Bhayangkara News : News
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2026

Program TMMD Ke-128 Percepat Pembangunan Jaringan Air Minum bagi Masyarakat Brabe

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo terus bergerak melalui berbagai sasaran fisik. Salah satunya adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berupa jaringan perpipaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Rabu (29/4/2026)


Pembangunan jaringan perpipaan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan sebagian warga. Dengan adanya program tersebut, diharapkan distribusi air dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga secara merata.


Di lapangan, Satgas TMMD bersama warga setempat terus melakukan pengerjaan pemasangan pipa di sejumlah titik. Proses ini meliputi penggalian jalur pipa hingga penyambungan antar jaringan agar aliran air dapat berjalan optimal.


Kegiatan tersebut dikerjakan secara gotong royong, mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kolaborasi ini juga mempercepat progres pembangunan yang telah direncanakan.


Anggota Satgas TMMD, Pratu Rio, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan jaringan perpipaan telah mencapai sekitar 40 persen. Ia mengatakan pengerjaan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target.


“Untuk pembangunan SPAM ini, progresnya sudah sekitar 40 persen. Kami terus bekerja bersama warga agar pengerjaan bisa segera rampung dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa pembangunan jaringan perpipaan ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari.


Dengan adanya pembangunan SPAM melalui program TMMD ke-128 ini, masyarakat Desa Brabe diharapkan dapat menikmati akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan warga. (*)

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD Ke-128 Probolinggo Buka Pelayanan Adminduk untuk Warga

 


PROBOLINGGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo tak hanya fokus pada pembangunan fisik. Sasaran non fisik juga digelar, salah satunya pelayanan administrasi kependudukan oleh Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Rabu (29/4/2026).


Sejak pagi, Balai Desa Brabe dipadati warga Dusun Klagin dan sekitarnya. Mereka antusias memanfaatkan layanan gratis mulai dari penerbitan E-KTP baru, penggantian E-KTP rusak, pembuatan Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran. Warga tak perlu jauh-jauh ke kantor Dispenduk di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang ada di Dringu.


Petugas Dispenduk Capil membuka beberapa meja layanan. Prosesnya dibuat sederhana. Warga cukup membawa berkas persyaratan, lalu petugas langsung memproses di tempat. Untuk E-KTP baru, perekaman data dilakukan langsung dengan perangkat mobile.


Hadirnya layanan ini merupakan bagian dari program non fisik TMMD Ke-128. Tujuannya mendekatkan pelayanan publik ke desa sasaran sekaligus membantu warga yang terkendala jarak dan waktu untuk mengurus dokumen kependudukan.


Anggota Satgas TMMD Ke-128 Serma Rustam mengatakan, kolaborasi dengan Dispenduk Capil sangat membantu masyarakat. Banyak warga yang KTP-nya rusak atau belum punya akta kelahiran kini bisa mengurus langsung tanpa biaya.


“Ini wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami tidak hanya bangun jalan, tapi juga bantu urusan administrasi warga. Lewat TMMD Ke-128, Dispenduk Capil kita hadirkan ke Desa Brabe agar warga mudah urus E-KTP, KK, dan akta lahir,” jelas Serma Rustam.


Salah satu warga, mengaku senang KTP-nya yang patah bisa langsung diganti. Ia biasanya terkendala transportasi jika harus ke kantor Dispenduk. Dengan adanya layanan di balai desa, semua jadi lebih cepat. Petugas Dispenduk menyebut antusiasme warga desa Brabe saat pengurusan identitas diri yang melekat pada dirinya sangat tinggi. 


Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo melalui koordinator lapangan menegaskan komitmennya mendukung TMMD. Pelayanan jemput bola seperti ini akan rutin dilakukan agar seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang valid.


Dengan adanya layanan administrasi kependudukan ini, TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya soal fisik. Pemenuhan hak dasar warga lewat dokumen kependudukan juga jadi prioritas agar masyarakat Desa Brabe makin tertib administrasi. (*)

Secangkir Kopi di Lokasi TMMD, Satgas Kodim 0820 Bangun Kedekatan dengan Warga


Probolinggo – Tak melulu soal pekerjaan fisik, momen istirahat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo juga dimanfaatkan untuk mempererat kedekatan dengan warga. Pemandangan itu terlihat di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/4/2026).


Di bawah pohon rindang dekat lokasi sasaran TMMD, sejumlah anggota Satgas tampak duduk lesehan. Gelak tawa dan obrolan santai mengalir sambil menikmati kopi dan rokok. Suasana akrab begitu terasa tanpa sekat pangkat yang ada didalam dirinya masing-masing.


Kegiatan ngobrol bareng ini dilakukan saat jam istirahat siang. Setelah sejak pagi berjibaku mengerjakan sasaran fisik TMMD, baik anggota Satgas maupun warga memang perlu rehat sejenak. Waktu istirahat itu justru jadi momen penting untuk saling bertukar cerita.


Serka Samsul Arifin, anggota Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, menyebut komunikasi seperti ini penting untuk membangun chemistry. Menurutnya, TMMD bukan hanya soal membangun infrastruktur, tapi juga membangun kedekatan emosional.


“Waktu istirahat kami manfaatkan untuk ngobrol santai dengan berkoordinasi maupun tukar pikiran. Dari obrolan ini kami jadi tahu apa yang akan dikerjakan kedepannya. Hubungan jadi lebih cair, kerja pun makin semangat,” kata Serka Samsul Arifin.


Bagi warga, kehadiran TNI di desa mereka sudah seperti keluarga sendiri. Banyak cerita yang mereka bagikan, mulai dari soal pertanian, pendidikan anak, sampai harapan agar akses jalan desa segera mulus berkat program TMMD.


Samsul menambahkan, kedekatan lewat obrolan ringan membuat pekerjaan sasaran fisik TMMD terasa lebih ringan. Warga jadi tidak sungkan membantu, bahkan tak jarang ikut gotong royong meski bukan bagian dari jadwal kerja bakti.


Seorang warga Dusun Klagin mengaku senang bisa duduk bareng dengan bapak-bapak TNI. Ia merasa aspirasi warga lebih didengar karena komunikasinya langsung tanpa formalitas. Suasana kekeluargaan itu jadi penyemangat tersendiri.


TMMD Ke-128 di Desa Brabe sendiri menyasar pembangunan jalan desa, rehab RTLH, dan sejumlah sasaran tambahan. Namun di balik capaian fisik, nilai kemanunggalan TNI dan rakyat jadi tujuan utama yang ingin diraih Kodim 0820 Probolinggo.


Lewat secangkir kopi dan obrolan di jam istirahat, batas antara seragam loreng dan warga tani seolah hilang. TMMD Ke-128 membuktikan bahwa pembangunan desa akan berhasil jika dikerjakan bersama, dengan komunikasi yang hangat dari hati ke hati. (*)

Satgas TMMD dan Warga Kebut Pembangunan Musholla Baiturrahman di Desa Brabe

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menyasar pembangunan sarana ibadah. Salah satunya adalah pembangunan Musholla Baiturrahman yang berada di Dusun Ledok RT 17 RW 07, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/4/2026)


Pembangunan musholla tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan fasilitas keagamaan bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga membutuhkan sarana ibadah yang lebih representatif untuk menunjang kegiatan keagamaan sehari-hari.


Di lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD bersama warga terlihat aktif melakukan berbagai tahapan pekerjaan. Mulai dari pengerjaan struktur bangunan hingga penataan bagian dalam musholla dilakukan secara bertahap.


Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat progres pekerjaan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan kebersamaan antara TNI dan warga.


Anggota Satgas TMMD, Kopda Kristano, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan Musholla Baiturrahman telah mencapai sekitar 40 persen. Ia menegaskan bahwa pengerjaan terus dikebut agar selesai tepat waktu.


“Progres pembangunan musholla saat ini sudah mencapai 40 persen. Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum tanggal 15 Mei mendatang,” ujarnya.


Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan dengan tetap menjaga kualitas hasil pekerjaan agar bangunan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.


Dengan adanya pembangunan Musholla Baiturrahman ini, diharapkan masyarakat Dusun Ledok memiliki sarana ibadah yang lebih layak dan nyaman. Program TMMD ke-128 pun diharapkan terus memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Desa Brabe. (*)

Korem 083/Baladhika Jaya Perkuat Kesiapan Prajurit Melalui Pembinaan Jasmani Terukur


Malang – Korem 083/Baladhika Jaya terus meneguhkan komitmennya dalam membangun prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan tugas melalui pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I Tahun Anggaran 2026 yang diikuti ratusan personel dari Makorem 083/Bdj, Kodim 0833/Kota Malang, serta jajaran Badan Pelaksana (Balak).


Kegiatan pembinaan jasmani yang digelar di Lapangan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Malang, tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan satuan dalam memastikan setiap prajurit memiliki kondisi fisik prima, stamina terjaga, dan kesiapan optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya menempatkan pembinaan fisik sebagai fondasi penting dalam membentuk postur prajurit yang sehat, disiplin, adaptif, serta memiliki daya juang tinggi dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.


Pelaksanaan Garjas tahun ini juga menitikberatkan pada objektivitas penilaian serta faktor keselamatan personel. Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan awal secara ketat guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.


Kepala Jasmani Korem 083/Bdj Kapten Inf Bambang Eko P menegaskan bahwa kesehatan dan kebugaran fisik merupakan modal utama seorang prajurit dalam melaksanakan tugas secara optimal. Menurutnya, jasmani yang terpelihara akan melahirkan kesiapan, ketahanan, dan semangat pengabdian yang semakin kuat.


Melalui pembinaan yang terukur dan berkesinambungan, Korem 083/Baladhika Jaya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia prajurit agar selalu berada pada kondisi terbaik—siap bergerak, siap mengabdi, dan siap hadir untuk rakyat. (*)

80 Tahun Mengabdi, Danrem 083 Ajak Persit Semakin Solid, Kreatif, dan Berdaya Saing


Malang – Delapan puluh tahun perjalanan Persit Kartika Chandra Kirana menjadi bukti panjangnya dedikasi, loyalitas, dan pengabdian organisasi perempuan TNI AD dalam mendukung tugas prajurit serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Momentum tersebut mendapat penegasan khusus dari Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus S., pada peringatan HUT ke-80 Persit di Malang, Rabu (29/4).


Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem 083/Bdj, Danrem menyampaikan bahwa usia matang organisasi harus menjadi pijakan untuk melompat lebih jauh menjadi organisasi perempuan yang semakin berkualitas, produktif, dan kompetitif.


Ia menilai tema “Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya” merupakan cerminan semangat baru untuk terus tumbuh, berinovasi, serta menghadirkan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.


Menurut Danrem, anggota Persit memiliki kekuatan besar sebagai pilar moral keluarga prajurit sekaligus agen sosial yang mampu menggerakkan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kegiatan kemanusiaan, hingga pembinaan generasi muda.


“Teruslah berkarya, tetaplah rendah hati, jaga kekompakan, dan hadirkan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar. Persit yang solid dan kreatif akan menjadi kekuatan sosial yang luar biasa bagi bangsa,” ungkap Danrem.


Dengan semangat itu, Korem 083/Baladhika Jaya berharap Persit semakin maju sebagai organisasi perempuan yang berkarakter, adaptif terhadap perubahan, dan terus menginspirasi melalui karya nyata. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done