Bhayangkara News : Jatim
Tampilkan postingan dengan label Jatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jatim. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Desember 2025

Kasat Binmas Polres Pasuruan Takziah ke Korban Meninggal Kecelakaan KA di Gununggangsir


PASURUAN – Satuan Binmas Polres Pasuruan melaksanakan takziah dan memberikan bantuan kepada keluarga korban kecelakaan maut di perlintasan sebidang Jalan Perlintasan Kereta Api No. 88 KM 41, Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, pada Minggu (30/11/2025) sore. 


Insiden tragis tersebut melibatkan KA Mutiara Timur dan mobil sedan bernopol N 1519 AJB yang mengakibatkan empat orang satu keluarga meninggal dunia.


Kasat Binmas Polres Pasuruan IPTU Sunarti, S.H., M.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Gununggangsir dan personel Satbinmas hadir langsung dalam pemakaman dan takziah.


“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban sekaligus memberikan dukungan moril. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar IPTU Sunarti.


Dalam kesempatan itu, Satbinmas juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban.  


“Bantuan ini semoga bisa sedikit meringankan beban keluarga setelah musibah yang sangat berat ini,” tambahnya.


Sementara itu Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan menghimbau masyarakat untuk taat aturan dijalan.


"Musibah tidak ada yang tau, dan tidak perlu menyalahkan siapapun. Namun tugas kita harus selalu waspada dijalan, jangan bergurau atau berbincang yang menyebabkan hilang konsentrasi," tegas Kapolres memberikan himbauan.


Masih Kapolres AKBP Jazuli, "Ingat selalu, kelalaian tidak hanya membahayakan diri kita, namun juga bisa orang lain."


Adapun korban kecelakaan tersebut adalah:

Muhammad Muhaimin (33), swasta – meninggal dunia

Suci Nurjannah (33), guru – meninggal dunia

Muhammad Yisran Alim Mukhsin (9), pelajar – meninggal dunia

Putri Indah Ramadhani (6), pelajar – meninggal dunia

Rizka Putri Maharani (1), balita – luka ringan

Seluruh korban berasal dari Dusun Gondanglegi RT 1 RW 11, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.


Kegiatan takziah berjalan aman dan lancar hingga selesai. Satbinmas menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami musibah serupa. **

Polres Pasuruan Tingkatkan peduli Keselamatan Berkat Sosialisasi Ops Zebra Semeru 2025


Pasuruan – Program sosialisasi keselamatan berkendara yang digencarkan Polres Pasuruan selama Operasi Semeru 2025 menunjukkan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap tertib berlalu lintas. Ribuan pengendara mulai terlibat dalam edukasi langsung di berbagai titik keramaian untuk memahami aturan keselamatan.


Selama dua pekan pelaksanaan, Polres Pasuruan berhasil menyampaikan imbauan kepada 213.842 pengendara. Bentuk edukasi ini diapresiasi warga karena dilakukan melalui pendekatan humanis dan mudah dipahami.


Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Derie Fradesca menegaskan bahwa upaya sosialisasi menjadi langkah dasar membangun budaya berkendara aman. “Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi mendahulukan edukasi agar masyarakat benar-benar paham akan pentingnya keselamatan,” ujarnya.


Berdasarkan catatan Operasi Semeru 2025, intensitas pengawasan mampu mendorong masyarakat lebih disiplin dalam berkendara di wilayah tertentu, terutama pada kawasan sekolah dan perkantoran. Sosialisasi masif juga memudahkan petugas menemukan titik rawan pelanggaran untuk ditangani secara cepat.


Tingginya jumlah pengendara yang tercatat dalam operasi menunjukkan semakin banyak masyarakat yang berhasil terjaring edukasi keselamatan oleh petugas. Kondisi ini dinilai menjadi momentum besar untuk memperluas kampanye berkendara tertib ke seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan.


Penindakan melalui ETLE dan patroli incar tetap dilakukan sebagai bentuk ketegasan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan nyawa. Tujuannya bukan menghukum, tetapi memberikan efek jera agar semakin banyak warga berkomitmen terhadap keselamatan.


AKP Derie menyampaikan optimisme bahwa kesadaran berlalu lintas masyarakat Pasuruan akan meningkat secara bertahap melalui edukasi berkelanjutan. “Sosialisasi tidak berhenti di Operasi Semeru 2025 karena keselamatan adalah investasi jangka panjang bagi keluarga dan masa depan,” tuturnya.


Evaluasi dari pelaksanaan operasi kini sedang disiapkan untuk menyempurnakan pola komunikasi dan pendekatan sosialisasi agar lebih tepat sasaran. Rencana ke depan melibatkan sekolah, komunitas motor, perusahaan, hingga perangkat desa untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.


Polres Pasuruan juga merancang program keselamatan bersifat preventif agar masyarakat tidak hanya patuh karena razia, tetapi karena kesadaran diri. Semangat mengutamakan keselamatan ini diharapkan mampu membentuk budaya berkendara tertib yang berkelanjutan.


Dengan pelibatan aktif seluruh pihak, Pasuruan menargetkan menjadi daerah dengan tingkat kedisiplinan lalu lintas tertinggi di Jawa Timur. Perubahan positif yang telah dimulai dari Operasi Semeru 2025 diharapkan menjadi langkah awal terciptanya jalan raya yang aman, tertib, dan bebas kecelakaan. (*)

Sabtu, 29 November 2025

Polisi Gelar Trauma Healing dan Berbagi Snack untuk Pelajar Terdampak Erupsi Gunung Semeru


LUMAJANG – Suasana ceria terlihat di SDN Supiturang 01, Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, pada Sabtu (29/11/2025) pagi. 


Sekitar pukul 09.30 WIB, para siswa disambut hangat oleh sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polres Lumajang dan personel Brimob Polda Jatim yang melaksanakan kegiatan trauma healing sekaligus pembagian snack untuk anak-anak.


Anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk mengurangi ketegangan psikologis pasca situasi darurat di wilayah tersebut. 


Polwan dan personel Brimob membuat suasana menjadi penuh tawa dengan kegiatan interaktif yang mengajak siswa bergerak, bernyanyi, dan bermain bersama.


Kegiatan ditutup dengan pembagian ratusan paket snack kepada seluruh siswa yang langsung disambut teriakan gembira. 


Para siswa pun mengangkat tinggi paket snack mereka sambil berfoto bersama, menandai momen penuh keceriaan di halaman sekolah.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak di wilayah terdampak.


Kombes Pol Abast menegaskan Trauma healing ini penting untuk memastikan anak-anak kembali merasa aman dan nyaman. 


"Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga memberikan dukungan emosional bagi warga, khususnya anak-anak,” ujar Kombes Abast. 


Kabid Humas Polda Jatim mengatakan Polda Jawa Timur bersama Polres Lumajang berkomitmen terus memberikan pendampingan psikologis dan dukungan lainnya bagi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru hingga kondisi pulih sepenuhnya. (*)

Kamis, 27 November 2025

Operasi Tumpas Semeru 2025 Satresnarkoba Polres Pasuruan Raih Dua Penghargaan Polda Jatim


PASURUAN - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat Polda Jawa Timur. Dalam kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) Semester II Ditresnarkoba dan Satresnarkoba jajaran Polda Jatim Tahun Anggaran 2025, tim yang dipimpin Kasatresnarkoba Iptu Yoyok Hardianto, S.H., M.H. berhasil meraih dua penghargaan sekaligus.


Penghargaan tersebut yakni Juara 3 kategori ungkap kasus dalam Operasi Tumpas Semeru 2025 berdasarkan kualitas barang bukti, serta Juara 2 pengungkapan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).


Kedua penghargaan diserahkan langsung oleh Dirresnarkoba Polda Jawa Timur, Kombes Pol Robert Da Costa, S.I.K., M.H., dalam acara yang digelar di ruang rapat Ditresnarkoba Polda Jatim.


Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut, “Prestasi ini adalah bukti kerja keras dan dedikasi anggota dalam memberantas narkoba di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kami akan terus meningkatkan kualitas penegakan hukum sekaligus memperluas jaringan pengungkapan hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.


Ia menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja.


“Satresnarkoba tidak hanya fokus pada peredaran barang haramnya, tetapi juga menindak tegas aliran uang hasil kejahatan melalui TPPU. Ini penting agar jaringan narkoba tidak bisa lagi menikmati hasil kejahatannya,” ujar AKBP Jazuli.


Sementara itu, Kasatresnarkoba Iptu Yoyok Hardianto menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim dan dukungan penuh dari Kapolres Pasuruan. Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Pasuruan.


Dengan diraihnya dua penghargaan ini, Satresnarkoba Polres Pasuruan memperkuat posisinya sebagai salah satu satuan terbaik di wilayah Polda Jatim dalam penanganan kasus narkotika serta pengungkapan tindak pidana pencucian uang yang terkait jaringan peredaran narkoba. (*)

Rabu, 26 November 2025

Respons Cepat Kemenhan: Bantuan Medis Diserahkan untuk Pengungsi Erupsi Semeru

  


Lumajang — Upaya penanganan kesehatan bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru kembali diperkuat. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menerima tambahan bantuan medis dari Kementerian Pertahanan RI untuk memperkuat layanan darurat di posko-posko pengungsian, Rabu (26/11/2025).


Bantuan berupa vitamin, obat ISPA, salep iritasi kulit, hingga peralatan kesehatan dasar ini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang paling terdampak oleh paparan abu vulkanik. Proses distribusi dilakukan berkolaborasi dengan tenaga medis TNI, Dinkes Lumajang, dan relawan di beberapa titik pengungsian.


Danrem 083/BDJ menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi prioritas utama di fase tanggap darurat.

“Kami pastikan bantuan dari Menhan ini langsung kami salurkan ke posko-posko yang paling membutuhkan. Situasi kesehatan warga merupakan fokus kami, dan seluruh unsur bergerak cepat untuk memastikan pelayanan tetap optimal,” ujar Kolonel Inf Kohir.


Ia menambahkan bahwa seluruh prajurit di lapangan terus memperkuat sektor evakuasi medis, termasuk pendampingan terhadap warga dengan penyakit penyerta yang rentan terganggu akibat kondisi bencana.


Kehadiran bantuan dari Kemenhan diharapkan semakin meningkatkan kapasitas layanan kesehatan di lapangan, sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan pasca-erupsi Semeru secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.

(Penrem083)

Rabu, 19 November 2025

Kalapas Jember Ikuti Peringatan Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan di Kanwil Ditjenpas Jatim

 





JEMBER - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, menghadiri Tasyakuran Hari Bakti Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025 yang digelar di Aula Utama Lapas Kelas I Surabaya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur (Kanwil Ditjenpas Jatim). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi momen penting untuk merefleksikan pengabdian serta memperkuat semangat pelayanan di seluruh jajaran Pemasyarakatan,

Pada Rabu (19/11/2025).


Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas capaian yang telah diraih. Hadirnya Kalapas Jember bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur dan stakeholder menunjukkan eratnya sinergi serta kolaborasi antar instansi dalam mendukung tugas Pemasyarakatan.


Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya integritas, kerja sama, serta inovasi berkelanjutan guna menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan humanis. Momentum Hari Bakti pertama ini juga menjadi tonggak penyatuan semangat antara Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan negara dan memastikan pemenuhan hak masyarakat.


Pada kesempatan tersebut, SMKN 2 Jember menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah atas perannya sebagai mitra strategis dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Jember. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas dukungan pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas keterampilan warga binaan.


Semangat Hari Bakti turut dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Jember melalui tasyakuran internal yang dipimpin oleh Kasi Binadik, Hendri Astronino P., bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Jember, Hj. Een Kristyo, serta dihadiri seluruh pegawai dan anggota DWP Lapas Jember.


Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Jember menyampaikan apresiasi dan harapannya. “Momentum Hari Bakti ini bukan sekadar perayaan, melainkan pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan. Penghargaan untuk SMKN 2 Jember membuktikan bahwa sinergi dapat membawa dampak nyata bagi pembinaan warga binaan. Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan, dan berharap kerja sama ini terus berlanjut serta semakin kuat di masa mendatang,” ungkapnya.


Kalapas Jember juga berharap sinergi antar instansi semakin solid, khususnya dalam mendukung agenda strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tasyakuran ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan, memperkuat komitmen, dan membangun optimisme menuju pelayanan publik yang semakin berkualitas pada tahun-tahun mendatang. (*)

Rabu, 12 November 2025

Polresta Malang Kota dan Serdik Sespimma Gelar Donor Darah di Hari Kesehatan Nasional 2025


KOTA MALANG – Ada sekitar 85 rumah sakit di Malang yang membutuhkan suplai darah dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dengan kebutuhan darah per hari mencapai 130 hingga 200 kantong.


Membaca kebutuhan tersebut, pada momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 Polresta Malang Kota Polda Jatim bersama Peserta Didik (Serdik) Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 Tahun Anggaran 2025 menggelar donor darah dan bakti sosial bertajuk “Serdik Sespimma Peduli” di Ballroom Sanika Satyawada, Polresta Malang Kota.


Kegiatan kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Praktek Kerja Profesi (PKP) peserta Sespimma Lemdiklat Polri yang saat ini tengah menempuh pendidikan kepemimpinan tingkat menengah. 


PKP ini bertujuan untuk membekali peserta didik agar mampu menjadi manajer dan pimpinan tingkat pertama yang profesional


Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Sonny Irawan SIK, MH menuturkan bahwa pelaksanaan PKP di wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim ini memiliki tujuan penting dalam proses pendidikan peserta Sespimma.


“Serdik diharapkan memiliki kemampuan manajerial, bersikap prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan, serta mampu membangun tim dan memecahkan permasalahan kepolisian di tingkat Polres,” jelas Brigjen Sonny, Rabu, (12/11/2025).


Ia menambahkan bahwa kegiatan kemanusiaan yang dilakukan juga menjadi bagian integral dari pembentukan karakter kepemimpinan yang empatik dan berorientasi pelayanan masyarakat.


Bakti sosial HKN tahun 2025 yang Mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” yang berbarengan dengan peringatan HUT PNS Polri ke-54 tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 63 kantung darah dengan 132 pendonor yang telah melewati skrining medis. 


Pendonor tersebut berasal dari Polwan, Polki dan PNS Polresta Malang Kota termasuk 16 peserta Serdik Sespimma.


Selain donor darah, Baksos tersebut disi dengan penyaluran 129 paket sembako kepada yatim piatu di Yayasan Anak Bangsa, lansia dan dhuafa.


Sementara itu Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi sinergis antara jajaran Polresta Malang Kota dengan peserta PKP Serdik Sespimma Lemdiklat Polri Angkatan 74 TA 2025.


“Kegiatan donor darah dan bakti sosial ini menjadi bentuk kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat," ujar Kombes Nanang. 


Selain memperingati Hari Kesehatan Nasional, lanjut Kombes Nanang kegiatan ini juga menanamkan semangat empati, soliditas, dan kemanusiaan di kalangan anggota Polri.


Kombes Nanang menegaskan, kegiatan sosial tidak hanya berdampak positif bagi masyarakat penerima manfaat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan internal Polri dalam membangun masyarakat yang sehat dan harmonis.


“Kegiatan sosial dan donor darah untuk kemanusiaan Ini merupakan wujud implementasi nilai-nilai Presisi dalam membangun hubungan yang humanis dengan masyarakat,” tegas Kombes Nanang.


Kantong darah yang berhasil dikumpulkan pada Baksos selama kurang dari 3 jam itu langsung diserahkan kepada PMI untuk dikelola dan didistribusikan. 


Hal ini menjadi wujud komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.


Selain itu, Polresta Malang Kota membuktikan bahwa pelayanan dan pengabdian Polri bukan hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga bentuk nyata cinta kasih dan tanggung jawab sosial terhadap sesama.


“Generasi sehat adalah kunci masa depan bangsa yang kuat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kita tanamkan nilai kemanusiaan yang menjadi pondasi kepemimpinan dan pengabdian Polri kepada masyarakat,” pungkas Kombes Nanang. (*) (*)

Sabtu, 01 November 2025

Kapolsek Kejayan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim


PASURUAN – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial, Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polsek Kejayan menggelar kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim di Mapolsek Kejayan, Jumat (31/10/25) siang.


Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.00 WIB itu dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan, di antaranya Kepala Kelurahan Kejayan Amelia, S.E., pendamping anak yatim, serta 16 anak yatim penerima santunan.


Dalam sambutannya, Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo memperkenalkan diri sebagai pucuk pimpinan baru di Polsek Kejayan. Ia menyampaikan harapan agar kehadirannya dapat membawa keberkahan serta menjaga keamanan wilayah tetap kondusif.


“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini semoga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Saya berharap dapat mengemban amanah dengan baik di wilayah Kecamatan Kejayan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Agus Purnomo.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti santunan anak yatim diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antara kepolisian dengan warga.


“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan membantu dalam keseharian para anak yatim,” tambahnya.


Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kapolsek, pembacaan tawasul dan doa bersama, kemudian pemberian santunan kepada anak yatim, dan ditutup dengan doa penutup. (*)

Polres Malang Kota Bagikan Ribuan Helm Kepada Pengemudi Ojol

 


Malang - Kepolisian Resor Kota  Malang Kota membagikan 2.000 helm dan 2.000 rompi kepada pengemudi ojek online (Ojol) usai apel Kamtibmas Jogo Jatim. Helm itu dibagikan beserta 2.300 sak beras SPHP kemasan 5 kilogram atau setara dengan 11,5 ton.


"Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para Ojol dalam menjaga keamanan serta keselamatan di jalan raya," ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Nanang Haryono, Sabtu (1/11/25).


Kombes Pol. Nanang menegaskan, Polri siap membantu segala keluhan dan kendala yang dihadapi para driver Ojol di lapangan.


"Kami selalu siap mendengarkan dan membantu rekan-rekan Ojol dalam setiap kendala di jalan. Jangan segan untuk meminta bantuan kepada kepolisian terdekat bila menemui kesulitan," ungkap Kombes Pol. Nanang.


Deklarasi Kamtibmas 'Jogo Jatim' oleh ribuan pengemudi Ojol digelar di Stadion

Gajayana Kota Malang. Kegiatan itu dilaksanakan dalam satu rangkaian Apel Ojol Kamtibmas Jogo Jatim yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.


Hadir pula dalam kegiatan tersebut Forkopimda Jatim Forkopimda Kabupaten Malang Raya, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto dan Wakapolda Jatim Brigjen Pol. Pasma Royce serta pejabat utama Mabes Polri dan pejabat utama Polda Jatim, Jumat (31/10/2025). 


Apel akbar Kamtibmas yang diikuti hampir 10 ribu driver ojol ini untuk memperkuat sinergi dan soliditas antara Polri dengan komunitas ojol dalam menjaga kamtibmas di wilayah Jawa Timur. Menurut Kapolres, apel ojol kamtibmas Jogo Jatim ini juga bagian dari bentuk perhatian dan kepedulian Polri kepada komunitas ojol.


"Rekan-rekan ojol selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan tertib di Kota Malang," jelas Kombes Nanang.


Dijelaskan Kapolresta, kolaborasi Ojol dengan Polri adalah wujud nyata sinergi untuk Jogo Jawa Timur tetap aman, nyaman dan kondusif. Apel Ojol Kamtibmas "Jogo Jatim bersama Polda Jatim" ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi bukti soliditas dan sinergi antara Polri dan komunitas transportasi online dalam memperkuat keamanan berbasis masyarakat. (*)

Selasa, 21 Oktober 2025

Kapolda Jatim Pimpin Purnabakti, 143 Personel Akhiri Masa Pengabdian


SURABAYA - Sebanyak 143 personel Polda Jawa Timur resmi memasuki masa purna tugas dalam kegiatan Wisuda Purnabakti Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) Polda Jatim, yang digelar di Surabaya, pada Selasa (21/10/2025) di Gedung Mahameru Mapolda Jatim. 


Upacara penuh khidmat tersebut menjadi momen penghormatan dan apresiasi bagi anggota Polri yang telah menuntaskan masa pengabdiannya kepada bangsa dan negara.


Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh wisudawan yang telah mengabdikan diri tanpa cela selama bertugas. 


“Wisuda purna ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk penghargaan tulus atas dedikasi dan loyalitas selama dinas aktif hingga akhir masa tugas di Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Kapolda Jatim. 


Dalam kegiatan tersebut, Irjen Pol Nanang menyebutkan bahwa 77 personel pensiun pada tahun 2024 dan 66 personel pada tahun 2025, yang seluruhnya merupakan bagian penting dari perjalanan panjang Polda Jawa Timur. 


Menurut Kapolda Jatim, acara wisuda purnabakti bukan hanya pelepasan, tetapi juga upaya menjaga tali silaturahmi antara purnawirawan dan anggota aktif sebagai bentuk kesinambungan semangat pengabdian.


Kapolda Jatim mengungkapkan bagi para wisudawan, momen ini menjadi penanda keberhasilan menuntaskan panggilan tugas dengan sukses dan tanpa cacat.


"Sementara bagi anggota yang masih berdinas, ini adalah momentum untuk memperkokoh profesionalisme serta tanggung jawab dalam mengemban tugas,” ujar Irjen Pol Nanang Avianto.


Kapolda Jatim juga berpesan agar para purnawirawan tetap menjadi teladan di tengah masyarakat. 


Ia mengingatkan pentingnya menghindari post power syndrome dengan terus beraktivitas secara positif di masa pensiun. 


“Pensiun bukan akhir dari pengabdian. Gunakan waktu untuk kegiatan sosial, keagamaan, atau berperan aktif di PP Polri agar tetap terjalin hubungan dengan institusi,” imbuhnya.


Mengakhiri sambutannya, Kapolda Jatim menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi para purnabakti. 


"Kami generasi penerus, akan melanjutkan perjuangan Bapak dan Ibu dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,"pungkasnya. (*)

Selasa, 14 Oktober 2025

Lapas Jember Bekali Warga Binaan Keahlian Konstruksi Baja Ringan


Jember – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kembali menegaskan komitmennya dalam menyelenggarakan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Program pembinaan yang dilaksanakan berupa pelatihan konstruksi atap dan partisi baja ringan.


Pelatihan yang berlokasi di ruang Bengkel Kerja Lapas Jember ini menghadirkan instruktur dari SMKN 2 Jember yang memang berkompeten di bidang konstruksi. Sebanyak 20 orang peserta dibekali dengan materi pengenalan dasar hingga praktik pemasangan konstruksi atap dan partisi baja ringan.


Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Jember dalam membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang memiliki nilai jual tinggi. Menurutnya, keahlian ini tidak hanya berguna selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga dapat menjadi modal untuk membuka peluang usaha dan menciptakan kemandirian setelah bebas.


“Kami akan terus berupaya membekali para warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat menjamin penghidupan yang layak sekaligus membuka peluang usaha bagi mereka. Tujuannya agar mereka mampu hidup mandiri dan tidak lagi melakukan perbuatan yang melanggar hukum,” tegas Kalapas.


Melalui pembinaan kemandirian ini, Lapas Jember terus berupaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk mengasah potensi diri, sesuai minat dan bakatnya. Diharapkan bekal keterampilan yang dimiliki dapat menjadi tumpuan mereka untuk mencari nafkah setelah selesai menjalani masa pidana. (*)

Senin, 13 Oktober 2025

Pimpin Apel Pimpinan, Kalapas Jember Tekankan Disiplin dan Integritas


Jember – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin apel pagi pegawai yang diikuti oleh pejabat struktural dan staf, pada Senin (13/10/2025). Apel pagi ini menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan dan sinergitas seluruh jajaran.


Dalam amanatnya, Kalapas menekankan sejumlah poin penting untuk memperkuat profesionalisme dan integritas jajaran. Beliau menegaskan kembali agar setiap pegawai mempedomani tugas pokok dan fungsi dengan baik. Seluruh pejabat struktural diwajibkan untuk terus melakukan pengawasan dan pengendalian kinerja jajaran masing-masing demi terlaksananya tugas secara profesional dan proporsional.


Kalapas juga menyoroti pentingnya kecepatan respon terkait administrasi, meminta jajaran Tata Usaha untuk segera menindaklanjuti setiap surat masuk mengenai permintaan data. Selain itu, fungsi Wali Pemasyarakatan harus dilaksanakan secara optimal, termasuk identifikasi dan pencatatan data setiap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menjadi perwaliannya.


Komitmen tegas juga disampaikan Kalapas terkait upaya pemberantasan barang terlarang. “Wujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) di Lapas Kelas IIA Jember. Jangan ada satupun pegawai yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap masuknya barang terlarang kedalam Lapas,” tegasnya.


Mengakhiri amanatnya, Kalapas memberikan motivasi jajaran agar terus meningkatkan kapasitas diri, wawasan, dan etos kerja.

Beliau juga mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa melaksanakan tugas pengabdian secara total dengan dilandasi keikhlasan dan ketulusan, serta jadikan instansi tempat kita bekerja ini sebagai ladang ibadah untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya.


Apel pagi ini diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dan motivasi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas, demi terwujudnya Pemasyarakatan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Intensifkan Patroli Dialogis, Wujudkan Keamanan dan Kedekatan Polri - Masyarakat


Tabanan – Dalam rangka menciptakan rasa aman dan mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, Polsek Baturiti Polres Tabanan melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis pada Senin (13/10/2025). Kegiatan yang dipimpin oleh Pawas IPTU I Putu Sukayasa, S.H., bersama kru Kijang 902 Baturiti ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 Wita dengan menyasar sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Baturiti yang memiliki potensi kerawanan kamtibmas.


Patroli ini difokuskan pada lokasi-lokasi vital seperti SPBU Pacung, area pertokoan, Bank BRI Pacung, Pasar Baturiti, kawasan pemukiman warga, hingga area wisata. Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi keamanan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat dan pelaku usaha. Melalui pendekatan yang komunikatif, personel Polsek Baturiti berupaya membangun kepercayaan publik serta memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Selain berdialog, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor dan potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda, serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. Komunikasi dua arah ini diharapkan dapat memperkuat peran serta masyarakat dalam menciptakan keamanan bersama.


Kapolsek Baturiti, Kompol I Komang Agus Sudarsana, S.E., atas seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan salah satu langkah nyata Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar patroli, tetapi juga untuk mendengarkan, memahami, dan menumbuhkan rasa aman di hati masyarakat,” ujarnya.


Humas Polsek Baturiti

Polsek Beji Gelar Penyuluhan Antibullying dan Keselamatan Berlalu Lintas di SDN Sidowayah 1


PASURUAN – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan tertib Polsek Beji galakkan penyuluhan anti bullying di SDN Sidowayah 1, Desa Sidowayah, Kecamatan Beji, Senin pagi (13/10/2025).


Bhabinkamtibmas Polsek Beji, Brigpol Andriyani, memberikan penyuluhan tentang bahaya bullying dan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para siswa SDN Sidowayah 1, Beji.


Kegiatan edukatif ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Para guru dan siswa antusias mengikuti penjelasan mengenai tindakan perundungan serta dampak buruknya terhadap psikologis maupun sosial anak.


Kapolsek Beji, Kompol Akhmad Sukiyanto, S.H., M.H., mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sejak dini.


“Kami ingin anak-anak memahami sejak kecil bahwa bullying itu tidak boleh dilakukan, karena bisa menyakiti teman sendiri, baik secara fisik maupun batin. Selain itu, kami juga mengajarkan pentingnya hati-hati di jalan raya,” ujar Kompol Akhmad Sukiyanto.


Menurutnya, kegiatan semacam ini juga bertujuan mengenalkan peran Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, sebagai mitra masyarakat yang siap membantu menjaga keamanan di lingkungan sekitar.


Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut, “Langkah Polsek Beji sangat positif. Edukasi seperti ini membentuk karakter disiplin dan empati anak sejak dini,” ujarnya singkat.


Penyuluhan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak bersemangat saat berdialog dengan petugas kepolisian dan berjanji untuk saling menghormati serta menjaga keselamatan di jalan. (*)

Minggu, 12 Oktober 2025

Ditpolairud Polda Jatim Kampanyekan Laut Sehat Nelayan Kuat


SURABAYA - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan kampanye bertajuk “Laut Sehat, Nelayan Kuat” di wilayah pesisir Kenjeran, Surabaya.


Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasubdit Patroli AKBP Rochmad Slamet, S.Sos mengatakan kegiatan ini sebagai bagian dari proyek perubahan Ditpolairud yang fokus pada pencegahan tindak pidana destructive fishing serta pemberdayaan masyarakat pesisir.


Dalam kegiatan ini, Ditpolairud Polda Jatim secara resmi mendampingi pembentukan Kelompok Nelayan Anti Destructive Fishing di kawasan Kenjeran. 


Kelompok ini beranggotakan tokoh-tokoh nelayan setempat, pengurus koperasi nelayan, dan masyarakat pesisir yang memiliki komitmen menjaga laut dari praktik penangkapan ikan yang merusak.


AKBP Rochmad Slamet menyampaikan bahwa laut yang sehat merupakan fondasi utama bagi ketahanan ekonomi pesisir.


"Keberhasilan menjaga laut tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesadaran bersama. Polairud tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan peran aktif nelayan untuk mengawasi dan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan di laut," ujarnya, Jumat (10/10).


Selain deklarasi kelompok, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi bahaya destructive fishing, edukasi mengenai alat tangkap ramah lingkungan, serta pelatihan singkat tentang penanganan hasil tangkapan yang berkelanjutan.


AKBP Rochmad Slamet menegaskan bahwa pembentukan kelompok nelayan ini adalah implementasi nyata dari konsep community policing di sektor kelautan.


"Laut adalah sumber kehidupan. Menjaganya berarti menjaga masa depan kita bersama. Polairud akan terus hadir mendampingi dan bersinergi dengan masyarakat pesisir," tegasnya.


Para nelayan di Kenjeran menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai bahwa pendekatan persuasif Polairud mampu membangun kedekatan emosional dan rasa tanggung jawab bersama.


Dengan semangat Laut Sehat, Nelayan Kuat, Ditpolairud Polda Jatim berkomitmen menjadikan wilayah pesisir Jawa Timur sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam menjaga kekayaan laut nusantara. (*)

Polri Peduli : Polres Kediri Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid


KEDIRI - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Polres Kediri Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial berupa material bangunan untuk mendukung pembangunan Masjid Al-Huda di Dusun Wonorejo, Desa Kampung Baru, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri.


Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada takmir Masjid Al-Huda. 


Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna, dihadiri jajaran Polres Kediri, perangkat desa, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.


AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian Polri terhadap kehidupan masyarakat.


"Semoga bantuan ini dapat memperlancar pembangunan dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar," kata AKBP Bramastyo,Jumat (11/10/2025)


Ia menambahkan, dukungan Polres Kediri Polda Jatim terhadap kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat akan terus berlanjut


"InsyaAllah dengan gotong royong dan niat baik semua yang dibangun akan menjadi amal jariyah dan penguat hubungan antara Polri dan masyarakat," ujar Kapolres Kediri.


Melalui kegiatan ini, Polres Kediri Polda Jatim berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum tetapi juga dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)

Gelar KRYD Polres Kediri Kota Amankan Ranmor Tidak Sesuai Spektek


KOTA KEDIRI - Melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) Polres Kediri Kota Polda Jatim berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Kali ini KRYD yang berlangsung di Mako Satlantas Polres Kediri Kota ini melibatkan personel gabungan dari Polres Kediri Kota dan instansi terkait.


Dalam KRYD yang berlangsung hingga Minggu (12/10/2025) dinihari, petugas memeriksa barang bawaan milik pengendara untuk mengantisipasi adanya senjata tajam (sajam), obat terlarang, maupun, benda berbahaya lainnya.


Meskipun tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan maupun berbahaya, petugas sempat menemukan banyak sepeda motor tidak sesuai spesifikasi teknik (spektek) yakni berknalpot brong.


 "Sepeda motor yang berknalpot bising kita amankan. Semua langsung kami tindaklanjuti sesuai dengan aturan,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir, Senin (13/10).


Dia menjelaskan, penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sangat meresahkan masyarakat. 


Menurutnya, suara bising yang ditimbulkan knalpot brong itu sering kali mengganggu waktu istirahat masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.


Oleh karenanya, pihaknya merespon laporan dari masyarakat karena resah adanya knalpot brong


"Kebisingan knalpot brong mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, penindakan tegas akan terus kami lakukan sekaligus edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan anak muda," jelasnya.


AKP Afandy menyampaikan, tujuan KRYD ini untuk menciptakan situasi kamtibmas Kota Kediri yang tetap aman dan kondusif.


"Kita harus antisipasi aksi balap liar seperti itu maupun konvoi, dan tindakan kriminalitas lainnya yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat khususnya pada malam hari," ungkapnya. (*)

Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 53 Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

 


SURABAYA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan signifikan dalam proses identifikasi korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. 


Hingga Minggu (12/10/2025), Dua korban kembali berhasil diidentifikasi setelah melalui serangkaian pemeriksaan DNA, medis, dan properti.


Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki menyampaikan, dua kantong jenazah yang berhasil diidentifikasi masing-masing adalah:


1. Kantong jenazah nomor Post Mortem RSB B-025, teridentifikasi melalui DNA dan medis, cocok dengan nomor Ante Mortem 003 atas nama Ach. Haikal Fadil Alfatih, laki-laki (12), warga Dusun Timur Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan.


2. Kantong jenazah nomor Post Mortem RSB B-047, teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti atau barang kepemilikan, cocok dengan nomor Ante Mortem 059 atas nama Syamsul Arifin, laki-laki, (18), warga Dusun Badang, Tlagah, Galis, Bangkalan, Jawa Timur.


Dengan bertambahnya dua korban tersebut, hingga saat ini total sudah 53 korban berhasil teridentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI Polda Jatim. 


Dari 63 laporan korban hilang, masih terdapat 10 korban yang belum ditemukan, sementara 11 kantong jenazah masih berada di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, untuk proses identifikasi lanjutan.


Kabiddokkes Polda Jatim menegaskan bahwa DNA dari 11 kantong jenazah yang tersisa telah dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.


“Dari 11 kantong jenazah ini masih dalam proses identifikasi. Harapan kami, hasilnya tidak lama lagi bisa keluar. Memang karena faktor alamiah prosesnya membutuhkan waktu lebih panjang dibanding hari-hari pertama, kedua dan ketiga,” jelasnya.


Kombes Pol Kusnan menambahkan, tim DVI Polda Jatim terus berupaya mempercepat proses identifikasi agar keluarga korban segera mendapatkan kepastian.


“Harapan kami, segera semua teridentifikasi sehingga keluarga korban bisa mengetahui siapa anggota keluarganya,” pungkasnya.


Sementara itu Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, menjelaskan bahwa proses identifikasi body part masih menghadapi tantangan, karena sebagian besar kondisi tubuh korban tidak utuh dan minim tanda-tanda khusus.


“Kesulitannya mengidentifikasi body part itu karena posisinya tidak lengkap dan tidak ada tanda-tanda khusus pada bagian tubuh yang ada. Sehingga kami hanya bisa bergantung pada pemeriksaan DNA,” ujarnya.


Kombes Pol Wahyu menambahkan, proses pencocokan DNA antara bagian tubuh yang terpisah dengan tubuh utama memerlukan ketelitian tinggi.


“Seperti sebelumnya, ada body part yang baru bisa teridentifikasi dua hari lebih lambat dari tubuh utamanya. Nah, kondisi seperti ini juga kami temui saat ini, dan masih menunggu hasil pemeriksaan DNA di laboratorium,” tuturnya. 


Proses identifikasi masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan RS Bhayangkara Polda Jatim, Pusdokkes Polri, PDFI, serta berbagai instansi terkait, dengan mengutamakan ketelitian ilmiah dan empati kepada keluarga korban. (*)

Sabtu, 11 Oktober 2025

Polda Jatim Kembali Identifikasi Satu Korban Santri Ponpes Al Khoziny, Total 51 Jenazah Berhasil Dikenali


SURABAYA - Proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, terus dilakukan secara intensif oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur. 


Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast saat konferensi Pers di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, Sabtu malam (11/10/2025). 


"Update dari proses identifikasi kantong jenazah hari ini, Tim DVI Polda Jatim berhasil mengenali 1 jenazah Santri Ponpes Al Khoziny," kata Kombes Pol Abast.


Kabid Humas Polda Jatim mengatakan bahwa tim DVI Polda Jatim dibentuk dengan melibatkan berbagai pihak dan tenaga ahli yang bekerja tanpa henti selama 24 jam.


“Bahwa tim DVI ini dibentuk tentunya bersama-sama dengan instansi terkait yang ada," ujar Kombes Pol Abast.


Kabid Humas Polda Jatim menegaskan, tim DVI bekerja secara penuh untuk memastikan seluruh jenazah korban dapat teridentifikasi dengan tepat.


Sementara itu Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki menyampaikan,1 kantong jenazah yang berhasil diidentifikasi adalah kantong jenazah nomor Post Mortem RSB B-059.


"Jenazah teridentifikasi melalui DNA dan medis gigi, cocok dengan nomor Antemortem 056 sebagai Muhammad Ridwan Sahari, laki-laki, 14 tahun, alamat Bendul Merisi Jaya Timur No.17, RT 002 RW 012, Bendul Merisi, Wonocolo, Kota Surabaya,” jelas Kombes Pol Khusnan.


Dengan bertambahnya hasil identifikasi tersebut, hingga hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi 51 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima.


Kombes Pol Khusnan menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara teliti dan ilmiah untuk memastikan hasil yang akurat.


“Untuk supaya identifikasi ini betul-betul tidak terbantahkan atau 99,99%, sehingga kami lakukan dengan tes DNA dan rekonsiliasi ante mortem dan post mortem,”kata Kombes Pol Khusnan.


Selain pemeriksaan DNA, lanjut Kombes Khusnan metode medis gigi juga digunakan untuk memperkuat hasil identifikasi. 


Kombes Pol Khusnan pun meminta kesabaran keluarga korban sembari memastikan bahwa tim DVI terus berupaya maksimal.


Terkait waktu penyelesaian proses identifikasi, Kabid Dokkes Polda Jatim ini menyebut bahwa setiap kasus memiliki karakteristik berbeda. 


“Kalau dulu bisa sampai dua bulan. Jadi saya berharap bisa cepat. Kami sering kontak dengan Pusdokkes juga untuk betul-betul menjaga ketelitian dan kecepatan,” ujarnya.


Kombes Pol Khusnan juga mengatakan dari laporan kehilangan antemortem ada 63 dan sudah teridentifikasi korban 51. 


Ia menyampaikan, ante mortem yang belum teridentifikasi sampai detik ini ada 12, sedangkan untuk kantong jenazah yang belum teridentifikasi ada 13.


"Jadi kantong jenazah yang sudah teridentifikasi 54 dengan identitas korban sebanyak 51,” pungkasnya.


Dengan kerja keras tim DVI Polda Jatim bersama seluruh unsur terkait, diharapkan proses identifikasi seluruh korban dapat segera tuntas, sehingga para keluarga bisa memperoleh kepastian dan jenazah dapat dimakamkan.


Untuk diketahui, Tim DVI Polda Jatim melibatkan para ahli, yaitu dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI), dan Rumah Sakit Bhayangkara yang ada di Jawa Timur.


Selain itu juga Pusdokkes Polri, Biddokkes Polda Jatim, dan unsur pemerintah daerah, yang mendukung kegiatan operasi DVI. (*)

Kamis, 09 Oktober 2025

Tim DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi 8 Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo


SURABAYA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengumumkan hasil terbaru proses identifikasi jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. 


Hingga Kamis (9/10/2025), Delapan jenazah tambahan berhasil teridentifikasi secara resmi.


Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan, tim DVI bekerja tanpa henti sejak hari pertama kejadian dengan dukungan berbagai instansi dan para ahli termasuk dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).


“Update penanganan jenazah korban robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Tim DVI Polda Jatim menyatakan 8 jenazah telah terindentifikasi,” ujar Kombes Pol Abast di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, Kamis (9/10/2025).


Ia menambahkan, hasil identifikasi terbaru mencakup Delapan kantong jenazah yang berhasil dicocokkan dengan data antemortem dari keluarga.


Sementara itu, Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki menjelaskan bahwa seluruh hasil identifikasi tersebut didapat melalui berbagai metode ilmiah, termasuk pemeriksaan gigi, DNA, data medis, serta properti pribadi korban.


“Pada hari ini, Kamis tanggal 9 Oktober 2025, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap Delapan kantong jenazah yang seluruhnya cocok dengan delapan nomor antemortem,” jelasnya.


Delapan korban yang berhasil teridentifikasi diantaranya adalah :


1. Moch. Adam Fidiansyah (12) — Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo


2. Muhammad Raihan Jamil (14) — Krembangan, Surabaya


3. Mohammad Abdul Rohman Nafis (15) — Pulungan, Sedati, Sidoarjo


4. M. Ghifari Chasbi (15) — Tamansari, Pasuruan


5. Moh. Toni Afandi (14) — Sidotopo, Surabaya


6. Ach. Ramzi Fariki (15) — Padurenan, Bogor


7. Abdullah As Syadid (16) — Alas Kokon, Bangkalan


8. Arif Afandi (15) — Wonorejo, Tegalsari, Surabaya


Kombes Pol Kusnan juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi 48 dari total 67 kantong jenazah yang diterima. 


“Kami tetap melakukan pencocokan data melalui antemortem dan postmortem agar keluarga korban tidak terlalu lama menunggu. Hasil identifikasi juga kami pastikan selalu sesuai dengan hasil pemeriksaan DNA,” tandasnya.


Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Wahyu Hidayati menambahkan, tim di lapangan menghadapi sejumlah tantangan teknis dalam proses identifikasi.


Ia mengungkapkan beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi yang tidak utuh, sehingga pemeriksaan non-DNA menjadi sulit. 


"Namun kami tetap berupaya melakukan penyisiran ulang dan pencocokan manual agar prosesnya bisa lebih cepat,” ujar Kombes Pol Wahyu.


Hingga kini, operasi DVI Polda Jawa Timur masih terus berjalan. Tim forensik gabungan dari Polda Jatim, Pusdokkes Polri, dan PDFI berkomitmen untuk menuntaskan seluruh proses identifikasi dengan teliti dan penuh kehati-hatian sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done