Bhayangkara News : Madiun
Tampilkan postingan dengan label Madiun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Madiun. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Februari 2026

Mendadak! Polres Madiun Gelar Test Urine Bagi PJU dan Kapolsek, Wujudkan Zero Narkoba


MADIUN – Polres Madiun Polda Jatim menggelar tes urine mendadak terhadap jajaran pejabat utama (PJU) dan para Kapolsek, Selasa (24/2/2026). 


Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.


Tes urine dilakukan sesaat setelah apel pagi dan dipimpin oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Madiun. 


Pemeriksaan ini menyasar 34 personel yang terdiri dari 21 pejabat utama dan 13 kapolsek jajaran.


Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam menjaga integritas serta memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika.


“Tes urine ini kami lakukan sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di internal Polres Madiun. Alhamdulillah, hasilnya negatif semua,” ujar AKBP Kemas.


Ia menegaskan, pengawasan internal penting dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya agar hasilnya objektif. 


Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bentuk tanggung jawab Polri dalam menjaga kepercayaan publik.


Selama proses pemeriksaan berlangsung, kegiatan dikawal ketat oleh personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan sesuai prosedur.


"Upaya pencegahan tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga harus dimulai dari internal institusi," tegasnya.


Dengan lingkungan kerja yang bersih dan profesional, Polres Madiun Polda Jatim berharap dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat serta menjaga marwah institusi kepolisian.


Tes urine mendadak ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Madiun dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba serta memperkuat budaya disiplin di tubuh Polri. (*)

Minggu, 22 Februari 2026

Polres Madiun Kota Patroli Sahur Berbagi Nasi Kotak untuk Warga di Bulan Ramadhan*


KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas menggelar kegiatan Sahur On The Road atau Patroli Sahur di jalan,Minggu dini hari (22/02/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Kota Madiun.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Angga, bersama personel Satlantas. 


Dalam kegiatan ini, petugas membagikan nasi kotak kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di sejumlah titik rawan aktivitas malam dan dini hari.


Ipda Angga menjelaskan bahwa kegiatan Sahur On The Road tidak hanya bertujuan berbagi makanan sahur, namun juga sebagai sarana membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat serta memberikan rasa aman selama pelaksanaan ibadah puasa.


“Kami hadir langsung di tengah masyarakat, berbagi sahur sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas agar warga tetap tertib dan aman di jalan,” ujar Ipda Angga.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nang Cahyono, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah selama Ramadhan.


“Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di waktu dini hari," AKP Cahyono.


Ia mengatakan selain berbagi sahur, personel juga melakukan patroli dialogis serta imbauan tertib berlalu lintas guna mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas.


Dengan kegiatan Sahur On The Road ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan Kota Madiun yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan Ramadhan.(*)

Kamis, 10 Oktober 2019

Gubernur Jatim Sesalkan Atas Penyerangan Wiranto, Semoga Tak Ada Lagi Kekerasan dan Usut Tuntas Motifnya



MADIUN ,LINTASBATASINDONESIA.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut memberi tanggapan atas kejadian yang menimpa Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten. Menurutnya, seharusnya aksi tersebut tidak terjadi jika seluruh anak bangsa mengedepankan sikap tabayyun atas seluruh persoalan dan saling menghormati antara satu dan lainnya.

"Sangat disayangkan apapun alasannya aksi kekerasan seperti itu seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh ditolerir. Bukan karena pak Wiranto pejabat, tapi sebagai sesama warga bangsa yang punya kedudukan yang sama di mata hukum," ungkap Khofifah saat gelaran Tahlilan Kubro di Madiun, Kamis Malam (10/10/2019).

Seperti diketahui, Menkopolhukam Wiranto diserang  orang tak dikenal usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah di Universitas Mathla'ul Anwar di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10). Atas peristiwa ini, Wiranto mengalami dua luka tusuk pada bagian perut. Saat ini, Wiranto mendapat penanganan di  RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.


Khofifah mengatakan, kejadian tersebut bisa saja terulang di tempat lain, tidak hanya di Banten. Oleh karena itu, ia berharap Polri bisa mengusut tuntas dalang dibalik aksi penyerangan  tersebut beserta motif yang melatarbelakanginya. Khofifah sendiri berencana menjenguk Menkopolhukam Wiranto di Jakarta apabila kondisinya telah memungkinkan.

"InsyaAllah jika kondisi Pak Wiranto sudah makin membaik dan memungkinkan untuk dijenguk kami ingin sowan ," imbuhnya. (har)

Sumber Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Selasa, 07 Agustus 2018

Lettu Pnb Febriarto Dwi Nugroho Raih 1000 Jam Terbang Pesawat Tempur

MADIUN - Febriarto “Fishbed” raih 1000 jam terbang di atas cockpit Golden Eagle
Penlanud Iwj (7/8). Pesawat T 50i Golden Eagle TT 5012 menjadi pesawat yang bersejarah bagi Lettu Pnb Febriarto “Fishbed” Dwi Nugroho, karena diatas Cockpit pesawat tersebut putra kelahiran Sleman Yogyakarta 28 tahun silam itu menorehkan prestasi meraih 1000 jam terbang dengan menggunakan pesawat.

“Keberhasilan dalam meraih 1000 jam terbang bagi seorang penerbang tempur, merupakan sebuah prestasi yang tentunya didambakan oleh setiap penerbang tempur, karena prestasi tersebut tidak dapat diraih dengan mudah,” terang Kadisops Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, pada acara tradisi pencapaian 1000 jam terbang di Skadron Udara 15 Lanud Iwj.

Lettu Pnb Febriarto “Fishbed” Dwi Nugroho, yang sehari hari menjabat Kasubsilat Siops Skadron Udara 15 Lanud Iwj, merupakan alumnus AAU tahun 2011, Sekbang angkatan 83. Telah dikaruniai seorang putri hasil pernikahan dengan Sabrina Aurora Rizky Puri.

Dalam acara tradisi yang ditandai dengan pemasangan badge 1000 jam, Kadisops Lanud Iwj, Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, mengucapkan selamat atas keberhasilan pencapaian 1000 jam terbang Lettu Pnb Febriarto Dwi Nugroho. “pencapaian 1000 jam terbang tidaklah mudah butuh kerja keras, dedikasi tinggi, kesehatan yang prima serta selalu mengasah kemampuan terbang,” kata Onesmus.

Upacara tradisi pencapaian 1000 jam terbang ditandai dengan penyematan badge 1000 jam terbang oleh Kadisop Lanud Iwj, kepada Lettu Pnb Febriarto. Hadir pada kesempatan tersebut Kadispers Lanud Iwj Kolonel Nav Saeful Rakhmad, Karumkit Lanud Iwj, Letkol Kes dr Budi Pranowo, M.Sc.,SpA serta personel Skadron Udara 15 Lanud Iswahjudi.

1000 jam terbang Lettu Pnb Febriarto telah diisi dalam latihan latihan yang melibatkan pesawat T50i antara lain : Latihan Initial Phase Training di Korea Bulan Oktober-Desember 2011, MOT TNI, Elang gesit tiap tahun dari 2014, Sikatan Daya tiap tahun dari tahun 2014, Angkasa Yudha tahun 2016, Latgab TNI 2014, PPRC TNI 2015, Flypas Praspa TNI POlri, HUT RI 17 Agustus, HUT TNI AU, HUT TNI.


Keterangan Gambar : Kadisops Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Onesmus Gede Rai Aryadi, menyematkan badge 1000 jam terbang kepada Lettu Pnb Febriarto “Fishbed” Dwi Nugroho, di Skadron Udara 15 Lanud Iwj.

Jumat, 09 Maret 2018

Korem 081/DSJ Siap Dukung Operasional Upsus Pajale


MADIUN, LINTASBATASINDINESIA.COM - Dalam rangka peningkatanluas tambah tanam, serapan gabah petani, monitoring dan evaluasipenggunaan alsintanserta mendukung operasional Upsus Pajale Korem 081/DSJ menggelar rakor Kementrian Pertanian RI bertempat di Aula Makorem 081/DSJ Jalan Pahlawan no 50 Kota Madiun.Jum’at(9/3/18)

Dalam sambutanya Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Inf R. Sidharta Wisnu Graha, S.E menyampaikan percepatan pencapaian Swasembada panganyang menjadi target pemerintah saat ini,Kementerian pertaniantelah meluncurkan Program Upaya Khusus (Upsus) terutama percepatan luas tambah  tanam(LTT). Dalam pencapaian swasembada panganberkelanjutan, lahan merupakan salah satu faktor produksi utama yang tidak tergantikan. Selain itu ketersediaan air khususnya irigasi sangat menentukan keberhasilan swasembada tersebutyang sampai saat ini masih terpenuhinya kebutuhan air untuk lahan persawahan khususnya di wilayah Korem 081/DSJ dikarenakan masih adanya turun hujan. Ini semua merupakan suatu keberuntungan bagi para petani untuk bisa melanjutkan penanaman padi dengan tujuan dapat mewujudkan swasembada pangan sesuai anjuran dari pemerintah.

Melalui Upaya khusus dengandibentuknya suatu tim terpadu yang mensinergikan para Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan stakeholder pertanian di wilayah untuk bersama sama membantu para petani mulai dari pengolahan lahan, penyiapan bibit, pemupukan, penanaman sampai dengan pemanenan dengan satu tujuan adalah untuk mewujudkan tercapainya swasembada pangan, kata Danrem.

Lebih lanjut Kolonel Inf Sidharta mengatakan dengan memfungsikan peran Babinsa sebagai penyuluh dan pembimbing petani, diharapkan mampu memberi dampak signifikan pada peningkatan produksidan target swasembadapangan yang merupakan target yang harus diwujudkan. Kepada para Dandim jajaran Korem 081/DSJ agar mengawasi dan mendorong para Babinsanya untuk melakukan pendampingan kepada para petani dengan baikbersama-sama petugas penyuluh lapangandemi keberhasilandalam membantu tugasNegara yang diberikan.Sehingga perlu upaya dari kita semua untuk mensukseskan swasembada pangan ini secara berkelajutan dan tidak sepotong-sepotong.

Sementara itu Direktur Pembiayaan Kementrian Pertanian RI Ibu Sri Kuntarsih, M.M menambahkan untuk mencapai hal tersebut perlu adanya sinergitas antara TNI dalam hal ini Kodim, Dinas Pertanian dan Bulog. Ketiga instansi tersebut harus ada keterkaintan satu sama lain sehingga apabila ada kendala akan segera dapat diatasi.

Hadir pula dalam rakor tersebut Para Dandim Jajaran Korem081/DSJ, Para Kadistan se wilayah Korem 081/DSJ, Para Kasubdivre Bulog se wilayah Korem 081/DSdan Para Pasiter Kodim Jajaran Korem 081/DSJ  (mito)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done