Bhayangkara News : Kediri
Tampilkan postingan dengan label Kediri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kediri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2019

1 Tahun Gudang Garam Cycling Community (GGCC) Lepas Burung Di Hutan Joyoboyo



KEDIRI - Peringati 1 Tahun terbentuknya Gudang Garam Cycling Community (GGCC), komunitas sepeda karyawan PT Gudang Garam Tbk menggelar tasyakuran sederhana dan melepas 50 an burung merpati di Taman Hutan Kota Joyoboyo Kota Kediri, Sabtu (16/11/2019).

Tepat 1 Tahun yang lalu, GGCC resmi terbentuk. Dengan didasari keinginan yang sama yaitu hidup sehat, bermanfaat bagi sesama dan berkarya bersama untuk perusahaan.

 50 an anggota GGCC yang juga karyawan PT Gudang Garam Tbk ini secara rutin melakukan kegiatan gowes bareng setiap 2 minggu sekali tiap bulannya.


Kebetulan hari ini, gowes bareng digelar khusus dalam rangka tasyakuran, mengambil titik kumpul sekaligus Start di kantor  Unit 1 Gudang Garam Tbk dan Finish di Taman Hutan Kota Joyoboyo, anggota GGCC gowes sejauh 20 Kilometer keliling Kota Kediri.

Menurut Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk Iwhan Tri Cahyono, dengan dibentuknya GGCC akan terjalin komunikasi antar Karyawan dan silaturahmi yang baik, hingga tercipta keakraban dan kekeluargaan. Serta, menambah semangat dalam bekerja.


" Tidak hanya gowes bareng, kali ini kita juga melakukan kegiatan CSR dengan melepaskan lima puluh burung merpati dilokasi finish Hutan Joyoboyo, Kota Kediri, melepas burung di Taman Huta Joyoboyo diharapkan membantu perkembang biakan burung di area taman," kata Iwhan Tri Cahyono, Sabtu (16/11/2019).

Disamping itu, Iwhan juga berharap, kinerja karyawan juga terus meningkat dan dapat memberikan manfaat juga untuk lingkungan dan masyarakat sekitar

" Semoga GGCC dapat berjalan terus dan sebagai wadah olah raga serta menjaga kesehatan. Terpenting lagi, membangun komunikasi, kebersamaan dan silaturahim sesama karyawan PT GG dari berbagai lembaga" pungkas Iwhan.(har)

Opname 6 Hari Di Rumah Sakit, Korban Penganiayaan Bapak Lahuri Tutup Usia




 Innalillahi wainna illaihi rojiun
Innalillahi Wainna Illaihi Rojiun
Innalillahi Wainna Illaihi Rojiun


Setelah menjalani perawatan di rumah sakit Gambiran Kota Kediri selama kurang lebih 6 hari, bapak Lahuri korban penganiayaan yang dilakukan oleh Ryan Nanda Al Sanoosi pemuda asal Purworejo Jawa Tengah pagi ini tutup usia. Sabtu (16/11/2019).

Lahuri dirawat di rumah sakit gambiran selama kurang lebih satu minggu akibat kepalanya terkena pukulan balok yang terbuat dari beton semen yang dilakukan oleh Ryan Nanda Al Sanoosi pada minggu lalu hingga kritis.

Kabar meninggalnya korban pagi ini sekaligus membuat ribuan nitizen mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya korban ,karena korban selama hidupnya dikenal dengan sosok yang baik dan akrab bagi warga sekitar.(har)

Berita Sebelumnya -

Diduga Miliki Gangguan Kejiwaan, Pria Asal Purworejo Nekat Aniaya Lahuri Menggunakan Balok Hingga Opname
KEDIRI,LINTASBATASINDONESIA.COM - Belum diketahui awal penyebabnya, seorang pemuda bernama Ryan Nanda Al Sannosi (22) warga asal  Kabupaten Purworejo Jawa Tengah nekat aniaya Lahuri (62) warga Dusun Bunut Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur hingga kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku menganiaya Lahuri (korban) menggunakan benda keras berupa balok yang terbuat dari beton semen.

Pemukulan itu dilakukan oleh pelaku disamping  bangunan gudang perabotan rumah tangga milik ayah pelaku yang sedang dalam tahap pengerjaan pada Minggu siang (10/11/2019) tepat dibelakangnya adalah rumah korban.


Kapolsek Pare Polres Kediri IPTU Nyoman Sugita melalui Kasi Humas Bripka Rendy saat dikonfirmasi Lintasbatasindonesia.com pada hari selasa 12 November 2019 membenarkan atas kejadian itu.

Pihaknya langsung melakukan olah tkp dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa balok yang terbuat dari benton semen yang digunakan pelaku untuk memukul korban.

Pelaku sudah kita amankan dan kita lakukan pemeriksaan ,namun pelaku sempat bersikap seperti orang kesurupan saat diintrogasi oleh petugas, sehingga introgasi dihentikan dan pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk diperiksa kejiwaannya"ucap Bripka Rendy.



Kejadian itu bermula ketika korban pada siang itu sedang duduk duduk santai bersama warga lainnya dihalaman teras tetangga yang dekat dengan  gudang perabotan  milik ayah pelaku. Tiba tiba pelakun membawa balok beton atau balok pembatas tanah lalu memukul korban hingga korban jatuh ke tanah disertai muntah muntah .


Akibatnya korban mengalami luka berat dibagian kepala selanjutnya dimintakan VER dan dirujuk RS Gambiran Kota Kediri"terang Bripka Rendy.

Menurut keterangan pihak keluarga pelaku, rupanya pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak ia duduk dibangku kuliah dan pernah hampir di DO,
Pelaku tidak kuat jika ada permasalahan yang berat menimpa dirinyan "jelasnya.

Terpisah, sementara dari pihak keluarga korban saat ditemui media dirumahnya mengatakan " Menurutnya kejadian itu diduga berawal masalah cek cok tanah beberapa bulan yang lalu atas pembanguan proyek gudang perabotan alat rumah tangga milik ayah pelaku yang berada di depan rumah korban .

Pembangunan Gudang Perabotan milik ayah pelaku dinilai merugikan banyak pihak diantaranya warga dan korban .

Lahuri sendiri dikenal sosok yang baik dan akrab oleh warga namun ia harus berbicara lantaran dampak pembangunan gudang perabotan tesebut terutama saluran airnya dimungkinkan bisa masuk kerumahnya jika musim hujan tiba.

Selain itu terkait akses jalan yang berada didepan rumah korban yang sebelumnya luas, akibat pembangunan proyek gudang tersebut yang pondasinya ngepress kini menjadi sempit ,belum juga nanti kalau musim hujan tiba rumah korban bisa tergenang air dikarenakan berada paling ujung agak ke bawah.

Tidak hanya itu, pemilik perusahaan selama ini tidak pernah berkordinasi dengan warga terkait pembangunan gudang tersebut.

Warga sebenarnya ingin mengajak pemilik gudang tersebut untuk bermusyawarah terkait  dampak yang diakibatkan pembangunan gudang itu ,namun pemilik perusahaan itu dinilai menutup diri dan cuek dengan warga.


Disisi lain ,warga sekitar juga mengeluh akan material pemilik gudang yang masuk melalui  tanah warga sehingga warga terpaksa kerja bakti memagar tanahnya masing masing.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban meminta pelaku agar bertanggung jawab atas perbuatannya dan dihukum seadil adilnya .(har)

Diduga Miliki Gangguan Kejiwaan, Pria Asal Purworejo Nekat Aniaya Lahuri Gunakan Balok Hingga Opname




Kediaman rumah bapak Lahuri (62) Dusun Bunut Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri ,Selasa (12/11/2019).



KEDIRI - Belum diketahui awal penyebabnya, seorang pemuda bernama Ryan Nanda Al Sannosi (22) warga asal  Kabupaten Purworejo Jawa Tengah nekat aniaya Lahuri (62) warga Dusun Bunut Desa Bringin Kecamatan Badas Kabupaten Kediri Jawa Timur hingga kritis dan dilarikan ke rumah sakit.

Pelaku menganiaya Lahuri (korban) menggunakan benda keras berupa balok yang terbuat dari beton semen.

Pemukulan itu dilakukan oleh pelaku disamping  bangunan gudang perabotan rumah tangga milik ayah pelaku yang sedang dalam tahap pengerjaan pada Minggu siang (10/11/2019) tepat dibelakangnya adalah rumah korban.


Kapolsek Pare Polres Kediri IPTU Nyoman Sugita melalui Kasi Humas Bripka Rendy saat dikonfirmasi Lintasbatasindonesia.com pada hari selasa 12 November 2019 membenarkan atas kejadian itu.

Pihaknya langsung melakukan olah tkp dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa balok yang terbuat dari benton semen yang digunakan pelaku untuk memukul korban.

Pelaku sudah kita amankan dan kita lakukan pemeriksaan ,namun pelaku tiba tiba bersikap seperti orang kesurupan saat diintrogasi oleh petugas, sehingga introgasi dihentikan dan pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk diperiksa kejiwaannya"ucap Bripka Rendy.

TKP Pemukulan Pelaku Terhadap Korban disamping rumah warga dekat dengan gudang perabotan alat dapur 

Kejadian itu bermula ketika korban pada siang itu sedang duduk duduk santai bersama warga lainnya dihalaman teras tetangga yang dekat dengan  gudang perabotan  milik ayah pelaku. Tiba tiba pelaku membawa balok beton atau balok pembatas tanah lalu memukul korban hingga korban jatuh ke tanah disertai muntah muntah .

Kondisi Lahuri (62) /korban dirawat di RS Gambiran Kota Kediri

Akibatnya korban mengalami luka berat dibagian kepala selanjutnya dimintakan VER dan dirujuk RS Gambiran Kota Kediri"terang Bripka Rendy.

Menurut keterangan pihak keluarga pelaku, pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan sejak ia duduk dibangku kuliah dan pernah hampir di DO,
Pelaku tidak kuat jika ada permasalahan yang berat menimpa dirinya sehingga pelaku sering semacam kesurupan"jelasnya.

Terpisah, sementara dari pihak keluarga korban saat ditemui media dirumahnya mengatakan " Menurutnya kejadian itu diduga berawal dari maasalah cek cok pembatas tanah beberapa bulan yang lalu atas pembanguan gudang perabotan alat rumah tangga milik ayah pelaku yang berada di depan rumah korban .

Pembangunan Gudang Perabotan tersebut dinilai merugikan banyak pihak diantaranya warga dan korban .

Lahuri sendiri dikenal sosok yang baik dan akrab oleh warga namun ia harus berbicara lantaran dampak pembangunan gudang perabotan tesebut terutama saluran airnya dimungkinkan bisa masuk kerumahnya jika musim hujan tiba.

Selain itu terkait akses jalan yang berada didepan rumah korban yang sebelumnya luas, akibat pembangunan gudang tersebut yang pondasinya ngepress kini menjadi sempit ,belum juga nanti kalau musim hujan tiba rumah korban bisa tergenang air dikarenakan berada paling ujung agak ke bawah tepat disamping gudang.

Tidak hanya itu, pemilik perusahaan selama ini tidak pernah berkordinasi dengan warga terkait pembangunan gudang tersebut.

Warga sebenarnya ingin mengajak pemilik gudang tersebut untuk bermusyawarah terkait  dampak yang diakibatkan pembangunan gudang itu ,namun pemilik perusahaan itu dinilai menutup diri dan cuek dengan warga.


Disisi lain ,warga sekitar juga mengeluh akan material pemilik gudang yang masuk melalui  tanah warga sehingga warga terpaksa kerja bakti memagar tanahnya masing masing.

Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban meminta pelaku atau pihak keluarganya untuk bertanggung jawab.(har)

83 Ribu Butir Pil Dobel L Siap Edar Berhasil Digagalkan Polres Kediri





KEDIRI - Jajaran Polres Kediri berhasil menggagalkan peredaran narkoba sebanyak 83 ribu butir pil dobel I. Barang haram haram itu didapat dari penangkapan pelaku yang bernama Sunaryo (23) warga Desa Blimbing Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri Iptu Purnomo mengungkapkan pelaku ditangkap saat melakukan transaksi di daerah Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima tim Buser."Pelaku diamankan di pinggir jalan raya Desa Brenggolo," ungkap Iptu Purnomo, Jumat (15/11/2019).

Diduga malam itu Sunaryo hendak melakukan transaksi dengan calon pembelinya. Petugaspun langsung melakukan penangkapan saat mengetahui sasaran berhenti di persimpangan Desa Brenggolo. Petugas mengamankan pelaku dengan barang bukti 1.000 butir pil dobel l yang dibawa Sunaryo.






Petugas melakukan pengembangan dan mengintrogasi pelaku. Dihadapan penyidik, Sunaryo mengaku jika masih menyimpang puluhan ribu butir pil dobel l yang disimpan di rumahnya. Dari hasil penggeledahan ditemukan 82 butir pil dobel l.

"Total barang bukti 83 ribu butir pil dobel siap edar, " jelas Kasubbag Humas.

Pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Kediri untuk proses penyidikan lebih lanjut. Saat ini petugas masih melakukan introgasi kepada Sunaryo dari mana dia mendapatkan barang bukti tersebut. Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 197 Undang-Undang No 36 tahun 2009 tentang kesehatan..

“Anggota Satresnarkoba Polres Kediri masih mengembangkan kasus tersebut,. Diduga masih ada jaringan lainnya,” tegas Iptu Purnomo.(har)

Rabu, 13 November 2019

Kepala BNN Kabupaten Kediri Bekali SMK Pemuda dengan Pengetahuan UU No. 35 Th 2009





KEDIRI -- BNN Kabupaten Kediri bersama dengan Setda Kabupaten Kediri, Polres Kediri Kejaksaan Negeri dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri pagi ini berikan penyuluhan hukum yang salah satunya tentang Undang Undang No. 35 tahun 2009 di SMK Pemuda Papar (14/11/2019).



Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP L. Dewi Indarwati, Amk, SH MM sebagai narasumber pagi itu mengajak seluruh siswa SMK Pemuda untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba. "Karena di Kabupaten Kediri peredaran narkoba sudah sangat memprihatinkan, bahkan Indonesia sudah darurat narkoba,” tutur AKBP  Dewi.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Dewi juga menjelaskan  undang undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika dan juga sanksi hukumnya.


Tujuan kegiatan yang dilaksanakan tersebut adalah untuk menambah wawasan pengetahuan para pelajar mengenai peraturan perundang undangan khususnya tentang narkotika demi menciptakan wilayah Kabupaten Kediri yang bersih dan bebas penyalahgunaan narkoba.

Apabila masyarakat mengetahui, melihat dan mendengar ada penyalahgunaan narkoba, segera hubungi kami di call center BNN Kab Kediri (0354) 7415444 atau 082247566333.(har)

Senin, 11 November 2019

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini BNN Kabupaten Kediri Edukasi Bahaya Narkoba pada Siswa Paud Desa Kayen Kidul





KEDIRI - 60 Siswa Siswi, Guru dan Wali Murid Paud PKK Kayen Kidul Mendapatkan Sosialisasi Bahaya Narkoba Oleh BNN Kabupaten Kediri Selasa (12/11/2019).

Alfian Nurcahya, S.IP Penyuluh BNN Kabupaten Kediri menjelaskan , narkoba merupakan kejahatan yang terorganisir serta memiliki struktur organisasi, bahaya peredaran narkoba tidak mengenal usia dan kasta. Orang tua, remaja bahkan anak-anak mulai dari Paud, TK, SD, SMP dan SMA menjadi sasaran empuk para sindikat.



“Mereka mengkonsumsi ganja itu berawal dari kebiasaan merokok. Untuk itu kita berharap dengan sosialisasi ini anak-anak sejak usia dini memiliki pengetahuan yang benar tentang bahaya penyelahgunaan narkoba, sehingga sebagai penerus generasi bangsa mereka menjadi lebih paham terhadap bahaya narkoba dan dapat menolak narkoba sejak dini,”jelasnya.

Kepala Desa Kayen Kidul Bambang Agus Pranoto menyampaikan permasalahan narkoba sekarang ini sudah merambah ke berbagai usia, dari usia dini hingga kalangan dewasa. Untuk itu, anak-anak sekarang perlu dibekali dengan pengetahuan dan informasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan dampak buruknya dari mengkomsumsi narkoba.

BNN Kabupaten kediri ​mendorong seluruh pihak untuk dapat berperan aktif memberikan wujud nyata dalam perang melawan narkoba ditambah sudah adanya Inpres No. 6 Tahun 2018  dan inbup tentang rencana Aksi P4GN semua tidak boleh diam dan cuek dengan kejahatan narkoba demi mewujudkan kabupaten kediri Bersinar (Bersih Narkoba).






Apabila masyarakat mengetahui melihat dan mendengar ada penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba segera hubungi kami di call center BNN Kab Kediri 0354-7415444 atau 082247566333.(har)

Belajar Dan Terus Belajar ,Pesan Kapolres Kediri Saat Jadi Inspektur Upacara Di Sekolahan SMAN 1 Plemahan






KEDIRI,  BHAYANGKARANEWS - Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton S.I.K bertindak sebagai inspektur upacara bendera di sekolahan SMAN 1 Plemahan Kabupaten Kediri, Senin (11/10/2019).

Dalam kegiatan tersebut Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K, menyampaikan pesan himbauan Kamtibmas kepada para pelajar di sekolahan tersebut.

Dalam sosialisasinya di SMA 1 Plemahan, Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K. menghimbau kepada para pelajar untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan. Salah satu cara dengan menjalankan tugas sebagai pelajar dan tidak ikut-ikutan dalam aksi unjuk rasa.

"Tugas dari siswa dan siswi hanya belajar dan terus belajar sehingga bisa menjadi generasi penerus yang intelektual baik, jangan mudah terprovokasi akan ajakan untuk demonstrasi atau unjuk rasa," tegas AKBP Roni Faisal.


Selain menghimbau kepada para pelajar untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa, Kapolres Kediri juga meminta para pelajar untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Mereka diminta untuk tidak mengebarkan berita hoax atau yang belum tentu kebenarannya.

Tidak hanya itu AKBP Roni Faisal juga menghimbau para pelajar untuk tidak mudah terprovokasi. Perbedaan suku, agama dan ras yang ada di Indonesia merupakan sebuah keberagaman. Para pelajar diminta untuk saling menghormati perbedaan yang ada khususnya dilingkungan sekitar mereka.

"Mari kita sama-sama membangun Bangsa Indonesia dengan baik agar lebih bisa berkembang dan mempunyai daya saing yang baik," himbau AKBP Roni Faisal.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kediri AKP Hendry Ibnu Indarto juga menyampaikan himbauan tentang tertib berlalulintas. Dengan adanya sosialisasi ini, police go to school, pelajar diharapkan dapat menjadi relawan dan pelopor keselamatan berlalu lintas.

Dengan mengajak pelajar untuk tertib berlalu lintas, diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan angka kecelakaan dalam berlalu lintas.

“Semoga, para pelajar dan generasi millenial ini lebih memahami pentingnya keselamatan saat berkendara,” ungkap AKP Hendry Ibnu.(har)

Minggu, 10 November 2019

Tak Kenal Hari Libur Membantu Masyarakat, Puluhan Prajurit TNI di Kediri Bantu Renovasi Masjid Tua





KEDIRI, BHAYANGKARANEWS  - Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2019 puluhan prajurit dari TNI AD Kodim 0809/ Kediri bersama Desa Gedangsewu  menggelar karya bhakti renovasi Masjid Tua yang bertempat di Masjid Ar Rohman Dusun Talun Desa Gedangsewu Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Minggu (10/11/2019).

Kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan pada pagi hari itu dilakukan dalam rangka Binter Terpadu di wilayah Kodim 0809/Kediri "Memberdayakan wilayah pertahanan melalui kegiatan binter terpadu guna memantapkan ruang  alat dan kondisi juang yang tangguh".


Selain puluhan personil dari Kodim 0809/ Kediri ,kegiatan karya bhakti yang bernuansa kebersamaan pagi itu juga diikuti oleh ratusan warga masyarakat Talun, bapak  Kepala Desa Gedangsewu  Ruslan Abdul Ghani beserta perangkat Desa,Bhabinkamtibmas Polsek Pare dan pengurus takmir masjid bersama sama gotong royong bahu membahu mempercepat  pelaksanaan renovasi masjid Al Rohman agar segera terwujud.


Kepala Desa Gedangsewu Ruslan Abdul Ghani mengatakan bahwa Masjid Al Rohman yang kita renovasi ini merupakan masjid tua yang berusia puluhan tahun yang berdiri pada tahun 1930.

Menurutnya ,Masjid ini pernah dilakukan renovasi pada tahun 1966 dan  pada tahun ini masjid tersebut kondisi bangunannya terlihat sudah banyak yang rapuh sehingga masyarakat Dusun Talun menginginkan sekali agar masjid ini segera dilakukan renovasi yang pada waktu itu Masjid Ar Rohman masih memiliki anggaran sebesar 162 juta"tutur Kades Gedangsewu.

Biar tidak berlarut larut, selanjutnya dibuat kesepakatan bersama dengan Desa Gedangsewu maka Masjid Ar Rohman akan direnovasi seindah mungkin seperti anak emas dengan anggaran sebesar 1 milyar lebih yang biayanya didapatkan dari swadaya masyarakat dan dibantu TNI- Polri


Dengan desain yang disepakati tersebut masyarakat semakin semangat dan menginginkan masjid ini segera direnovasi"jelas Ruslan Abdul Ghani.

Masih kata Ruslan "Mudah mudahan pembangunan Masjid ini bisa berjalan dengan lancar dan segera terwujud dan bisa digunakan lagi untuk tempat ibadah , dan semoga juga ada rekan rekan kita yang mempunyai  rejeki lebih bisa kita terima untuk pembangunan masjid ini "

Dan terima kasih kepada jajaran TNI Polri dan masyarakat pada hari ini yang antusias sekali  bersama sama gotong royong mewujudkan masjid al rohman segera terwujud"pungkasnya.


Sementara Ketua Takmir Masjid Ar Rohman Talun bapak Nur Kholis mengucapkan beribu beribu terima kasih kepada prajurit TNI AD Kodim 0809/ Kediri beserta Polri dan masyarakat, juga kepeduliannya bapak kepala desa atas uluran tangannya dalam membantu merenovasi masjid kami"ucap Nur Kholis.
(har)

Jumat, 08 November 2019

Peringati Maulid Nabi, Kapolres Kediri Ngaji Kamtibmas Bareng Gus Lik Wujudkan Situasi Kamtibmas Kab Kediri Kondusif



KEDIRI, BHAYANGKARANEWS - Polres Kediri menggelar tabligh akbar di lapangan Indoor Polres Kediri, Kamis malam (7/11/2019). Pengajian tabligh akbar ini dilaksanakan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

Selain itu kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka silahturahmi kebangsaan dan doa bersama untuk menjaga kedamaian Kabupaten Kediri.

Kegiatan tabligh akbar ini diisi dengan pembacaan tahlil, tahmid dan tasbih serta sholawat dan pembacaan ayat suci Alquran.

Kegiatan Tablig Akbar dilanjutkan dengan tausiah dari KH Dauglas Toha Yahya atau yang akrab disapa Gus Lik.

Dalam Tausiah Gus Lik mengajak semua umat untuk memerangi radikalisme yang ada di Indonesia. "Jika semua unsur elemen Pemerintah dan masyarakat bersatu kita akan mudah untuk memberantas Radikalisme"Ujar Gus Lik.


Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton S.I.K. mengungkapkan tabligh akbar ini digelar dalam rangka doa bersama.

Diharapkan dalam kegiatan silahturahmi dan doa bersama ini dapat menjaga wilayah Kabupaten Kediri berjalan dengan aman dan kondusif.

"Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Kabupaten Kediri, berjalan dengan aman dan kondusif,” kata AKBP Roni Faisal.

Diungkapkan AKBP Roni Faisal, menjelang pelaksanaan Pilbup Kabupaten Kediri ditahun 2019 mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama bersinergi bersama TNI dan Polri menjaga keamanan, ketertiban dan damai.

Jangan sampai dalam pelaksanaan Pilbup Kabupaten Kediri 2019 terjadi hal yang tidak diingingkan. Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diharapkan masyarakat dapat mengambil suri tauladan Nabi Muhammad.

Dengan demikian akan terwujud situasi ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Kediri." Kami mengajak masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI. Yaitu dengan cara saling menghargai perbedaan yang ada," ungkap AKBP Roni Faisal.(har)

Rabu, 06 November 2019

Oprasi Zebra Semeru 2019 Polres Kediri Berhasil Menilang Ribuan Kasus Pelanggaran Lalulintas






KEDIRI, BHAYANGKARANEWS  - Satlantas Polres Kediri melaksanakan Oprasi Zebra Semeru 2019 setiap hari selama 14 hari di bulan nopember berhasil menjaring berbagai macam kendaraan baik mobil maupun sepeda motor serta surat-surat kendaraan yang melanggar lalu lintas dalam berkendara sebanyak 3205 Tindakan kasus Tilang dan Peneguran. (6/11/2019)






Kapolres Kediri AKBP Roni Faishal Fathon menuturkan "intensitas oprasi terhadap kendaraan memang sengaja dilakukan setiap hari selama 14 hari untuk menekan pelanggaran pengendara kendaraan di jalan raya dan Al hamdulillah terbukti selama 14 hari tersebut angka kecelakaan menurun hingga 20%,

sedangkan jenis kendaraan sepedah motor mendominasi pelanggaran dengan jumlah 2809 kasus penindakan tilang, sedangkan rata-rata usia yang melakukan pelanggaran antara 26 sampai dengan 35 tahun, sedangkan barang bukti yang berhasil di sita berupa SIM sebanyak 165 dan STNK sebanyak 2866 lembar, kendaraan roda 4 ada 4 unit sedangkan sepeda motor ada 170 unit, selain itu juga dilakukan penindakan terhadap sepeda motor kenalpot brong," tuturnya.





Sementara itu Kasat Lantas Polres Kediri AKP Hendry Ibnu juga menambahkan "saat dilaksanakannya Oprasi Zebra Semeru 2019, anggota kita di TKP juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa kendaraan roda 4 yang dicurigai STNKnya palsu, saat ini kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Reskrim Polres Kediri untuk ditindak lanjuti lebih dalam," imbuhnya.

Saat konferensi pers di polres kediri juga dilakukan pemusnahan beberapa barang bukti berupa kenalpot brong dengan cara dipotong dengan menggunakan mesin beji besar pemotong. (amin)

Polisi Tangkap Belasan Botoh Judi Pilkades Di Kecamatan Badas dan Pagu Kabupaten Kediri



KEDIRI,  BHAYANGKARANEWS - Berawal dari laporan masyarakat bahwa di wilayah Kecamatan Badas dan Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri telah terjadi adanya transaksi taruhan antar botoh/ judi taruhan Pilkades yang dilaksanakan pada tanggal 30 November 2019 , kemudian jajaran anggota Polres Kediri bergerak ke TKP untuk melakukan penyekidikan, setelah melakukan  penyelidikan dan pengintaian beberapa hari ternyata didapati beberapa orang botoh/ penjudi yang sedang melakukan transaksi judi taruhan Pilkades di 2 lokasi yang berbeda, kemudian jajaran anggota Polres Kediri melakukan penangkapan di 2 lokasi yang berbeda tersebut. (6/11/2019)

Lokasi pertama berada di Desa Pagu Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, pada hari sabtu tanggal 24 oktober Polisi berhasil menangkap 2 orang laki-laki botoh/ penjudi yang terbukti sedang melakukan transaksi perjudian di sebuah warung, 1 orang tersangka berasal dari Desa Pagu, 1 tersangka lainnya beasal dari Desa Sitimerto Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, turut diamankan sebagai barang bukti yaitu uang tunai hasil transaksi sebesar Rp 3.600.000 dari tangan kedua tersangka.

Sedangkan TKP ke 2 berada di Desa Sekoto Kecamatan Badas Kabupaten Kediri, pada hari senin tanggal 28 oktober 2019 Polisi berhasil menangkap 9 orang laki-laki tersangka botoh/ penjudi, diantaranya 7 orang tersangka berasal dari desa setempat yaitu Desa Sekoto Kecamatan Badas, sedangkan 1 orang dari Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri dan 1 orang lainnya dari Dusun Templek Desa Darungan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, dari penangkapan 9 tersangka di desa sekoto polisi juga berhasil mengamankan bebrapa barang bukti berupa 2 Unit HP yang berisi transaksi perjudian taruhan pilkades dan uang sebesar Rp 33.250.000.


Sementara itu Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal menuturkan "kejadian seperti ini seharusnya sudah tidak terjadi lagi kususnya di Kabupaten Kediri demi kenyamanan dan terciptanya suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat sehingga tidak mengganggu pesta demokrasi dalam pilkades, karna selain dilarang oleh hukum, hal semacam ini juga bisa mengakibatkan dampak buruk dimasyarakat, namun berkat laporan masyarakat sehingga jajaran anggota polres kediri bisa segera bertindak dan melakukan pengintaian akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap 11 orang botoh/ penjudi pilkades di wilayah kabupaten kediri ini," Tuturnya.

Sedangkan kepada tersangka 11 botoh/ penjudi taruhan judi pilkades dikenakan pelanggaran Pasal 303 Ayat (1) Ke-1, Ke-2 dan Ke-3 KUH Pidana, Ancaman Hukuman Paling Lama 10 Tahun Penjara. (ad/hr)

Minggu, 03 November 2019

Kapolres Kediri Bersama Ribuan Warga NU Ngontel Bareng Peringati Hari Santri



KEDIRI, BHAYANGKARANEWS - Rangkaian keringatan Hari Santri Nasional 2019 (HSN 2019) masih berlangsung di wilayah Kabupaten Kediri. Kali ini ribuan warga Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Kediri, ngontel bareng di kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Minggu (3/11/2019).

Dalam kegiatan tersebut Kapolsek Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton S.I.K bersama ribuan warga NU ngontel bareng mengelilingi seputaran area SLG.

Kegiatan yang digagas oleh Gerakan Pemuda Ansor itu diawali dengan kegiatan doa bersama. Ketua GP Ansor Cabangg Kediri Munasir Huda mengungkapkan, ngontel bareng ini merupakan bagian dari peringatan hari santri nasional. Selain itu Ansor juga ingin terus membaktikan diri ke kiai dan NKRI.

"Dan ini juga bisa diambil manfaat untuk menjalin silahturahmi dan meningkatkan hubungan untuk menjaga NKRI," kata Munasir.

Selain diikuti oleh Ansor, Munasir mengungkapkan kegiatan ini diikuti oleh puluhan komunitas ontel dari berbagai daerah. Selain itu hadir pula Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K, Ketua . Untuk rute perjalanan, rombongan melewati area Simpang Lima Gumul.

Sementara itu Kapolres Kediri mengungkapkan  kegiatan ngontel bareng ini dapat memperat hubungan antara Polri dengan Ulama dan NU. Diharapkan dengan kegiatan ini pada meningkatkan sinergitas dalam menjaga keutuhan NKRI.

"Kita berharap dengan kegiatan seperti ini dapat mempererat silahturahmi untuk menjaga keutuhan NKRI," ungkap AKBP Roni Faisal.(amin/har)

Sabtu, 02 November 2019

Gunakan Pakaian Adat Jawa , Panitia Pilkades Desa Sumberbendo Pare Menggelar Pembubaran Kepanitiaan






KEDIRI, BHAYANGKARANEWS  - Setelah melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala desa (pilkades) yang diikuti serentak hampir seluruh di Kabupaten Kediri pada 30 Oktober 2019 kemarin, kini panitia Desa Sumberbendo Kecamatan Pare malam ini membubarkan kepanitiaan. Sabtu (2/11/2019).

Keunikan penyelenggaraan pilkades yang dilakukan oleh  panitia pilkades desa sumberbendo mulai dari inovasi ,kekreatifan yang sempat mematik perhatian warga hingga media sosial, kini pembubaran panitia pun juga dilakukan dengan cara yang unik, dengan berpakaian jawa berseragam beskap jawa komplit dengan blangkonnya berlesehan di kantor desa sumberbendo.






Acara pembubaran panitia Desa Sumberbendo pada malam hari ini dihadiri seluruh anggota BPD, Kepala Desa Sumberbendo dan seluruh panitia .

Dalam sambutannya Kepala Desa Sumberbendo Sedy adji mengungkapkan terima kasih kepada BPD terutama kepada barisan muda panitia yang memiliki dedikasi yang luar biasa dengan segala keterbatasannya bisa memberikan hasil yang maksimal sehingga kali pertamanya pilkades berjalan dengan lancar aman damai kondusif meriah dan menyenangkan "tutur Sedy Adji.

Tingkat antusiasme penduduk yang hadir pada pencoblosan tanggal 30 Oktober 2019 mendekati 90 persen jumlah pemilih dan sempat viral sampai nasional, saya tidak dapat berkata kata saking terharunya "imbuh Sedy adji.

Ketua Panitia Pilkades Mas Dani Mardika seorang arsitek kondang yang sempat menghasilkan karya karya di Surabaya dan Kota lainnya dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya BPD kepada dirinya ,Ia terharu dan terkejut dengan hasil kerjasamanya dengan panitia yang diisi anak anak muda ini bisa mendapatkan hasil yang mengejutkan " ucap Dani Mardika.






Sementara Ketua BPD Rowiyanto juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh element masyarakat ,juga kepada pihak kecamatan,polres,polsek kodim dan koramil yang sangat mensuport seluruh proses pelaksanaan pilkades Desa Sumberbendo ini"ucap Rowiyanto dengan mata berkaca kaca .

Terakhir nya Ketua BPD menyatakan pada malam ini Panitia Pilkades Desa Sumberbendo tahun 2019 secara resmi dibubarkan dan acara dilanjutkan dengan ramah tamah dengan menu nasi kulupan khas perdesaan.   (har/rowiyanto)

Jumat, 01 November 2019

Niat Bolos Sekolah, Siswa Di Kediri Terkejut Temukan Tukang Kebun Tewas Gantung Diri




KEDIRI, BHAYANGKARANEWS  - Seorang pria bernama Thoyib (79) warga Dusun Buluampal Desa Bendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri yang bekerja sebagai tukang kebun sekira pukul 11:15 WIB ditemukan tewas gantung diri di halaman parkir belakang MTs Roudatul Mubtadiin Dusun Buluampal Ds Bendo Kecamatan Pare, Kamis (31/10/2019),

Pria yang bekerja sebagai tukang kebun ini mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan satu tali tambang panjang 5,4 metrer berwarna biru .

Kasi Humas Polsek Pare Polres Kediri Bripka Rendy Prasetyo mengatakan " Pihanya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tkp setelah mendapat laporan dari warga.


Kronologi kejadian tersebut, Bripka Rendy Prasetyo menjelaskan " bermula seorang siswa bernama Muna (13) sekira pukul 10:30 WIB melempar tas keluar jendela berniat untuk membolos sekolah ,setelah sampai keluar ,Muna terkejut melihat tukang kebun dalam keadaaan tewas gantung diri diatas parkiran belakang MTs , selanjutnya siswa tersebut melaporkan kepada salah satu guru dan dilanjutkan kepada Kasun Buluampal hingga Kepolisian"tutur Bripka Rendy Prasetyo.







Petugas SPKT Polsek Pare bersama tim Inafis Polres Kediri dan Dr Siska  Puskesmas Bendo langsung melakukan olah tkp dan pemeriksaan .

Dari hasil analisa tim, tidak ditemukan adanya tanda tanda aniaya maupun kekerasan pada tubuh korban ,
Korban meninggal dunia murni gantung diri"jelasnya.


Dilokasi tkp, Petugas juga berhasil mengamankan satu tali tambang berwarna biru dengan panjang 5,4 meter ,satu tangga kayu setinggi 2,5 meter ,Sandal Jepit dan Kopiah warna hitam.

Atas kejadian tersebut ,pihak keluarga menerima sebagai musibah dan tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi"pungkasnya.

(rowiyanto)

Rabu, 30 Oktober 2019

Kreatif ,Pelaksanaan Pilkades Desa Sumberbendo Pare Panitia Sediakan Arena Selfi



KEDIRI,LINTASBATASINDONESIA.COM - Hari ini di Kabupaten Kediri Jawa Timur berlangsung  pesta demokrasi pemilihan kepala desa  pilkades secara serentak, Rabu (30/10/2019).

Salah satu Desa di Kabupaten Kediri sebut saja di Desa Sumberbendo Kecamatan Pare menggelar Pilkades dengan cara yang unik , satu satunya pilkades yang berkonsep Fun,menyenangkan ,aman dan lancar yang diikuti oleh 4 calon kades .


Uniknya pelaksanaan pilkades Desa Sumberbendo ada sisi nuansa yang menarik yang sedap dipandang oleh mata  ,dimana disekitar tempat pencoblosan oleh panitia disediakan arena selfi untuk warga. dan muspika pun sempat berselfi bersama waktu itu.

Ketua BPD Desa Sumberbendo Rowiyanto menuturkan " Ia sangat mengapresiasi dan berterima kasih sekali atas kerja keras panitia pilkades Sumberbendo yang dikomandani oleh Dani Mardika seorang arsitek yang cukup kondang di sekitaran Kediri Raya,

Dalam pilkades yang dilaksanakan oleh panitia penuh dengan nuasana yang ceria ,akrab dan menyenangkan "tutur Rowiyanto saat ditemui LintasbatasIndonesia.com pada Rabu (30 /10/2019).

Ia menjelaskan " Untuk hasil akhirnya sebagai peraih suara terbanyak di pilkades Sumberbendo pada hari ini adalah bapak HM.Basarorudin mendapat 1109 suara, selanjutnya disusul dibawahnya oleh Saudara Erwin Budianto yang mendapatkan 946 suara  ,selanjutnya bapak Suwarto mendapat 646 suara dan Budi Setiawan mendapatkan 544 suara"jelas Rowiyanto.


Dilokasi yang sama ,Ketua Panitia Pilkades Sumberbendo Dhani Mardika dalam sambutan akhirnya juga mengucapkan sangat berterima kasih sekali kepada semua pihak BPD yang telah mempercayai anak anak muda desa Sumberbendo sebagai penyelenggara acara pilkades tahun ini ,juga kepada perangkat ,pihak keamanan dan kepada para calon kades yang bersikap sportif  akrab dan penuh kekeluargaan ,sehingga bisa terlaksananya proses pilkades Desa Sumberbendo yang aman damai tentram dan menyenangkan" ujar Dhani Mardika.
(Rowiyanto)

Minggu, 27 Oktober 2019

Puluhan Remaja Pesta Miras Dijaring Satpol PP Kota Kediri



KEDIRI,LINTASBATASINDONESIA.COM - Beberapa tempat disalahgunakan oleh remaja yang sedang menghabiskan waktu malam minggu, akhirnya dalam semalam puluhan remajapun yang asik nongkrong sambil pesta miras berhasil dijaring Satpol PP Kota Kediri. Minggu 27/10/2019

Tempat sasaran awal disalah satu warung wilayah dermaga, di Kelurahan Mojoroto Kec. Mojoroto Kota Kediri. R4, RPagi, TDD serta PTI dipimpin Kasie Trantib, Kasie Lidik dan Kasie PPHD, menuju ke warung dermaga DM 26.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Bpk Nur Khamid menyampaikan, di tempat tersebut petugas mendapati 5 botol utuh miras dan 2 botol bekas miras yang di temukan di area bantaran/ bawah warung, selanjutnya mengamankan KTP dari Pemilik Warung serta barang bukti (BB).


Tempat sasaran ke-dua di warung dermaga 51, petugas menemukan barang bukti: 2 botol miras merk anggur merah,  2 botol vodka, 2 botol miras oplosan, serta 1 botol bir bintang.

Di lokasi tersebut juga diamankan 12 remaja yang sedang pesta miras, selanjutnya mengamankan KTP dari Pemilik Warung beserta BB Miras.

Tempat sasaran ke-tiga di lokasi bawah bantaran sungai brantas sebelah utara, disisir pinggiran sungai brantas ditemukan barang bukti miras merk anggur 1 botol beserta 4 remaja.

Tempat sasaran ke-empat Regu 2 dan Kasi PPHD/ bpk Edi S, Patroli RTH Taman Brantas juga menemukan pemuda sedang miras.

Dari semua puluhan muda mudi yang terjaring pesta miras di Dermaga dan Taman Brantas tersebut dibawa ke Mako Satpol PP, selanjutnya dilakukan Pendataan Pembinaan.

Berikut semua muda mudi membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, dan pembinaan lebih lanjut diserah terimakan ke pihak keluarga masing-masing.

Bpk Nur Khamid menambahkan, "harapan, antisipasi, pencegahan dan menekan kriminalitas, semoga Kota Kediri semakin kondusif, aamiin...". (san)

Satgana PMI Kota Kediri Gelar Latihan Penanggulangan Bencana


KEDIRI, LINTASBATASINDONESIA.COM - SATGANA (satuan penanggulangan bencana) PMI Kota Kediri selenggarakan pelatihan penanggulangan bencana selama 3 hari, pada hari kamis sampai sabtu 24-26 oktober 2019 di SMK Kertanegara Kota Kediri. Sabtu 26/10/2019

PMI Kota Kediri dengan dibantu fasilitator USAR (urban search and rescue) PMI Kota Malang, dimana pelatihan tersebut berbasis emergensi respon dan perencanan evakuasi bencana.

Dalam pelatihan tersebut mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, diikuti peserta dari KSR Perti se-Kota Kediri, dosen perawat/kedokteran, relawan PMI kota kediri yang berjumlah 30 orang.

Kegiatan tersebut didukung dengan alat-alat canggih seperti gergaji mesin & SCBA, dimana SCBA sendiri biasa di gunakan untuk penyelamatan di area terbatas seperti gedung terbakar/roboh, korban dalam sumur.


Acara tersebut juga berfasilitas vertical rescue (VR), dimana VR biasanya digunakan untuk akses area terbatas di ketinggian.

Selain VR juga dilengkapi materi bertajuk evakuasi korban kecelakaan, pohon tumbang, kebakaran, gedung rubuh & penyelamatan dalam kubangan.



Petugas PMI Kota Kediri, Jaenal A, mengatakan, Sementara ini Kota Kediri masih minim bencana alhamdulillahnya, tapi yang namanya bencana tidak dapat diprediksi,

"padahal Kediri Kota juga berpotensi kekeringan, angin beliung, dan kecelakaan lainya. Semoga dengan kegiatan ini para relawan siap dalam menangani bencana." tambahnya. (budisantoso)

Jumat, 25 Oktober 2019

Peduli Warga Miskin ,CV Adhi Djojo Berbagi Sembako




KEDIRI,LINTASBATASINDONESIA.COM - Perusahaan CV Adhi Djojo hari ini berbagi CSR berupa sembako kepada warga miskin yang tinggal di Desa Pare Lor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri Jawa Timur. Jum'at (25/10/2019).

Berbagi sembako dilakukan perusahaan disebabkan ada rasa kepedulian perusahaan terhadap warga yang kurang beruntung yang tinggal disekitar lingkungan perusahaan.

Dalam berbagi CSR sembako pagi ini terdapat ada sekitar 100 warga yang mendapat bantuan langsung diberikan oleh pengelola CV Adijoyo  didampingi oleh kepala dusun Jember serta RT dan RW.

Secara simbolis sembako diserahkan kepada warga di Kantor CV Adhi Djojo yang berada di lokasi Rolak 70 Pare Lor Kunjang.



Dihadapan awak media, Wakil Direktur CV Adhi Djojo Bagus Setia Nugroho mengungkapkan " Kami dari perusahaan sangat peduli sekali kepada warga yang kurang beruntung yang bertempat tinggal dilingkungan perusahaan ,hari ini kami memberikan bantuan CSR berupa sembako kepada warga Dusun Jember Desa Pare Lor Kunjang sebanyak 100 sak / kantong dan akan bergilir bergantian ke dusun dusun lainnya "ujar Bagus.

Kegiatan bantuan CSR kepada warga kurang beruntung semacam ini akan dilakukan oleh perusahaan setiap bulan dan juga kepada warga yang terdampak.

Kemarin kami juga sudah memberikan bantuan kepada warga Wangkal Kepuh Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang berupa tanah urug sesuai dengan permintaan proposal melalui musyawarah desa"tuturnya.

Masyarakat sebenarnya sudah jenuh dengan konflik konflik belakangan ini yang sering terjadi sebelumnya yang membuat kondisi masyarakat kurang kondusif, maka dari itu harapan kami dengan keberadaan kami yang baru ini konflik konflik lama bisa dilupakan "  Mari kita bergandengan bersama sama antar desa dengan perusahaan "ungkapnya.


Semoga sinergi yang  terjalin awal mulai dari ini semoga barokah dan manfaat bagi semuanya ,selain dari karyawan perusahaan ,juga untuk masyarakat sekitar yang kurang mampu maupun yang terdampak .

Mudah mudahan apa yang perusahaan berikan ini bisa diterima oleh masyarakat desa desa disekitar kami agar perusahaan bisa berjalan dengan nyaman dan warga tidak terganggu dengan perusahaan kami dan ada manfaat yang kita rasakan semua"imbuhnya.


Dilokasi yang sama "Beberapa warga Dusun Jember Pare Lor juga mengungkapkan ucapan terima kasih sebanyak banyaknya kepada perusahaan yang telah memberikan perhatian kepada kami warga miskin "Semoga perusahaan ini semakin maju dan berkembang" tuturnya kepada LintasbatasIndonesia.com .(har)

Kamis, 24 Oktober 2019

Ops Zebra Semeru 2019 Personil Polres Kediri Diperiksa Kelengkapan




KEDIRI,LINTASBATASINDONESIA.COM - Polres Kediri menggelar operasi Zebra Semeru 2019 selama 14 hari. Operasi itu dimulai tanggal 23 Oktober hingga 5 Nopember 2019. Sasaran operasi zebra itu pertama berkendara melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan. Kedua pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI.

Pelanggaran yang ketiga adalah pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt. Keempat pengendara dibawah pengaruh alkohol, narkotika dan obat terlarang. Pelanggaran kelima adalah pengendara kendaraan yang masih di bawah umur.

Selain itu melakukan penindakan terhadap pengendara yang menggunakan handphone dan tidak melengkapi surat-surat serta yang terakhir pengendara yang melawan arus lalu lintas.

Penegakkan itu tidak hanya untuk masyarakat, dilingkup Polres Kediri juga dilakukan. Penegakkan ketertiban dan disiplin (gaktiblin) bagi anggota Polres Kediri Kamis (24/10/2019). Kegiatan yang dilaksanakan usai apel gelar pagi.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sie Propam sebagai tindak lanjut arahan pimpinan dan upaya Polri untuk mendukung pelaksanaan Ops Zebra Semeru 2019 serta kegiatan rutin internal Polres sebelum mereka memberikan pelayan kepada masyarakat.



Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Kediri AKP Hendry Ibnu Indarto mengungkapan kegiatan tersebut. "Kita lakukan kegiatan ini guna meningkatkan kedisipilan setiap anggota Polres Kediri,  ujar AKP Hendry Ibnu.

AKP Hendry Ibnu menjelaskan bahwa Gaktiblin ini memeriksa kelengkapan surat-surat seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Tanda Anggota (KTA), dan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta kelengkapan kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun kelengkapan kendaraan.

“Ini sebagai bentuk tindak lanjut arahan pimpinan Polri dalam lat pra ops zebra kemarin yang mengatakan bahwa terlebih dahulu untuk menertibkan anggota,” imbuh Kapolres.

Sementara itu, beradasarkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan anggota yang melanggar. Seluruhnya membawa administrasi kelengkapan personil dan surat kelengkapan kendaraan bermotor. (har)

Tangkal Radikalisme, Polres Kediri Gelar Pembinaan Rohani







KEDIRI,  BHAYANGKARANEWS  - Berbagain cara terus dilakukan Polres Kediri dalam menangkal paham radikalisme. Tidak hanya dilingkungan masyarakat, namun juga di lingkungan Polri. Polres Kediripun menggelar binaan rohani dan mental (Binrotal) untuk seluruh anggota Polri, ASN dan keluarga besar Polres Kediri, Kamis (24/10).

Acara ini dilaksanakan di Masjid Al Aman Polres Kediri ini dibuka oleh Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K. Kegiatan yang mengusung tema “Membentengi Keluarga Besar Polres Kediri dari Paham Radikalisme” ini menghadirkan KH. Nurhadi atau lebih dikenal Mbah Bolong dari Pondok Pesantren, Falahul Muhibbin Jombang, sebagai Penceramah.

Pembinaan Rohani dan Mental ini diikuti oleh seluruh keluarga besar Polres Kediri, mulai dari Kapolres, Kasat, para penjabat utama Polres Kediri. Kegiatan Binrotal ini juga diikuti oleh seluruh Kapolsek Jajaran, anggota Polres Kediri, ASN dan ibu-ibu bhayangkari Polres Kediri.

Mengawali sambutannya, AKBP Roni mengucapkan terimakasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang sudah hadir untuk mengikuti acara ini. Selanjutnya menyampaikan bahwa kegiatan ini menunjukkan keseriusan dari pimpinan dalam menyikapi paham radikalisme yang berkembang saat ini.

"Kegiatan Binrotal ini kita lakukan untuk membentengi keluarga besar Polres Kediri dari paham Radikalisme," ungkap AKBP Roni.







AKBP Roni menyampaikan, paham radikalisme dan terorisme merupakan salah satu ancaman yang dapat memecah belah NKRI. Siapa saja dapat terpengaruh paham radikal, tidak hanya golongan tertentu saja, melainkan pengaruh tersebut tidak memandang umur, pekerjaan dan status sosial salah satunya Polri.

“Melalui Binrotal ini diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme dalam mendeteksi dini, menangkal dan mencegah paham radikal terorisme,” pungkasnya.

Sementara, KH. Nurhadi dalam tausiahnya menyampaikan agar seluruh keluarga Polres Kediri meningkatkan keimanannya kepada Allah SWT. Yaitu dengan mengikuti majelis-majelis pengajian agar bisa meningkatkan rasa keimanan kepada Allah.(har)
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done