Bhayangkara News : NTB
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Oktober 2023

Polda NTB Gelar Apel Kehormatan Penyambutan dan Pelepasan Kapolda NTB


Mataram NTB - Resmi memimpin lembaga Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) setelah melaksanakan rangkaian Apel Kehormatan Penyambutan dan Pelepasan Kapolda Nusa Tenggara Barat  dari Pejabat Lama Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto kepada Pejabat Baru Kapolda NTB Irjen Pol. R. Umar Faroq SH., M.Hum., yang berlangsung di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Jum'at (27/10/2023).

Apel kehormatan tersebut dihadiri Pj. Gubernur NTB yang diwakili Kasat Pol PP NTB, Kasrem 162/WB, Kepala BNNP NTB, Danlanud ZAM, Danlanal Mataram, Kabinda, Kajati NTB, Kajari Mataram, para PJU Polda NTB, Kapolres/ta Jajaran Polda NTB, Walikota Mataram, Tokoh Agama, perwakilan Tokoh masyarakat serta para undangan lainnya.

Serah terima jabatan diawali dengan penyerahan Pataka Polda NTB Satya Wiradharma dari pejabat Lama Kapolda NTB  kepada Pejabat baru Kapolda NTB.

Dalam pidato singkatnya pada apel  tersebut Pejabat Lama Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto yang kini akan meneruskan pengabdiannya menjadi Kapolda Kalimantan Tengah menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh Pejuang Tangguh Polda NTB atas segala dukungan dan kerjasama yang diberikan kepada dirinya dalam rangka menjaga kondusifitas di NTB.

"1 tahun 10 bulan Para pejuang tangguh Polda NTB serta seluruh Stakeholder yang ada di NTB sudah bekerja sama dengan sangat baik dalam rangka mendukung tugas kami sebagai Kapolda NTB. Atas nama pribadi dan keluarga kami sampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya semoga Allah SWT membalasnya dengan pahala yang setimpal,"ucapnya seraya disambut Aamiin oleh para undangan.

Sangat banyak tugas Polisi di tengah masyarakat serta kegiatan event yang diselenggarakan di NTB berjalan sukses dalam situasi masyarakat yang kondusif membuktikan kerjasama antara kepolisian NTB dengan segenap stakeholder serta masyarakat berjalan dengan sangat baik.

"Saya berharap kehadiran Polisi di NTB akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat. Polisi tidak boleh menyakiti hati masyarakat,"tegasnya.

Terakhir Jenderal bintang dua yang kini menjabat Kapolda Kalteng ini menyatakan keyakinannya bahwa atas segala pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Kapolda NTB Irjen Pol Drs. R. Umar Faroq., SH.,M.Hum tentu akan lebih baik dari apa yang dilakukan Kapolda sebelumnya. Oleh karenanya Ia berharap kepada Pejuang Tangguh Polda NTB agar memberikan dukungan lebih baik lagi dari apa yang diberikan kepada Kapolda sebelumnya sehingga keamanan NTB akan tercipta jauh lebih baik lagi.

"Apa yang terbaik yang telah diberikan kepada saya, berikanlah kepada Pimpinan baru anda, Insyaallah apa yang menjadi cita bersama akan terwujud dengan baik. Maaf saya belum bisa memberikan yang terbaik untuk NTB,""tutup Pria yang kini menjadi Kapolda Kalteng ini.

Sementara itu Pejabat Baru Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. R. Umar Faroq SH., M.Hum., dalam sambutannya saat apel tersebut mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pejabat Kapolda NTB yang lama karena telah banyak pengabdian yang diberikan untuk masyarakat NTB terlebih hingga saat ini Daerah NTB terpelihara situasi dan kondisi yang sangat kondusif.

Ini semua tentu berkat pengabdian dari Kapolda NTB yang lama karena telah mampu memberikan pembinaan tentang tugas-tugas kepolisian terhadap seluruh pejuang tangguh Polda NTB dan Polres/ta jajarannya.

"Terimakasih Bapak Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto yang telah mampu memelihara situasi keamanan di daerah Nusa Tenggara Barat,"ucap Irjen Pol. R. Umar Faroq.

Dikatakannya, Kapolda NTB tentu tidak akan bisa bekerja sendiri dalam menciptakan keamanan untuk masyarakat, sehingga butuh kerja sama dan sinergitas yang kuat dari seluruh Stakeholder yang ada terlebih bagi Pejuang Tangguh Polda NTB.

"Selaku Kapolda NTB yang baru tentu saya sangat mengharapkan dukungan dan kerjasama dari para pejuang tangguh Polda NTB dan seluruh stakeholder yang ada termasuk segenap lapisan masyarakat untuk dapat menjaga keamanan di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat sehingga masyarakat akan merasakan kenyamanan dalam kehidupan sehari-hari,"terangnya.

Umar Faroq juga menyatakan bahwa dukungan yang akan diberikan kepada dirinya selaku Kapolda NTB tentu akan mendukung dari rencana bangsa kita agar pelaksanaan Pemilu 2024 yang akan datang berlangsung damai serta berjalan dengan baik.


"Saat ini intensitas politik sudah mulai dirasakan meningkat, oleh karenanya peran kita semua untuk mengawal situasi ini dapat berjalan dengan aman demi ketenangan hidup masyarakat NTB. Maka dari itu butuh kiranya dukungan semua pihak agar kedepan masyarakat NTB akan hidup lebih sejahtera dengan situasi Kamtibmas yang kondusif,"tutup Kapolda NTB. ("")

Tradisi Pedang Pora, Mengantar Kepergian Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto


Mataram NTB - Suasana sedih dan terharu mewarnai kepergian Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto. Mantan Kapolda NTB ini kini resmi meninggalkan Polda NTB untuk melanjutkan pengabdiannya sebagai Kapolda di daerah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Terlihat kesedihan yang begitu dalam dari segenap PJU Polda NTB, Kapolres/ta jajaran Polda NTB serta segenap Pejuang Tangguh Polda NTB manakala Kapolda Kalteng ini meninggalkan gerbang Polda NTB saat pelaksanaan tradisi pedang pora yang berlangsung di Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Jum'at (27/10/2023).

Dijelaskan Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin SIK., bahwa pedang pora merupakan tradisi di kepolisian dalam rangka mengantarkan kepergian Pejabat lama yang akan meninggalkan Polda NTB untuk selanjutnya meneruskan pengabdiannya ke daerah lain.

"Rasa haru tentu akan muncul secara spontanitas tatkala pejabat yang tadinya sehari-hari bersama kita lalu kemudian akan meninggalkan kita semua demi tugas baru yang diemban selanjutnya. Ini merupakan sebuah pengorbanan kepada daerah dan negara,"ucap Kombes Pol yang juga tinggal beberapa hari lagi turut pula meninggalkan Polda NTB untuk melanjutkan Pengabdiannya di Polda Jatim ini.

Prosesi pedang pora ini dimana Kapolda NTB Irjen Pol Drs. R. Umar Faroq SH., M.Hum., berserta seluruh PJU Polda NTB dan Para Pejuang Tangguh Polda NTB mengantar kepergian Pejabat Kapolda Lama Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto hingga di Gerbang Polda NTB.

Seremonial Pedang Pora ini sebagai wujud penghargaan dan terima kasih dari seluruh keluarga besar Polda NTB kepada Pejabat lama atas pengabdiannya di Polda NTB.

"Saya atas nama Kabid Humas Polda NTB mewakili seluruh Pejuang Tangguh Polda NTB mengucapkan Selamat Jalan dan selamat bertugas di tempat yang baru, semoga apa yang telah ditinggalkan kepada kami di Polda NTB akan memberikan manfaat bagi kami dan seluruh masyarakat NTB,"tutupnya. (*)

Jumat, 11 Februari 2022

Cek Kesiapan Pramusim MotoGP Mandalika, Kapolri Pastikan Pelaksanan Prokes Hingga Pengamanan

 



NTB - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengecek langsung Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Official Test atau tes pramusim MotoGP. 


Dalam tinjauannya tersebut, Sigit melihat kesiapan dari segi pelaksanaan protokol kesehatan (prokes), penerapan sistem bubble hingga pola pengamanan. Tujuannya, agar event internasional tersebut berjalan aman dan lancar sekaligus memperhatikan faktor kesehatan bagi seluruh pihak terkait dalam kegiatan tersebut. 


"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung terkait persiapan keamanan yang dilaksanakan dalam rangka memastikan seluruh rangkaian kegiatan pramusim dan nanti kegiatan pelaksanaan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia dilaksanakan bulan Maret," kata Sigit, Jumat (11/2).


Sigit mengaku, dari laporan yang diterimanya, segala permasalahan yang sempat muncul, saat ini sudah bisa diselesaikan. Kemudian, dari segi penerapan protokol kesehatan, kata Sigit, hal itu sudah diberlakukan mulai dari pintu masuk ke Indonesia.  


Penegakan prokes, sambung Sigit, juga dilakukan di tempat akomodasi hingga lokasi pelaksanaan event itu sendiri, yakni Sirkuit Mandalika. Sigit menjelaskan, pemeriksaan mulai dari dokumen, test RT-PCR, Test Swab Antigen harian, hingga pengaturan batas-batas area baik untuk peserta, ofisial, dan masyarakat, telah berjalan sebagaimana standar operasional prosedur (SOP).


"Sehingga kemudian ini tidak tercampur dengan panitia daerah atau masyarakat yang mungkin akan membantu melaksanakan kegiatan di Sirkuit. Artinya kita lihat bahwa untuk sistem Bubble dalam rangka menjaga protokol kesehatan semua berjalan baik," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.


Disisi lain, mantan Kapolda Banten tersebut memaparkan bahwa, sebanyak 1.598 personel gabungan dari TNI-Polri dan stakeholder lainnya, dikerahkan untuk melakukan pengamanan dalam pelaksanaan event internasional itu. 


"Dan juga tentunya akan ada penambahan-penambahan yang disesuaikan dengan pola pengamanan dan ancaman yang dihadapi," ucap Sigit.


Demi memastikan pelaksanaan Official Test Motogp 2022 dan Pertamina Grand Prix of Indonesia berjalan lancar, Sigit menyebut, pihak TNI-Polri, Forkopimda serta Komandan Lapangan MotoGP Mandalika Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, untuk terus melakukan evaluasi secara terus menerus. 


"Namun demikian secara umum seluruhnya, saya melihat berjalan dengan baik. Dan tentunya ini akan terus dilaksanakan evaluasi oleh Pak Kapolda berkoordinasi dengan Bapak Komandan Lapangan. Sehingga seluruh rangkaian dipastikan bisa berjalan aman dan pengendalian Covid-19, protokol kesehatannya berjalan sesuai yang kita harapkan," tutup Sigit.

Selasa, 03 Desember 2019

Kerja Bakti Koramil Moyo Hulu Bareng Warga Bangun Masjid



Sumbawa, NTB - Babinsa Koramil 08/Moyo Hulu, Kodim 1607/Sumbawa Serma Suwito melaksanakan gotong royong bersama masyarakat untuk pembangunan Masjid Nur Iman di Dusun Bage Loka, Desa Lito, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Selasa (3/12/19).

Dengan semangat dan jiwa kekeluargaan, Serma Suwito bersama masyarakat tampak bersemangat melaksanakan kegiatan gotong royong pembangunan Masjid Nur Iman. Mulai dari mengangkat material dan pengecoran pada tiang Masjid tersebut.

Kegiatan ini merupakan satu di antara metode Pembinaan Teritorial, dimana sangat penting menjaga komunikasi dan hubungan yang harmonis antara TNI dengan rakyat.

Danramil 08/Moyo Hulu Kapten Inf Triono B.W., mengatakan, “Kami akan terus berupaya menjalin sinergitas untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta menjaga kondusifitas lingkungan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan bersama,” ujar Danramil.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong ini khususnya di Desa Lito Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa sudah terjalin sangat baik.

“Dengan kegiatan Gotong royong pembangunan Masjid ini diharapkan akan terbentuk sinergitas semua komponen masyarakat dengan TNI sekaligus sebagai sarana ibadah dalam meningkatkan Ketaqwaan kepada Allah SWT”, ucapnya.

Semua kegiatan kami lakukan untuk memupuk kekompakan dan kebersamaan sehingga terwujud soliditas yang tinggi bersama Masyarakat.

Ditempat terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, S.E, M.Sc., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk partisipasi dari Kodim 1607/Sumbawa khususnya anggota Koramil 08/Moyo Hulu untuk menyumbangkan tenaga dalam rangka pembangunan Masjid Nur Iman dan juga sebagai upaya meningkatkan rasa kebersamaan dengan masyarakat dalam mewujudkan hubungan yang baik sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“TNI Kuat bersama Rakyat bukan hanya slogan semata - mata, melainkan satu kenyataan karena TNI lahir dari rakyat sehingga tanpa Rakyat TNI bukanlah apa-apa,” imbuh Dandim.  (Pen)





Jumat, 22 November 2019

Waspada Narcoterrorism! Ini Pesan Danrem 162/WB Ingatkan Bahaya Narkoba





Mataram. NTB, lintasbatasindonsia.com - Korem 162/WB menggelar penyuluhan bahaya Narkoba terhadap seluruh personel Korem 162/WB dan jajaran se Garnizun Mataram di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Mataram, Rabu (19/11).

Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB selaku lembaga resmi yang menangani masalah Narkotika.

Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya program tersebut dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada seluruh Prajurit dan PNS mengenai bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Dijelaskannya, pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi serta semakin maraknya pemberitaan tentang tindak kejahatan teroris dan peredaran Narkoba memunculkan kelompok yang menamakan dirinya Cyber Narcoterrorism.

“Kelompok ini menggunakan dunia maya seperti media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan pemahaman dan mengedarkan Narkotika, uang hasil penjualan Narkotika tersebut digunakan untuk membiayai aksi terorisme sehingga akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya mengingat tindak kriminal yang dilakukan lintas negara,” terang Danrem.

Untuk  itu, hati-hati menggunakan media sosial, jangan terpancing dengan segala bentuk iming-iming maupun tawaran yang menggiurkan mengingat ancaman hukum bagi pengguna Narkoba sangat tegas di lingkungan TNI.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB tersebut juga mengintruksikan agar jangan coba-coba menggunakan Narkoba, hindari dan jauhi Narkoba, apabila ada pengguna atau pengedar Narkoba segera koordinasi atau amankan dan serahkan kepada pihak yang berwajib sesuai prosedur yang berlaku.

Danrem juga mengucapkan terimakasih kepada BNNP NTB atas kerjasamanya dalam memberikan berbagai kegiatan terkait dengan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba P4GN di Korem 162/WB dan jajaran.

Usai memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan penyuluhan tentang bahaya Narkoba yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pencegahan BNNP NTB Irfan, S.Sos. (Penrem 162/WB)

Pengadilan Negeri Tingkat II Sumbawa Eksekusi Tanah Aset Negara Milik TNI AD




Sumbawa, NTB, lintasbatasindonesia.com  - Pengadilan Negeri (PN) Tingkat II Sumbawa hari ini melaksanakan eksekusi tanah milik negara seluas 2.532 meter persegi yang saat ini digunakan oleh beberapa orang warga  di Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa, Kamis (21/11).

Eksekusi tanah aset negara milik TNI AD yang terletak di lingkungan Surya Bhakti Karang Cemes Kelurahan Pekat Kecamatan Sumbawa tersebut dilakukan secara terbuka dihadiri Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Dandim 1607/Sumbawa, Kapolres Sumbawa, pihak PN Tingkat II Sumbawa, Pabandya BMN Slogdam IX/Udayana Letkol CZI I Ketut Sudirta, Danden Zibang Letkol CZI Edi Junaidi, Pasi Kumdam IX/Udyana Mayor CHK Daniel, SH. MH., Kakumrem 162/Wira Bhakti Mayor CHK Sugito, SH., Kasi Intel Korem 162/WB Mayor Inf Hendra Sukmana, Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., dan masyarakat setempat dengan pembacaan putusan eksekusi PN Sumbawa oleh juru sita PN Sumbawa.

Sebelumnya,  juru sita PN Sumbawa membacakan putusan PN Sumbawa atas lahan yang ditempati oleh 17 KK tersebut dengan nomor perkara 33.pdt.G/2014/PN.SBB tanggal 28 April 2015. Putusan Pengadilan Tinggi Mataram nomor 98/PDT/2015/PT MTR tanggal 9 Oktober 2015 dan putusan Mahkamah Agung nomor 1371 K/PDT/2016 tanggal 13 Oktober 2016.

Adapun hasil putusan sidang di Pengadilan Negeri Sumbawa dengan Nomor : 6/Pdt.G/2014/PN Sumbawa tanggal 10 September 2014 dengan pemohon saudara Arsih dan kawan-kawan, putusan sidang di Pengadilan Tinggi Mataram dengan Nomor : 98/Pdt.2015/PT.Mataram tanggal 9 Oktober 2015 dengan pemohon Saudara M. Tahir Burhanudin dan kawan-kawan, dan putusan sidang di Mahkamah Agung RI dengan Nomor : 1371 K/Pdt.2016/ tanggal 21 Maret  2018 dengan pemohon yang sama, dimana dalam putusan itu menyatakan benar bahwa tanah tersebut milik TNI AD.

Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media menyampaikan eksekusi lahan tanah milik TNI AD dilakukan berdasarkan putusan hukum baik Pengadilan Negeri Sumbawa, Pengadilan Tinggi Mataram hingga Mahkamah Agung.

"Jadi prosesnya sudah berjalan cukup lama dan karena sudah inkracht yang awalnya akan di eksekusi sebelum Pilpres, namun karena perkembangan situasi politik pada saat itu tidak memungkinkan sehingga ditunda sampai hari ini," ujarnya.

Danrem kemudian menjelaskan bahwa sebelumnya juga sudah melakukan pendekatan semaksimal mungkin secara soft atau lunak seperti sosialiasi dan pendekatan secara humanis dengan harapan tidak ada benturan-benturan fisik dan sebagainya pada saat eksekusi.

"Syukur Alhamdulillah berkat sosialisasi yang dibantu teman sehingga pelaksanaan eksekusi berjalan aman dan lancar, dan tidak ada benturan sekecil apapun, ungkapnya.

Selain itu, sambung pria kelahiran Jakarta tersebut, pihaknya sudah membuat dan melayangkan surat peringatan hingga tiga kali serta membuat himbauan secara lisan dan tulisan, dan warga yang menempati tanah tersebut bersedia meninggalkannya lokasi atas kesadarannya.

"Terimakasih atas kesadaran masyarakat karena bersedia meninggalkan lokasi dan kami mohon maaf jika ada tutur kata dan tingkah laku dalam pelaksanaan eksekusi yang kurang berkenan di hati masyarakat. Itu tidak lain karena kami menjalankan tugas untuk menyelamatkan aset negara. Ini bukan aset perorangan atau kelompok," tambah Danrem.

Adapun rencana Kedepan, menurut Danrem, diatas tanah tersebut akan dibangun Kantor Subden Pom Sumbawa agar dekat dengan kota sehingga koordinasinya lebih cepat dan mudah.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas pelaksanaan eksekusi yang berjalan aman dan lancar karena sebelumnya sudah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat dan tokoh pemuda sehingga bisa berjalan dengan aman dan terkendali.

Usai pembacaaan putusan oleh juru sita Pengadilan Negeri Tingkat II Sumbawa, pelaksanaan eksekusi dilanjutkan dengan pembongkaran rumah yang dibangun oleh 17 KK dilokasi tanah tersebut. (Penrem 162/WB)

Swasembada Pangan, Koramil Utan Rhee Turun Sawah Dampingi Petani Tanam Padi




Sumbawa, NTB lintasbatasindonesia.com - Diawal musim hujan, para petani di Desa Rhee Beru Kecamatan Rhee menyiapkan lahannya untuk menghadapi musim tanam, salah satunya kelompok tani (Poktan) Saliper Ate hari ini melakukan penanaman padi diatas sawah seluas 1 hektar, Rabu (19/11).

Melihat kondisi tersebut, Danramil 1607-09/Utan Rhee Kapten Inf Robert P. bersama anggotanya ikut turun sawah membantu para petani menanam padi jenis ciherang dengan pola tanam jajar legowo hingga selesai.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi kepada Koramil jajarannya yang peduli terhadap kondisi masyarakat binaannya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini menambah kgelisahan para petani mengingat cadangan air semakin menipis sehingga membutuhkan perhatian kita bersama untuk memberikan dukungan dan support terhadap swasembada pangan.

“Alhamdulillah saat ini sudah mulai musim hujan walaupun belum merata, semoga kondisi ini memberikan dampak positif terhadap kesuburan tanah yang beberapa bulan terakhir mengalami kekeringan,” ungkap Dandim.

Selain itu, Dandim kelahiran Jawa Timur tersebut juga meminta satuan Koramil jajarannya untuk terus berada ditengah-tengah masyarakat sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan kuat antara TNI dengan rakyat.

Dilokasi penanaman padi juga hadir Kepala UPT Pertanian Kecamatan Rhee Farid Mahruf, SP., dan Kepala Desa Rhee Beru Halidi. (Kodim 1607/Sumbawa)

Selasa, 19 November 2019

Pembentukan Menwa Rinjani Angkatan ke 41, Danrem 162/WB Berikan Wawasan Bela Negara





Mataram, lintasbatasindonesia.com  - Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., memberikan wawasan bela negara kepada 100 orang Resimen Mahasiswa (Menwa) Angkatan 41 tahun 2019 di Bumi Perkemahan Jaka Mandala jalan Pemuda Nomor 63 A Mataram, Senin (18/11).

Seratus orang Menwa Angkatan 41 ini sedang melaksanakan pembentukan menjadi anggota Menwa yang berasal dari gabungan beberapa Universitas di NTB selama lima hari.

“Para Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki jiwa nasionalisme untuk mempertahankan eksistensi bangsa dan negara kedepan, apalagi Menwa,” ujar Danrem usai memberikan materi Belneg.

Dijelaskannya, sesuai dengan Pasal 9 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara sebagai penjabaran dari pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara yang bisa dilakukan melalui pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, pengabdian sebagai Prajurit TNI secara sukarela atau secara wajib dan pengabdian sesuai profesi.

Dalam hal ini menurut Danrem, Menwa harus memiliki pengetahuan dan sikap dasar-dasar kemiliteran seperti Disiplin, pengetahuan dan keterampilan PBB, penghormatan, navigasi darat, tali temali dan memilik fisik yang prima yang terhindar dari pengaruh Narkoba, alkohol dan pergaulan bebas.

Danrem berharap agar seluruh komponen masyarakat baik secara perorangan maupun organisasi memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara untuk bersama-sama dengan TNI menjaga keutuhan wilayah dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan harapan Indonesia tetap eksis di dunia internasional.

Sesuai rencana, para peserta calon Menwa akan diberikan pendidikan dan latihan dasar miliiter (Diklatsarmil) di Kompi C Yonif 742/SWY selama lima hari. (Penrem 162/WB)

Minggu, 17 November 2019

Karate Open Championship Dandim Cup Resmi Berakhir




Sumbawa Barat, lintasbatasindonesia.com  - Kejuaraan Karate Open Championship (KOC) Kabupaten Sumbawa Barat memperebutkan piala Dandim 1628/Sumbawa yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Jumat (15/11/2019) sudah berakhir.

Hari ini, Komandan Kodim 1628/Sumbawa Barat Letnan Kolonel Czi Eddy Oswaronto, ST., menutup Kejuaraan KOC yang diikuti sekitar 210 atlit karate dari tujuh Kabupaten/Kota se Provinsi NTB di Graha Bukit Bintang Tanah Mira Kota Baru Taliwang Kabuaten Sumbawa Barat, Minggu (17/11).

Sebelumnya dilakukan pertandingan perebutan kelas Best Of The Best Komite kelas perorangan putra dan putri antara lain kelas usia dini, kelas pra pemula, kelas pemula, kelas kadet dan kelas junior.

Usai menerima laporan hasil pertandingan dari Ketua Panitia Zainal Abidin, SE., Dandim 1628/Sumbawa Barat memberikan apresiasi kepada seluruh atlit, pendukung dan panitia yang telah melaksanakan pertandingan baik, aman dan lancar.

Dijelaskannya, kejuaraan tersebut diselenggarakan sebagai ajang untuk mengasah dan mengetahui kemampuan adik-adik atlit karate sekaligus untuk melatih mental sehingga pada event-event kejuaraan kedepan akan tampil lebih percaya diri dan lebih baik lagi.

"Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya sehingga terjalin komunikasi dan silaturahmi antar perguruan," imbaunya.

Menurutnya, latihan bela diri karate sangat positif untuk mengembangkan bakat dan minat adik-adik siswa disamping proses belajar di sekolah.

"Teruslah belajar dan berlatih, sibukan diri dengan kegiatan positif dan jauhi hal-hal yang bersifat negatif seperti pergaulan bebas dan Narkoba, jadilah atlit yang profesional kebanggaan daerah, bangsa dan negara," pungkas Dandim.

Acara penutupan Kejuaraan KOC Dandim Cup 2019 dihadiri Ketua Harian ASKI Musmulyadin, Ketua Panitia Zainal Abidin SE., Perwakilan Bank BRI, Perwakilan PT. AMNT Sumbawa Barat, Danramil Taliwang, Kasat Sabhara Polres Sumbawa Barat, Para Panitia, Wasit dan para atlit karate.

Penyerahan hadiah kepada juara umum dari Inkanas Lombok Tengah, juara umum kedua dari Forki Lombok Barat dan juara umum ketiga dari Varvasi Karate Klub. (Kodim 1628/Sumbawa Barat)

Pohon Tumbang Ganggu Pengguna Jalan Raya, Babinsa Koramil Sumbawa Ambil Tindakan





Sumbawa, lintasbatasimdonesia.com -  - Pohon yang tumbang pada Minggu dini hari (17/11) di jalan lintas Sumbawa Dompu KM 2 depan Akper Samawa Kabupaten Sumbawa telah mengganggu aktifitas para pengguna jalan. Mendengar informasi tersebut, Piket 1607-01/Koramil Serda M. Fajrin langsung menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Setelah melihat kondisi pohon yang langsung memotong jalan, Serda M. Fajrin langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Sumbawa dan PLN Sumbawa serta masyarakat setempat untuk memotong dan membersihkan sisa kayu secara manual dari jalanan.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., mmberikan apresiasi atas kesigapan Prajuritnya membantu pengguna jalan walaupun tengah malam menjelang waktu subuh.

Menurutnya, langkah positif itu dilakukan sebagai wujud kepedulian satuan Koramil untuk memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah.

"Alhamdulillah setelah Babinsa dan masyarakat keluar membantu, arus lalu lintas jalan Sumbawa Dompu berjalan tertib dan lancar," ujarnya.

Dandim juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk menindaklanjuti sekecil apapun informasi dari masyarakat dan minimal mampu memberikan solusi yang tepat sehingga kondusifitas wilayah tetap terjaga.

"Jaga dan pelihara kebersamaan dengan masyarakat karena TNI akan kuat bersama rakyat," pungkasnya. (Kodim 1607/Sumbawa)

Korem 162/WB Gelar Persami Pramuka SWK di Bumi Perkemahan Gunung Jae





Lombok Barat, lintasbatasindonesia.com - Korem 162/WB menggelar perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Praja Muda Karana Saka Wira Kartika (SWK) selama dua hari di Bumi Perkemahan Gunung Jae, Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, yang diikuti para peserta Pramuka SWK dari beberapa SMA sederajat, Sabtu (16/11/2019).

Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam amanatnya yang dibacakan Inspektur Upacara Pasi Binwanwil Ster Korem 162/WB Mayor Inf Jalal Bin Saleh menyampaikan gerakan Pramuka lahir sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang mengedepankan pendidikan watak dan kepribadian, menumbuhkan semangat jiwa patriotik dan jiwa bela negara, berdasarkan nilai-nilai universal yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka sehingga menjadi salah satu pilar penting dalam sistem pendidikan nasional.

Dijelaskannya, Persami ini dilakukan dalam rangka pembinaan Gerakan Pramuka Saka Wira Kartika yang telah dibentuk di masing-masing Kodim untuk melaksanakan kegiatan bersama, sekaligus untuk mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang positif mengingat Pramuka merupakan wadah untuk membentuk kepribadian generasi muda yang cerdas, beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, berjiwa patriot dan memiliki kepemimpinan yang handal, cinta lingkungan serta disiplin tinggi dan taat terhadap hukum.

"Melalui kegiatan Pramuka ini diharapkan dapat memupuk jiwa patriot dan membina semangat kebersamaan serta memiliki solidaritas yang tinggi serta berkarakter yang kuat dalam semangat membela bangsa dan negara," harap Danrem.

Selain itu, Danrem juga meminta kepada pelatih dan pendukung untuk memberikan pembekalan ilmu pengetahuan bela negara dan wawasan kebangsaan serta keterampilan navigasi darat, pioner, mountenering dan survival serta kegiatan lainnya yang akan memotivasi adik-adik untuk menumbuhkan dan meningkatkan kreativitas baik secara perorangan maupun kelompok.

"Selamat melaksanakan perkemahan, bangun kebersamaan dan kekompakan dengan terus belajar dan berlatih agar siap menghadapi tantangan hidup kedepan," tandasnya. (Penrem 162/WB)

Jumat, 15 November 2019

Kafe Illegal dan Premanisme Resahkan Warga, Ini Tanggapan Dandim Sumbawa




Sumbawa, NTB  - Keberadaan kafe di batas Kabupaten Sumbawa dan Dompu tepatnya di Desa Pidang Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa menimbulkan keresahan masyarakat setempat.

Keresahan masyarakat tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan menggelar rapat di Kantor Pidang yang dihadiri Danramil 1607-02/Empang Kapten Inf I Wayan Suledra, Camat Tarano M. Tahqiq, SH., Kasi Binwasluh Satpol PP Kabupaten Sumbawa M. Sukarman, S.TP, Kades Pidang Safruddin, Ketua BPD Pidang Abdul Azis dan para pemilik kafe.

Terkait dengan hal itu, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE., M.Sc., membenarkan adanya beberapa kafe di perbatasan Sumbawa dan Dompu berdasarkan laporan Danramilnya.

Berdasarkan laporan, kata Dandim, keberadaan kafe ditempat tersebut menyediakan minuman keras bahkan wanita penghibur dan tidak memiliki ijin (illegal). Mereka juga pernah mendapat surat teguran dari Satpol PP selaku penegak ketentraman dan ketertiban (Trantib).

"Surat tegurannya ini sudah kedua kali dengan batas waktu tiga hari kedepan untuk dilakukan pembongkaran oleh pemiliknya, dan jika tidak diindahkan maka akan diberikan surat teguran ketiga sampai pada pembongkaran paksa apabila itu juga tidak dilaksanakan," terangnya.

Selain itu, lanjut Dandim kelahiran Jawa Timur tersebut, ada juga pengaduan melalui media sosial tentang pemalakan dan aksi premanisme di daerah tersebut kepada para sopir yang meminta sejumlah uang hingga rokok.

"Disana juga diduga ada tindakan premanisme seperti pemalakan yang meresahkan pengguna jalan raya," ujarnya.

Menurutnya, tindakan premanisme dalam bentuk apapun tidak bisa dibiarkan karena akan mengganggu kenyamanan, keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pihaknya siap membantu Kepolisian dan Pemeritah Daerah untuk melakukan penertiban kafe illegal maupun tindakan premanisme untuk menjaga kondusifitas wilayah agar tetap aman, nyaman dan tentram.

Dandim juga mengingatkan bagi oknum yang melakukan pemalakan atau tindakan premanisme agar segera dihentikan sebelum terjaring dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (Kodim 1607/Sumbawa)

Rabu, 13 November 2019

Korem 162/WB Menggelar Penyuluhan Bahaya Radikalisme





Mataram, NTB  - Istilah radikalisme akhir-akhir sering muncul dalam lini massa. Terkait dengan itu, Korem 162/WB memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu Persatuan Dharma Pertiwi Cabang NTB Daerah J di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan nomor 162 Mataram, Senin (11/11). Dharma Pertiwi merupakan perkumpulan para istri TNI baik Persit KCK untuk istri anggota TNI AD, Jalasinatri untuk istri anggota TNI AL dan Pia Ardhya Garini untuk istri anggota TNI AU.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH. M.Han., dalam sambutannya menjelaskan tentang radikalisme. "Radikalisme adalah suatu paham yang ingin melakukan perubahan secara masif, sistimatis pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan dan ekstrim," jelas Danrem.

Menurutnya, kelompok radikal umumnya menginginkan perubahan dalam waktu singkat, drastis dan terkadang bertentangan dengan sistem sosial yang berlaku. Untuk saat ini, radikalisme sering dikaitkan dengan terorisme karena kelompok radikal melakukan cara apapun untuk mencapai keinginannya, termasuk dalam bentuk teror kepada pihak yang tidak sepaham dengan mereka.

Adapun cara dalam penyebaran paham radikalisme bisa dengan melakukan pertemuan langsung atau memanfaatkan tekhnologi yang ada seperti internet untuk mempengaruhi masyarakat yang menjadi target mereka.

Danrem berharap agar para istri Tentara tersebut setelah menerima penyuluhan, dapat menangkal penyebaran paham radikalisme terhadap diri sendiri, keluarga dan dilingkungan tempat tinggal sehingga dapat memperkecil dan menutup ruang gerak yang menganut paham radikal.

Sementara Ketua Dahrma Pertiwi Ny. Kirana Rizal Ramdhani memberikan apresasi atas pelaksanaan penyuluhan tentang radikalisme kepada ibu-ibu Dahrma Pertiwi sebagai penambah wawasan dan pengetahuan tentang paham radikal.

Ny. Kirana juga meminta kepada para peserta untuk memperhatikan materi yang diberikan dan menanyakan apabila kurang jelas sehingga bermanfaat bagi diri dan keluarga khususnya pengawasan terhadap anak-anak dalam penggunaan media sosial mengingat penyebaran paham radikal juga bisa melalui media sosial seperti foto dan video.

Usai memberikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi penyuluhan oleh Kasi Intelrem 162/WB Mayor Inf Hendra Sukmana. (Penrem 162/WB)

Selasa, 05 November 2019

TMMD ke 106 Sukses, Ini Ungkapan Dandim 1620/Loteng




Lombok Tengah, www.lintasbatasindonesia.com  - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 di Kabupaten Lombok Tengah telah berakhir dan ditutup pada Kamis tanggal 31 Oktober lalu di Lapangan Jelojok Kecamatan Kopang Lombok Tengah.

Komandan Kodim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., selaku Dansatgas TMMD disela-disela kesibukannya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu memberikan dukungan dan support selama pelaksanaan program TMMD mulai dari Pra TMMD hingga penutupan.

"Alhamdulillah TMMD ke 106 di Kecamatan Kopang dan Janapria Lombok Tengah berjalan lancar dan sukses, semua itu tidak terlepas dari dukungan para pihak baik masyarakat, Pemerintah Daerah dan instansi terkait termasuk rekan-rekan media," ungkap Dandim.

Menurutnya, semua program pembangunan fisik baik musala, rumah tidak layak huni dan pembukaan jalan baru dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan memperhatikan perawatan agar memiliki usia pakai yang lama.

"Khusus untuk jalan baru, semoga Pemerintah Daerah segera menganggarkannya untuk diperkeras dan di aspal sehingga nyaman untuk dilalui sepeda motor maupun roda empat dan anak-anak yang berjalan kaki menuju sekolah," harap Dandim.

Dandim Loteng juga meminta maaf apabila ada kesalahan ataupun kekurangan yang dilakukan pihaknya selama dalam pelaksanaan TMMD.

Adik-adik para santri Ponpes Madinatul Mumbang Desa Montong gamang antusias melakukan pembersihan jalan baru dipimpin langsung oleh TGH. Ahmad Albarizi, QH. S.PdI., bersama Babinsa Montong Gamang Koramil 1620-03/Kopang. (Kodim 1620/Loteng)

Rabu, 11 September 2019

Rakor Perpanjangan Waktu Rehab Rekon Pasca Gempa, Ini Harapan Danrem 162/WB




Lintasbatasindonesia.com - Lombok Utara - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., mengahadiri rapat koordinasi perpanjangan status transisi darurat ke pemulihan dan perbaikan akibat bencana alam gempa bumi tahun 2018 di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu (11/9).

Usai Rakor, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan Wartawan menjelaskan tentang beberapa hal yang dibahas dalam rapat.

"Rapat ini dilaksanakan dengan BNPB pusat dalam rangka membahas pertanggung jawaban anggaran yang sudah diterima untuk segera dibuat laporannya secara terperinci dan administrasi yang lengkap," ujar Danrem.

Data-data terkait dengan proses rehab rekon harus dilengkapi karena ada pengawasan dari BPK RI, inspektorat dan untuk dilaporkan kepada BNPB bidang keuangan.

Selain itu, lanjut Danrem, pembahasan terkait pergeseran pasukan Zeni TNI yang tergabung dalam rehab rekon terpadu untuk membantu KLU dalam proses percepatan pembangunan rumah tahan gempa (RTG) mengingat ada permintaan pasukan zeni tekait perpanjangan masa transisi oleh Gubernur NTB ke Mabes TNI dan ada juga pembahasan tentang beberapa hal yang bersifat menonjol berupa temuan-temuan atau oknum-oknum yang nakal selama proses rehab rekon. "Mudah-mudahan segera bisa terselesaikan," harapnya.

Terkait harga semen yang kian melambung, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut menjelaskan bahwa hal tersebut sudah dilaporkan hingga ke tingkat pusat dan khusus untuk warga Lombok Utara, semen akan diturunkan di Pelabuan Carik Kecamatan Bayan dengan harapan agar lebih murah biayanya dan meringankan harganya untuk masyarakat KLU.

Adapun penentuan aplikator dalam proses rehab rekon, menurut Danrem ditentukan oleh Pokmas itu sendiri berdasarkan rapat internal warga, namun Kadus bisa memberikan saran dan masukan  Aplikator yang tentunya memenuhi kriteria sehingga tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, tutupnya.

Rakor tersebut juga dihadiri Direktur keuangan PNBB Pusat Yola, Karo Humas Polda NTB Kombespol Azas, Dansektor KLU Mayor Inf Hendra Sukmana, Kalak BPBD Provinsi Ahasanul Halik, Wabup KLU H. Sarifudin, SH. MH., Kalak BPBD Kab/Kota se Provinsi NTB, Sekda KLU H. Suardi, MH., Karo keuangan BNPB Pusat Tahrif, Danramil se KLU, para Danki Zipur Satgas rehab rekon terpadu, Korwil dan para peserta rapat lainnya. (Penrem 162/WB)

Senin, 09 September 2019

Kodim 1620/Loteng Gelar Olahraga Aerobik Bersama Pemda




lintasbatasindonesia.com, Loteng, NTB - Olahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan dan vitalitas sehari-hari. Terkait dengan itu, Kodim 1620/Loteng menggelar olahraga aerobik bersama seluruh instansi Pemerintah Daerah setempat yang dihadiri para stakeholder Lombok Tengah.

Olahraga bersama yang diikuti ratusan personel Kodim, Pemda dan Pengadilan Negeri Lombok Tengah tersebut dilaksanakan di Alun-Alun Tastura Praya Loteng, Jumat (6/9).

Dandim 1620/Loteng Letnan Kolonel Czi Prastiwanto, SE. M.I.Pol., dilokasi menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan selain untuk menjaga tubuh agar tetap bugar dan sehat, juga sebagai ajang silaturrahmi antara aparat pemerintah sehingga terjalin hubungan yang harmonis, keakraban dan kebersamaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hari ini juga, kata Dandim, ada pelepasan Atlet Kempo oleh Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT., yang akan mengikuti kejuaraan di tingkat Provinsi NTB, untuk itu mari kita doakan bersama agar meraih kemenangan.

Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT., memberikan sambutan sebelum pelaksanaan olahraga terkait dengan keutamaan bulan Muharam untuk berpuasa dan memperbanyak amal ibadah, dan rencana pelaksanaan HUT Kabupaten Loteng ke 74 tahun 2019.

Usai melaksanakan olahraga aerobik, perwakilan PN Praya memberikan penyuluhan hukum kepada seluruh peserta. (Kodim 1620/Loteng)

Siap Tuntaskan RTG 3 Wilayah 4 SSK Satgas Terpadu TNI Menuju Lombok Utara



Lintasbatasindonesia.com, Lombok Utara - Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menerima kedatangan seluruh personel Satgas terpadu rehab rekon TNI yang berada di tiga wilayah yakni Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat dan Lombok Timur di lapangan umum Desa Anyar Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) dengan upacara penerimaan yang dipimpin Inspektur Upacara Wakil Bupati Lombok Utara Sarifuddin, SH., Jumat (6/9).

Sebelum pemberangkatan ke KLU, para personel Satgas terpadu ini dilepas Dandim masing-masing wilayah bersama unsur Pemerintah Daerah setempat baik di Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat maupun Lombok Timur.

Usai upacara penerimaan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media mengucapkan selamat datang kepada para pahlawan kemanusiaan di daerah penugasan yang baru yakni KLU.

Dijelaskannya, sebelumnya 400 orang personel ini terdiri dari 1 SSK Yonzipur Pasmar 2/SBY, 1 SSK Yonzipur-5/ABW, 1 SSK Yonzipur-2/SG dan 1 SSK Yonzipur 18/YKR bertugas Kabupaten Sumbawa, Sumbawa Barat dan Lombok Timur.

"Alhamdulillah tugas mereka terkait dengan rehab rekon rumah tahan gempa (RTG) di tiga wilayah tersebut selesai dan sekarang dipusatkan di wilayah KLU dengan harapan dapat mempercepat proses rehab rekon sesuai dengan target," ujar Danrem.

Dari 4 SSK tersebut, kata Danrem, 2 SSK di Kecamatan Bayan, 1 SSK di Kecamatan Kayangan dan 1 SSK di Kecamatan Tanjung. Jadi jumlah keseluruhan personel rehab rekon terpadu di wilayah KLU sebanyak 8 SSK atau 800 orang.

"Empat SSK ini memperkuat empat SSK yang sebelumnya ada di wilayah KLU, mereka akan melaksanakan tugas sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 sesuai dengan perpanjangan rehab rekon yang diajukan oleh Gubernur NTB kepada Pemerintah Pusat," terangnya.

Kita berharap, sambung pria kelahiran Jakarta tersebut, 800 orang personel ini bisa memberikan motivasi kepada masyarakat untuk mentrigger pembangunan rehab rekon di wilayah KLU.

Pada kesempatan yang sama, Wabup KLU mengucapkan terimakasih kepada Danrem yang telah menambah personel rehab rekon di wilayah KLU sebanyak 400 orang personel TNI. "Ini akan menambah semangat kami didaerah untuk segera menyelesaikan rehab rekon RTG," ucap Wabup.

Menurutnya, para personel ini akan dipusatkan di lokasi Bayan, Kayangan dan Tanjung untuk mengejar proses percepatan pembangunan seperti kecamatan lain. (Penrem 162/WB)

Korem 162/WB Gelar Upacara Hari Olahraga Nasional ke 36 Tahun 2019





lintasbatasindonesia.com, Mataram - Tanggal 9 September sebagai hari bersejarah lahirnya olahraga nasional. Terkait dengan peringatan Hari Olahraga Nasional, Korem 162/WB menggelar upacara Hari Olahraga Nasional ke 36 tahun 2019 di lapangan Yonif 742/SWY Gebang dengan Inspektur Upacara Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori yang diikuti seluruh personel Korem beserta jajaran se Garnizun Mataram, Senin (9/9).

Pada peringatan Hari Olahraga Nasional kali ini, tema yang diangkat oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah “Ayo Olahraga, Dimana saja, Kapan saja”.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi dalam sambutannya yang dibacakan Inspektur Upacara menyampaikan pembinaan atlet muda berbakat yang di dukung oleh talent identification dan talent scouting yang tepat, telah dibuktikan pada ASEAN Schools Games (ASG) 2019 di Semarang dengan memperoleh piala melampaui target yakni 43 emas, 34 perak, dan 25 perunggu.

Selain itu, Imam Nahrawi juga menyebutkan Indonesia sebagai peringkat ke 4 pada Asian Games 2018 dengan perolehan 98 medali terdiri dari 31 Emas, 24 Perak dan 43 Perunggu.

“Untuk atlit Disabilitas mencatatkan sejarah baru sebagai peringkat kelima pada Asian Paragames 2018 dengan perolehan 135 medali yang terdiri dari 37 Emas, 47 Perak dan 51 Perunggu,” paparnya.

Terkait dengan Olimpiade di Tokyo pada tahun 2020, Menpora telah menyiapkan atlit-atlit yang akan bertanding pada cabang olahraga unggulan dengan harapan mampu melampaui target yang ditentukan.

Menpora juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melaksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas sesuai dengan instruksi Presiden tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Peraturan Menpora RI tentang Gerakan Ayo Olahraga.

Mengakhiri sambutannya, Imam Nahrawi berharap Indonesia bisa menjadi tuan rumah pada pelaksanaan Olimpiade dan Paralimpiade pada tahun 2032 mendatang. (Penrem 162/WB)

Kamis, 05 September 2019

"Indonesian Army Care", Danrem 162/WB Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan dan Hijaukan Hutan





Lombok Tengah, NTB - Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Wakil Bupati Loteng dan rombongan The 6 th Asia Pacific Georpark Network (APGN) dari 30 negara melaksanakan penanaman bibit pohon di Dusun Pemotoh Tengah Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Loteng, Rabu (4/9).

Kegiatan tersebut dalam rangka salah satu program Asia Pacific Georpark Network (APGN) yakni Indonesian Army Care for The Environment yang menyebutkan bahwa Tentara Nasional Indonesia Peduli dengan Lingkungan.

Adapun jenis bibit pohon yang ditanam di hutan daerah tersebut yakni pohon yang berbuah seperti durian, mangga dan sentul.

Dalam wawancaranya dengan media, Danrem 162/WB mengatakan kondisi saat ini musim kemarau yang mengakibatkan kekeringan dibeberapa tempat sehingga beberapa titik di wilayah NTB kebakaran.

"Titik hotspot ini yang termonitor satelit, padahal hotspot tersebut bisa saja muncul dari api pembakaran jerami atau yang lainnya. Jadi tidak semua hotspot yang muncul di satelit berasal dari kebakaran hutan," ujar Danrem.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk melakukan reboisasi dilokasi-lokasi yang tandus seperti hutan dan lahan kosong agar terlihat hijau kembali.

Lebih lanjut Danrem menjelaskan, salah satu tujuan penanaman bibit pohon tersebut selain menghijaukan lahan tandus, juga untuk mengembalikan fungsi hutan baik fungsi ekonomis dan yang tak kalah penting adalah fungsi hutan sebagai penampung cadangan air, mencegah terjadinya banjir, erosi, tanah longsor, menjaga ekosistem yang ada disekitar agar tidak punah serta bisa mengurangi polusi udara dan menghasilkan oksigen yang lebih banyak.

Menurutnya, dua tahun terakhir ini, pihaknya bersama dengan instansi terkait sudah melakukan reboisasi di seluruh Kodim jajaran Korem sekitar 2000 hektar.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga menegaskan agar jangan melakukan pembakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak luas maka akan diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku. (Penrem 162/WB)

Minggu, 01 September 2019

Hutan Jati Kumbe dan Rabadompu Timur Terbakar, Kodim Bima Bersama Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api




Bima, NTB  - Sekitar pukul 17.00 Wita, pengunungan Nggaro Kumbe di jalan Oi Fo'o mengalami kebakaran yang merambat ke hutan jati di pegunungan Kelurahan Kumbe dan Kelurahan Raba Dompu Timur Kota Bima.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat sore (30/8) tersebut diduga kuat berawal dari adanya aktifitas masyarakat yang melakukan pembakaran tumpukan sampah di pinggir jalan menuju Oi Fo'o dan di pinggir pegunungan Nggaro Kumbe sehingga api merambat ke hutan jati di pegunungan daerah tersebut.

Upaya memadamkan si jago merah mulai dilakukan sekitar pukul 20.45 Wita oleh Babinsa kedua desa yakni Pelda Ruslan dan Serma Aidin dari Koramil 1608-01/Rasanae Barat bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bima dan warga setempat menggunakan berbagai peralatan yang ada serta unit mobil Damkar.

Dandim 1608/Bima Letnan Kolonel Inf Bambang Kurnia Eka Putra mengajak dan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan mengingat kondisi cuaca panas dan rawan terjadinya kebakaran.

"Kondisi cuaca saat ini sangat panas dan hampir diberbagai tempat mengalami kekeringan sehingga sangat mudah terjadinya kebakaran," ujar Dandim.

Untuk itu, lanjutnya, agar berhati-hati membuang sisa puntung rokok yang masih menyala. Apabila membakar sampah harus dijaga dan lokalisir agar tidak merember ke tempat lain, dan pastikan api sudah padam (mati) sebelum ditinggalkan.

Selain itu, Dandim Alumni Akmil 1999 tersebut juga berharap kepada pemilik lahan dan kebun untuk menghindari sistem pembakaran agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan bersama.

"Mari kita sikapi kondisi ini dengan bersama-sama menjaga lingkungan dan hutan dari ancaman kebakaran," pungkasnya. (Kodim 1608/Bima)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done