Bhayangkara News : Kupang
Tampilkan postingan dengan label Kupang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kupang. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2019

Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI-RDTL, Yonif 132/BS dan Yonif Raider 142/KJ





lintasbatasindonesia.com, Kupang - Sesuai kebijakan Pimpinan TNI bahwa Operasi Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dilaksanakan selama 9 bulan. Satgaspur Yonif 132/Bima Sakti akan menggantikan Satgaspur Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara di Sektor Barat dan Satgaspur Yonif Raider 142/Ksatria Jaya akan menggantikan Satgaspur Yonif Raider 408/Suhbrastha di Sektor Timur.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P dalam Amanatnya pada Upacara Penerimaan Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL TA 2019/2020 yang dibacakan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S.Sos, Jumat (6/09/2019), di Lapangan Upacara Makolantamal VII Kupang.

Lebih lanjut disampaikan harapan Pangdam IX/Udayana kepada Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL yang baru agar melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Saya berharap kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL hendaknya melaksanakan tugas dengan maksimal sehingga situasi dan kondisi di wilayah perbatasan tetap aman dan kondusif", tegas Pangdam IX/Udayana.

Pangdam IX/Udayana juga menyampaikan beberapa pesan kepada seluruh pasukan Satgas Pamtas RI RDTL.

"Laksanakan pergeseran pasukan menuju pos masing masing dengan tertib, setiba di pos segera laksanakan serah terima dengan baik, pelajari karakteristik medan, budaya, adat istiadat, situasi dan kondisi daerah setempat. Laksanakan tugas dengan baik sesuai protap dan ketentuan yang berlaku, Adakan koordinasi dengan pihak Kepolisian Negara Timor Leste bila ada terjadi pelanggaran di daerah perbatasan", ungkapnya

Usai upacara Penerimaan, dilanjutkan ucapan selamat dari Danrem 161/Wira Sakti beserta seluruh tamu undangan kepada para pejabat kedua Satgas,dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Hadir dalam upacara ini Kabinda, Danlantamal VII Kupang, Danlanud El Tari Kupang, Dansat Brimob Polda NTT mewakili Kapolda NTT, Kasrem 161/Wira Sakti, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Para pejabat Lantamal VII/Kupang, Dandim 1604/Kupang, Danbrigif 21/ Komodo, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 beserta pengurus, Ketua Jalasenastri Lantamal VII Kupang beserta pengurus , Ketua Pia Ardhya Garini Lanud El Tari Kupang beserta pengurus, serta tamu undangan lainnya. (penrem161ws)

Kamis, 05 September 2019

Danrem 161/Wira Sakti Bekali 1.800 Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Kupang





Lintas Batas, Kupang NTT - Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S, Sos memberikan pembekalan materi Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Kupang TA. 2019/2020, Rabu (4/09/2019) di Auditorium Politeknik Negeri Kupang.

Pembekalan yang diikuti 1.800 mahasiswa baru ini dalam rangka Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Negeri Kupang.

Dalam pembekalannya Danrem 161/Wira Sakti mengawali materinya dengan ungkapan rasa syukur dan bahagianya bisa bertatap muka dengan generasi muda penerus bangsa.

"Pagi ini merupakan hari yang bahagia, karena bisa bertatap muka langsung dengan generasi muda calon para pemimpin di masa depan, dan pertemuan kali ini bukan sekedar memberikan materi, tetapi lebih dari itu, yaitu kita saling berbagi ilmu dengan komunikasi dua arah," jelas Danrem 161/Wira Sakti.

Lebih lanjut Danrem 161/Wira Sakti menguraikan secara garis besar perjalanan sejarah dan dinamika Bangsa Indonesia dari masa ke masa.

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, sehingga dalam sejarahnya, bangsa asing selalu berusaha menguasai Bangsa Indonesia. Wawasan Kebangsaan lahir bersamaan dengan perjuangan bangsa Indonesia untuk membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan. Dalam perkembangannya, perjuangan Bangsa Indonesia yang pada saat itu bersifat kedaerahan, ternyata tidak membawa hasil.

"Oleh karena itu diperlukan cara pandang yang dilandasi akan kesadaran diri sebagai warga suatu negara, akan diri dan lingkungannya didalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yang disebut dengan wawasan kebangsaan," jelas Danrem.

Lebih lanjut dijelaskan juga tentang nasionalisme yang telah dimiliki oleh para pendahulu kita.

"Dalam perjalanan sejarah itu, maka timbullah gagasan dan sikap untuk memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, termasuk harga diri bangsa, sekaligus menghormati bangsa lain, yang disebut dengan nasionalisme," ungkap Danrem.

Kemudian ditekankan pula bagaimana menghadapi Proxy War dan ancaman terhadap Keutuhan NKRI.

"Dalam menghadapi Proxy War kita harus senantiasa menjaga Keutuhan NKRI, Esensi yang harus senantiasa kita pedomani adalah Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika," jelas Danrem.

Kemudian dilanjutkan bahwa bagaimana cara mempertahankan NKRI baik dari ancaman dalam negeri maupun luar negeri.

"Kita semua mesti memahami konsep tentang mempertahankan Keutuhan NKRI, salah satunya dengan semangat bela negara. Kita semua seluruh komponen bangsa wajib dalam bela negara, yang terdiri dari komponen utama, komponen cadangan dan komponen pendukung yang merupakan bagian dari Sistem Pertahanan Semesta," jelas Danrem.

Danrem juga menyampaikan lima nilai nilai yang dikembangkan dalam bela negara, yaitu Pancasila sebagai ideologi negara, Cinta Tanah Air, Sadar Berbangsa dan Bernegara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara dan memiliki kemampuan awal bela negara.

Para peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini.Hal ini terlihat dari tanggapan salah satu peserta, Ariyane Laapuling, Mahasiswi Jurusan Pariwisata Prodi Usaha Perjalanan Wisata.

"Saya sangat berterima kasih kepada pak komandan, yang telah memberikan pencerahan ini, sebagai bekal kami kelak dikemudian hari dalam menjaga Keutuhan NKRI," jelasnya.

Hadir dalam kegiatan ini Pembantu Direktur III Bidang Kemahasiswaan Politeknik Negeri Kupang Amrosius A. Tino, ST, M.T serta beberapa pejabat teras Politeknik Negeri Kupang.

Tampak hadir juga mendampingi Danrem 161/Wira Sakti Kasiter Korem 161/Wira Sakti Letkol Inf Abdullah Jamali. (penrem161ws)

Jumat, 30 Agustus 2019

RST Wira Sakti Kupang Naik Tingkat, Pangdam IX/Udayana Beri Apresiasi




Kupang, NTT  - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P melaksanakan kunjungan ke Denkesyah 09.04.01 Kupang dan RST Wira Sakti Kupang, Rabu (28/08/2019).

Kunjungan tersebut terkait dengan kenaikan tingkat RST Wira Sakti, dari RST Tingkat IV Wira Sakti menjadi RST Tingkat III Wira Sakti.

Saat tiba di RST Wira Sakti, Pangdam IX/Udayana disambut dengan tarian adat dan diterima Dandenkesyah 09.04.01 Kupang Letkol Ckm. dr.I.E.S. Purba, Sp THT-KL beserta seluruh anggota Denkesyah 09.04.01 Kupang dan RST Tingkat III Wira Sakti.

Sebelum melaksanakan peninjauan ke beberapa ruangan RST Wira Sakti, Pangdam IX/Udayana memberikan apresiasi atas kenaikan tingkat ini.

"Dengan kenaikan tingkat dari RST Tingkat IV Wira Sakti menjadi RST Tingkat III Wira Sakti tentu menjadi kebanggaan sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi Rumah Sakit kita ini" ungkap Pangdam IX/Udayana.

Lebih lanjut dikatakan menjadi kebanggaan karena ini buah kerja keras seluruh anggota rumah sakit.

"Tentunya kenaikan tingkat ini tidak diperoleh dengan begitu saja, akan tetapi dicapai dengan kerja keras dan upaya yang sungguh sungguh untuk memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat," ungkap Pangdam IX/Udayana.

Akan tetapi juga sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit ini.

"Dengan kenaikan tingkat ini tentunya menjadi tantangan bagi rumah sakit ini untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat," pungkas Pangdam IX/Udayana.

Turut mendampingi Pangdam IX/Udayana dalam kunjungan ini Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S, Sos, Para Asisten Kasdam IX/Udayana, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Dandim 1604/Kupang dan Para Danka Balak Aju Kodam IX/Udayana. (penrem161ws)

Senin, 26 Agustus 2019

Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla di Kupang





Kupang, NTT - Korem 161/Wira Sakti melaksanakan Apel Gelar Pasukan Pengamanan VVIP Kunjungan Ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla, Selasa (27/08/2019) di Lapangan Upacara Makorem 161/Wira Sakti.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P selaku Pangkoops Pam Wilayah Bali Nusra dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S,Sos selaku Dansatgas Pam Wilayah NTT menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini.

"Tujuan apel gelar pasukan pengamanan VVIP ini untuk mengecek kesiapan pasukan pengamanan baik secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap Pengamanan VVIP yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan aman dan lancar, selain itu juga sarana untuk melaksanakan koordinasi antar unsur yang ada di lapangan sehingga tidak terjadi hambatan sekecil apapun, dan apabila terjadi hambatan dapat segera diatasi melalui koordinasi dan komunikasi secara cepat," jelas Pangdam IX/Udayana.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Unsur TNI, Polri dan Pemerintah Daerah saling bersinergi dalam pelaksanaan Pengamanan VVIP ini.

"Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP Wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama Polda, Pemerintah Daerah setempat dan unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal. Untuk itu kejelasan tugas tanggung jawab, rantai komando harus dipahami dan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan," jelas Pangkoops Pam Wilayah Bali Nusra.

Diakhir amanatnya Pangdam IX/Udayana menyampaikan tiga penekanan yaitu : Pertama, pahami dan kuasai prosedur tetap pengamanan VVIP sesuai tugas dan tanggung jawab masing masing. Kedua, Pegang teguh disiplin dan rantai komando secara jelas, jangan lengah dan tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Ketiga, Jalin komunikasi dan koordinasi antar unsur pengamanan secara optimal serta laporkan tiap perkembangan situasi yang terjadi sesuai hierarki.

Direncanakan Ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla akan melaksanakan kunjungan besok Rabu 28 Agustus 2019 di Kota Kupang.

Peserta Apel gelar pasukan ini terdiri dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan unsur pendukung lainnya. (penrem161ws)

Selasa, 20 Agustus 2019

Pangdam serta Gubernur Bali antar Keberangkatan Presiden RI di Bandara Ngurah Rai




Kupang, NTT, lintasbatasindonesia.com  - Setelah melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Bali pada Selasa (20/8). Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan Ibu Hj. Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju Provinsi NTT melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dalam rangka melanjutkan agenda Kunker di Kabupaten dan Kota Kupang, NTT.

Hal tersebut disampaikan Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., pada Rabu (21/8) di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali.

Setelah dilakukan berbagai pengecekan kesiapan Pesawat Khusus Kepresidenan, Gubernur Bali I Wayan Koster beserta istri, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., beserta istri, dan Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose beserta istri, serta Danlanud I Gusti Ngurah Rai telah siap di Apron B 61 VIP I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk mengantar Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan Ibu Hj. Iriana Joko Widodo beserta rombongan yang akan bertolak menuju Bandara Eltari Kupang, NTT.

Agenda kegiatan Kunker Presiden RI bersama rombongan di Provinsi NTT direncanakan akan melaksanakan peninjauan tambak garam di Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang, dan juga membagikan sertifikat tanah bagi warga setempat, demikian jelas Kapendam. (Pendam IX/Udy)

Senin, 01 Juli 2019

Gubuk Kecil Pra TMMD Menjadi Cerita Suka Cita Warga Bersama Babinsanya





Alor,  NTT - Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai ujung tombak satuan TNI AD, dalam kesehariannya bersama warga masyarakat bisa dikatakan bagaikan surat dan perangko. Ungkapan ini tidak terlepas dari kedekatan dan keakraban Babinsa dan warga masyarakat dimana dia bertugas melaksanakan Binter.

Hal ini tidak hanya sebuah cerita, namun kenyataannya demikian. Seperti dalam pantauan media saat menyambangi gubuk tempat beristirahat Babinsa dan warga, Senin (01/7/2019) di lokasi pelaksanaan pra TMMD ke 105. Warga bersama Babinsa harus bermalam disebuah digubuk kecil yang selalu menjadi tempat tidur dan makan setiap pagi, siang dan malam hari.

Saat didatangi media, nampak Babinsa sedang makan malam bersama warga yang setia mendampingi Babinsa yang ditugaskan melaksanakan mengawasi jalannya pekerjaan pra TMMD.

Kepada media, Babinsa Serda Goliat Wabang dan Serda Natan Ouwpoly bercerita, bahwa mereka merasa senang karena masyarakat selalu bersama mereka.

“Inilah gubuk kecil Pra TMMD membawa cerita sukacita warga menyambut Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD), cetus Bapak Mikael yang ada dalam gubuk, dan disambut tawa ceria semua yang ada dalam gubuk tempat makan dan beristirahat saat malam tiba.

Ditambahkan Serda Natan, sebagai Babinsa harus hidup bersama warganya. Kesulitan warga adalah kesulitan Babinsa. Disinilah Babinsa harus hadir menjadi contoh untuk memelopori dan mengatasi kesulitan warga, kata Serda Natan.

Senin, 29 April 2019

Bupati Dapawole hadiri Rakesda Provinsi NTT tahun 2019



LintasbatasIndonesia.com,  Kupang  -  Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat dr. Bonar B. Sinaga hadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah Provinsi NTT Tahun 2019 dengan tema "Kolaborasi Program Pembangunan Kesehatan antara Pusat dan Daerah Menuju NTT Bangkit dan Sejahtera dalam Bingkai NKRI" bertempat di aula Aston Hotel. Kamis, 25 April 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT saat membacakan Laporan Panitia menyampaikantujuan dari kegiatan tersebut yaitu untuk meningkatkan kolaborasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dengan bantuan dari Pemerintah Pusat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

Kadis Kesehatan menyampaikan pula 5 agenda dalam Rakesda Provinsi NTT tahun 2019, sebagai berikut :
1. Pencegahan penanganan stunting.
2. Percepatan penanganan kematian ibu dan anak
3. Percepatan pemberian imunisasi.
4. Penanganan HIV AIDS.
5. Percepatan pelayanan kesehatan yang merata ke seluruh wilayah NTT sebagai bentuk dukungan bagi peningkatan pembangunan diwilayah pariwisata dan perbatasan.

Sementara Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodatkatakan, "kalau Bapak Presiden mampu turun sampai tingkat kabupaten, sebagai
Gubernur saya pun harus mampu sampai ke tingkat desa. Begitu pula dengan para Bupati harus bisa mencapai sampai pada tingkat RT/RW".

"Apalagi para Kepala Dinas Kesehatan harus lebih cermat dan tepat sasaran yang mencakup seluruh masyarakat sampai pelosok dalam melihat situasi kemiskinan dan kurangnya tingkat kesehatan di seluruh wilayah NTT", tegas Viktor.

Gubernur juga menegaskan kepada seluruh pihak yang bergerak dibidang kesehatan agar lebih peduli, tulus dan sungguh - sungguh dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat serta lakukan sosialisasi secara berkesinambungan kepada masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.

Gubernur Laiskodat juga memberikan penekanan bahwa rumah sakit pemerintah harus mempunyai kualitas lebih baik dari rumah sakit swasta, bukan sebaliknya.

Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Prof. Dr.dr. Nila Moeloek mengatakan bahwa wilayah NTT adalah wilayah yang sangat kaya akan sumber daya alam, oleh karenanya kita harus bersyukur diberikan anugerah yaitu daun kelor yang terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan vitamin dalam daun kelor tersebut.

Menkes mengingatkan mengenai pemanfaatan kelor juga bermanfaat untuk mengurangi stunting di NTT. "Mari kita manfaatkan daun kelor secara baik bagi pemenuhan gizi bagi anak-anak kita", ajaknya.




"Mengubah perilaku masyarakat dengan paradigma sehat dan memanfaatkan kekayaan alam yg tersedia di wilayah NTT seperti sayur dan buah sebagai pemenuhan gizi dan mengurangi angka stunting", lanjutnya.

Menkes juga menyampaikan pentingnya penanganan penyakit menular karena menurut data UHH Indonesia masih di bawah Singapore, Thailand dan Malaysia dengan 71.48% pada angka kekurangan tingkat kesehatan dan penyumbang TBC terbesar ke 3 di dunia.

Dalam kesempatan diskusi ibu Menteri juga mengatakan bahwa hal-hal teknis mengenai insentif maupun pemenuhan kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan akan menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat.

Nampak saat itu Pejabat dari Kementrian Kesehatan RI, Bupati/Walikota se Provinsi NTT, anggota Forkompinda se Provinsi NTT,
Kadis Kesehatan Provinsi NTT
Kadis Kesehatan beserta Jajaran se-Prov NTT.
(moi)


Minggu, 14 April 2019

"Tabua Ma Tnek Mese", Danrem 161/WS Silaturahmi Bersama Wartawan





Kupang - Korem 161/Wira Sakti menyelenggarakan silaturahmi Danrem 161/Wira Sakti bersama wartawan, pada Jumat (12/04/2019) di Subasuka Paradise Kupang.

Kegiatan dengan tema "Tabua Ma Tnek Mese" yang berarti "Berkumpul Untuk Satu Hati" ini diikuti oleh wartawan media elektronik, media cetak dan media online.

Dalam kesempatan ini Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S. Sos memperkenalkan diri kepada para wartawan media elektronik, media cetak dan media online.

"Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini, disamping agar kita semua saling mengenal, juga untuk menjalin tali silaturahmi bersama wartawan media elektronik, media cetak, dan media online yang ada di NTT pada umumnya serta Kota Kupang pada khususnya. Apresiasi kepada para wartawan, karena wartawan adalah pribadi yang berkomitmen untuk memberikan informasi kepada publik,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan tentang komitmen Korem 161/Wira Sakti untuk terus bersinergi dalam mendukung percepatan pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

"Mari kita semua bersama komponen bangsa lainnya, bukan hanya sekedar berjalan, tetapi kita harus berlari guna membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di segala bidang, khususnya pembangunan Sumber Daya Manusia dalam hal ini adalah generasi muda Nusa Tenggara Timur," ungkap Danrem.

Motivasi juga diberikan Jenderal bintang satu ini kepada generasi muda Nusa Tenggara Timur.

"Generasi muda harus percaya diri, memiliki iman yang kuat dan mempunyai integritas tinggi sehingga selalu mempunyai ide ide kreatif dalam menjawab setiap tantangan yang ada" tegasnya.

Sementara itu perwakilan wartawan Fabianus Benge, Ketua IJTI menyampaikan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan ini.

"Terima kasih kepada Danrem 161/Wira Sakti yang telah melaksanakan kegiatan ini, sebagai wahana kita semua untuk lebih meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik, antara Korem 161/Wira Sakti dengan para wartawan," tuturnya.

Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan ini diakhiri dengan sesi foto bersama. Turut mendampingi Danrem 161/Wira Sakti yaitu Kasrem dan Para Kasi Korem 161/Wira Sakti. (penrem161ws)

TNI-Polri Sehat, Tugas dan Tanggung Jawab Lancar, Perbatasan RI-RDTL Aman





BHAYANGKARANEWS  -  TTU, NTT  - Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, kalimat itulah yang harus kita tanamkan pada pikiran kita agar kita selalu rajin berolahraga. Apa lagi bagi TNI dan Polri, olahraga sangatlah penting untuk menjaga badan tetap bugar guna selalu siap untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada mereka.

Pemandangan yang luar biasa terlihat di lapangan depan Kantor Bupati TTU dimana dilaksanakan olahraga bersama anggota dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Kodim TTU, Polres TTU, dan Kipan C Yonif RK 744/SYB.

Kegiatan yang dimulai dengan Senam Zumba dan dilanjutkan dengan olahraga umum seperti Sepak Bola, Futsal, Tenis Meja, Voli terlihat sangat seru. Setiap perwakilan dari anggota bergabung membentuk tim, jadi disetiap cabang olahraga yang dimainkan tiap tim terdiri dari 4 satuan gabungan.

Terlihat dilapangan Kapolres TTU, Dandim TTU, dan Dansatgas Yonif Mekanis 741/GN bergabung dengan anggota untuk bermain sepak bola.

Sementara itu, dipinggir lapangan juga sudah disediakan hidangan sehat seperti bubur kacang hijau, kue-kue basah, roti donut, roti isi, sampai dengan bakso untuk menambah semangat para anggota yang hadir dalam acara tersebut.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf Hendra Saputra, S.Sos, M.M,.M.I.pol. mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam acara ini karena memang setiap kegiatan pihaknya selalu berkoordinasi dan melaksanakannya dengan bersama-sama, baik dari TNI yang di wilayah, rekan Kepolisian dan TNI dari Satgas.

"Selain untuk anggota refreshing, berolahraga juga agar memantabkan solidaritas TNI dan Polri, jadi kita disini selalu bersama-sama untuk menjaga daerah Perbatasan," ucap Dansatgas. (Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat)

Selasa, 05 Maret 2019

Fransiscus Hengky Sembuh Setelah Tim Kesehatan Satgas Pamtas Datangi Rumahnya




BHAYANGKARANEWS, NTT, TTU - Fransiscus Hengky yang menderita luka pada bagian kaki sehingga sudah sejak lama dirinya tidak bisa berkegiatan sehari-hari dan hanya bisa tertidur di ranjang yang harus digendong oleh ayahnya kalau ingin bangun atau buang air, hari ini Selasa (6/3) dirinya sudah dapat tersenyum.

Tim Kesehatan dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN yang langsung terjun kelapangan yaitu Dokter Satgas Letda Ckm dr. Basri Nelson Manurung dan Bakes Serka I Putu Setya memberikan pengobatan langsung di rumah Fransiscus .

Memang kegiatan ini sering dilakukan oleh satgas baik di Mako satgas maupun di pos-pos. Karena ketika ada orang yang sakit dan tidak bisa berobat langsung di Mako atau Pos, tim Kesehatan dengan cepat pasti memberikan penanganan medis .

Berawal dari nenek Naben yang datang ke klinik Mako dan bertemu Bakes dan mengatakan bahwa cucunya sakit kaki dan tidak bisa jalan. Kemudian Bakes melaporkan ke dokter dan langsung berangkat ke rumah nenek Naben.

Sampai dirumah Nenek Naben, Fransiskus tidak dapat berdiri dan ayahnya menggendong keluar didudukan di luar agar lebih terang untuk segera diobati. Setelah dokter mengecek, ternyata penyebabnya luka yang bernanah dan lama tidak diobati pada kakinya.

Dokter memerintahkan bakes agar dilakukan bedah ringan untuk mengeluarkan nanahnya dan membersihkan luka pada kaki kanan dan kiri Fransiscus. Kemudian membersihkan luka di kaki kanan dan kiri Fransiscus, pemberian obat juga dilakukan untuk mempercepat penyembuhan.

Kondisi Fransiskus saat ini sudah membaik, bengkak pada kakinya sudah hilang dan dia sudah mulai bisa berdiri lagi.

"Memang beberapa kali kondisi seperti ini kita temukan, namun yang ini mungkin yang paling parah, beruntung nenek cepat melaporkan kondisi cucunya ke Mako jadi kami dapat memberikan penanganan yang cepat," ucap Dokter Satgas. (Satgas Pamtas RI-RDTL)

Selasa, 22 Januari 2019

Ini Pesan Danrem 161/Wira Sakti Usai Prajurit Senam Aerobik



LINTAS BATAS KUPANG  - Awali setiap kegiatan, termasuk olah raga pagi ini dengan senyum, karena dengan senyum berarti diri kita dalam keadaan sehat. Disamping dengan senyum, salah satu untuk menuju sehat adalah dengan melaksanakan olah raga, yang akan kita laksanakan pagi ini berupa lari aerobik.

Hal tersebut disampaikan Kasiops Rem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Horasman Pakpahan dalam apel olah raga di lapangan Asrama TNI AD Kuanino Kupang, Selasa ( 22/01).

Olah raga pagi ini berupa lari aerobik mengelilingi Asrama TNI AD Kuanino, yang dibagi dua kelompok, bagi usia dibawah 40 tahun mengelilingi lingkaran luar Asrama TNI AD Kuanino, sedangkan usia diatas 40 tahun mengelilingi lingkaran dalam Asrama TNI AD Kuanino.

Dengan rasa gembira dan penuh semangat, seluruh anggota melaksanakan kegiatan lari aerobik dengan jarak dan waktu yang telah diatur oleh Jasrem 161/Wira Sakti.

Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, S, Sos usai kegiatan olah raga menyampaikan bahwa senyum merupakan salah satu wujud rasa syukur.

"Senyum merupakan salah satu wujud rasa syukur, dan mari kita selalu belajar untuk mensyukuri atas semua yang telah Tuhan Yang Maha Kuasa berikan kepada diri kita dan keluarga kita. Disamping itu, olah raga rutin juga merupakan salah satu wujud syukur nikmat untuk menjaga kebugaran dan kesehatan kita," ungkap Danrem 161/Wira Sakti.

Sebagai peserta olahraga pagi ini adalah seluruh anggota Makorem 161/Wira Sakti dan Balak Aju Kodam IX/Udayana.

Olah raga pagi dilanjutkan senam Gemu Famire dan diakhiri dengan menikmati bubur kacang hijau yang telah disiapkan oleh Denbekang.

Tampak turut serta dalam kegiatan ini Kasrem, Para Kasi dan Para Dankabak Aju Kodam IX/Udayana.

(penrem161ws)

Senin, 21 Januari 2019

Bersihkan Saluran Irigasi, Satgas Pamtas RI-RDTL Gotong-Royong Bareng Warga



LINTAS BATAS KUPANG - Di Desa Netemnanu Utara dan Desa Netemnanu Selatan Kec. Amfoang Kab. Kupang personel Pos Oepoli Tengah Kipur-II Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN Sektor Barat melaksanakan gotong royong dalam rangka pembersihan irigasi.

Kondisi yang akhir-akhir ini sering terjadi hujan memang membuat kondisi saluran selalu teraliri air. Wilayah bebatuan dan kondisi tanah yang kurang baik membuat kondisi saluran air tersumbat oleh bebatuan dan tanah sehingga kegiatan gotong royong antara masyarakat dan personel TNI sangat diharapkan oleh masyarakat sekitar.

"Saya berterimakasih atas bantuan personel TNI untuk bergotong royong di wilayah kami sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai yang kita harapkan dan masyarakat Desa Netemnanu Utara dan Desa Netemnanu Selatan, Kec. Amfoang, Kab. Kupang, dapat terhindar dari bahaya bencana alam," ungkap Bapak Wemfrid M.D Kameo Kepala Desa Netemnanu Utara, Senin (21/1).

"Dengan lancarnya air yang mengalir diharapkan manfaat air dapat digunakan oleh untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berkehidupan sehari-hari. Seperti mandi, mencuci, memasak atau kebutuhan yang lainnya." Ungkap Dansatgas Mayor Inf Hendra Saputra S.Sos.M.M.M.I.Pol.

Apresiasi terhadap personel yang melaksanakan kegiatan bersama masyarakat. Tingkatkan, Tetap jaga moril semangat dan tunjukkan dedikasi terbaikmu di wilayah perbatasan. 

Ungkap Kasus Perburuan Satwa Dilindungi, Kapolda Beri Reward Personel TNI dan Polri


Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmat Juri pagi tadi memberikan penghargaan kepada 14 orang anggota Polri dan 3 orang anggota TNI AD atas keberhasilan dan kesuksesan melaksanakan tugas dan pengungkapan kasus perburuan satwa dilindungi di Pulau Komodo NTT, Senin (21/1).

Pemberian penghargaan kepada anggota TNI Polri tersebut dilaksanakan dalam Upacara mingguan di lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Kapolda NTB dalam sambutannya memberikan apresiasi atas prestasi dan kesuksesan anggotanya bersama anggota TNI di Kecamatan Sape.

"Hari ini sinergitas TNI Polri sungguh membanggakan karena berhasil mengungkapkan kasus hukum perburuan terhadap satwa yang dilindungi," kata Kapolda.

Menurutnya, soliditas dan sinergitas seperti ini harus dijaga dan dipelihara bersama-sama dengan aktif melakukan penanganan pelanggaran hukum terhadap satwa yang dilindungi.

Terkait dengan penegakan hukum, sambung Perwira Bintang Dua tersebut, tidak hanya untuk satwa yang dilindungi, namun juga terhadap kegiatan-kegiatan yang lain secara proaktif dilaksanakan sehingga gangguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan terkendali.

"Mari kita coba untuk melaksanakaan kegiatan-kegiatan proaktif dan razia-razia secara preventif maupun sejenisnya untuk menekan adanya gangguan Kamtibmas di wilayah," imbaunya.

Sementara salah seorang anggota TNI yang memperoleh piagam penghargaan tersebut yakni Danramil 1608-03/Sape Kapten Inf Junaid bersama dua orang anggota Koramil yang ikut bersama anggota Polsek Sape saat penangkapan dan mengamankan barang bukti berupa sembilan ekor rusa yang sudah mati dan dipotong-potong, satu kepala kerbau, satu pucuk senjata api rakitan laras Panjang diduga menggunakan laras SS1, satu pucuk senjata api rakitan laras panjang lengkap dengan laser, delapan butir munisi SS1, satu unit mobil Pick up Nopol EA 9034 WZ dan satu unit Kapal Boat Kayu di Pantai So Toro Wamba Desa Poja  Kecamatan Sape Kabupaten Bima NTB.

Danramil Sape usai menerima penghargaan mengucapkan terimakasih kepada Kapolda NTB atas penghargaan yang diterimanya bersama dua orang anggota Koramil Sape.

Dikatakannya, penghargaan ini sebagai bentuk tanggungjawab kedepan untuk lebih aktif dan meningkatkan kinerja dilapangan bersama rekan-rekan Kepolisian yang ada di wilayah.

"Alhamdulillah sinergitas TNI Polri selama ini sudah berjalan dengan baik di lapangan dan insya Allah sesuai amanat Kapolda NTB tadi, soliditas dan sinergitas TNI Polri akan kami jaga dan tingkatkan untuk menjaga Kamtibmas di wilayah," ungkap Danramil.

Sebelumnya, Kapten Junaid menceritakan bahwa pengungkapan kasus tersebut berdasarkan informasi yang diterima Ipda Suriadin anggota Brimob Polda Papua yang sedang melaksanakan cuti dari masyarakat sekitar, kemudian informasi tersebut dilaporkan kepada Kapolsek Sape AKP Sarifuddin Jamal. Karena ada informasi bahwa ada senjata laras panjang maka Kapolsek menghubunginya dan berangkat bersama-sama ke TKP.

Adapun personil Polri yang mendapat penghargaan dari Kapolda NTB antara lain Kapolsek Sape  AKP Sarifuddin Jamal, Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Akmal Novian, Kanit Reskrim Polsek Sape Ipda Husnain, Kanit Iidik II Satreskrim Polres Bima Kota Ipda Alfahry Rahman, S.Tr.K., Ipda Suriadin, SH. MH., Kanit I Subden Wanteror Den Gegana Sat Brimob Polda Papua,  Ps. Panit I Reskrim Polsek Sape Aipda Saharudin, Aiptu Guntur Panji Saputra, Bripka Awaludin Saputra, Bripka Rahmad Hidayat, Brigadir Satra Adi Wijaya, Briptu Hendri Ismanto, Briptu Yayan Saputra dan Bripda Rangga Satria.

Sementara tiga orang anggota TNI dari Koramil 1608-03/Sape yang memperoleh penghargaan dari Kapolda NTB yakni Danramil 1608-03 Sape Kapten Inf Junaid, Babinsa Desa Parangina Kopda Aladin dan Babinsa Desa Oimaci Kopda Abdul Hafid.

 (Penrem 162/WB)

Jumat, 12 Oktober 2018

Satgas Pamtas Selamatkan Bocah 7 Tahun di Belu Yang Luka Tertabrak Sapi


BELU - Nasib naas menimpa Matius Halek (7), warga Dusun Pauk, Desa Loonuna, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu. Bocah tujuh tahun ini mengalami luka robek di kepala bagian belakang akibat ditabrak sapi yang lari tak beraturan karena dilempar korban menggunakan batu.

Beruntung korban cepat ditolong anggota kesehatan Pos Fohuk sehingga lukanya langsung diberi obat agar tidak mengeluarkan darah lebih banyak. Korban dibawa ayah dari lokasi kejadian menuju Pos Satgas Fohuk yang berjarak sekitar 500 meter.

Danpos Fohuk, Letda Inf Dhimas Duan S kepada mengatakan, Paulus Moro Halek bersama anaknya Matius Halek berangkat ke kebun untuk menggembala ternak. Setibanya di ladang Paulus mencari rumput lalu memberi makan sapi.

Saat sapi tersebut sedang makan rumput, anaknya Matius Halek dengan sikap jahil kekanak-kanakannya menggambil batu dan melempar ke arah sapi yang sedang makan tersebut.

Seketika sapi yang sedang makan itu kaget dan berlari liar hingga menabrak sang bocah yang tengah ikut memberi makan sapi bersama ayahnya. Akibatnya kepala bagian belakang sang bocah mengalami luka robek.

Melihat kondisi anaknya yang berlumuran darah di bagian kepala, Paulus segera mengikat sapinya dan membawa Matius ke Pos Satgas Fohuk yang berjarak sekitar 500 meter dari ladangnya.

Setibanya di Pos Satgas Fohuk, korban langsung ditangani oleh anggota kesehatan Pos Fohuk, Praka Anwar.

Komandan Satgas RI-RDTL Yonif 743/PSY, Mayor Inf I Putu Tangkas Wiratawan kepada Dankipur III Kapten Inf Jamrizal selalu mengatakan, agar dalam melaksanakan satgas, selain sukses melaksanakan tugas pokok seluruh personel satgas juga harus bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat di sekitar wilayah penugasan.

Apa yang sudah dilakukan Pos Fohuk kepada keluarga Paulus Moro Halek merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan. Semua personil Satgas Yonif harus peduli dan peka dengan situasi masyarakat di sekitar sehingga ketika masyarakat membutuhkan bantuan langsung direspons. (Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY)

Jumat, 21 September 2018

Operasi Mantap Brata, 1.090 personil TNI-Polri Siap Amankan Pemilu di Belu-Malaka


BELU, NTT -  Kepolisian Resor (Polres) Belu, Provinsi NTT sudah melaksanakan apel gelar pasukan operasi Mantap Brata 2018 dalam rangka pengamanan pemilu legislatif dan pemilihan Presiden tahun 2019. Apel gelar pasukan berlangsung di Lapangan Umum Atambua.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melakukan pengamanan.

Dengan demikian, pemilu tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar dan damai.

Total personil yang terlibat dalam operasi Mantap Brata ini sebanyak 1.090 personil yang diri Polri 800 personil dan TNI 290 personil. Anggota Polri dan TNI bersinergi untuk melakukan pengamanan pemilu sehingga masyarakat dapat menggunakan hak suara tanpa ada gangguan keamanan.

Menurut Kapolres Tobing, Polri dan TNI menjamin keamanan saat pemilu legislatif dan pemilihan presiden di wilayah Kabupaten Belu dan Malaka.

Aparat keamanan akan meningkatkan pengamanan di wilayah perbatasan melalui upaya preventif dan represif dengan mengedepankan bhabinkantibmas dan babinsa.

Polisi juga sudah menetapkan spot-spot kerawanan yang bisa timbul dalam penyelenggaraan pemilu mulai dari tahap kampanye sampai tahap pemungutan suara.

Kapolres Tobing mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak benar dan isu-isu SARA serta penyebaran hoax.

Dandim 1605 Belu, Letkol Czi I Gusti Putu Dwika mengatakan, TNI selalu bersinergi dengan Polri dalam melakukan pengamanan. Untuk pengamanan pemilu legislatif dan pilpres, Kodim Belu menerjunkan 290 personil.

Wakil Bupati Belu, J T Ose Luan kepada POS- KUPANG.COM mengatakan, pemerintah menghimbau kepada masyarakat agar di momen politik tetap menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Ose Luan beroptimis, aparat keamanan, TNI dan Polri sudah memetakan potensi gangguan keamanan dan upaya mengatasi masalah gangguan keamanan. (Kodim 1605/Belu)

Kamis, 30 Agustus 2018

Pangdam IX/Udayana Kunjungi Korem 161/Wira Sakti Ada Yang Berbeda,



KUPANG - Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P didampingi Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana, Ny. Reza Susianto selama dua hari, (29-30/8) mengunjungi Korem 161/Wira Sakti untuk meninjau kondisi dan kesiapan operasional satuan jajaran Korem 161/Wira Sakti.

Pangdam IX/Udayana beserta rombongan tiba di Bandara El Tari Kupang disambut oleh Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E, M.M, Danlantamal VII Kupang Brigjen Mar Kasirun Situmorang, Danlanud El Tari Kupang Kol. Pnb Arief Haryono, S. H, Wakapolda NTT Brigjen Pol Drs Victor Gustaaf Manappo, MH, Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus S. A Nugroho, Ibu Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 beserta pengurus, Unsur Forkopimda NTT, Kasrem, Para Kasi Korem, Danbrigif 21/Komodo, Dandim 1604/Kupang dan Para Dan/Kabalak Aju Korem 161/Wira Sakti.

Pada kesempatan pertama Pangdam mengunjungi Brigif 21/Komodo antara lain meninjau perkembangan pembangunan kolam renang di Kompi Senapan B Yonif 743/PSY, sebagai salah satu sarana pembinaan personel khususnya untuk pembinaan ketangkasan renang yang harus dimiliki oleh prajurit TNI yang profesional. Selanjutnya meninjau lokasi pembangunan pangkalan Kompi Kavaleri Tank yang secara strategis sangat dibutuhkan mengingat wilayah Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan dua negara tetangga, yaitu Timor Leste dan Australia.

Kemudian Pangdam beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Markas Komando Brigif 21/Komodo yang berlokasi di Camplong, dalam perjalanan kali ini ada sesuatu yang berbeda, pasalnya adalah Pangdam IX/Udayana beserta rombongan, didampingi Danrem 161/Wira Sakti, sepanjang perjalanan dari Bandara El Tari Kupang menuju Mako Brigif 21/Komodo Camplong, melaju dengan menggunakan motor trail untuk mempermudah peninjauan wilayah sepanjang perjalanan menuju Markas Birigif 21/Komodo.

Selanjutnya dihari kedua, Pangdam IX/Udayana memimpin sidang pemilihan Calon Bintara Prajurit Karier TNI AD Pulau Terluar dan Perbatasan yang digelar di Aula Sudirman Makorem 161/Wira Sakti.

Dalam sambutannya Pangdam menyampaikan bahwa Pimpinan TNI Angkatan Darat terus berupaya memperbaiki kualitas prajuritnya, dengan cara semakin selektif dan transparan dalam memilih calon prajurit sesuai Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan organisasi.

Untuk itu pada kesempatan ini, TNI Angkatan Darat melalui Kodam IX/Udayana menggelar Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier Khusus Pulau Terluar/Perbatasan/ Pedalaman. Kegiatan ini bertujuan untuk memilih putra daerah yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, saat ini calon prajurit yang siap untuk mengikuti sidang pemilihan berjumlah 50 orang, sedangkan alokasi yang diterima untuk mengikuti pendidikan pertama di Rindam IX/ Udayana hanya 25 orang.

Untuk itu, saya berharap kepada seluruh panitia sidang agar benar-benar melaksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh dalam memilih calon prajurit yang berkualitas dan memenuhi persyaratan, baik ditinjau dari segi postur, fisik, kesehatan dan mental. Demikian ujar Pangdam. (Pendam IX/Udayana)

Selasa, 14 Agustus 2018

Mengharukan, 1.000 Bendera Merah Putih Berkibar di Perbatasan RI-RDTL





KUPANG  - 1.000 bendera merah putih berkibar di wilayah perbatasan RI-RDTL, kegiatan pemasangan 1.000 bendera merah putih itu sudah dilakukan sejak Senin (13/8/2018). Hal ini dilakukan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan ke 73 RI.

Kegiatan pemasangan bendera merah putih melibatkan ratusan orang dari unsur Satgas Pamtas Yonif 743/PSY yang tergabung dalam 4 Pos Satgas yaitu, Pos Salore, Pos Silawan, Pos Damar 2, Pos Motaain PLB, anggota Koramil 1605-07/Wedomo, anggota Polsek Wedomo, mahasisws KKN Undana Kupang, Karang Taruna dan seluruh masyarakat Desa Tulakadi.

Pemasangan bendera yang dimulai pukul 07.00 Wita ini dilakukan dari batas Desa Solare hingga PLBN Motain Desa Silawan.

Pemasangan 1.000 Bendera Merah Putih ini sebagai wujud cinta tanah air dan rasa terima kasih atas perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi sebuah kemerdekaan hingga mengibarkan bendera merah putih.

Menurut Ferdinandus, masyarakat Desa Tulakadi dan Desa Silawan sangat antusias melaksanakan kegiatan tersebut. Mereka memasang bendera sepanjang jalan yang merupakan wilayah perbatasan negara Indonesia dan Timor Leste.

Mereka membawa bendera merah putih dan juga tiangnya lalu dipasang sepanjang jalan. (Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 743/PSY)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done