Bhayangkara News : News
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2026

Program TMMD Ke-128 Percepat Pembangunan Jaringan Air Minum bagi Masyarakat Brabe

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo terus bergerak melalui berbagai sasaran fisik. Salah satunya adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berupa jaringan perpipaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Rabu (29/4/2026)


Pembangunan jaringan perpipaan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses air bersih yang selama ini dirasakan sebagian warga. Dengan adanya program tersebut, diharapkan distribusi air dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga secara merata.


Di lapangan, Satgas TMMD bersama warga setempat terus melakukan pengerjaan pemasangan pipa di sejumlah titik. Proses ini meliputi penggalian jalur pipa hingga penyambungan antar jaringan agar aliran air dapat berjalan optimal.


Kegiatan tersebut dikerjakan secara gotong royong, mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kolaborasi ini juga mempercepat progres pembangunan yang telah direncanakan.


Anggota Satgas TMMD, Pratu Rio, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan jaringan perpipaan telah mencapai sekitar 40 persen. Ia mengatakan pengerjaan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target.


“Untuk pembangunan SPAM ini, progresnya sudah sekitar 40 persen. Kami terus bekerja bersama warga agar pengerjaan bisa segera rampung dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa pembangunan jaringan perpipaan ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup warga, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari.


Dengan adanya pembangunan SPAM melalui program TMMD ke-128 ini, masyarakat Desa Brabe diharapkan dapat menikmati akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan warga. (*)

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, TMMD Ke-128 Probolinggo Buka Pelayanan Adminduk untuk Warga

 


PROBOLINGGO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo tak hanya fokus pada pembangunan fisik. Sasaran non fisik juga digelar, salah satunya pelayanan administrasi kependudukan oleh Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Rabu (29/4/2026).


Sejak pagi, Balai Desa Brabe dipadati warga Dusun Klagin dan sekitarnya. Mereka antusias memanfaatkan layanan gratis mulai dari penerbitan E-KTP baru, penggantian E-KTP rusak, pembuatan Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran. Warga tak perlu jauh-jauh ke kantor Dispenduk di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang ada di Dringu.


Petugas Dispenduk Capil membuka beberapa meja layanan. Prosesnya dibuat sederhana. Warga cukup membawa berkas persyaratan, lalu petugas langsung memproses di tempat. Untuk E-KTP baru, perekaman data dilakukan langsung dengan perangkat mobile.


Hadirnya layanan ini merupakan bagian dari program non fisik TMMD Ke-128. Tujuannya mendekatkan pelayanan publik ke desa sasaran sekaligus membantu warga yang terkendala jarak dan waktu untuk mengurus dokumen kependudukan.


Anggota Satgas TMMD Ke-128 Serma Rustam mengatakan, kolaborasi dengan Dispenduk Capil sangat membantu masyarakat. Banyak warga yang KTP-nya rusak atau belum punya akta kelahiran kini bisa mengurus langsung tanpa biaya.


“Ini wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami tidak hanya bangun jalan, tapi juga bantu urusan administrasi warga. Lewat TMMD Ke-128, Dispenduk Capil kita hadirkan ke Desa Brabe agar warga mudah urus E-KTP, KK, dan akta lahir,” jelas Serma Rustam.


Salah satu warga, mengaku senang KTP-nya yang patah bisa langsung diganti. Ia biasanya terkendala transportasi jika harus ke kantor Dispenduk. Dengan adanya layanan di balai desa, semua jadi lebih cepat. Petugas Dispenduk menyebut antusiasme warga desa Brabe saat pengurusan identitas diri yang melekat pada dirinya sangat tinggi. 


Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Probolinggo melalui koordinator lapangan menegaskan komitmennya mendukung TMMD. Pelayanan jemput bola seperti ini akan rutin dilakukan agar seluruh warga memiliki dokumen kependudukan yang valid.


Dengan adanya layanan administrasi kependudukan ini, TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya soal fisik. Pemenuhan hak dasar warga lewat dokumen kependudukan juga jadi prioritas agar masyarakat Desa Brabe makin tertib administrasi. (*)

Secangkir Kopi di Lokasi TMMD, Satgas Kodim 0820 Bangun Kedekatan dengan Warga


Probolinggo – Tak melulu soal pekerjaan fisik, momen istirahat dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo juga dimanfaatkan untuk mempererat kedekatan dengan warga. Pemandangan itu terlihat di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/4/2026).


Di bawah pohon rindang dekat lokasi sasaran TMMD, sejumlah anggota Satgas tampak duduk lesehan. Gelak tawa dan obrolan santai mengalir sambil menikmati kopi dan rokok. Suasana akrab begitu terasa tanpa sekat pangkat yang ada didalam dirinya masing-masing.


Kegiatan ngobrol bareng ini dilakukan saat jam istirahat siang. Setelah sejak pagi berjibaku mengerjakan sasaran fisik TMMD, baik anggota Satgas maupun warga memang perlu rehat sejenak. Waktu istirahat itu justru jadi momen penting untuk saling bertukar cerita.


Serka Samsul Arifin, anggota Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo, menyebut komunikasi seperti ini penting untuk membangun chemistry. Menurutnya, TMMD bukan hanya soal membangun infrastruktur, tapi juga membangun kedekatan emosional.


“Waktu istirahat kami manfaatkan untuk ngobrol santai dengan berkoordinasi maupun tukar pikiran. Dari obrolan ini kami jadi tahu apa yang akan dikerjakan kedepannya. Hubungan jadi lebih cair, kerja pun makin semangat,” kata Serka Samsul Arifin.


Bagi warga, kehadiran TNI di desa mereka sudah seperti keluarga sendiri. Banyak cerita yang mereka bagikan, mulai dari soal pertanian, pendidikan anak, sampai harapan agar akses jalan desa segera mulus berkat program TMMD.


Samsul menambahkan, kedekatan lewat obrolan ringan membuat pekerjaan sasaran fisik TMMD terasa lebih ringan. Warga jadi tidak sungkan membantu, bahkan tak jarang ikut gotong royong meski bukan bagian dari jadwal kerja bakti.


Seorang warga Dusun Klagin mengaku senang bisa duduk bareng dengan bapak-bapak TNI. Ia merasa aspirasi warga lebih didengar karena komunikasinya langsung tanpa formalitas. Suasana kekeluargaan itu jadi penyemangat tersendiri.


TMMD Ke-128 di Desa Brabe sendiri menyasar pembangunan jalan desa, rehab RTLH, dan sejumlah sasaran tambahan. Namun di balik capaian fisik, nilai kemanunggalan TNI dan rakyat jadi tujuan utama yang ingin diraih Kodim 0820 Probolinggo.


Lewat secangkir kopi dan obrolan di jam istirahat, batas antara seragam loreng dan warga tani seolah hilang. TMMD Ke-128 membuktikan bahwa pembangunan desa akan berhasil jika dikerjakan bersama, dengan komunikasi yang hangat dari hati ke hati. (*)

Satgas TMMD dan Warga Kebut Pembangunan Musholla Baiturrahman di Desa Brabe

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menyasar pembangunan sarana ibadah. Salah satunya adalah pembangunan Musholla Baiturrahman yang berada di Dusun Ledok RT 17 RW 07, Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/4/2026)


Pembangunan musholla tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan fasilitas keagamaan bagi masyarakat setempat. Selama ini, warga membutuhkan sarana ibadah yang lebih representatif untuk menunjang kegiatan keagamaan sehari-hari.


Di lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD bersama warga terlihat aktif melakukan berbagai tahapan pekerjaan. Mulai dari pengerjaan struktur bangunan hingga penataan bagian dalam musholla dilakukan secara bertahap.


Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat progres pekerjaan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan mencerminkan kebersamaan antara TNI dan warga.


Anggota Satgas TMMD, Kopda Kristano, menyampaikan bahwa hingga saat ini progres pembangunan Musholla Baiturrahman telah mencapai sekitar 40 persen. Ia menegaskan bahwa pengerjaan terus dikebut agar selesai tepat waktu.


“Progres pembangunan musholla saat ini sudah mencapai 40 persen. Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sebelum tanggal 15 Mei mendatang,” ujarnya.


Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan dengan tetap menjaga kualitas hasil pekerjaan agar bangunan dapat digunakan dalam jangka waktu lama.


Dengan adanya pembangunan Musholla Baiturrahman ini, diharapkan masyarakat Dusun Ledok memiliki sarana ibadah yang lebih layak dan nyaman. Program TMMD ke-128 pun diharapkan terus memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Desa Brabe. (*)

Korem 083/Baladhika Jaya Perkuat Kesiapan Prajurit Melalui Pembinaan Jasmani Terukur


Malang – Korem 083/Baladhika Jaya terus meneguhkan komitmennya dalam membangun prajurit yang profesional, tangguh, dan siap menjalankan tugas melalui pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik I Tahun Anggaran 2026 yang diikuti ratusan personel dari Makorem 083/Bdj, Kodim 0833/Kota Malang, serta jajaran Badan Pelaksana (Balak).


Kegiatan pembinaan jasmani yang digelar di Lapangan Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Malang, tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan satuan dalam memastikan setiap prajurit memiliki kondisi fisik prima, stamina terjaga, dan kesiapan optimal dalam mendukung pelaksanaan tugas kewilayahan.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya menempatkan pembinaan fisik sebagai fondasi penting dalam membentuk postur prajurit yang sehat, disiplin, adaptif, serta memiliki daya juang tinggi dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.


Pelaksanaan Garjas tahun ini juga menitikberatkan pada objektivitas penilaian serta faktor keselamatan personel. Seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan awal secara ketat guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.


Kepala Jasmani Korem 083/Bdj Kapten Inf Bambang Eko P menegaskan bahwa kesehatan dan kebugaran fisik merupakan modal utama seorang prajurit dalam melaksanakan tugas secara optimal. Menurutnya, jasmani yang terpelihara akan melahirkan kesiapan, ketahanan, dan semangat pengabdian yang semakin kuat.


Melalui pembinaan yang terukur dan berkesinambungan, Korem 083/Baladhika Jaya terus memperkuat kualitas sumber daya manusia prajurit agar selalu berada pada kondisi terbaik—siap bergerak, siap mengabdi, dan siap hadir untuk rakyat. (*)

80 Tahun Mengabdi, Danrem 083 Ajak Persit Semakin Solid, Kreatif, dan Berdaya Saing


Malang – Delapan puluh tahun perjalanan Persit Kartika Chandra Kirana menjadi bukti panjangnya dedikasi, loyalitas, dan pengabdian organisasi perempuan TNI AD dalam mendukung tugas prajurit serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Momentum tersebut mendapat penegasan khusus dari Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus S., pada peringatan HUT ke-80 Persit di Malang, Rabu (29/4).


Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasrem 083/Bdj, Danrem menyampaikan bahwa usia matang organisasi harus menjadi pijakan untuk melompat lebih jauh menjadi organisasi perempuan yang semakin berkualitas, produktif, dan kompetitif.


Ia menilai tema “Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya” merupakan cerminan semangat baru untuk terus tumbuh, berinovasi, serta menghadirkan kontribusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman.


Menurut Danrem, anggota Persit memiliki kekuatan besar sebagai pilar moral keluarga prajurit sekaligus agen sosial yang mampu menggerakkan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, kegiatan kemanusiaan, hingga pembinaan generasi muda.


“Teruslah berkarya, tetaplah rendah hati, jaga kekompakan, dan hadirkan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan sekitar. Persit yang solid dan kreatif akan menjadi kekuatan sosial yang luar biasa bagi bangsa,” ungkap Danrem.


Dengan semangat itu, Korem 083/Baladhika Jaya berharap Persit semakin maju sebagai organisasi perempuan yang berkarakter, adaptif terhadap perubahan, dan terus menginspirasi melalui karya nyata. (*)

Kapolres Pasuruan Sambangi Desa Ngembal, Serap Aspirasi dan Salurkan Bantuan

 


PASURUAN — Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan, Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono mengunjungi Warga Desa Ngembal, Kecamatan Nongkojajar, Kabupaten Pasuruan, Rabu (29/4/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Dusun Kelek tersebut dimulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Kapolres didampingi Wakapolres dan jajaran pejabat utama (PJU) Polres Pasuruan. Rombongan berangkat bersama menggunakan sepeda motor sebagai bentuk kebersamaan dan kedekatan pimpinan dengan anggota di lapangan.


Setibanya di lokasi, rombongan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kapolres kemudian melaksanakan silaturahmi dengan warga, berdialog secara langsung, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kondisi sosial yang dihadapi masyarakat Desa Ngembal.


“Kami datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat. Ini penting agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar penyaluran bantuan, tetapi juga bagian dari upaya membangun hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, sehingga tercipta sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo, para kasat jajaran, Kapolsek Nongkojajar, serta perangkat Desa Ngembal.


Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran jajaran Polres Pasuruan pun mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa diperhatikan dan terbantu.


Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Polres Pasuruan dalam memperkuat kepercayaan publik serta membangun sinergitas bersama masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. (*)

Selasa, 28 April 2026

Komsos TMMD ke-128 Kodim Probolinggo Perkuat Kedekatan TNI dan Warga di Dusun Klagin


PROBOLINGGO — Kegiatan komunikasi sosial (komsos) terus digencarkan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 oleh Kodim 0820/Probolinggo. Kali ini, komsos dilaksanakan di Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Kegiatan komsos tersebut menjadi sarana bagi Satgas TMMD untuk berinteraksi langsung dengan warga, menyerap aspirasi, serta menyampaikan informasi terkait program pembangunan yang sedang berjalan di wilayah setempat.


Dalam suasana santai dan penuh keakraban, anggota Satgas TMMD berdialog dengan warga mengenai berbagai kebutuhan dan kondisi lingkungan desa. Warga pun tampak antusias menyampaikan masukan, termasuk harapan terhadap keberlanjutan pembangunan di daerah mereka.


Anggota Satgas TMMD ke-128, Serka Samsul Arifin, mengatakan bahwa kegiatan komsos merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran program TMMD. Melalui komunikasi yang intens, menurutnya, TNI dapat memahami secara langsung kebutuhan masyarakat.


Ia menjelaskan bahwa program TMMD ke-128 telah dimulai sejak 22 April 2026 dan akan berlangsung hingga 21 Mei 2026. Dalam pelaksanaannya, terdapat lima sasaran program fisik dan 16 program nonfisik yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


“Program TMMD ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik,” ujar Serka Samsul Arifin.


Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.


Melalui kegiatan komsos ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, sehingga pelaksanaan TMMD ke-128 di Dusun Klagin dapat berjalan lancar serta memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa. (*)

Gotong Royong TNI dan Warga, RTLH Bu Mani Dibangun Lewat TMMD

 


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menyasar pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) milik warga di Dusun Klagin RT 19 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Pembangunan RTLH tersebut diperuntukkan bagi Bu Mani (60), warga setempat yang sebelumnya menempati rumah dengan kondisi kurang layak. Program ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang aman dan sehat.


Proses pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan anggota Satgas TMMD bersama warga sekitar. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat kebersamaan dalam mempercepat penyelesaian pembangunan.


Di lapangan, pengerjaan rumah dilakukan secara bertahap mulai dari perbaikan struktur hingga penyempurnaan bagian dalam rumah. Warga sekitar turut ambil bagian membantu proses pembangunan sebagai bentuk solidaritas sosial.


Bu Mani mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI dan seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi dirinya.


“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua yang sudah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi saya, sekarang saya bisa tinggal lebih nyaman dan aman,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Desa Brabe, Sunardi, mengapresiasi pelaksanaan program RTLH yang menyasar warganya. Menurutnya, bantuan tersebut sangat tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


“Program RTLH ini sangat membantu warga kami yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan TMMD ini terus memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Brabe,” kata Sunardi.


Dengan adanya pembangunan RTLH ini, diharapkan Bu Mani dapat menempati rumah yang lebih layak, sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD ke-128 di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*)

Pavingisasi TMMD ke-128 di Dusun Klagin Percepat Akses Warga Desa Brabe


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Probolinggo terus dikebut melalui berbagai sasaran fisik. Salah satu kegiatan yang tengah berlangsung adalah pavingisasi jalan lingkungan di Dusun Klagin RT 19 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Pengerjaan pavingisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas akses jalan warga yang sebelumnya masih berupa tanah dan berbatu. Saat musim hujan, kondisi jalan kerap licin dan sulit dilalui, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.


Melalui program TMMD, jalan tersebut kini mulai dibenahi dengan pemasangan paving block agar lebih rata, kuat, dan nyaman digunakan. Perbaikan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga dalam berbagai kegiatan sehari-hari.


Pelaksanaan pembangunan melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pengerjaan di lapangan.


Sejak pagi hari, anggota TNI dan warga terlihat kompak melakukan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari perataan tanah hingga pemasangan paving. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.


Praka Firdaus yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pavingisasi ini menjadi salah satu prioritas dalam program TMMD ke-128 di wilayah tersebut.


“Pengerjaan ini kami lakukan bersama warga agar cepat selesai dan hasilnya bisa langsung dimanfaatkan. Harapannya, jalan ini dapat mempermudah aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.


Dengan adanya pavingisasi ini, akses di Dusun Klagin diharapkan semakin lancar dan aman dilalui. Program TMMD ke-128 pun diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan infrastruktur serta kesejahteraan masyarakat di Desa Brabe. (*)

Satgas TMMD ke-128 Perkuat Koordinasi Material Berkualitas untuk Pembangunan di Desa Brabe


PROBOLINGGO — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo terus dioptimalkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi terkait penggunaan material berkualitas guna mendukung pembangunan fisik yang lebih tahan lama.


Koordinasi tersebut dilakukan oleh Satgas TMMD bersama pihak terkait di lapangan, termasuk perangkat desa dan masyarakat. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh material yang digunakan memenuhi standar kualitas sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Penggunaan material yang tepat dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembangunan infrastruktur desa. Selain memperhatikan kekuatan, material juga harus sesuai dengan kondisi lingkungan setempat agar tidak mudah rusak.


Dalam pelaksanaannya, Satgas TMMD melakukan pengecekan langsung terhadap bahan bangunan yang digunakan, mulai dari batu, pasir, hingga material pendukung lainnya. Proses ini dilakukan secara teliti untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan.


Selain itu, koordinasi juga mencakup pengaturan distribusi material agar tepat waktu dan sesuai kebutuhan di masing-masing titik pembangunan. Hal ini penting untuk menghindari keterlambatan pekerjaan di lapangan.


Anggota Satgas TMMD menyampaikan bahwa kualitas material menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan yang dilakukan melalui program TMMD.


“Kami memastikan material yang digunakan benar-benar berkualitas agar hasil pembangunan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga kuat dan tahan lama sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.


Dengan adanya koordinasi yang baik dalam penggunaan material, diharapkan seluruh sasaran fisik TMMD ke-128 di Desa Brabe dapat selesai sesuai target dengan hasil yang maksimal. Program ini pun diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat setempat. (*)

TMMD ke-128 Kodim Probolinggo Bangun TPT di Akses Dusun Klagin, Tangani 12 Titik Longsor


PROBOLINGGO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0820/Probolinggo terus menunjukkan progres di lapangan. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan Tanggul Penahan Tanah (TPT) di ruas jalan menuju Dusun Klagin, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Pembangunan TPT ini menjadi prioritas mengingat kondisi jalan yang sebelumnya rawan longsor. Berdasarkan pendataan di lokasi, terdapat sedikitnya 12 titik longsoran yang mengancam akses utama warga menuju dusun tersebut.


Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga menghambat aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat setempat. Oleh karena itu, pembangunan TPT dinilai penting untuk memberikan perlindungan serta meningkatkan keamanan jalur penghubung desa.


Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan masyarakat setempat bersama personel TNI dari tiga matra. Sinergi ini menjadi salah satu ciri khas program TMMD yang mengedepankan kebersamaan antara aparat dan warga.


Di lapangan, terlihat warga dan prajurit bahu-membahu mengerjakan pemasangan batu dan pengecoran struktur penahan tanah. Semangat kebersamaan tersebut mempercepat proses pengerjaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Sertu Galang Panji yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pembangunan TPT ini diharapkan mampu mengatasi potensi longsor di sepanjang jalur menuju Dusun Klagin. Ia menyebut, kehadiran TNI dalam program TMMD bukan hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kebersamaan.


“Melalui gotong royong ini, kami ingin memastikan akses jalan warga menjadi lebih aman dan nyaman dilalui. Selain itu, ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.


Dengan adanya pembangunan TPT ini, diharapkan akses menuju Dusun Klagin semakin stabil dan aman dari ancaman longsor. Program TMMD ke-128 pun diharapkan memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Probolinggo. (*)

Kapolda Bali Hadiri Kick-Off Baligivation 2026, Perkuat Sinergi Digital Menuju Bali sebagai Pulau Digital

 


Denpasar – Kapolda Bali Irjen Pol Daniel  Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Kick-off Bali Digital Innovation Festival 2026 (Baligivation 2026) yang menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan ekonomi Bali melalui sinergi lintas sektor.


Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Bali, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Deputi Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan PPATK, Direktur Teknologi Digital Baru, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif, para narasumber, serta tamu undangan lainnya dari berbagai instansi dan stakeholder terkait.


Mengusung tema “Akselerasi Penguatan Ekonomi Bali Melalui Penguatan Digitalisasi dan Sinergi”, Baligivation 2026 merupakan langkah visioner Bank Indonesia dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.


Baligivation sendiri menjadi salah satu festival digital terbesar di Provinsi Bali yang menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, otoritas, pelaku usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi digital di Bali.


Festival ini tidak hanya menjadi ruang bertemunya ide dan inovasi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang kuat melalui penguatan UMKM, digitalisasi pasar rakyat, hingga pemberdayaan komunitas melalui program inovatif seperti Banjar Pintar dan Pasar Rakyat Go Digital.


Melalui Baligivation 2026, diharapkan Bali mampu terus berkembang sebagai pulau digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas utama Pulau Dewata.


Dalam sambutannya, Kapolda Bali Kapolda Bali Irjen Pol Daniel  Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si.,  menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital juga membawa berbagai potensi kerawanan dan ancaman di ruang siber, seperti penipuan online, penyalahgunaan data pribadi, pembobolan rekening, penyalahgunaan aset kripto, hingga praktik kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB) ilegal.


“Menghadapi tantangan tersebut, Polda Bali terus memperkuat langkah kolaboratif melalui peningkatan kapasitas patroli siber, pelaksanaan sosialisasi, edukasi dan literasi keamanan digital kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang tegas, profesional, dan prosedural,” ujar Kapolda Bali.


Kapolda Bali juga menegaskan bahwa Polda Bali beserta jajaran siap mendukung penuh terwujudnya Bali sebagai pulau digital yang aman, maju, dan terpercaya.


Selain menjadi ajang launching dan seremoni, Baligivation 2026 juga menghadirkan sesi interaktif yang dirancang lebih dinamis, dimana para narasumber berbagi pandangan, pengalaman, dan inovasi secara bergantian yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama peserta.


Kegiatan puncak ditandai dengan launching sinergi penertiban money changer ilegal di Bali yang dilakukan secara bersama-sama oleh Gubernur Bali, Kapolda Bali, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali.


Dengan dilaksanakannya launching tersebut, maka secara resmi Bali Digital Innovation Festival (Baligivation) 2026 resmi dimulai sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi Bali yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. (*)

Pelatihan Public Speaking, Kabid Humas Polda Jatim: Humas Harus Jadi Komunikator Efektif di Era Digital


SURABAYA – Bidang Humas Polda Jawa Timur menggelar pelatihan public speaking bagi jajaran Humas dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Selasa (28/4/2026).


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital yang semakin dinamis dan terbuka.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa fungsi Humas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak komunikasi institusi kepada masyarakat.


“Di era digital dan keterbukaan informasi seperti saat ini, Humas harus mampu menjadi komunikator publik yang efektif, baik dalam menyampaikan kebijakan maupun capaian kinerja institusi,” ujar Kombes Abast saat membuka kegiatan.


Ia menjelaskan, kemampuan public speaking tidak hanya sebatas berbicara di depan publik, tetapi juga menyangkut bagaimana pesan disampaikan secara tepat, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat.


“Public speaking bukan sekadar berbicara, tetapi bagaimana pesan disampaikan pada waktu yang tepat, kepada sasaran yang tepat, dengan cara yang tepat,” tegas Kombes Abast.


Menurutnya, penggunaan bahasa yang runtut, logis, dan tidak menimbulkan multitafsir menjadi kunci dalam menjaga kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik. 


Selain itu, bahasa tubuh atau body language juga berperan penting dalam memperkuat pesan.


Kombes Abast juga menekankan pentingnya kesiapan personel Humas saat berinteraksi dengan media. 


Penguasaan materi, akurasi data, serta sikap profesional menjadi faktor utama dalam membangun komunikasi yang kredibel.


“Setiap penyampaian informasi harus berbasis fakta, disampaikan secara jelas, dan didukung dengan sikap serta gestur yang tepat,” jelas Kombes Abast.


Melalui pelatihan ini, diharapkan personel Humas Polda Jatim semakin percaya diri dan profesional dalam menjalankan tugas komunikasi publik.


Peningkatan kemampuan ini juga diharapkan dapat mendukung pelayanan Polri yang transparan serta memperkuat kepercayaan masyarakat, sejalan dengan program Presisi Kapolri.


Kegiatan pelatihan ini turut menghadirkan narasumber dari Suara Surabaya Media dan diikuti oleh jajaran fungsi Humas Polda Jatim.


“Dengan pelatihan ini, kami berharap seluruh personel mampu menyampaikan informasi institusi secara akurat, proporsional, dan mudah dipahami masyarakat,” pungkasnya. (*)

Polres Blitar Kota Amankan Tersangka Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

 


KOTA BLITAR – Polres Blitar Kota Polda Jatim mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar. 


Dalam kasus ini, satu orang tersangka berinisial YAF (20), warga Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti.


Pengungkapan dilakukan pada Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Cemara, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. 


Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka diduga menjalankan praktik ilegal dengan membeli bio solar di sejumlah SPBU menggunakan barcode milik kendaraan lain.


Untuk menghindari kecurigaan, BBM tersebut diangkut menggunakan dump truck yang telah dimodifikasi menjadi tangki penampungan.


"Tangki penampungan disamarkan dengan sekam padi dan ditutup terpal, selanjutnya Bio Solar dipindahkan ke tempat penampungan lain dengan menggunakan pompa listrik, " kata AKBP Kalfaris, Senin (28/4/26).


Masih kata AKBP Kalfaris, BBM yang terkumpul rencananya akan dijual kembali dengan harga lebih tinggi guna meraup keuntungan.


AKBP Kalfaris menambahkan, dalam aksinya tersangka berpindah-pindah SPBU di wilayah Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Blitar saat melakukan pembelian, guna mengelabui petugas. 


Tersangka juga mengaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut. Modifikasi kendaraan dilakukan di sebuah bengkel di Tulungagung dengan dalih untuk mengangkut limbah cair.


Dalam penindakan ini, Polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit dump truck Hino warna hijau bernomor polisi AG 8594 RR yang telah dimodifikasi, sekitar 1.000 liter bio solar, 12 lembar nota pembelian SPBU, dua unit telepon genggam, uang tunai Rp200 ribu, serta satu kartu ATM atas nama tersangka.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Ia terancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.


Polres Blitar Kota mengimbau masyarakat untuk turut mengawasi distribusi BBM bersubsidi dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan. (*)

Sambut Kepulangan Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Peraih Juara Umum WATA Championship 2026


TANGERANG – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh personel Polri di kancah internasional. Kontingen Taekwondo Garbha Presisi Polri kembali ke tanah air setelah dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung di Ohama Arena, Sakai, Osaka, Jepang, pada 26-27 April 2026.


Kedatangan para atlet disambut hangat oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar, didampingi Brigjen Pol Langgeng Purnomo selaku Ketua Persatuan Taekwondo Garuda Bhayangkara Presisi, di Area Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/4/2026). 


Dalam ajang bergengsi tersebut, 15 atlet terbaik Polri tampil dominan sejak hari pertama pertandingan. Kontingen Garbha Presisi berhasil mengumpulkan total 27 medali terdiri dari 17 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu, menempatkan Tim Polri di puncak klasemen akhir mengungguli atlet dari berbagai negara.


Menanggapi keberhasilan ini, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan tim pelatih.


"Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan dan persiapan matang yang dilakukan oleh seluruh atlet. Bapak Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada anggota Polri yang telah berjuang dan berprestasi di bidang olahraga," ujar Irjen Pol Anwar.


Irjen Pol Anwar menambahkan bahwa Polri melalui Komite Olahraga Polri berkomitmen penuh untuk terus mendukung pembinaan atlet guna melahirkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang untuk Indonesia.


"Keberhasilan menjadi kebanggaan bagi institusi Polri dan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Polri akan terus mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan guna memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga taekwondo internasional," pungkasnya.


Dari total 27 medali tersebut terdapat 4 orang yang memperoleh masing-masing 3 medali, 4 orang yang memperoleh masing-masing 2 medali dan 7 orang yang memperoleh masing-masing 1 medali. Berikut adalah rincian medali yang diraih oleh Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri:


1. Brigadir Ihya Ainizahra, 1 Emas, 2 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri

2. Bripda Rizky Irma Suryani, 2 Emas, 1 Perak, Juara 1 Poomsae Individu Putri; Juara 1 Poomsae Pair; Juara 2 Poomsae Beregu Putri

3. Bripda Gabriel Simorangkir, 2 Emas, Juara 1 Poomsae Individu Putra; Juara 1 Poomsae Beregu Putra

4. Bripda Muhammad Rizky Prasetia, 3 Emas, Juara 1 Poomsae Pair; Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 1 Poomsae Individu Putra

5. Bripda Abi Nidya Ira Wati, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-49 Putri; Juara 2 Prestasi U-49 Intermediate Putri

6. Bripda Ressya Folingga, 1 Emas, 1 Perak, Juara 1 Kyorugi Prestasi U+68 Putri; Juara 2 U-73 Prestasi Putri

7. Bripda Johansen Vicenzo, 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu, Juara 1 Poomsae Beregu Putra; Juara 2 Poomsae Pair; Juara 3 Freestyle Poomsae

8. Bripda Dinda Putri Lestari, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-73 Putri

9. Bripda Nyoman Aing Keysa Nanda, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-57 Putri

10. Bripda Adrian Kaiser Hakiki, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-87 Putra

11. Bripda Gigih Adhiyodha, 1 Emas, Juara 1 Kyorugi Prestasi U-63 Putra ***

Senin, 27 April 2026

Wakapolda Hadiri Pertemuan Strategis Colombo Plan 2026 Perkuat Sinergi Regional Lawan Narkoba


Denpasar - Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., menghadiri pembukaan delegasi tingkat tinggi dalam acara *The Colombo Plan Drug Advisory Programme (DAP) National Secretariats Meeting 2026* yang diselenggarakan di Discovery Kartika Plaza Badung, Bali, pada Selasa (28/4/2026). 


Pertemuan tahunan bergengsi ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia Komjen Pol. Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K.,S.H.,M.Si., dengan mengusung tema strategis: **“Enhancing Regional Cooperation for Effective and Inclusive Drug Use Responses.”**


Tantangan peredaran gelap narkotika saat ini telah melampaui batas-batas negara melalui jaringan sindikat internasional yang semakin canggih. Oleh karena itu, kerja sama lintas batas yang inklusif bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.


“Polda Bali berkomitmen penuh dalam mendukung penguatan kerja sama regional ini. Kami menyadari bahwa penanganan narkoba tidak bisa dilakukan hanya dengan pendekatan penegakan hukum semata, tetapi harus menyentuh sisi rehabilitasi dan pencegahan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wakapolda di sela-sela kegiatan.


Pertemuan Sekretariat Nasional Colombo Plan 2026 ini menyoroti tiga pilar utama dalam menghadapi ancaman narkoba di kawasan Asia-Pasifik dengan Sinergi Penegakan Hukum Pertukaran data dan informasi intelijen yang lebih cepat antar-negara anggota, Memastikan program pemulihan dan rehabilitasi dapat diakses oleh semua kelompok, tanpa stigma.


Pelatihan bersama bagi personel lapangan dalam mendeteksi jenis narkotika sintetis baru yang kian marak.

**Komitmen Global dari Pulau Dewata**

Terpilihnya Bali sebagai tuan rumah menunjukkan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, khususnya Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang menjadi destinasi pariwisata dunia. 


Melalui forum ini, delegasi dari berbagai negara anggota Colombo Plan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret untuk menekan angka penggunaan narkoba secara global.


Acara yang berlangsung selama beberapa hari ke depan ini turut dihadiri oleh Direktur *Colombo Plan Drug Advisory Programme*, perwakilan BNN RI, serta pejabat utama Polda Bali lainnya. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini mampu menciptakan formula baru dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba yang lebih efektif dan humanis.


Colombo Plan adalah organisasi antar-pemerintah yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan kerja sama selatan-selatan, di mana Drug Advisory Programme (DAP) merupakan salah satu pilar tertuanya dalam mengadvokasi pengurangan permintaan dan pasokan narkoba di kawasan. ***

Jogo Jatim : Polres Madiun Kota Perkuat Sinergi dengan Serikat Buruh


KOTA MADIUN – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., mempererat sinergi dengan elemen buruh melalui kegiatan silaturahmi bersama Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR), Senin (27/4/2026). 


Kegiatan yang berlangsung di Lobby Pangeran Timur Polres Madiun Kota ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.


Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen Polres Madiun Kota dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi buruh, khususnya menjelang pelaksanaan May Day pada 1 Mei mendatang.


Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan terjalinnya hubungan baik antara Polres Madiun Kota dengan SBMR. 


Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan kalangan buruh untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan khususnya di wilayah Kota Madiun dan mewujudkan komitmen untuk bersama Jogo Jawa Timur ( Jatim).


“Saya mengajak seluruh elemen buruh di Kota Madiun untuk bersama-sama ikut Jogo Jatim dengan menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang peringatan Hari Buruh Internasional," ujarnya.


Menurut Kapolres Madiun Kota, dengan komunikasi yang baik, setiap kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan damai.


Selain itu, Kapolres Madiun Kota juga menyoroti isu ekonomi yang tengah berkembang, khususnya terkait kenaikan dan kelangkaan BBM serta LPG. 


Ia berharap SBMR turut berperan aktif dalam mengawasi pendistribusian kebutuhan tersebut agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.


“Kami berharap rekan-rekan buruh dapat ikut memantau distribusi BBM dan LPG di lapangan, sehingga tidak terjadi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Ketua SBMR Aris Budiono menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polres Madiun Kota dalam menjalin komunikasi dengan kalangan buruh. 


Ia menegaskan komitmen SBMR untuk terus menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung pelaksanaan kegiatan buruh yang tertib serta damai.


“Kami berkomitmen untuk menjaga situasi Kota Madiun tetap aman dan kondusif. Setiap agenda maupun permasalahan akan selalu kami koordinasikan dengan Polres Madiun Kota,” ungkap Aris.


Pada kesempatan tersebut, SBMR juga menyampaikan rencana kegiatan peringatan May Day 2026 yang akan dilaksanakan pada 1 Mei mendatang.


Agenda tersebut meliputi aksi damai di Alun-Alun Kota Madiun, yang kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam almarhum Benu Widodo, salah satu pendiri KASBI, di TPU Sembungan, Kota Madiun, diperkirakan akan diikuti sekitar 20 peserta.


Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Madiun Kota bersama SBMR menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang sejuk dan harmonis selama peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Madiun. 


Sinergi yang kuat antara kepolisian dan elemen buruh diharapkan mampu mewujudkan May Day yang aman, damai, dan bermartabat.(*)

Ditres PPA - PPO Polda Jatim Terima Penghargaan dari Menteri PPPA


SURABAYA - Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Jatim mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).


Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik dari penegakan hukum, pencegahan, hingga perlindungan hak-hak korban.


Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan seminar nasional bertajuk Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Kuasa yang digelar Polda Jatim di Surabaya,Senin (27/4/26).


Menteri PPPA juga mengungkapkan, berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional Tahun 2024 yang dilakukan Kementerian PPPA bersama Universitas Indonesia dan BPS, tercatat 1 dari 4 perempuan di Indonesia usia 15 hingga 64 tahun pernah mengalami kekerasan.


Sementara itu, hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja Tahun 2024 menunjukkan angka yang lebih memprihatinkan, yakni 1 dari 2 anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya. 


Bentuk kekerasan yang paling banyak dialami adalah kekerasan emosional.


"Salah satu faktor utama yang menyebabkan korban enggan melapor adalah adanya relasi kuasa antara pelaku dan korban," ujar Arifah.


Dalam banyak kasus, Arifah menyebut bahwa korban memiliki rasa hormat, ketergantungan, atau ketakutan terhadap pelaku sehingga tidak berani menolak maupun berbicara.


“Relasi kuasa ini harus diminimalisir, sehingga memberikan kekuatan kepada korban agar berani berbicara," jelas Arifah.


Karena itu lanjut Arifah, seminar nasional ini diharapkan menjadi momentum lahirnya solusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat serta memperkuat sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak.


Menteri PPPA juga menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Timur beserta jajaran yang turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.


Ia berharap seminar ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan.


“Kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak boleh terjadi oleh siapapun, kapanpun, dan di manapun. Kita harus menghentikannya sekarang juga,” pungkasnya. (*)

Hujan Jadi Kawan, Satgas TMMD Karangasem Kebut Pembangunan Infrastruktur Desa

 


KARANGASEM. , Ws. Danramil 03/Rendang, Kapten Inf I Wayan Sadra selaku Komandan SSK,cek apel pagi anggota yang tergabung satgas TMMD di Dusun Kubakal, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem 

Selasa, (28/04/26).


Yakni, kepada personil satgas TMMD ke -128 Kodim 1623/Karangasem harus tetap semangat berapi-api walaupun sekarang setiap sore hujan mulai menyerang ,kita sebagai TNI sudah mempunyai semboyan hujan adalah kawan,situasi ditempat kerja pasti licin karena keadaan tanah yang lembek tetap jaga faktor keamanan.


''Kodim Karangasem tidak ingin membangun jalan yang hasilnya dibawah standar, Untuk itu, selain material yang digunakan saya akan terus  mengingatkan kualitas adukan yang digunakan untuk pengecoran,'' tegasnya.


Mengingat Desa Pempatan khususnya Dusun Kubakal berbatasan dengan Dusun Alasngandang belum ada air PDAM masuk ,kita kerjakan pompanisasi sepanjang 100 M yang akan menjadi aliran pendistribusian air bersih untuk masyarakat sekitar ,dimana kita sudah mencapai 32 % pengerjaannya.


“Harapannya kualitas dari hasil sasaran fisik TMMD dapat di manfaatkan oleh warga secara optimal dan daya guna yang lama karena intensitas penggunaan jalan untuk penjualan hasil perkebunan di dusun sana”, imbuhnya.


Senada, Kepala Dusun Alasngandang, I Wayan Arnawan menyampaikan apresiasi terhadap satgas TMMD ini yang betul-betul membantu masyarakat khususnya Dusun Kubakal dan Alasngandang”, terangnya. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done