Bhayangkara News : News
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 September 2026

Parade 450 Polwan dari 43 Negara Guncang Bajra Sandhi Renon

 


Denpasar - Kawasan Lapangan Puputan Renon, Denpasar, dipadati warga pada Minggu (20/9/2026). Masyarakat Bali disuguhkan pemandangan langka dan sangat meriah, yaitu parade Polisi Wanita (Polwan) dari 43 negara yang tampil memukau di depan Monumen Bajra Sandi.


Parade di Jl. Raya puputan renon yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita ini menjadi salah satu agenda paling dinantikan dalam rangkaian International Association of Women Police (IAWP) Training Conference. Dalam aksi tersebut Polwan dari berbagai belahan dunia berbaris rapi mengenakan seragam kebanggaan serta menampilkan tradisi khas negara masing-masing.


Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan atraksi budaya dan formasi baris-berbaris para Polwan dunia tersebut. Dipilihnya Bali untuk yang kedua kalinya sebagai tuan rumah pelaksanaan IAWP di Indonesia, kali ini berpusat di Hotel The Westin, Nusa Dua, ini menuai apresiasi hangat dan positif dari masyarakat Bali.


Terkait Parade IAWP tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menyampaikan "Kehadiran sekitar 450 Polwan dari 43 Negara perwakilan IAWP kali ini disaksikan langsung Presiden IAWP, Kapolda didampingi Waka Polda dan para PJU Polda Bali, turut hadir Gubernur Bali, Irdam IX/Udayana mewakili Pangdam.


Tentunya IAWP ini akan memberikan dampak positif yang signifikan terutama bagi pertumbuhan sektor pariwisata Bali ke depan.


Suksesnya gelaran parade IAWP maupun rangkaian lainnya hingga berakhir nanti tak lepas dari kawalan, pengamanan dari personel Polda Bali dan jajaran, serta dukungan dari masyarakat Bali, maupun kerjasama dengan stakholder terkait lainnya


Sekaligus mempertegas situasi Kamtibmas Bali sangat aman, kondusif dan Bali selalu siap sebagai destinasi utama penyelenggaraan even-even berskala Internasional", tutupnya. :::

Jumat, 18 September 2026

Kapolda Bali: Sinergi ABPEDNAS dan ASLINMAS Penting untuk Perkuat Keamanan Desa

 


Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. menghadiri Upacara Pengukuhan dan Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dan Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (ASLINMAS) Provinsi Bali, bertempat di Lapangan Niti mandala renon. Sabtu, (19/9/2026).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.M., serta turut dihadiri Gubernur Maluku Utara, Gubernur Bali, unsur Forkopimda Provinsi Bali, Ketua DPD ABPEDNAS Bali, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Tenggara, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan.


Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga dan elemen masyarakat dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mulai dari tingkat desa dan kelurahan.


Dalam amanatnya, Jaksa Agung RI Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan tidak boleh dimaknai sebatas seremoni organisasi. Jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, integritas, disiplin, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.


Jaksa Agung juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan desa, transparansi pengelolaan dana desa, serta sinergi dalam pengawasan melalui program Jaksa Garda Desa.


Menurutnya, ASLINMAS mempunyai peran strategis dalam membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat pada tingkat desa maupun kelurahan. Keberadaan organisasi tersebut sekaligus menjadi salah satu wujud nyata semangat gotong royong yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.


Semboyan “Patriot Perlindungan Masyarakat” juga diharapkan tidak sekadar menjadi identitas organisasi, tetapi diwujudkan melalui sikap, tindakan, kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kualitas pelayanan setiap anggota kepada masyarakat.


Anggota ASLINMAS diharapkan senantiasa siap membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban, memberikan perlindungan kepada masyarakat, mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan, membantu pengamanan lingkungan, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.


Sementara itu, keberadaan ABPEDNAS memiliki posisi penting sebagai wadah bagi anggota Badan Permusyawaratan Desa sekaligus mitra pemerintah desa dalam menyerap, menampung, dan menyuarakan aspirasi masyarakat. Peran tersebut diharapkan semakin memperkuat penyelenggaraan pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab.


Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan bahwa Polda Bali mendukung penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, aparat penegak hukum, ABPEDNAS, ASLINMAS, serta seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan lingkungan desa yang aman dan kondusif.


“Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan sinergi dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sampai pada tingkat desa. Kami berharap ABPEDNAS dan ASLINMAS dapat menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran hukum, menjaga keamanan lingkungan, serta mendeteksi sejak dini berbagai potensi gangguan kamtibmas,” tegas Kapolda Bali.


Kapolda Bali juga menekankan bahwa desa merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antara Bhabinkamtibmas, perangkat desa, anggota Linmas, Badan Permusyawaratan Desa, serta masyarakat perlu terus diperkuat.


“Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat hingga ke tingkat desa. Mari kita jaga Bali melalui semangat kebersamaan, gotong royong dan komunikasi yang baik. Setiap persoalan yang muncul di masyarakat harus sedini mungkin kita identifikasi dan selesaikan secara tepat agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” ujar Irjen Pol. Daniel Adityajaya.


Menurut Kapolda, kehadiran ASLINMAS juga memiliki arti strategis dalam mendukung terciptanya keamanan berbasis masyarakat. Anggota Linmas yang berada dekat dengan masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan seluruh perangkat desa dalam menjaga lingkungan, membantu masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap berbagai situasi darurat.


Pada kesempatan tersebut, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPD ASLINMAS Provinsi Bali. Sementara itu, I Komang Merta Jiwa dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD ABPEDNAS Provinsi Bali.


Polda Bali berharap kepengurusan yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas serta mampu membangun kolaborasi yang semakin kuat bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat.


Melalui sinergi tersebut, diharapkan tata kelola pemerintahan desa semakin transparan dan akuntabel serta situasi kamtibmas di seluruh wilayah Bali tetap aman, damai, dan kondusif. ::::

Senin, 14 September 2026

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Satu Keluarga WNA Australia Tewas di Kuta

 


Denpasar – Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo D. Simatupang didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, Selasa (15/9/2026), mengungkap perkembangan kasus dugaan pembunuhan dan bunuh diri yang melibatkan satu keluarga WNA Australia di sebuah bungalow kawasan Legian Tengah, Kuta, Badung.


Peristiwa yang terjadi pada 13 September 2026 tersebut menewaskan tiga orang, yakni SDJ (57), serta kedua anaknya ADS dan LKS.


Berdasarkan analisis CCTV dan keterangan saksi, polisi menduga kuat SDJ membunuh kedua anaknya sebelum mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Rekaman CCTV memperlihatkan salah satu anak sempat keluar kamar sebelum dikejar dan dibawa kembali oleh ayahnya. SDJ kemudian mengambil tali dari gudang dan sebelum mengakhiri hidupnya sempat mengarahkan kamera CCTV ke bawah.

Pemeriksaan awal juga menemukan tanda kekerasan pada bagian leher kedua anak. Sementara kondisi jenazah SDJ menunjukkan indikasi kematian akibat gantung diri.


Dari keterangan istri, hubungan rumah tangga pasangan tersebut telah merenggang sejak 2022. SDJ juga diketahui memiliki tingkat kecemasan tinggi dan pernah mencoba bunuh diri menggunakan kabel pada bulan sebelumnya, namun berhasil digagalkan istrinya.


Kapolresta menyebut penyidikan akan dihentikan melalui penerbitan SP3 karena terduga pelaku telah meninggal dunia. Polsek Kuta juga telah berkoordinasi dengan Konsulat Australia terkait penyerahan ketiga jenazah kepada pihak keluarga. ::

Reskrim Polsek Blahbatuh Ungkap Curanmor, Satu Terduga Pelaku dan Tiga Motor Diamankan

 


GIANYAR — Unit Reskrim Polsek Blahbatuh berhasil mengungkap perkara pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Blahbatuh. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang terduga pelaku berinisial ANB, laki-laki berusia 26 tahun, serta tiga unit sepeda motor, yang terdiri dari satu unit sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana melakukan kejahatan dan dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.


Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 08.00 WITA. Perkara ini berawal dari laporan masyarakat terkait hilangnya sepeda motor di wilayah Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar.


Seizin Kapolres Gianyar AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Blahbatuh langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Petugas mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari pelapor dan sejumlah saksi.


Dari hasil penyelidikan dan pendalaman, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. Tim kemudian melakukan penelusuran hingga berhasil mengamankan ANB di sebuah tempat kos di wilayah Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Kabupaten Badung.


Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor. Petugas selanjutnya melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana atau alat untuk melakukan tindak pidana.


Pengungkapan tersebut dipimpin Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh Iptu I Kadek Kertayoga, S.H., M.H., bersama Panit I Opsnal Ipda I Kadek Sumerta, S.H. Selain terduga pelaku dan tiga unit sepeda motor, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian, helm, serta perlengkapan lainnya yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.


Kapolsek Blahbatuh menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan proses penyidikan terhadap perkara tersebut. Petugas saat ini melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan para saksi, mendalami barang bukti yang telah diamankan, serta melengkapi administrasi penyidikan untuk proses hukum selanjutnya.


Polsek Blahbatuh mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan dengan memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan diparkir di tempat yang aman. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. :::

Minggu, 13 September 2026

Satgas Pengawasan Mutu Polda Bali Sidak Pasar dan Distributor, Pastikan Mutu Harga Beras

  


DENPASAR — Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Mutu dan Harga Beras Polda Bali mengintensifkan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional hingga tingkat distributor di wilayah Bali. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan, menjaga stabilitas harga, serta menjamin kualitas beras yang beredar di masyarakat tetap sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).


Langkah tersebut dilakukan pada Minggu(13/9/2026) mulai pukul 09.00 Wita. Di Kota Denpasar, pengawasan menyasar Toko  KAMILA di Pasar Tradisional Kreneng dan dilanjutkan ke distributor CV SARI LIMO.


Hasil pengecekan menemukan fakta penting. Pasokan beras di Bali masih aman dan mencukupi, tidak ditemukan penimbunan maupun penyimpangan distribusi. Namun, harga jual sejumlah beras premium dan medium masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).


Toko KAMILA di Pasar Tradisional Kreneng, misalnya, beras premium Putri Sejati dan Ratu Ayu ukuran 25 kilogram dijual Rp398.000 atau setara Rp15.920 per kilogram. Angka tersebut berada Rp1.020 per kilogram di atas HET premium sebesar Rp14.900 per kilogram.


Untuk kemasan 10 kilogram, harga jual mencapai Rp163.000 atau Rp16.300 per kilogram. Sementara kemasan 5 kilogram dijual Rp84.000 atau Rp16.800 per kilogram.


Pada beras medium merek Nasi Tempong, kemasan 25 kilogram dijual Rp370.000 atau Rp14.800 per kilogram, atau Rp1.300 di atas HET medium yang ditetapkan sebesar Rp13.500 per kilogram.


Menariknya, ketika petugas menggali keterangan dari pedagang, muncul persoalan di balik harga jual tersebut.


Pedagang mengaku memperoleh beras dari distributor dengan harga beli yang memang sudah berada di atas HET. Temuan itu tidak langsung berhenti pada pedagang.


Petugas kemudian bergerak ke CV SARI LIMO. untuk mengecek mata rantai distribusi sebelumnya. Di lokasi tersebut, harga sejumlah beras kembali ditemukan berada di atas HET.


Beras premium Putri Sejati dan Ratu Ayu ukuran 25 kilogram dijual distributor dengan harga Rp390.000 atau Rp15.600 per kilogram. Kemasan 10 kilogram dijual Rp158.000 atau Rp15.800 per kilogram, sedangkan kemasan 5 kilogram Rp81.000 atau Rp16.200 per kilogram.


Sementara beras medium Nasi Tempong kemasan 5 kilogram dijual Rp78.000 atau Rp15.600 per kilogram. Kemasan 25 kilogram dijual Rp382.500 atau Rp15.300 per kilogram.


Dari penelusuran tersebut terlihat bahwa persoalan harga bukan hanya terjadi di tingkat pedagang. Harga perolehan dari rantai distribusi sebelumnya turut menjadi salah satu faktor yang membuat harga jual di pasaran berada di atas HET.


Kondisi inilah yang menjadi perhatian Satgas Pengawasan Mutu dan Harga Beras Polda Bali.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. mengatakan, pengawasan dilakukan bukan untuk sekedar mencari kesalahan pelaku usaha, melainkan memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.


“Kami tidak hanya melihat harga di ujung, tetapi menelusuri bagaimana harga itu terbentuk. Ketika pedagang membeli dengan harga yang sudah tinggi, tentu perlu dilihat pula rantai distribusinya. Karena itu, pengawasan kami lakukan dari pasar hingga distributor,” ujar Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K.


Menurutnya, hasil pemantauan juga memberikan gambaran positif bahwa ketersediaan beras di Bali dalam kondisi aman. Tidak ditemukan indikasi penimbunan atau penyimpangan distribusi yang dapat mengganggu pasokan masyarakat.


“Yang terpenting, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Stok terpantau aman dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kami juga memastikan distribusi beras SPHP berjalan lancar dan tersalurkan dengan baik,” jelasnya.


Meski demikian, Satgas tetap memberikan perhatian terhadap harga yang melampaui HET. Petugas memberikan edukasi kepada pedagang dan distributor serta meminta agar harga jual segera disesuaikan dengan ketentuan pemerintah.


“Pendekatan kami saat ini mengedepankan edukasi dan persuasif. Kami memberikan batas waktu untuk melakukan penyesuaian. Namun, apabila setelah diberikan kesempatan masih ditemukan pelanggaran, tentunya akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tegas perwira melati tiga dipundak ini. :::

Sabtu, 12 September 2026

Polsek Blahbatuh Amankan 1 Dekada Krantang Krenteng Scooter Division Bali di Belega

 


GIANYAR – Polsek Blahbatuh mengamankan kegiatan 1 Dekada Krantang Krenteng Scooter Division (KSD) Bali yang dirangkaikan dengan Belega Festival III di Lapangan Sorga, Banjar Jasri, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Sabtu (12/9/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Saeka Santhi, Bersatu untuk Perdamaian” tersebut dihadiri sekitar 500 peserta dari berbagai komunitas Vespa se-Bali. Rangkaian kegiatan diisi dengan hiburan musik, kontes motor, UMKM, donor darah, aksi kebersihan lingkungan, serta penyerahan bantuan sembako kepada 10 warga di Kecamatan Blahbatuh.


Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H. mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.


“Kami bersama TNI, Pecalang Desa Adat Belega, serta pengamanan internal panitia bersinergi melakukan pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman. Kami juga mengimbau seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya setempat,” ujar Kompol Luh Putu Sri Sumartini.


Pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Blahbatuh dengan didampingi Wakapolsek Blahbatuh AKP Dewa Nyoman Gede Wiratmaja, S.H., melibatkan 35 personel Polri, 1 personel TNI, Pecalang Desa Adat Belega, serta pengamanan internal panitia. :::

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done