lat Pra Ops tersebut yakni Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR didampingi Kabag Ops Kompol Ferdinand E. Numbery, S.I.K., M.H bersama para Pejabat Utama, Kapolsek dan Perwira Jajaran Polresta Jayapura Kota serta menghadirkan stakeholder terkait dari Kodim 1701 Jayapura, Dinas Perhubungan, Satuan Pol-PP, Orari dan Rapi. 

‎Dalam sambutannya, Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen menyampaikan bahwa pengamanan Nataru merupakan Agenda Rutin setiap tahunnya, untuk itu semua pihak hadir disini untuk berkolaborasi menyiapkan konsep Pelayanan kepada masyarakat utk sukseskan Nataru di Kota Jayapura. 

‎"Dinamika operasi selalu akan berubah, dan tentunya akan menjadi pertimbangan bersama kita semua yang terlbat disini, rencananya akan ada 7 pos operasi, namun dalam pelaksanaannya kita fleksibel sesuai kebutuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kapolresta. 

‎Lebih lanjut kata Kapolresta, konsentrasi di Pelabuhan harus di fokuskan dan diprioritaskan karena merupakan titik rawan, terutama dengan adanya program mudik gratis dari Pemerintah. "Termasuk di depan Mal Jayapura, untuk pemanfaatan jembatan penyeberangan, disaat aktifitas masyarakat dan kendaraan padat, perlunya Koordinasi untuk kantong-kantong parkir," tambahnya. 

‎"Harapan kami, dengan adanya kolaborasi dan sinergitas semua yang hadir disini dapat mensukseskan pelaksanaan pengamanan Nataru di Kota Jayapura sesuai harapan kita semua dan masyarakat penerima pelayanan yang kita sediakan," kata Kapolresta. 

‎Giat dilanjutkan dengan pemaparan Kamtibmas di Kota Jayapura kemudian diskusi oleh masing-masing stakeholder yang hadir untuk menyatukan suara dalam teknis pengamanan dan pelayanan  kepada masyarakat di Nataru 2025-2026.(*) 

‎Penulis : Subhan

‎Wujudkan Profesionalisme Penyidik, Polresta Gelar Sosialisasi Penerapan KUHP dan KUHAP Baru ‎ ‎


Jayapura Kota - Dalam rangka menyongsong diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru pada 2 Januari 2026 mendatang, Polresta Jayapura Kota menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi para penyidik dan pengemban fungsi penegakan hukum. 

‎Kegiatan berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025, mulai pukul 07.00 WIT bertempat di Hotel SIP Azana, Kota Jayapura.

‎Kegiatan diikuti oleh para Kasat pengemban fungsi penegakkan hukum, Kanit Reskrim/ Narkoba/ Lantas, serta personel penyidik jajaran Polresta Jayapura Kota dengan jumlah peserta kurang lebih 87 personel.

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR, dimana dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kesiapan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam implementasi aturan baru tersebut.

‎"KUHP dan KUHAP yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026 merupakan tonggak sejarah pembaharuan hukum pidana nasional. Kita sebagai aparat penegak hukum harus siap memahami setiap norma baru, prosedur baru, serta memastikan penerapannya secara profesional sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat,” ucap Kapolresta.

‎Selain materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas koordinasi CJS dalam penegakan hukum serta kesiapan menghadapi aturan baru.

‎Kapolresta Jayapura Kota menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya konkret Polri dalam pembinaan SDM Polri khususnya penyidik, guna meningkatkan pemahaman hukum dan kemampuan profesional dalam menangani perkara pidana.

‎"Kami berharap agenda ini menjadi bekal penting bagi para penyidik dan Penyidik Pembantu guna menghadapi tantangan penegakan hukum ke depan, serta semakin memperkuat kualitas pelayanan penegakan hukum Polri di tengah masyarakat," kata Kapolresta.

‎Dalam arahannya juga Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus Maclarimboen menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme aparat penegak hukum di tengah peralihan regulasi pidana nasional.

‎"Pagi ini kita melaksanakan sosialisasi tentang peraturan KUHP dan KUHAP terbaru. Diharapkan rekan-rekan sekalian bisa kembali melakukan update, memperdalam pemahaman, dan menjadi semakin profesional dalam melaksanakan tugas fungsi penegakan hukum," ujarnya.

‎Lebih lanjut Kapolresta mengingatkan bahwa masih banyak ketentuan baru yang berbeda dengan regulasi sebelumnya, sehingga kesiapan para penyidik sangat diperlukan.


‎"Kita berharap rekan-rekan yang mengikuti kegiatan ini betul-betul menyiapkan diri, karena banyak hal dalam KUHP baru yang tidak diatur dalam KUHP dan KUHAP lama. Penyelesaian harus segera dilakukan karena kita dikejar waktu, sehingga profesionalisme rekan-rekan sangat diharapkan," tegasnya.

‎Kapolresta juga meminta para peserta mencermati setiap materi dan membuat poin-poin pembelajaran pribadi.

‎"Dengan sosialisasi ini, paling tidak masing-masing pribadi sudah bisa membuat pointer dan learning point terkait KUHP dan KUHAP terbaru, karena ini akan menjadi dasar kita dalam bekerja dan ruang penerapannya cukup besar," tambahnya.

‎Menutup arahannya, Kapolresta mengingatkan pentingnya memberikan kepastian hukum bagi pelapor. "Intinya satu, masyarakat datang ke kantor polisi untuk melapor dengan harapan mendapat kepastian atas persoalannya. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau digantung. Ini harus kita jaga bersama," tutup Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.

‎Giat sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian materi dari dua narasumber yang di undang yakni, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jayapura, Bapak Takas Simanjuntak, S.H., M.H., yang memaparkan tentang penyelidikan dan penyidikan dalam KUHAP baru.

‎Selanjutnya untuk narasumber kedua yaitu, Narasumber kedua yakni Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, Bapak Dr. Martinus Mambaya, S.H., M.Hum yang menyampaikan materi terkait perubahan norma pidana, sejarah lahirnya KUHP nasional, penambahan jenis pidana dan pemidanaan, serta masuknya konsep living law sebagai hukum yang hidup dalam masyarakat.(*) 

‎Penulis : Subhan

Minggu, 07 Desember 2025

Personel Ops Damai Cartenz Sektor Sinak Beri Mi Instan dan Makanan Ringan di Gereja Gingga Baru


Sinak, Puncak — Personel Sektor Sinak Operasi Damai Cartenz di sela tugasnya melaksanakan pemberian mi instan dan makanan ringan kepada masyarakat yang tengah melaksanakan kegiatan membersihkan Gereja Gingga Baru Klasik Sinak, Sabtu (6/12).


Dalam suasana penuh kebersamaan, personel hadir dengan pendekatan yang hangat dan humanis. Dukungan berupa mi instan dan makanan ringan tidak hanya membantu meringankan aktivitas warga gereja, tetapi juga mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat. Kehadiran personel diterima dengan senyum dan rasa terima kasih dari warga yang saat itu bekerja membersihkan lingkungan rumah ibadah mereka.


Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sederhana semacam ini sangat berarti bagi masyarakat.


"Operasi Damai Cartenz selalu mengedepankan pendekatan humanis. Melalui aksi-aksi kecil namun tulus, kita ingin menunjukkan bahwa kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat,” ujarnya.


Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa interaksi positif seperti ini adalah fondasi kepercayaan antara aparat dan warga.


"Kedekatan tidak dibangun lewat kata-kata saja, tetapi lewat tindakan nyata. Personel di lapangan sudah menjalankan itu dengan baik,” ungkapnya.


“Pemberian bantuan seperti mi instan dan makanan ringan ini menjadi jembatan yang menghubungkan kami dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita memperkuat rasa percaya dan menciptakan ruang dialog yang baik,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Operasi Damai Cartenz tidak hanya hadir menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berjalan bersama masyarakat menguatkan gotong royong, merawat harmoni, dan menebarkan nilai kemanusiaan di Tanah Papua. (*)

Senin, 01 Desember 2025

Personel Polresta Bersama Jemaah Gelar Sholat Ghaib Korban Bencana Alam di Sumut


Jayapura Kota - Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana alam banjir bandang serta tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya, personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah melaksanakan Sholat Ghaib bertempat di Masjid PLN Jayapura, Senin (1/12) siang. 

‎Kegiatan ibadah yang dilaksanakan setelah Sholat Dzuhur tersebut dipimpin oleh Ustadz H. Muh. Yunus dan diikuti oleh sejumlah personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah dari Pegawai PLN Jayapura dan masyarakat sekitar.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag SDM AKP I Nengah S. Gapar, S.Sos selaku koordinator penggerak personel untuk mengikuti ibadah itu mengatakan bahwa wujud empati dan peduli kepada Saudara-saudari kita yang kini dilanda musibah perlu ditanamkan oleh kita semua warga negara Republik Indonesia. 

‎AKP Nengah mengatakan, Sholat Ghaib dilaksanakan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut, sekaligus memohon keselamatan bagi warga yang masih terdampak serta kelancaran proses penanganan bencana.

‎Dirinya juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Ghaib ini merupakan wujud empati keluarga besar Polri yang bersinergi bersama masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera Utara yang sedang mengalami ujian berat.

‎"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga berdoa agar proses evakuasi, penanganan darurat, hingga pemulihan dapat berjalan lancar," ungkap AKP Nengah. 

‎Selain melaksanakan Sholat Ghaib, jamaah juga mengirimkan doa bersama agar wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

‎Kegiatan berjalan dengan khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dari Kota Jayapura untuk Sumatera Utara.(*) 

‎Penulis : Subhan

‎Polresta Jayapura Kota,– Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana alam banjir bandang serta tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya, personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah melaksanakan Sholat Ghaib bertempat di Masjid PLN Jayapura, Senin (1/12) siang. 

‎Kegiatan ibadah yang dilaksanakan setelah Sholat Dzuhur tersebut dipimpin oleh Ustadz H. Muh. Yunus dan diikuti oleh sejumlah personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah dari Pegawai PLN Jayapura dan masyarakat sekitar.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag SDM AKP I Nengah S. Gapar, S.Sos selaku koordinator penggerak personel untuk mengikuti ibadah itu mengatakan bahwa wujud empati dan peduli kepada Saudara-saudari kita yang kini dilanda musibah perlu ditanamkan oleh kita semua warga negara Republik Indonesia. 

‎AKP Nengah mengatakan, Sholat Ghaib dilaksanakan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut, sekaligus memohon keselamatan bagi warga yang masih terdampak serta kelancaran proses penanganan bencana.

‎Dirinya juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Ghaib ini merupakan wujud empati keluarga besar Polri yang bersinergi bersama masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera Utara yang sedang mengalami ujian berat.

‎"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga berdoa agar proses evakuasi, penanganan darurat, hingga pemulihan dapat berjalan lancar," ungkap AKP Nengah. 

‎Selain melaksanakan Sholat Ghaib, jamaah juga mengirimkan doa bersama agar wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

‎Kegiatan berjalan dengan khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dari Kota Jayapura untuk Sumatera Utara.(*) 

‎Penulis : Subhan

Rabu, 12 November 2025

Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz jaga Stabilitas Keamanan di Papua

 


Papua Tengah — Dukungan terhadap upaya pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum di Tanah Papua terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini datang dari Koordinator Rembuk Pemuda Papua Tengah, Brigita Pekey, yang menyampaikan dukungan penuh kepada Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayah Papua.


Dalam pernyataannya di Papua Tengah, Selasa (11/11), Brigita Pekey menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian di Tanah Papua adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat dan aparat keamanan. Ia mengapresiasi langkah nyata Satgas Ops Damai Cartenz dalam menghadirkan rasa aman dan menjaga ketertiban masyarakat.


“Saya, Brigita Pekey, selaku Koordinator Rembuk Pemuda Papua Tengah, memberikan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Tanah Papua,” ujarnya.


Lebih lanjut, Brigita Pekey menyatakan dukungannya terhadap tindakan tegas aparat dalam menegakkan hukum terhadap kelompok-kelompok yang sering mengganggu keamanan masyarakat. 


“Sebagai tokoh pemuda, saya mendukung penindakan dan penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok yang sering mengganggu stabilitas dan keamanan di tengah masyarakat Papua,” tegasnya.


Selain itu, Antonia juga memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen seluruh personel Satgas Damai Cartenz yang telah menjaga keamanan di Tanah Papua secara profesional dan humanis.


“Saya memberikan apresiasi penuh kepada Satgas Ops Damai Cartenz atas kerja sama, keberhasilan, dan komitmennya dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram. Akhirnya, Papua damai adalah harapan kita semua,” tutupnya. (*)

Selasa, 21 Oktober 2025

Personel Operasi Damai Cartenz Gelar Kegiatan Humanis Bersama Warga Enarotali


Paniai, Papua Tengah – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Operasi Damai Cartenz. Pada Senin (20/10/2025), personel Satgas Ops Damai Cartenz Bharada Sahdan melaksanakan kegiatan humanis dengan membagikan sembako kepada warga di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.


Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga dalam mempererat hubungan sosial melalui kepedulian dan kebersamaan.


Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas langkah positif personel di lapangan.


“Ini adalah bukti nyata bahwa personel Operasi Damai Cartenz tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan melalui interaksi langsung dengan masyarakat,” ujarnya.


Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan humanis seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kepercayaan publik terhadap aparat.


“Kami ingin aparat selalu hadir dengan pendekatan yang hangat dan empatik. Melalui kegiatan sederhana ini, hubungan antara masyarakat dan aparat semakin kuat, dan kepercayaan itu menjadi kunci terciptanya kedamaian,” ungkapnya.


Kegiatan humanis ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan doa bersama, menandai semangat persaudaraan serta komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan harmoni di Tanah Papua. (*)

Sabtu, 18 Oktober 2025

Dukung Penegakan Hukum, Tokoh Pemuda Tanah Tabi Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz


Jayapura — Tokoh Pemuda Tanah Tabi, Suriel Carlos A. Taurui, menyatakan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. (Kamis/16/10/2025).


Carlos Taurui menegaskan, keberadaan Satgas Damai Cartenz telah memberikan rasa aman bagi masyarakat di tanah papua melalui berbagai langkah nyata di lapangan. 


Ia juga mendukung penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap mengganggu ketertiban dan keamanan warga masyakarat di Papua.


“Kami memberikan apresiasi atas kerja nyata, keberhasilan, dan komitmen Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram,” ujar Carlos.


Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan di Bumi Cenderawasih.


“Papua damai adalah harapan kita semua,” tegasnya.

Rabu, 15 Oktober 2025

‎‎Arogansi Penyampaian Aspirasi Ciptakan Kerusuhan di Abepura ‎ ‎


Jayapura Kota -  Arogansi massa aksi demo anarkis dari kelompok aliansi  mahasiswa pemuda pedulia tanah adat papua berakhir ricuh hari ini di seputaran traffic light Abepura, Rabu (15/10) siang. 

‎Dua mobil dinas Polri dirusak, satu mobil PDAM Kota Jayapura dibakar hingga jatuh korban sebanyak tiga orang akibat lemparan batu dari massa aksi, dua diantaranya merupakan anggota Polri sementara satu lainnya yakni masyarakat sipil yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling. 

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat diwawancarai di TKP mengungkapkan, berawal saat massa aksi memaksakan untuk melakukan long march, dimana sebelumnya sudah ada kesepakatan untuk massa berkumpul di Lingkaran atas. 

‎"Sudah kami berikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, namun massa aksi tetap berkeras untuk lakukan long march yang diawali dengan menduduki pertigaan traffic light Abepura," ungkap Kapolresta. 

‎Lanjut dijelaskan Kapolresta, saat kesepakatan melalui negosiasi bersama pihak massa aksi, disetujui bahwa massa akan bergeser ke lingkaran atas, namun memang sudah niat mereka untuk ciptakan ricuh, pelemparan batu pun terjadi ke arah pihak Kepolisian. 

‎"Aksi pelemparan batu oleh massa yang mulai anarkis kemudian di balas sesuai SOP dengan menembakkan gas air mata, massa pun semakin anarkis dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil dinas milik Polri, termasuk mobil milik Kantor PDAM Kota Jayapura yang dibakar, anggota ada dua orang yang kena lemparan batu dan satu warga sipil, dimana semua kena di bagian kepala dan alami pendarahan," terang Kapolresta. 

‎Untuk penanganan massa aksi sudah berjalan seprti biasa dan sebelumnya, namun dari kesepakatan yang telah disepakati antara aparat dan korlap massa aksi, ada provokator-provokator yang diduga tetap memaksakan kehendak untuk long march. "untuk aksi hari ini sudah merupakan modus mereka untuk ciptakan bentrok dengan aparat," ucap Kapolresta. 

‎"Semenatara itu, kami pihak Kepolisian memohon maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak penggunaan gas air mata saat pembubaran massa aksi yang anarkis," imbuh Kapolresta. 

‎Kapolresta KBP Fredrickus juga menyampaikan, untuk penyampaian aspirasi oleh massa aksi ini sudah berulang dan kejadiannya di luar Kota Jayapura, untuk itu pihaknya berharap agar semua yang berkepentingan bisa bangun komunikasi untuk kepentingan bersama. 

‎"Polri tidak pernah membatasi penyampaian aspirasi di ruang publik, kami selalu berikan ruang namun massa aksi nyatanya menduduki pertigaan traffic light Abepura yang tentunya sudah mengganggu kepentingan dan ketertiban umum," ujar Kapolresta. 

‎Dirinya juga menambahkan, terkait peristiwa pengrusakan dan jatuhnya korban akibat pelemparan batu oleh massa yang anarkis tentunya akan disikapi oleh pihak Kepolisian. "Silahkan sampaikan aspirasi, tapi jangan ganggu aktifitas masyarakat umum, long march tidak pernah miliki tujuan dalam penyampaian aspirasi, yang ada malah terjadi pengrusakan, pembakaran atau hal-hal yang tidak diinginkan yang merugikan masyarakat umum," tambah Kapolresta. 

‎Lebih lanjut dirinya juga menegaskan, massa aksi juga menyiapkan bom molotov dalam aksi hari ini, namun dengan sigap dan cepat bisa terdeteksi oleh anggota. "Penyampaian aspirasi yang anarkis semua hanya sia-sia, karena merugikan banyak pihak tentunya, kedepan mari bangun komunikasi yang baik dan benar, agar semua berjalan aman, lancar dan tertib," pungkas Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.(*) 

‎Penulis : Subhan

‎Polresta Jayapura Kota,- Arogansi massa aksi demo anarkis dari kelompok aliansi  mahasiswa pemuda pedulia tanah adat papua berakhir ricuh hari ini di seputaran traffic light Abepura, Rabu (15/10) siang. 

‎Dua mobil dinas Polri dirusak, satu mobil PDAM Kota Jayapura dibakar hingga jatuh korban sebanyak tiga orang akibat lemparan batu dari massa aksi, dua diantaranya merupakan anggota Polri sementara satu lainnya yakni masyarakat sipil yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling. 

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat diwawancarai di TKP mengungkapkan, berawal saat massa aksi memaksakan untuk melakukan long march, dimana sebelumnya sudah ada kesepakatan untuk massa berkumpul di Lingkaran atas. 

‎"Sudah kami berikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, namun massa aksi tetap berkeras untuk lakukan long march yang diawali dengan menduduki pertigaan traffic light Abepura," ungkap Kapolresta. 

‎Lanjut dijelaskan Kapolresta, saat kesepakatan melalui negosiasi bersama pihak massa aksi, disetujui bahwa massa akan bergeser ke lingkaran atas, namun memang sudah niat mereka untuk ciptakan ricuh, pelemparan batu pun terjadi ke arah pihak Kepolisian. 

‎"Aksi pelemparan batu oleh massa yang mulai anarkis kemudian di balas sesuai SOP dengan menembakkan gas air mata, massa pun semakin anarkis dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil dinas milik Polri, termasuk mobil milik Kantor PDAM Kota Jayapura yang dibakar, anggota ada dua orang yang kena lemparan batu dan satu warga sipil, dimana semua kena di bagian kepala dan alami pendarahan," terang Kapolresta. 

‎Untuk penanganan massa aksi sudah berjalan seprti biasa dan sebelumnya, namun dari kesepakatan yang telah disepakati antara aparat dan korlap massa aksi, ada provokator-provokator yang diduga tetap memaksakan kehendak untuk long march. "untuk aksi hari ini sudah merupakan modus mereka untuk ciptakan bentrok dengan aparat," ucap Kapolresta. 

‎"Semenatara itu, kami pihak Kepolisian memohon maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak penggunaan gas air mata saat pembubaran massa aksi yang anarkis," imbuh Kapolresta. 

‎Kapolresta KBP Fredrickus juga menyampaikan, untuk penyampaian aspirasi oleh massa aksi ini sudah berulang dan kejadiannya di luar Kota Jayapura, untuk itu pihaknya berharap agar semua yang berkepentingan bisa bangun komunikasi untuk kepentingan bersama. 

‎"Polri tidak pernah membatasi penyampaian aspirasi di ruang publik, kami selalu berikan ruang namun massa aksi nyatanya menduduki pertigaan traffic light Abepura yang tentunya sudah mengganggu kepentingan dan ketertiban umum," ujar Kapolresta. 

‎Dirinya juga menambahkan, terkait peristiwa pengrusakan dan jatuhnya korban akibat pelemparan batu oleh massa yang anarkis tentunya akan disikapi oleh pihak Kepolisian. "Silahkan sampaikan aspirasi, tapi jangan ganggu aktifitas masyarakat umum, long march tidak pernah miliki tujuan dalam penyampaian aspirasi, yang ada malah terjadi pengrusakan, pembakaran atau hal-hal yang tidak diinginkan yang merugikan masyarakat umum," tambah Kapolresta. 

‎Lebih lanjut dirinya juga menegaskan, massa aksi juga menyiapkan bom molotov dalam aksi hari ini, namun dengan sigap dan cepat bisa terdeteksi oleh anggota. "Penyampaian aspirasi yang anarkis semua hanya sia-sia, karena merugikan banyak pihak tentunya, kedepan mari bangun komunikasi yang baik dan benar, agar semua berjalan aman, lancar dan tertib," pungkas Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.(*) 

‎Penulis : Subhan

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done