Bhayangkara News : Palembang
Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Palembang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Oktober 2022

Penangkapan Kurir Sabu Oleh Anggota Polairud Polda Sumsel Berlangsung Dramatis



Palembang - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumsel berhasil mengamankan 2 nelayan yang nyambi jadi kurir narkoba di desa Sungsang IV Sei Sembilang Kabupaten Banyuasin, 


Pelaku berinisial P (19) dan N (38) pekerjaan sehari-harinya menjadi nelayan, keduanya merupakan warga desa Sungsang II lorong Salak  Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin dan N alias M Binti (38) yang beralamat.


Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Drs Andreas Kusmaedi, M.M., melalui Wadir Polairud Polda Sumsel AKBP Zahrul Bawadi SH MH, membenarkan adanya penangkapan yang di lakukan oleh anggotanya di daerah Sei Sungsang Banyuasin terhadap kurir narkoba jenis Sabu.


"Kronologi penangkapan bermula saat Bripka Arpandi anggota Pangkalan Sandar Kapal Dit Polairud Polda Sumsel Sei Sembilang mendapat informasi dari masyarakat, bahwa akan ada pengedar (kurir) Sabu yang akan membawa haram tersebut ke Desa Sungsang IV Sei Sembilang Kabupaten Banyuasin dengan menggunakan Speedboat taksi," ujarnya, Selasa (11/10/2022).


AKBP Zahrul Bawadi menjelaskan, Bripka Arpandi melakukan pembuntutan seorang diri dengan cara berpura-pura menjadi penumpang speedboat taksi yang ditumpangi oleh pelaku. Hari itu tanggal 08 Oktober 2022 sekitar pukul 15.00 Wib saat Speedboat taksi yang ditumpangi pelaku P tiba Sei Sembilang, Bripka Arpandi langsung segera mengamankan pelaku dan segera membawanya menuju Pos Polairud di Sei Sembilang.


"Saat Bripka Arpandi dan pelaku menaiki anak tangga menuju Pos Polairud Sei Selayur, pelaku berusaha melawan petugas dan langsung melarikan diri ke arah perkampungan," pungasnya.


"Saat Bripka Arpandi melakukan pengejaran, terlihat pelaku membuang bungkusan paket Sabu ke sungai sehingga barang bukti berupa paket sabu berserakan dan hanyut," ujar AKBP Zahrul saat di hubungi melalui telepon selulernya.


"Setelah di lakukan pengejaran Pelaku berhasil diamankan. Masyarakat yang ada di sekitar lokasi kejadian ikut membantu mengambil bungkusan paket sabu yang di buang ke sungai," bebernya.


AKBP Zahrul mengungkapkan, pelaku dan barang bukti segera di bawa ke Pos Polairud Sei Sembilang, untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut.


"Dari hasil interogasi terhadap tersangka P maka muncullah nama yang berinisial B sebagai pemilik atau penyalur barang haram tersebut, yang akan diserahkan ke N alias M sebagai penerima," ungkapnya.


"Sementara tersangka N alias M juga berhasil diamankan saat berada di dalam rumahnya tanpa perlawanan, dan kedua pelaku berikut barang bukti langsung di bawa ke Mako Polairud Polda Sumsel untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.


Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Drs Andreas Kusmaedi, M.M., melalui Wadir Polairud Polda Sumsel AKBP Zahrul Bawadi SH MH menegaskan, bahwa akan mengungkap jaringan Narkoba ini serta memburu pelakunya sampai keakar-akarnya.


"Kasus narkoba ini sudah menjadi atensi dari Presiden, Kapolri dan Kapolda Sumsel, serta kita akan terus menindak tegas untuk para pelakunya," tegasnya.**

Jumat, 30 Agustus 2019

KASDAM II SRIWIJAYA BERTINDAK SELAKU IRUP PEMAKAMAN SERTU ANUMERTA RIKSON EDI CANDRA





Palembang - Jenazah Sersan Satu Anumerta Rikson Edi Chandra, prajurit TNI dari kesatuan Batalyon Kavaleri (Yonkav) 5 / Dwi Pangga Ceta (DPC) Karang Endah yang gugur dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa dari kelompok masyarakat di depan Kantor Bupati Deiyai, Papua, tiba di Palembang.

Jenazah almarhum Sertu Anumerta Rikson Edi Chandra dievakuasi menggunakan Pesawat Garuda dan tiba di Bandara SMB Palembang, Kamis (29/8/2019) pukul. 19.30 WIB, langsung disambut oleh Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, psc. M. Tr (Han), beserta seluruh pejabat  Kodam II/Swj dalam suatu upacara penghormatan militer.
Keluarga besar Kodam II/Swj menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya Sertu Anumerta Rikson Edi Chandra akibat aksi massa yang terjadi di depan kantor Bupati Deiyai, Papua.

Penerangan Korem Gapo

Senin, 19 Agustus 2019

Dansatgas : Tembak di Tempat Pembakar Lahan, Sama Dengan Teroris Lingkungan Hidup




Palembang, Sumsel - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus terjadi di musim kemarau ini, memaksa berbagai pihak terkait mengambil langkah-langkah strategis. Terutama sekali Satgas Penanggulangan Karhutla Sumsel, terus bergerak, berusaha memadamkan api dan mencegah sebaran api menjadi lebih meluas. Bahkan tindakan tegas berupa perintah tembak ditempat terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan, sudah dikeluarkan.

“Ya saya tak akan ragu-ragu soal itu (tembak ditempat). Panglima (Pangdam II/Sriwijaya) sudah memerintahkan itu juga. Siapa yang terbukti syah melakukan pembakaran, kita tembak. Anggota yang bertugas di lapangan sudah dibekali senjata,” tegas Dansatgas Penanggulangan Karhutla Sumsel, Kolonel Arh Sonny Septiono, Senin (19/8/2019).

Kolonel Arh Sonny Septiono mengatakan, bahwa kondisi Karhutla di Sumsel tahun ini bukan main-main lagi. Ancamannya sangat serius, tidak hanya soal lingkungan hidup, tapi juga soal kesehatan dan sebagainya. “Saya sudah beberapa kali melakukan pemantauan udara, termasuk juga pemantauan darat. Ini sudah extra ordinary crime, kejahatan luar biasa. Kecil kemungkinan ini terbakar sendiri, sangat besar kemungkinan ini dibakar pihak lain. Karena itu, ini katagori kejahatan,” ujarnya.

Melihat luasan Karhutla yang diperkirakan sudah mencapai 500 hektar lebih, dan itu terus berkembang, maka ancamannya sangat serius. Kolonel Arh Sonny Septiono yang juga Komandan Korem 044/Garuda Dempo berkata bahwa ini harus diatasi bersama dan pelakunya ditindak tegas. “Kami mengatakan bahwa pelaku pembakar lahan ini adalah teroris, teroris lingkungan hidup, karena itu harus kita perangi bersama, siapapun itu,” tegasnya.

Titik-titik yang rawan terjadi Karhutla, saat ini sudah menyebar ke hampir semua kabupaten di Sumsel. Tidak hanya kawasan gambut, tapi juga daerah rawa mineral. Wilayah utama yang menjadi titik rawan adalah Musi Banyuasin khususnya di Kecamatan Bayung Lincir, Sanga Desa, Sungai Lilin. Di Kabupaten Banyuasin terutama kawasan pantai timur, di Kabupaten OKI, OI, Muara Enim, Musi Rawas, semua sudah menunjukkan adanya titik panas yang positif adalah api.

Sampai sejauh ini berbagai pihak sudah saling bahu membahu mengatasi Karhutla, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Perusahaan, Manggala Agni, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. “Saya minta sekali, khususnya Pemerintah Daerah, ayo turun tangan semuanya. Ini sudah darurat dan jadi prioritas. Wilayah yang terbakar adalah wilayahnya Pemkab masing-masing, harusnya mereka yang terdepan memadamkan api. TNI sifatnya hanya membantu. Karena itu kita minta semua Bupati agar menggerakkan jajarannya, terutama dukungan Sarpras, alat berat, termasuk bantuan dana dan logistik“, tegas Kolonel Sonny.


Panglima TNI Saksikan Latihan Puncak Kartika Yudha 2019



Palembang, Sumsel - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menyaksikan langsung Latihan Puncak Antar Kecabangan (Latancab) TNI AD Kartika Yudha 2019 yang dilaksanakan di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Batu Raja Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Senin (19/8/2019).

Latihan Puncak TNI AD Kartika Yudha 2019 yang dilaksanakan sejak 14 Agustus 2019 melibatkan sekitar 5.000 prajurit dari 15 kecabangan Matra Darat, bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme tempur tingkat perorangan sampai dengan satuan setingkat Brigade dan kerja sama antar satuan/kecabangan dalam wadah Brigade Tim Pertempuran.

Berbagai jenis Alutsista canggih milik TNI Angkatan Darat diujikan dalam latihan ini diantaranya delapan unit kendaraan tempur Tank Leopard 2RI, Tank Marder dan ARV, persenjataan Kavaleri, Roket Astros dan Meriam 155 dari kecabangan Armed. Selanjutnya Heli Apache AH-64E, Heli serang BO 105 dan Heli serang AS 550 Fennec dari kecabangan Penerbad, Heli Apache AH-64E, Heli serang BO 105 dan Heli serang AS 550 Fennec dari kecabangan Penerbad. Kemudian dikerahkan juga ATGM Jevelin dan Nlaw dari kecabangan Infanteri serta berbagai jenis Alutsista lainnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pelaksanaan Latancab TNI AD Kartika Yudha 2019 banyak mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kelihatan sekali bahwa interoperability antar kecabangan berjalan sangat baik.

“Kita mencoba beberapa Alutsista baru termasuk sistem yang dibangun oleh Angkatan Darat di uji coba di sini adalah Battle Management System. Tadi saya melihat bagaimana mekanisme pergerakan, kita bisa Zoom in melihat posisi tank Leopard dimana tempat penembakannya,” katanya.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa latihan ini melibatkan 15 kecabangan termasuk menggunakan peralatan senjata modern yang dimiliki TNI AD. Latihan ini ditujukan untuk melaksanakan uji coba, uji kemampuan mulai dari personel dan peralatan, sekaligus untuk mengevaluasi doktrin TNI AD terkait tugas-tugas yang diberikan saat ini dan yang akan datang, tentunya semua mengacu kepada perang modern.

“Saya nilai semua kegiatan latihan Kartika Yudha tahun 2019 sukses. Terbukti dengan latihan dimulai tingkat perorangan, tingkat Peleton, Kompi dan Batalyon. Semuanya dapat berjalan dengan baik dan sangat professional,” ungkap Panglima TNI.

Turut hadir pada acara tersebut, diantaranya Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Dankodiklatad Letjen TNI AM. Putranto, serta para Asisten Panglima TNI dan Angkatan.

Puspen TNI

Senin, 12 Agustus 2019

Yonzipur 9 Kostrad Berikan Bantuan Jihandak Kepada Yonif PR 305 Kostrad




Baturaja, Sumsel - Pelaksanaan Latihan Antar Kecabangan TA 2019 dimana Yonif PR 305 mendapatkan informasi dari Satgas Intelejen, bahwa di daerah yang akan dilalui oleh Yonif PR 305 Kostrad terdapat benda mencurigakan yang diindikasikan bahan peledak berupa tas sekolah yang didalamnya terlihat berisi kabel warna- warni.

Benda tersebut terletak di Jalan Provinsi Baturaja yang menjadi jalan utama bagi satuan Yonif PR 330 sebagai akses jalan dalam bergerak mendekati musuh. Ton II Kompi Zipur 9 Kostrad yang diperbantukan kepada Yonif PR 305, diperintahkan untuk melaksanakan Clearing area di jalan yang terindikasi terdapat bahan peledak yang membahayakan personil yang akan melewatinya.

Peleton 2 yang pada saat ini dipimpin oleh Kapten Czi M. Abdul Ghofur mereorganisasi pasukan menjadi komposisi peleton Jihandak. Setelah komposisi pasukan sesuai dengan kebutuhan dalam tugas penjinakan bahan peledak, seluruh pasukan bergerak menuju daerah yang terindikasi terancam oleh bahan peledak.

Selanjutnya, pasukan dibagi menjadi beberapa bagian. Beberapa personil melaksanakan pengamanan di wilayah sekitaran target, kemudian sebagian personi melaksanakan tindakan penjinakan atau peledakan. Tindakan paling aman dalam upaya penjinakan bahan peledak adalah dengan meledakan sumber yang terindikasi sebagai bahan peledak.

Danki Zipur memerintahkan personilnya untuk memindahkan barang yang dicurigai sebagai bahan peledak kedalam bom bucket, kemudian setelah barang tersebut dimasukan kedalam bom bucket dan dirasa sudah aman dan siap untuk diledakan, maka barang tersebut segera diledakan. Kelompok peledak yang memiliki kemampuan dan peralatan yang mumpuni untuk meledakkan, melaksanakan peledakan barang yang dicurigai sebagai bahan peledak.

Sebelum diledakan, Danki Zipur sebagai pimpinan dalam misi clearing area tersebut memastikan daerah peledakan sudah aman dan personel yang ada disekitaran daerah peledakan sudah mengamankan dirinya masing-masing agar tidak terkena dampak dari serpihan ledakan. Peledakan dipimpin oleh aba- aba atau instruksi dari Danki.

Setelah diledakan, seluruh personil yang bertugas meledakan barang yang dicurigai, melaksanakan pengecekan ulang diarea sekitaran target yang diindikasi rawan bahan peledak. Setelah dirasa aman, seluruh personil melaksanakan konsolidasi dan pengecekan baik personil maupun materil. Apabila dinyatakan lengkap dan aman, misi penjinakan bahan peledak dinyatakan berhasil.

Penkostrad

Sabtu, 03 Agustus 2019

Prajurit Yonif 141/AYJP Turut Dukung Latihan Ancab Brigif Para Raider 17/I/K Di Puslatpur Martapura


 

Palembang, Sumsel  - Batalyon Infanteri 141/AYJP Korem 044/Gapo memberangkatkan prajuritnya sebanyak 25 personel sebagai Pelatih/Penilai maupun Bulsi (Penimbul Situasi) dan materiil seperti kendaraan truck dan sepeda motor trail guna pendukung pelaksanaan Latihan Antar Kecabangan (Lat Ancab) Brigade Infanteri (Brigif) Para Raider 17/I/Kostrad di medan latihan Puslatpur Martapura OKU Timur, Sabtu (3/8/2019).

Penerangan

Kamis, 01 Agustus 2019

Kodim 0406/Mura dan Hotel Dafam Lubuklinggau Kerjasama Kembangkan UKM





Lubuklinggau, Sumsel - Komando Distrik Militer (Kodim) 0406/Mura bekerjasama dengan Hotel Dafam Lubuklinggau mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan memasarkan produk UKM binaan Kodim 0406/Mura melalui display di hotel.

Kerjasama ini dilaunching pada Kamis (1/8/2019) bertempat di Hotel Dafam Lubuklinggau, dengan memperkenalkan produk-produk UKM, diantaranya sabun serai wangi, karbo serai wangi, parfum mobil serai wangi, aroma terapi serai wangi, syrup markisa, olahan ikan asap, kripik, batik dan serta dodol duren.

General Manager Hotel Dafam Lubukinggau Bpk. Fauzi Akbar menjelaskan, bukan hanya produk UKM binaan Kodim 0406/Mura yang mereka pasarkan, namun juga produk UKM binaan Pemkot Lubukinggau. “Kami pasarkan untuk tamu hotel, agar lebih mengenal produk-produk asli Lubukinggau. Bukan hanya camilan, ada juga batik, souvernir bahkan pembersih lantai dari serai wangi”, katanya.

Sementara itu, Walikota Lubukinggau H. SN Prana Putra Sohe mengapresiasi launching kerjasama ini. Ia berharap hotel lainnya meniru kegiatan yang dilakukan oleh Hotel Dafam. “Saya ingin hotel mendukung program Pemkot Lubukinggau, salah satunya Road to Visit Lubukinggau 2020, tentunya dengan inovasi-inovasi yang ada”, tambahnya.

Hadir dalam launching ini Dandim 0406/Mura Letkol Inf M. A’an Setiawan beserta Ketua Persit KCK Cabang XVII Kodim 0406/Mura, para Perwira Kodim, pejabat Pemkot Lubukinggau dan Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI).


Penrem 044/Gapo, 2 Agustus 2019

Rabu, 31 Juli 2019

Jaga Kebugaran Fisik, Prajurit Dan PNS Korem 044/Gapo Rutin Berolahraga




Palembang, Sumsel,  lintasbatasindonesia.com -  Guna menjaga stamina agar tetap prima dan selalu siap dalam setiap melaksanakan tugas, prajurit dan PNS Korem 044/Garuda Dempo rutin melaksanakan kegiatan olahraga setiap hari sebelum melakukan aktifitas kerja dibidang masing-masing bertempat di Komplek Garuda Putra I Jln. Jenderal Sudirman KM. 5 Kota Palembang, Kamis (1/8/2019).

Kegiatan olahraga yang diikuti oleh ratusan prajurit dan PNS Makorem ini dipandu oleh Bintara Jasmani Korem 044/Gapo, acara didahului dengan apel pengecekan dan dilanjutkan olahraga mulai dari kegiatan senam, lari aerobik dan olahraga umum lainnya seperti bola kaki, tenis lapangan, tenis meja, bola volley, sepak takrow, bulu tangkis dan fitness.

Plh. Kasrem 044/Gapo Letkol Inf Imam Priharso, S.H., M.H. yang ikut dalam kegiatan olahraga bersama ini mengatakan, bahwa tujuan olahraga ini selain menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, juga sebagai ajang silaturahmi antar anggota. “Selain itu juga dengan melaksanakan olahraga dipagi hari yang udaranya masih sejuk membuat para prajurit dan PNS TNI menjadi lebih sehat serta otot-otot yang tegang menjadi lebih rileks”, kata Kasrem.

Selama kegiatan, para prajurit dan PNS TNI Makorem 044/Gapo melaksanakan dengan penuh kegembiraan, keceriaan dan kekompakan serta penuh semangat, hal ini tersirat dan tampak dari raut wajah setiap anggota yang sedang melaksanakan olahraga, apalagi setelah selesai dengan minum bersama sambil bercanda ria.


Penrem 044/Gapo, 1 Agustus 2019

Sabtu, 20 Juli 2019

Plh. Kasrem 044/Gapo Hadiri Pelantikan Pengurus Perbakin Sumsel





Palembang, Sumsel. lintasbatasindonesia.com - Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono diwakili Pelaksana Harian (Plh) Kasrem 044/Gapo Letkol Inf Imam Priharso, S.H., M.H. pada Jumat (19/7/2019) malam menghadiri acara pelantikan Pengurus Persatuan Menembak Target dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Sumsel Periode 2019-2023 bertempat di Pendopo Griya Agung Jln. Demang Lebar Daun Kota Palembang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Perbakin Sumsel sekaligus Gubernur Sumsel Bpk. H. Herman Deru menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, dengan harapan dapat melaksanakan tugas untuk memajukan olahraga menembak di Sumsel. “Saya berharap pengurus baru ini akan Iebih proaktif dan mampu mengantisipasi permasalahan dan perubahan-perubahan di masa yang akan datang dengan menetapkan sasaran jangka panjang yang selanjutnya dijabarkan dalam sasaran jangka pendek”, ungkap Herman Deru.

Sementara itu, Ketua Umum PB Perbakin yang juga sebagai Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Perbakin Sumsel periode 2019-2023. “Hendaknya momentum yang baik ini dapat dijadikan motivasi yang kuat untuk bekerja dan berkarya dalam memasyarakatkan, membina dan mengembangkan olahraga menembak”, ungkapnya.

Lanjut Letjen Joni Supriyanto, Saya berharap dukungan dari Pengprov Perbakin Sumsel dan anggota untuk terus saling berkerjasama sehingga dapat meningkatkan prestasi atlit di kancah nasional maupun international. “Keberhasilan suatu organisasi tidak semata-mata hanya ditentukan oleh pimpinan saja, tetapi dibutuhkan kesadaran dan peran aktif serta sinergitas seluruh pengurus dan anggota dalam melaksanakan program”, terangnya.


Sumber: Penrem 044/Gapo, 20 Juli 2019

Jumat, 07 Desember 2018

Pangdam Sriwijaya Mayjend Irwan Mengahadiri Pembukaan Silaknas Dan Milad ICMI Ke 28



Bandar Lampung (07/12), Pangdam II/Sriwijaya Mayjend TNI Irwan. S.Ip. ,M.Hum, menmghadiri acara pembukaan Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan Milad ke-28 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2018, Kamis (06/12) pukul 19.00 WIB di Ruang Mahligai Agung Convention Hall Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Turut menghadiri kegiatan pembukaan Silaknas dan Milad ke 28 ICMI Tahun  2018, Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, Danlanal Lampung, Danbrigif 4 Marinir.

Silaknas Dan Milad Ke 28 ICMI tahun  2018, yang dibuka oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, ini akan berlangsung hingga hari Sabtu (08/12) yang akan ditutup pula oleh Wakil Presiden RI. Dr.(H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, hadiri pada acara pembukaan Ketum ICMI Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, Sekjen Prof. Dr. M. Jafar Hafsah, Waketum Priyo Budi Santoso, dan Ketua Dewan Pakar yang juga Ketua MPR Dr. (HC) Zulkifli Hasan, mantan Ketum ICMI, Presiden RI ketiga Prof. Dr. Baharudin Joesoef Habibie, anggota DPR Ahmad Riza Patria, dan sederet tokoh cerdik-cendekia ICMI.

Adapun tema Silaknas dan Milad Ke 28 ICMI tahun  2018 yakni “  Membangun SDM Insani yang Berkualitas dan Bermanfaat Melalui Peningkatan Ekonomi yang Adil, Makmur dan Mandiri ini “, Silaknas dan Milad Ke 28 ICMI tahun  2018 dilangsungkan kegiatan deklarasi Ikatan Cendekiawan Muslim se-Asia Tenggara (ICMA) yang dihadiri 10 negara di Asia Tenggara, termasuk Timor Leste dan dihadiri pula cendekiawan muslim internasional serta delegasi 11 negara Orwil ICMI. Di antaranya Amerika Serikat, Australia, Jepang, Kamboja, Malaysia, dan Timur Tengah.   (Pen)

Rabu, 08 Agustus 2018

Jurnalis Pers, Amar Ma’Ruf Nahi Munkar


Kondisi Pers saat ini yang sangat dibutuhkan oleh Publik berita yang Benar tanpa ada motif dan unsur kepentingan pribadi atau kelompok. mungkin Pers yang bernaung di perusahaan berorientasi pada pasar mungkin bebas dari intervensi pemerintah, tetapi fenomena menyedihkan terjadi di Indonesia. Perusahaan pers dikuasai oleh para konglomerat.

“Di Indonesia, sebanyak 12 kelompok media besar menguasai saluran informasi dari ujung Aceh hingga Papua. Kedua belas kelompok media ini menguasai saluran informasi mulai dari media cetak koran, majalah, radio, televisi, serta jaringan berita online.” dikutip dari Anggia Valerisha waktu lalu 2017

Dampak konglomerasi media ini adalah terdistorsinya informasi yang diterima masyarakat. Masyarakat akhirnya tidak menerima informasi yang memadai, dan hanya mewakili satu sudut pandang. Pemberitaan juga menyuarakan kepentingan pemiliknya. Khalayak atau publik hanya dianggap sebagai pasar semata. Monopoli kepemilikan ini juga hanya menghasilkan opini yang seragam. (Anggia Valerisha: 2017)

Lebih memilukan lagi ketika para konglomerat media terjun ke ranah politik praktis dan berselingkuh dengan penguasa, sehingga peran watchdog bukan saja mandul tetapi pers berubah menjadi lapdog (anjing peliharaan) atau attack dog (anjing penyerang) bagi kepentingan pemiliknya. Kepentingan khalayak atau publik bukanlah tujuan dari perusahaan pers tersebut.

Orientasi jurnalisme watchdog kepentingan publik bagi pers dalam pandangan pers barat yang diadopsi pers berbagai negara termasuk di Indonesia. Namun bagaimana dengan pers Islam? dapatkah konsep pers sebagai watchdog sejalan dengan Islam sebagai pandangan hidup?

Seperti yang dibahas dalam “Menyelami Jurnalisme Islami” salah satu tawaran dalam wacana jurnalisme Islami adalah prinsip jurnalisme Islami adalah tabligh (edukasi), termasuk di dalamnya amar ma’ruf nahi munkar. Satu ajaran untuk menyokong yang hak dan menolak yang batil.

“Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata: Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolak lah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.” (HR Muslim)

Ajaran amar ma’ruf nahi mungkar inilah yang diterapkan pula dalam jurnalisme Islami ketika pers Islam melakukan kontrol atau pengawasan terhadap penguasa. Penguasa dalam ajaran Islam bukanlah figur makhluk yang bebas dari kesalahan. Justru tanggung jawab sebagai pemimpin amatlah berat. Namun ketika seorang pemimpin menyimpang dari ajaran Islam maka meluruskannya merupakan salah satu bentuk jihad tertinggi.

“Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zalim.” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).(red.rn)

DKPP Berhentikan Syarifudin Dari Ketua KPU Kota Palembang.


PALEMBANG – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) Republik Indonesia, memberikan sanksi peringatan keras, dan pemberhentian tetap kepada saudara Syarifudin dari jabatannya sebagai ketua KPU Kota Palembang.

Pemberian sanksi dan peringatan keras tersebut tertuang dalam putusan nomor : 118/DKPP-PKE-VII/2018 yang dapat diakses di situs resmi dkpp.go.id.

“Mengabulkan Pengaduan Pengadu untuk sebagian. Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian tetap dari Jabatan Ketua KPU Kota Palembang kepada Teradu I Syarifuddin selaku Ketua KPU Kota Palembang sejak dibacakannya putusan ini,” demikian bunyi putusan DKPP.

Seperti diketahui, duduk perkara dalam putusan yang ditandatangani oleh lima pimpinan DKPP tersebut, Pengadu (M. Taufik – Ketua Panwaslu Kota Palembang), mengadukan bahwa apa yang dilakukan KPU Kota Palembang dengan tidak menggunakan Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) dalam pleno rekapitulasi di tingkat PPS dan PPK secara berjenjang tidak sesuai dengan PKPU Nomor 2 tahun 2017 tentang pemutakhiran data dan Penyusunan Daftar Pemilih dalam Pilgub dan Pilwako.

Dan diduga KPU Kota Palembang telah melanggar kode etik, karena dalam melakukan Pemutakhiran Data Pemilih tidak berlandaskan pada prinsip Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

“Memerintahkan KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan,” demikian bunyi putusan. (Red/rn)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done