Bhayangkara News : Papua
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Januari 2026

‎Kapolresta Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, 31 Personel Dianugerahi Tanda Kehormatan


Jayapura Kota -  Bertempat di lapangan apel mapolresta berlangsung giat Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan penganugerahan tanda kehormatan kepada 31 personel Polresta Jayapura Kota, Senin (19/1/2026) pagi.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR bertindak selaku Inspektur Upacara dan diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polresta Jayapura Kota.

‎Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional harus menjadi alarm moral bagi setiap anggota Polri untuk terus menjaga disiplin, integritas, dan komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara.

‎“Upacara ini bukan sekadar rutinitas bulanan. Ini adalah alarm kesadaran kita sebagai Prajurit Bhayangkara. Seragam yang kita kenakan adalah simbol kepercayaan negara dan masyarakat, dan itu harus dibayar dengan kinerja nyata, bukan sekadar formalitas,” tegas Kapolresta KBP Fredrickus. 

‎Pada momentum tersebut, Kapolresta Jayapura Kota secara langsung menganugerahkan tanda kehormatan kepada 31 personel atas pengabdian yang konsisten dalam pelaksanaan tugas Kepolisian sesuai dengan masa kedinasan, ada penganugerahan satya lencana 8 tahun, 16 tahun dan 24 tahun. 

‎“Penganugerahan tanda kehormatan ini merupakan prestasi hari ini dan harus menjadi standar kerja setiap hari. Jangan pernah merasa cukup dengan satu capaian, karena masyarakat menuntut pelayanan terbaik setiap waktu,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen mengingatkan seluruh personel agar menjadikan integritas dan profesionalisme sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam membangun kepercayaan publik di tengah dinamika sosial masyarakat di Kota Jayapura.

‎“Kepercayaan publik tidak dibangun dari kata-kata, tetapi dari sikap, tindakan, dan keberanian kita menegakkan hukum secara adil, tegas, dan humanis. Jangan sakiti hati masyarakat dengan perilaku menyimpang, karena satu kesalahan bisa meruntuhkan kepercayaan yang dibangun bertahun-tahun,” tegas KBP Fredrickus.

‎Dirinya juga menekankan pentingnya soliditas internal serta kepekaan sosial seluruh personel, agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

‎Di akhir amanatnya, Kapolresta Jayapura Kota mengajak seluruh personel untuk menjaga sikap dan perilaku, baik dalam kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.

‎“Jadilah polisi yang hadir memberi solusi, bukan menambah persoalan. Tunjukkan bahwa Polri di Jayapura Kota layak dipercaya dan dihormati karena kinerjanya,” pungkas Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus Maclarimboen.(*) 

‎Penulis : Subhan

Kamis, 18 Desember 2025

‎Latihan Pra Operasi Lilin Cartenz-2025, Kapolresta Undang Stakeholder Terkait


Jayapura Kota - Bertempat di Aula Mapolresta Jayapura Kota telah digelar Latihan Pra Operasi Lilin Cartenz-2025 dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru di Kota Jayapura, Kamis (18/12) siang. 

Hadir memimpin pelaksanaan Lat Pra Ops tersebut yakni Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR didampingi Kabag Ops Kompol Ferdinand E. Numbery, S.I.K., M.H bersama para Pejabat Utama, Kapolsek dan Perwira Jajaran Polresta Jayapura Kota serta menghadirkan stakeholder terkait dari Kodim 1701 Jayapura, Dinas Perhubungan, Satuan Pol-PP, Orari dan Rapi. 

‎Dalam sambutannya, Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen menyampaikan bahwa pengamanan Nataru merupakan Agenda Rutin setiap tahunnya, untuk itu semua pihak hadir disini untuk berkolaborasi menyiapkan konsep Pelayanan kepada masyarakat utk sukseskan Nataru di Kota Jayapura. 

‎"Dinamika operasi selalu akan berubah, dan tentunya akan menjadi pertimbangan bersama kita semua yang terlbat disini, rencananya akan ada 7 pos operasi, namun dalam pelaksanaannya kita fleksibel sesuai kebutuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ungkap Kapolresta. 

‎Lebih lanjut kata Kapolresta, konsentrasi di Pelabuhan harus di fokuskan dan diprioritaskan karena merupakan titik rawan, terutama dengan adanya program mudik gratis dari Pemerintah. "Termasuk di depan Mal Jayapura, untuk pemanfaatan jembatan penyeberangan, disaat aktifitas masyarakat dan kendaraan padat, perlunya Koordinasi untuk kantong-kantong parkir," tambahnya. 

‎"Harapan kami, dengan adanya kolaborasi dan sinergitas semua yang hadir disini dapat mensukseskan pelaksanaan pengamanan Nataru di Kota Jayapura sesuai harapan kita semua dan masyarakat penerima pelayanan yang kita sediakan," kata Kapolresta. 

‎Giat dilanjutkan dengan pemaparan Kamtibmas di Kota Jayapura kemudian diskusi oleh masing-masing stakeholder yang hadir untuk menyatukan suara dalam teknis pengamanan dan pelayanan  kepada masyarakat di Nataru 2025-2026.(*) 

‎Penulis : Subhan

‎Wujudkan Profesionalisme Penyidik, Polresta Gelar Sosialisasi Penerapan KUHP dan KUHAP Baru ‎ ‎


Jayapura Kota - Dalam rangka menyongsong diberlakukannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru pada 2 Januari 2026 mendatang, Polresta Jayapura Kota menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi para penyidik dan pengemban fungsi penegakan hukum. 

‎Kegiatan berlangsung pada Kamis, 18 Desember 2025, mulai pukul 07.00 WIT bertempat di Hotel SIP Azana, Kota Jayapura.

‎Kegiatan diikuti oleh para Kasat pengemban fungsi penegakkan hukum, Kanit Reskrim/ Narkoba/ Lantas, serta personel penyidik jajaran Polresta Jayapura Kota dengan jumlah peserta kurang lebih 87 personel.

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR, dimana dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kesiapan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam implementasi aturan baru tersebut.

‎"KUHP dan KUHAP yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026 merupakan tonggak sejarah pembaharuan hukum pidana nasional. Kita sebagai aparat penegak hukum harus siap memahami setiap norma baru, prosedur baru, serta memastikan penerapannya secara profesional sebagai bentuk kepastian hukum bagi masyarakat,” ucap Kapolresta.

‎Selain materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas koordinasi CJS dalam penegakan hukum serta kesiapan menghadapi aturan baru.

‎Kapolresta Jayapura Kota menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya konkret Polri dalam pembinaan SDM Polri khususnya penyidik, guna meningkatkan pemahaman hukum dan kemampuan profesional dalam menangani perkara pidana.

‎"Kami berharap agenda ini menjadi bekal penting bagi para penyidik dan Penyidik Pembantu guna menghadapi tantangan penegakan hukum ke depan, serta semakin memperkuat kualitas pelayanan penegakan hukum Polri di tengah masyarakat," kata Kapolresta.

‎Dalam arahannya juga Kapolresta Jayapura Kota KBP Fredrickus Maclarimboen menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme aparat penegak hukum di tengah peralihan regulasi pidana nasional.

‎"Pagi ini kita melaksanakan sosialisasi tentang peraturan KUHP dan KUHAP terbaru. Diharapkan rekan-rekan sekalian bisa kembali melakukan update, memperdalam pemahaman, dan menjadi semakin profesional dalam melaksanakan tugas fungsi penegakan hukum," ujarnya.

‎Lebih lanjut Kapolresta mengingatkan bahwa masih banyak ketentuan baru yang berbeda dengan regulasi sebelumnya, sehingga kesiapan para penyidik sangat diperlukan.


‎"Kita berharap rekan-rekan yang mengikuti kegiatan ini betul-betul menyiapkan diri, karena banyak hal dalam KUHP baru yang tidak diatur dalam KUHP dan KUHAP lama. Penyelesaian harus segera dilakukan karena kita dikejar waktu, sehingga profesionalisme rekan-rekan sangat diharapkan," tegasnya.

‎Kapolresta juga meminta para peserta mencermati setiap materi dan membuat poin-poin pembelajaran pribadi.

‎"Dengan sosialisasi ini, paling tidak masing-masing pribadi sudah bisa membuat pointer dan learning point terkait KUHP dan KUHAP terbaru, karena ini akan menjadi dasar kita dalam bekerja dan ruang penerapannya cukup besar," tambahnya.

‎Menutup arahannya, Kapolresta mengingatkan pentingnya memberikan kepastian hukum bagi pelapor. "Intinya satu, masyarakat datang ke kantor polisi untuk melapor dengan harapan mendapat kepastian atas persoalannya. Jangan sampai ada kesan pembiaran atau digantung. Ini harus kita jaga bersama," tutup Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.

‎Giat sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian materi dari dua narasumber yang di undang yakni, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jayapura, Bapak Takas Simanjuntak, S.H., M.H., yang memaparkan tentang penyelidikan dan penyidikan dalam KUHAP baru.

‎Selanjutnya untuk narasumber kedua yaitu, Narasumber kedua yakni Wakil Dekan I Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih, Bapak Dr. Martinus Mambaya, S.H., M.Hum yang menyampaikan materi terkait perubahan norma pidana, sejarah lahirnya KUHP nasional, penambahan jenis pidana dan pemidanaan, serta masuknya konsep living law sebagai hukum yang hidup dalam masyarakat.(*) 

‎Penulis : Subhan

Minggu, 07 Desember 2025

Personel Ops Damai Cartenz Sektor Sinak Beri Mi Instan dan Makanan Ringan di Gereja Gingga Baru


Sinak, Puncak — Personel Sektor Sinak Operasi Damai Cartenz di sela tugasnya melaksanakan pemberian mi instan dan makanan ringan kepada masyarakat yang tengah melaksanakan kegiatan membersihkan Gereja Gingga Baru Klasik Sinak, Sabtu (6/12).


Dalam suasana penuh kebersamaan, personel hadir dengan pendekatan yang hangat dan humanis. Dukungan berupa mi instan dan makanan ringan tidak hanya membantu meringankan aktivitas warga gereja, tetapi juga mempererat hubungan baik antara aparat dan masyarakat. Kehadiran personel diterima dengan senyum dan rasa terima kasih dari warga yang saat itu bekerja membersihkan lingkungan rumah ibadah mereka.


Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sederhana semacam ini sangat berarti bagi masyarakat.


"Operasi Damai Cartenz selalu mengedepankan pendekatan humanis. Melalui aksi-aksi kecil namun tulus, kita ingin menunjukkan bahwa kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat,” ujarnya.


Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa interaksi positif seperti ini adalah fondasi kepercayaan antara aparat dan warga.


"Kedekatan tidak dibangun lewat kata-kata saja, tetapi lewat tindakan nyata. Personel di lapangan sudah menjalankan itu dengan baik,” ungkapnya.


“Pemberian bantuan seperti mi instan dan makanan ringan ini menjadi jembatan yang menghubungkan kami dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita memperkuat rasa percaya dan menciptakan ruang dialog yang baik,” tambahnya.


Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa Operasi Damai Cartenz tidak hanya hadir menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berjalan bersama masyarakat menguatkan gotong royong, merawat harmoni, dan menebarkan nilai kemanusiaan di Tanah Papua. (*)

Senin, 01 Desember 2025

Personel Polresta Bersama Jemaah Gelar Sholat Ghaib Korban Bencana Alam di Sumut


Jayapura Kota - Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana alam banjir bandang serta tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya, personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah melaksanakan Sholat Ghaib bertempat di Masjid PLN Jayapura, Senin (1/12) siang. 

‎Kegiatan ibadah yang dilaksanakan setelah Sholat Dzuhur tersebut dipimpin oleh Ustadz H. Muh. Yunus dan diikuti oleh sejumlah personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah dari Pegawai PLN Jayapura dan masyarakat sekitar.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag SDM AKP I Nengah S. Gapar, S.Sos selaku koordinator penggerak personel untuk mengikuti ibadah itu mengatakan bahwa wujud empati dan peduli kepada Saudara-saudari kita yang kini dilanda musibah perlu ditanamkan oleh kita semua warga negara Republik Indonesia. 

‎AKP Nengah mengatakan, Sholat Ghaib dilaksanakan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut, sekaligus memohon keselamatan bagi warga yang masih terdampak serta kelancaran proses penanganan bencana.

‎Dirinya juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Ghaib ini merupakan wujud empati keluarga besar Polri yang bersinergi bersama masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera Utara yang sedang mengalami ujian berat.

‎"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga berdoa agar proses evakuasi, penanganan darurat, hingga pemulihan dapat berjalan lancar," ungkap AKP Nengah. 

‎Selain melaksanakan Sholat Ghaib, jamaah juga mengirimkan doa bersama agar wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

‎Kegiatan berjalan dengan khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dari Kota Jayapura untuk Sumatera Utara.(*) 

‎Penulis : Subhan

‎Polresta Jayapura Kota,– Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap para korban bencana alam banjir bandang serta tanah longsor yang melanda Provinsi Sumatera Utara dan sekitarnya, personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah melaksanakan Sholat Ghaib bertempat di Masjid PLN Jayapura, Senin (1/12) siang. 

‎Kegiatan ibadah yang dilaksanakan setelah Sholat Dzuhur tersebut dipimpin oleh Ustadz H. Muh. Yunus dan diikuti oleh sejumlah personel Polresta Jayapura Kota bersama jemaah dari Pegawai PLN Jayapura dan masyarakat sekitar.

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag SDM AKP I Nengah S. Gapar, S.Sos selaku koordinator penggerak personel untuk mengikuti ibadah itu mengatakan bahwa wujud empati dan peduli kepada Saudara-saudari kita yang kini dilanda musibah perlu ditanamkan oleh kita semua warga negara Republik Indonesia. 

‎AKP Nengah mengatakan, Sholat Ghaib dilaksanakan untuk mendoakan para korban yang meninggal dunia dalam musibah tersebut, sekaligus memohon keselamatan bagi warga yang masih terdampak serta kelancaran proses penanganan bencana.

‎Dirinya juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Ghaib ini merupakan wujud empati keluarga besar Polri yang bersinergi bersama masyarakat terhadap saudara-saudara di Sumatera Utara yang sedang mengalami ujian berat.

‎"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga seluruh korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga berdoa agar proses evakuasi, penanganan darurat, hingga pemulihan dapat berjalan lancar," ungkap AKP Nengah. 

‎Selain melaksanakan Sholat Ghaib, jamaah juga mengirimkan doa bersama agar wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.

‎Kegiatan berjalan dengan khusyuk, tertib, dan penuh kekhidmatan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan dari Kota Jayapura untuk Sumatera Utara.(*) 

‎Penulis : Subhan

Rabu, 12 November 2025

Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz jaga Stabilitas Keamanan di Papua

 


Papua Tengah — Dukungan terhadap upaya pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum di Tanah Papua terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini datang dari Koordinator Rembuk Pemuda Papua Tengah, Brigita Pekey, yang menyampaikan dukungan penuh kepada Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas dan kedamaian di wilayah Papua.


Dalam pernyataannya di Papua Tengah, Selasa (11/11), Brigita Pekey menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian di Tanah Papua adalah tanggung jawab bersama antara masyarakat dan aparat keamanan. Ia mengapresiasi langkah nyata Satgas Ops Damai Cartenz dalam menghadirkan rasa aman dan menjaga ketertiban masyarakat.


“Saya, Brigita Pekey, selaku Koordinator Rembuk Pemuda Papua Tengah, memberikan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas dan keamanan di Tanah Papua,” ujarnya.


Lebih lanjut, Brigita Pekey menyatakan dukungannya terhadap tindakan tegas aparat dalam menegakkan hukum terhadap kelompok-kelompok yang sering mengganggu keamanan masyarakat. 


“Sebagai tokoh pemuda, saya mendukung penindakan dan penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok yang sering mengganggu stabilitas dan keamanan di tengah masyarakat Papua,” tegasnya.


Selain itu, Antonia juga memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen seluruh personel Satgas Damai Cartenz yang telah menjaga keamanan di Tanah Papua secara profesional dan humanis.


“Saya memberikan apresiasi penuh kepada Satgas Ops Damai Cartenz atas kerja sama, keberhasilan, dan komitmennya dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram. Akhirnya, Papua damai adalah harapan kita semua,” tutupnya. (*)

Selasa, 21 Oktober 2025

Personel Operasi Damai Cartenz Gelar Kegiatan Humanis Bersama Warga Enarotali


Paniai, Papua Tengah – Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Operasi Damai Cartenz. Pada Senin (20/10/2025), personel Satgas Ops Damai Cartenz Bharada Sahdan melaksanakan kegiatan humanis dengan membagikan sembako kepada warga di Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.


Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga dalam mempererat hubungan sosial melalui kepedulian dan kebersamaan.


Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas langkah positif personel di lapangan.


“Ini adalah bukti nyata bahwa personel Operasi Damai Cartenz tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan melalui interaksi langsung dengan masyarakat,” ujarnya.


Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan humanis seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kepercayaan publik terhadap aparat.


“Kami ingin aparat selalu hadir dengan pendekatan yang hangat dan empatik. Melalui kegiatan sederhana ini, hubungan antara masyarakat dan aparat semakin kuat, dan kepercayaan itu menjadi kunci terciptanya kedamaian,” ungkapnya.


Kegiatan humanis ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diakhiri dengan doa bersama, menandai semangat persaudaraan serta komitmen bersama untuk menjaga kedamaian dan harmoni di Tanah Papua. (*)

Sabtu, 18 Oktober 2025

Dukung Penegakan Hukum, Tokoh Pemuda Tanah Tabi Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz


Jayapura — Tokoh Pemuda Tanah Tabi, Suriel Carlos A. Taurui, menyatakan dukungan penuh terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. (Kamis/16/10/2025).


Carlos Taurui menegaskan, keberadaan Satgas Damai Cartenz telah memberikan rasa aman bagi masyarakat di tanah papua melalui berbagai langkah nyata di lapangan. 


Ia juga mendukung penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang kerap mengganggu ketertiban dan keamanan warga masyakarat di Papua.


“Kami memberikan apresiasi atas kerja nyata, keberhasilan, dan komitmen Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram,” ujar Carlos.


Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersatu menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan di Bumi Cenderawasih.


“Papua damai adalah harapan kita semua,” tegasnya.

Rabu, 15 Oktober 2025

‎‎Arogansi Penyampaian Aspirasi Ciptakan Kerusuhan di Abepura ‎ ‎


Jayapura Kota -  Arogansi massa aksi demo anarkis dari kelompok aliansi  mahasiswa pemuda pedulia tanah adat papua berakhir ricuh hari ini di seputaran traffic light Abepura, Rabu (15/10) siang. 

‎Dua mobil dinas Polri dirusak, satu mobil PDAM Kota Jayapura dibakar hingga jatuh korban sebanyak tiga orang akibat lemparan batu dari massa aksi, dua diantaranya merupakan anggota Polri sementara satu lainnya yakni masyarakat sipil yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling. 

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat diwawancarai di TKP mengungkapkan, berawal saat massa aksi memaksakan untuk melakukan long march, dimana sebelumnya sudah ada kesepakatan untuk massa berkumpul di Lingkaran atas. 

‎"Sudah kami berikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, namun massa aksi tetap berkeras untuk lakukan long march yang diawali dengan menduduki pertigaan traffic light Abepura," ungkap Kapolresta. 

‎Lanjut dijelaskan Kapolresta, saat kesepakatan melalui negosiasi bersama pihak massa aksi, disetujui bahwa massa akan bergeser ke lingkaran atas, namun memang sudah niat mereka untuk ciptakan ricuh, pelemparan batu pun terjadi ke arah pihak Kepolisian. 

‎"Aksi pelemparan batu oleh massa yang mulai anarkis kemudian di balas sesuai SOP dengan menembakkan gas air mata, massa pun semakin anarkis dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil dinas milik Polri, termasuk mobil milik Kantor PDAM Kota Jayapura yang dibakar, anggota ada dua orang yang kena lemparan batu dan satu warga sipil, dimana semua kena di bagian kepala dan alami pendarahan," terang Kapolresta. 

‎Untuk penanganan massa aksi sudah berjalan seprti biasa dan sebelumnya, namun dari kesepakatan yang telah disepakati antara aparat dan korlap massa aksi, ada provokator-provokator yang diduga tetap memaksakan kehendak untuk long march. "untuk aksi hari ini sudah merupakan modus mereka untuk ciptakan bentrok dengan aparat," ucap Kapolresta. 

‎"Semenatara itu, kami pihak Kepolisian memohon maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak penggunaan gas air mata saat pembubaran massa aksi yang anarkis," imbuh Kapolresta. 

‎Kapolresta KBP Fredrickus juga menyampaikan, untuk penyampaian aspirasi oleh massa aksi ini sudah berulang dan kejadiannya di luar Kota Jayapura, untuk itu pihaknya berharap agar semua yang berkepentingan bisa bangun komunikasi untuk kepentingan bersama. 

‎"Polri tidak pernah membatasi penyampaian aspirasi di ruang publik, kami selalu berikan ruang namun massa aksi nyatanya menduduki pertigaan traffic light Abepura yang tentunya sudah mengganggu kepentingan dan ketertiban umum," ujar Kapolresta. 

‎Dirinya juga menambahkan, terkait peristiwa pengrusakan dan jatuhnya korban akibat pelemparan batu oleh massa yang anarkis tentunya akan disikapi oleh pihak Kepolisian. "Silahkan sampaikan aspirasi, tapi jangan ganggu aktifitas masyarakat umum, long march tidak pernah miliki tujuan dalam penyampaian aspirasi, yang ada malah terjadi pengrusakan, pembakaran atau hal-hal yang tidak diinginkan yang merugikan masyarakat umum," tambah Kapolresta. 

‎Lebih lanjut dirinya juga menegaskan, massa aksi juga menyiapkan bom molotov dalam aksi hari ini, namun dengan sigap dan cepat bisa terdeteksi oleh anggota. "Penyampaian aspirasi yang anarkis semua hanya sia-sia, karena merugikan banyak pihak tentunya, kedepan mari bangun komunikasi yang baik dan benar, agar semua berjalan aman, lancar dan tertib," pungkas Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.(*) 

‎Penulis : Subhan

‎Polresta Jayapura Kota,- Arogansi massa aksi demo anarkis dari kelompok aliansi  mahasiswa pemuda pedulia tanah adat papua berakhir ricuh hari ini di seputaran traffic light Abepura, Rabu (15/10) siang. 

‎Dua mobil dinas Polri dirusak, satu mobil PDAM Kota Jayapura dibakar hingga jatuh korban sebanyak tiga orang akibat lemparan batu dari massa aksi, dua diantaranya merupakan anggota Polri sementara satu lainnya yakni masyarakat sipil yang berprofesi sebagai pedagang bakso keliling. 

‎Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat diwawancarai di TKP mengungkapkan, berawal saat massa aksi memaksakan untuk melakukan long march, dimana sebelumnya sudah ada kesepakatan untuk massa berkumpul di Lingkaran atas. 

‎"Sudah kami berikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, namun massa aksi tetap berkeras untuk lakukan long march yang diawali dengan menduduki pertigaan traffic light Abepura," ungkap Kapolresta. 

‎Lanjut dijelaskan Kapolresta, saat kesepakatan melalui negosiasi bersama pihak massa aksi, disetujui bahwa massa akan bergeser ke lingkaran atas, namun memang sudah niat mereka untuk ciptakan ricuh, pelemparan batu pun terjadi ke arah pihak Kepolisian. 

‎"Aksi pelemparan batu oleh massa yang mulai anarkis kemudian di balas sesuai SOP dengan menembakkan gas air mata, massa pun semakin anarkis dengan melakukan pengrusakan terhadap mobil dinas milik Polri, termasuk mobil milik Kantor PDAM Kota Jayapura yang dibakar, anggota ada dua orang yang kena lemparan batu dan satu warga sipil, dimana semua kena di bagian kepala dan alami pendarahan," terang Kapolresta. 

‎Untuk penanganan massa aksi sudah berjalan seprti biasa dan sebelumnya, namun dari kesepakatan yang telah disepakati antara aparat dan korlap massa aksi, ada provokator-provokator yang diduga tetap memaksakan kehendak untuk long march. "untuk aksi hari ini sudah merupakan modus mereka untuk ciptakan bentrok dengan aparat," ucap Kapolresta. 

‎"Semenatara itu, kami pihak Kepolisian memohon maaf kepada masyarakat sekitar yang terdampak penggunaan gas air mata saat pembubaran massa aksi yang anarkis," imbuh Kapolresta. 

‎Kapolresta KBP Fredrickus juga menyampaikan, untuk penyampaian aspirasi oleh massa aksi ini sudah berulang dan kejadiannya di luar Kota Jayapura, untuk itu pihaknya berharap agar semua yang berkepentingan bisa bangun komunikasi untuk kepentingan bersama. 

‎"Polri tidak pernah membatasi penyampaian aspirasi di ruang publik, kami selalu berikan ruang namun massa aksi nyatanya menduduki pertigaan traffic light Abepura yang tentunya sudah mengganggu kepentingan dan ketertiban umum," ujar Kapolresta. 

‎Dirinya juga menambahkan, terkait peristiwa pengrusakan dan jatuhnya korban akibat pelemparan batu oleh massa yang anarkis tentunya akan disikapi oleh pihak Kepolisian. "Silahkan sampaikan aspirasi, tapi jangan ganggu aktifitas masyarakat umum, long march tidak pernah miliki tujuan dalam penyampaian aspirasi, yang ada malah terjadi pengrusakan, pembakaran atau hal-hal yang tidak diinginkan yang merugikan masyarakat umum," tambah Kapolresta. 

‎Lebih lanjut dirinya juga menegaskan, massa aksi juga menyiapkan bom molotov dalam aksi hari ini, namun dengan sigap dan cepat bisa terdeteksi oleh anggota. "Penyampaian aspirasi yang anarkis semua hanya sia-sia, karena merugikan banyak pihak tentunya, kedepan mari bangun komunikasi yang baik dan benar, agar semua berjalan aman, lancar dan tertib," pungkas Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.(*) 

‎Penulis : Subhan

Senin, 13 Oktober 2025

Polresta Jayapura Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja Seberat 36,83 Gram

 


Jayapura Kota - Dalam rangka menegakkan hukum Dan memberantas peredaran narkotika di Kota Jayapura, Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota Melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Berupa Ganja Seberat 36,83 gram, berlokasi di di Jalan Ampera, samping Lapangan Futsal Ampera, Distrik Jayapura Utara, Senin (13/10) Siang.


Kapolresta Jayapura Kota melalui Kasat Narkoba AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K ketika dikonfirmasi menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkotika berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP / A / 37 / IX / 2025 / SPKT.SATNARKOBA / POLRESTA JAYAPURA KOTA / POLDA PAPUA, tanggal 25 September 2025, dengan tersangka IN (17) dan SI (20).


Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polresta Jayapura Kota dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika sekaligus memastikan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap dimusnahkan sesuai prosedur hukum yang berlaku.


Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pemusnahan ini menjadi bukti keseriusan Polri dalam memerangi narkotika.


“Pemusnahan barang bukti ini adalah bukti nyata keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kota Jayapura. Kami berharap kegiatan ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika dalam bentuk apa pun,” ujar AKP Febry Pardede.


Dengan terlaksananya pemusnahan tersebut, Polresta Jayapura Kota berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkotika serta mendukung Polri dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(*) 


Penulis : Danu

Subsatgas SI IPAR Rasaka Cartenz Terus Hadirkan Cinta Belajar untuk Anak di Distrik Heram

 


Jayapura Kota - Program Rasaka Cartenz 2025 melalui Subsatgas SI IPAR kembali menunjukkan kepedulian terhadap masa depan generasi muda Papua. Bertempat di Rumah Belajar Distrik Heram, personel Subsatgas SI IPAR hadir memberikan edukasi, pembelajaran, serta pembinaan kepada anak-anak yang menjadi binaan.


Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut mencerdaskan kehidupan anak-anak Papua. Dalam suasana belajar yang ceria dan penuh semangat, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap materi yang diajarkan oleh personel.


Yang membanggakan, hasil dari pembinaan yang telah berlangsung secara berkelanjutan mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Anak-anak yang sebelumnya belum mampu membaca dan berhitung, kini sudah mulai bisa mengeja huruf dan menghitung angka dengan lancar.


Kasubsatgas SI IPAR, AKP John P. Lerech mengatakan bahwa perubahan kecil ini menjadi bukti bahwa kasih dan kesabaran dapat menumbuhkan harapan besar bagi masa depan anak-anak Papua.


“Melihat senyum anak-anak yang perlahan bisa membaca dan menghitung sendiri adalah kebahagiaan yang tak ternilai. Kami hadir bukan hanya untuk mengajar, tetapi untuk menanamkan semangat, keyakinan, dan kasih bahwa mereka mampu menjadi generasi penerus yang cerdas dan berkarakter,” ungkap AKP John P. Lerech dengan nada penuh haru.


Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi jembatan bagi anak-anak Papua untuk meraih mimpi mereka. Dengan dukungan dan pendampingan yang berkesinambungan, Polri melalui Rasaka Cartenz 2025 berkomitmen membangun masa depan Papua yang lebih cerah melalui pendidikan dan kasih.(*)


Penulis : Danu.

Minggu, 12 Oktober 2025

Guru Jadi Korban, Tokoh Agama Papua Kecam Tegas Tindakan KKB

 


Tokoh Agama Provinsi Papua, Pdt. Petrus Bonyadon, M.Th., mengecam aksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kab. Yahukimo Papua Pegunungan. Yang mengakibatkan seorang Guru asal papua meningal dunia.


"Saya sebagai tokoh agama mengecam tindakan KKB di Kab. Yahukimo yang tidak berperikemanusiaan hingga menewaskan seorang guru asal papua sendiri," ucap Pdt. Bonyadone.


Pihaknya meminta agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut. Sebagai negara hukum, para pelaku penembakan harus segera ditangkap dan diproses dengan sanksi setimpal.


"Siapa yang melakukan tindakan ini agar diproses secara hukum sehingga hukum di negeri ini bisa ditegakkan," tegasnya.


Bonyadone pun berharap pemerintah menjadikan kasus penyerangan KKB ini sebagai agenda prioritas untuk diselesaikan. Pemerintah disebut wajib memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat di tanah Papua.


"Mari kita duduk bersama memikirkan hal ini, dan menemukan solusi yang tepat agar terlahir kenyamanan, keamanan yang abadi di Tanah Papua. Saya yakin tokoh-tokoh sudah melakukan itu dengan kemampuan dan kapasitasnya," jelas Bonyadone.


Tokoh agama turut mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh hoaks yang dapat mengacaukan kondisi di Tanah Papua. Warga diminta dapat menyaring berita yang masuk melalui media sosial.


"Saya harap kejadian di Kabupaten Yahukimi ini yang membuat tenaga pendidik/guru meninggal dunia menjadi yang terakhir. Jangan lagi masyarakat kecil yang mencari nafkah di Tanah Papua ini menjadi korban sia-sia. Nilai-nilai kemanusiaan adalah hal yang paling penting jangan ada lagi kekerasan kepada masyarakat," imbuhnya.


Bonyadone mengungkapkan rasa duka dan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Dia menegaskan, semua tokoh agama dan pemuda berharap kondisi di tanah Papua segera kondusif dan damai.


"Keamanan adalah di atas segala-galanya, kalau tidak aman tentu kita tidak bisa beraktivitas dengan maksimal, tidak bisa berkantor, beribadah juga tidak bisa berusaha. Ini adalah sesuai yang sangat penting dan perlu untuk bersama-sama keamanan di Tanah Papua," tutup Bonyadone. (*)

Rabu, 13 Agustus 2025

Sambut HUT ke-80 RI, Bhabinkamtibmas Polsek Supiori Selatan Gerakkan Pemasangan Atribut Kemerdekaan


Supiori – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Kampung Odori Supiori Selatan Bripka Kostantein Aibekob mengajak masyarakat untuk bersama-sama memasang atribut kemerdekaan di lingkungan masing-masing. Rabu (13/08).


Kegiatan ini dilakukan dengan memasang bendera merah putih, umbul-umbul, dan spanduk bernuansa kemerdekaan di area pemukiman warga, fasilitas umum, serta kantor pemerintahan. Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari warga, yang antusias turut serta menghias lingkungan demi menumbuhkan semangat nasionalisme.


Kapolres Supiori Kompol Ferdinand B. Maasawet, S.I.K., M.H melalui Kasat Binmas Iptu Rovetson Setty, S.H  mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kecintaan terhadap tanah air sekaligus mengajak masyarakat untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.


"Pemasangan atribut kemerdekaan ini bukan sekadar simbol, tapi juga pengingat bahwa kemerdekaan kita diraih dengan pengorbanan besar. Semoga ini menumbuhkan rasa bangga dan persatuan di tengah masyarakat," ujarnya.


Kasat Binmas menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus mendukung kegiatan positif yang mempererat persatuan bangsa, khususnya menjelang peringatan hari bersejarah ini.


Dengan semangat gotong royong, warga Supiori Selatan berharap perayaan HUT ke-80 RI tahun ini berlangsung meriah, penuh kebersamaan, dan menjadi momen memperkuat persatuan bangsa. (*)

Senin, 11 Agustus 2025

Dukung Penerapan Sistem Elektronik Manajemen, Puslitbang Polri Laksanakan Penelitian ke Polresta


 Jayapura Kota - Bertempat di Aula Polresta Jayapura Kota Tim Puslitbang Polri laksanakan kegiatan penelitian terkait penerapan Electronic Management Penyidikan (E-MP), Senin (11/08) siang.


Kegiatan tersebut dihadiri para penyidik dari Polresta Jayapura Kota , Polres Jayapura, Polres Keerom, dan Polres Sarmi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan efisiensi administrasi penyelidikan maupun penyidikan di lingkungan kepolisian.


Ketua Tim Penelitian, Kombes Pol Ade Djadja Subagdja Yudistira, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penelitian ini dilaksanakan oleh Puslitbang Polri dengan dukungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diwakili oleh Bintang Dwitya Cahyono, S.E., M.Si. "Kegiatan ini merupakan riset untuk mengoptimalkan E-MP agar memudahkan kontrol dan pengawasan pimpinan, sekaligus mencegah potensi penyimpangan di lapangan," ujarnya.


Menurutnya, keberadaan E-MP juga akan berdampak positif terhadap peningkatan pelayanan publik. Dengan sistem ini, anggota diharapkan dapat bekerja lebih tertib, efisien, dan efektif dalam melaksanakan tugas penyidikan.


"Selain membantu pengawasan, E-MP juga akan mempermudah masyarakat memahami proses hukum yang sedang berlangsung," tambah Kombes Pol Ade Djadja.


Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kendala di lapangan, terutama terkait jaringan internet. "Masalah jaringan bukan hanya terjadi di Papua, tetapi di Papua tantangannya lebih besar karena kondisi geografis yang terdiri dari pegunungan dan wilayah sulit dijangkau. Oleh karena itu, saat ini kami masih menerapkan dua sistem, yakni manual dan digital," jelasnya.


Harapannya, ke depan seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dapat sepenuhnya beralih menggunakan sistem digital E-MP. "Jika semua anggota terbiasa, administrasi akan lebih tertib, waktu penyelesaian perkara menjadi lebih cepat, dan pelayanan kepada masyarakat lebih optimal," ungkapnya.


Kegiatan ini tidak hanya berisi pemaparan hasil penelitian, tetapi juga dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh AKBP Arianto Salkery, S.H., M.H. Forum tersebut menjadi wadah bagi para penyidik untuk bertukar pengalaman dan masukan terkait penerapan E-MP di lapangan.


Dengan adanya penelitian dan diskusi bersama ini, diharapkan penerapan E-MP dapat semakin matang, sehingga proses penyidikan di jajaran Polri, khususnya di wilayah Papua, bisa berjalan dengan lebih transparan, akuntabel, dan sesuai harapan masyarakat.


Penulis : Edgard

Rabu, 06 Agustus 2025

‎PSU di Kota Jayapura, Kapolresta "Terima Kasih Atas Dukungan Semua Elemen Masyarakat karena Berjalan Aman dan Kondusif" ‎ ‎


Jayapura Kota - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tahun 2025 di Kota Jayapura hari ini Rabu 6 Agustus berjalan aman dan lancar dengan situasi Kamtibmas yang kondusif.

‎Hal itu membuat Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Dr. Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura atas terselenggaranya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua di Kota Jayapura yang telah berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib.

‎Dalam keterangannya, Kapolresta KBP Fredrickus menyebutkan, keberhasilan pelaksanaan PSU hari ini tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, sinergitas TNI-Polri, penyelenggara pemilu, serta dukungan dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh warga yang berkomitmen menjaga stabilitas keamanan.

‎"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura atas kedewasaan dan tanggung jawabnya dalam menjaga kondusifitas selama PSU. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen bersama untuk menciptakan pesta demokrasi yang sehat dan bermartabat," ujar Kapolresta saat ditemui di Jayapura, Rabu (6/8) sore. 

‎Kapolresta juga menghimbau kepada para pendukung pasangan calon masing-masing agar tetap menjaga suasana kondusif dan tidak bereuforia secara berlebihan atas hasil penghitungan suara sementara yang ada. Ia mengingatkan bahwa proses masih berjalan dan hasil akhir resmi tetap akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua. 

‎"Kami minta semua pihak bersabar dan dapat menahan diri. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum pasti. Mari kita hormati setiap proses dan keputusan resmi KPU nantinya sebagai pihak penyelenggara yang sah sesuai aturan perundang-undangan," tegas KBP Fredrickus. 

‎Polresta Jayapura Kota memastikan akan terus menjaga keamanan pasca PSU dan berkomitmen mengawal seluruh tahapan Pilgub hingga selesai nanti demi mewujudkan Papua yang aman, damai, dan demokratis menuju kesejahteraan bersama.(*) 

‎Penulis : Subhan

Senin, 04 Agustus 2025

Kapolresta Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan PSU 2025


Jayapura Kota - Polresta Jayapura Kota menggelar Apel Pergeseran pasukan dalam rangka pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada di Kota Jayapura. Ratusan personel disiagakan untuk memastikan jalannya proses Pemungutan Suara berjalan dengan aman dan lancar.


Apel Pergeseran Pasuka dilaksanakan di Lapangan PTC Jayapura pada Selasa (5/08) pagi, dipimpin langsung oleh Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A Maclarimboen S.I.K., M.H CPHR.


Dalam wawancaranya kepada awak media usai Apel Pergeseran Pasukan Kapolresta KBP Fredrickus menyampaikan sebanyak 475 personel gabungan Polresta dan Polda Papua diterjunkan untuk mengamankan 575 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di lima distrik, 25 kelurahan, dan 14 kampung di Kota Jayapura.


"Dari 475 personel yang kami siapkan, ada personel tambahan dari Polda Papua sebagai backup," ujar Kapolresta KBP Fredrickus Maclarimboen.


Lebih lanjut KBP Fredrickus mengatakan, pengamanan akan dimulai sejak hari ini, diawali dengan pengawalan pergeseran logistik dari gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Panitia Pemilihan Distrik (PPD) hingga ke masing-masing Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). 


"Pengawalan ini bertujuan untuk memastikan seluruh logistik tiba di lokasi dengan aman," tambahnya.


Kapolresta Jayapura Kota juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar pelaksanaan PSU Pilkada Papua dapat berjalan dengan baik dan kondusif.(*)


Penulis : Edgard

Distribusi Logistik PSU Pilgub Papua Dimulai, Kapolresta Hadiri Pelepasan Logistik Distrik Muara Tami


Jayapura Kota -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jayapura secara resmi melepas dan mendistribusikan logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tahun 2024 ke wilayah Distrik Muara Tami. Kegiatan berlangsung pada Senin (4/8) pagi di Gudang Logistik KPU Kota Jayapura (Ex-Terminal Lama Entrop).


Hadir dalam pelepasan logistik ini, Wakil Menteri Dalam Negeri Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM., Anggota KPU RI Iffa Rosita, SE., MM., Pj. Gubernur Papua Dr. Agus Fatoni, serta sejumlah pejabat Forkopimda Papua dan Kota Jayapura, termasuk Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua KPU Provinsi Papua, Diana Dorthea Simbiak, S.Sos.


Dalam sambutannya, Ketua KPU Papua menegaskan bahwa distribusi logistik bukan hanya tugas teknis, tetapi merupakan bentuk penghormatan terhadap demokrasi. Ia menyebut, hingga 4 Agustus pagi, sebanyak 473 kotak suara telah keluar dari gudang logistik, sebagian telah tiba di tingkat distrik, PPS, hingga TPS. Untuk Distrik Muara Tami, distribusi dilakukan hari ini, sementara empat distrik lainnya akan menyusul pada 5 Agustus.


Wakil Mendagri menekankan pentingnya PSU sebagai amanat konstitusi yang harus dijalankan dengan penuh integritas. Ia menyebut, keberhasilan PSU di Papua akan menjadi cerminan kedewasaan berdemokrasi di wilayah timur Indonesia. Pemerintah pusat, lanjutnya, memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin erat dalam mendukung kelancaran distribusi logistik ini.


Anggota KPU RI Iffa Rosita turut menyampaikan bahwa PSU ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki proses demokrasi. Ia berharap tidak ada lagi PSU di masa mendatang dan menegaskan seluruh jajaran KPU dari tingkat provinsi hingga KPPS telah dibekali bimbingan teknis secara intensif agar pelaksanaan PSU berjalan sesuai aturan.


Kegiatan ditutup dengan pengecekan kelengkapan logistik oleh perwakilan KPU RI dan Wakil Mendagri, dilanjutkan penyerahan simbolis kotak suara kepada penyedia jasa logistik CV. Adi Perkasa Trans Logistik. Dua unit truk pengangkut logistik kemudian diberangkatkan menuju Distrik Muara Tami untuk mengantar kotak suara ke 33 TPS di wilayah tersebut.


Polresta Jayapura Kota akan terus mengawal proses pendistribusian hingga tahap pemungutan suara, termasuk patroli ke TPS yang dinilai rawan. Dengan kolaborasi dan pengawasan ketat seluruh elemen, diharapkan PSU Pilgub Papua 2024 dapat berjalan aman, jujur, dan demokratis. (*)


Penulis : Edgard

Sabtu, 02 Agustus 2025

Wujud Punishment, Polresta Gelar Sidang Disiplin Terhadap 8 Personelnya


Polresta Jayapura Kota - Kembali untuk mewujudkan penegakkan disiplin dan tata tertib personelnya dan dapat memberikan efek jera, Polresta Jayapura Kota melalui Si propam gelar Sidang Disiplin terhadap 8 personelnya untuk berikan  punishment. 


Sidang Disiplin yang dikoordinir oleh Sipropam Polresta Jayapura Kota tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga jam bertempat di Aula Mapolresta, Sabtu (2/8) pagi. 


Dalam pelaksanaannya, Sidang Disiplin yang digelar tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol Ferdinand E. Numbery, S.J.K., M.H didampingi Kabag SDM AKP I Nengah S. Gapar, S.Sos, dan Kabag Log Kompol Wiji. Bertindak selaku Pendamping terduga Pelanggar yakni Kasikum AKP Z. Ashari, A.Mk., S.H dengan Penuntut Umum Kasi Propam Aiptu Rani M. Sohuwait. 


8 personel yang disidangkan tersebut yakni, Aipda FT (43), Aipda LS (43), Aipda SK (43), Bripka SW (45), Brigpol YM (33), Briptu BK (30), Briptu FS (28) dan Bripda JK (23).


Kabag Ops Polresta Kompol Ferdinand selaku pimpinan sidang disiplin tersebut mengatakan, kedelapan personel yang disidangkan hari ini semua dengan pelanggaran yang sama yakni disersi atau tidak menjalankan tugas berturut-turut lebih dari 30 hari. 


"Wujud punishment kesatuan atau instansi, maka kepada mereka digelar sidang disiplin untuk penegakkan disiplin sekaligus menjadi contoh untuk personel lainnya agar tidak mengikuti atau melakukan perbuatan yang sama seperti kedelapan personel tersebut," ungkap Kompol Ferdinand. 


Lebih lanjut terangnya, kedelapan personel tersebut setelah dilakukan beberapa tahapan dan rangkaian pemeriksaan dalam persidangan telah dinyatakan bersalah dan telah lakukan pelanggaran, untuk itu kepada masing-masing mereka dijatuhi hukuman disiplin sesuai perbuatannya. 


Ditempat yang sama Kasi Propam Aiptu Rani Sohuwait menegaskan, selaku Kasi Propam pihaknya hanya menjalankan tugas sebagaimana SOP dan atensi Pimpinan. 


"Jadi, kedelapan personel tersebut masing-masing telah dijatuhi hukuman disiplin. Ada yang mendapatkan hukuman berupa penundaan pendidikan, penundaan kenaikan pangkat, penundaan kenaikan gaji berkala hingga kepada masing-masing personel tersebut diberikan sangsi penempatan khusus, ada yang selama 7 hari, 14 hari dan 21 hari," ucap Aiptu Rani. 


Dirinya juga menambahkan, untuk personel yang berdedikasi dan loyal pada pimpinan dan kesatuan tentunya diberikan penghargaan berupa reward dari Pimpinan, namun kepada mereka yang tidak disiplin dan lakukan pelanggaran tentunya diberikan punishment oleh Pimpinan. "Ini merupakan wujud Polri yang Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas masing-masing personel Polri," tutup Aiptu Rani Sohuwait.(*) 


Penulis : Subhan

Jumat, 11 Juli 2025

‎Kasat Lantas Polresta, AKP Akbar "Polri Akan Gelar Operasi Serentak Se-Indonesia dengan Sandi Ops Patuh"

 


Polresta Jayapura Kota - Kepolisian Negara Republik Indonesia akan menggelar Operasi di bidang lalulintas secara serentak se-Indonesia, giat yang diselenggarakan selama 14 hari tersebut untuk di wilayah Kota Jayapura miliki sandi Operasi Patuh Cartenz-2025 Polresra Polresta Jayapura Kota. 

‎Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Lantas AKP Muh. Akbar, S.Sos saat diwawancarai, Sabtu (12/7) pagi. 

‎Kasat Lantas menerangkan bahwa Operasi ini akan dilakukan selama dua pekan yang dimulai dari 14 Juli hingga 27 Juli 2025 dan melalui jajaran Satuan Lalulintas. 

‎Dalam pernyataannya, AKP Akbar menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan operasi ini pihaknya akan mengedepankan tiga pendekatan utama yakni preemtif, preventif, dan represif. 

‎Pendekatan preemtif dilakukan berupa sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat, baik di sekolah-sekolah, komunitas, maupun melalui media cetak, elektronik, dan media sosial. 

‎Untuk pendekatan preventif dilakukan dengan meningkatkan patroli serta strong point atau pengaturan arus lalulintas di titik-titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan. 

‎Sementara itu pendekatan represif meliputi penegakan hukum melalui teguran simpatik bahkan hingga tilang konvensional terhadap setiap pelanggar lalu lintas.

‎“Jadi dalam pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz-2025 Polresta Jayapura Kota, kami membuat beberapa target operasi sesuai sasaran dan tujuan operasi," ungkap Kasat. 

‎Adapun kata AKP Akbar untuk sasaran pelanggaran dalam operasi ini yakni:

‎1. Pengendara atau pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara.

‎2. Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor (ranmor) yang masih di bawah umur.

‎3. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.

‎4. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan pengemudi kendaraan yang tidak memakai sabuk pengaman (safety belt).

‎5. Pengemudi atau pengendara ranmor yang dalam pengaruh alkohol.

‎6. Pengendara yang melawan arus lalu lintas.

‎7. Pengemudi atau pengendara yang melebihi batas kecepatan.

‎“Dengan diselenggarakannya Operasi Patuh Cartenz-2025 di Kota Jayapura ini, diharapkan masyarakat atau setiap pengendara motor, mobil hingga truck menjadi paham pentingnya tertib berlalulintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas di Kota Jayapura," pungkas AKP Akbar selaku Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota.(*) 

Penulis : Danu

Rabu, 09 Juli 2025

Polres Supiori Gelar Penanaman Jagung Kuartal III Di Lahan Perhutanan Sosial Bersama Dinas Pertanian Dan Masyarakat


Supiori – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Supiori bersama Dinas Pertanian Kabupaten Supiori dan masyarakat sekitar melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak di kuartal III tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di lahan perhutanan sosial yang terletak di Kampung Yawerma, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori. Rabu (09/07). 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Supiori Kompol Ferdinand B. Maasawet, S.I.K., M.H, Ketua Bhayangkari Cabang Supiori Ny. Monalisa Ferdinand, Wakapolres Supiori Kompol Wihelmus Ajomi, S.IP, PJU Polres Supiori, Dinas Pertanian Kabupaten Supiori, Kepala Kampung Yawerma Remrand Yarangga, Pengurus Bhayangkari Supiori, Personil Polres Supiori, serta masyarakat kampung yawerma. 


Penanaman jagung dilakukan secara serentak melalui video conference (vicon) yang terhubung dengan seluruh jajaran Polri di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program nasional dalam memanfaatkan lahan-lahan potensial, khususnya lahan perhutanan sosial, untuk mendukung ketersediaan pangan.


Kapolres Supiori Kompol Ferdinand B. Maasawet, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis ketahanan pangan nasional, yang mana Polri ikut ambil bagian secara langsung melalui pendekatan yang humanis dan produktif kepada masyarakat. Penanaman jagung secara serentak ini tidak hanya simbolis, tetapi menjadi bentuk nyata komitmen kita untuk mendukung program pemerintah dalam sektor pangan dan pertanian


“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh personel Polres Supiori, para tokoh masyarakat, pemerintah kampung, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Semoga apa yang kita tanam hari ini, akan tumbuh menjadi harapan baru bagi kita semua.”ujar Kapolres Supiori.


Masyarakat Kampung Yawerma menyambut baik kegiatan ini dan ikut ambil bagian dalam proses penanaman. Selain sebagai bentuk pemberdayaan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga setempat.


Dengan dilaksanakannya penanaman jagung serentak ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian lokal serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done