Bhayangkara News : Daerah
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Turut Serta Budidaya Tanaman Tomat di Lahan P2B Desa Tutur

 


PASURUAN – Bhabinkamtibmas Desa Tutur, Polsek Nongkojajar, terus mendukung pemanfaatan lahan melalui budidaya tanaman pangan. Salah satunya dengan melakukan pemantauan tanaman tomat di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Tutur, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu(29/8/2026).


Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari peran Bhabinkamtibmas sebagai penggerak ketahanan pangan di wilayahnya. Kegiatan tersebut sekaligus mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Bhabinkamtibmas Desa Tutur Aipda Dili Rahmanto melakukan sambang dan peninjauan langsung terhadap tanaman tomat di lahan P2B. Pendampingan dilakukan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan secara produktif.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus berpartisipasi dalam menanam berbagai komoditas pangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, pendampingan kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program ketahanan pangan nasional.


"Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif. Melalui pendampingan dan pemantauan, kami berharap budidaya tanaman pangan dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Kegiatan pemantauan tanaman tomat berlangsung aman dan lancar. Polsek Nongkojajar juga akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tutur. :::

Sabtu, 15 Agustus 2026

Polres Probolinggo Periksa Kesehatan Personel Pengamanan Bromo Pascakarhutla

 


PROBOLINGGO — Memastikan kondisi kesehatan personel tetap prima usai bertugas mengamankan kawasan Gunung Bromo, Tim Dokkes Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pemeriksaan kesehatan, Sabtu (15/8/2026).


Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan setelah personel melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).


Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, aktivitas pemadaman yang membutuhkan tenaga dan stamina, sehingga kondisi kesehatan personel perlu dipastikan sebelum kembali menjalankan tugas.


“Setelah melaksanakan tugas pemadaman karhutla yang tentunya membutuhkan tenaga dan stamina, kami memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga,” ujar Asmida Rizki.


Kapolres Probolinggo menegaskan, kesehatan dan keselamatan personel menjadi salah satu prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.


“Kami ingin seluruh personel dapat bertugas secara optimal. Dengan kondisi fisik yang prima, personel akan lebih siap menghadapi berbagai situasi di lapangan, terutama dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat di kawasan Bromo,” tambah AKBP Rizki.


Dalam kegiatan tersebut, Tim Dokkes Polres Probolinggo Polda Jatim melakukan pemeriksaan tekanan darah serta memberikan vitamin kepada personel.


Dari hasil pemeriksaan kesehatan, seluruh personel pengamanan Bromo dinyatakan dalam kondisi sehat dan tidak ditemukan adanya gangguan kesehatan.


Pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan dapat mendukung kesiapan personel dalam melaksanakan pengamanan, sekaligus mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kelelahan setelah menjalankan tugas pemadaman karhutla.


Dengan kondisi fisik yang prima, personel diharapkan dapat menjalankan tugas pengamanan kawasan Bromo secara optimal serta memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat maupun wisatawan. (*)

Selasa, 11 Agustus 2026

Cegah Karhutla, Polres Ponorogo Perketat Pengawasan di Kawasan Hutan

 


PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jawa Timur secara intensif memperketat pengawasan dan menggalakkan langkah preventif untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Kabupaten Ponorogo. 


Langkah taktis ini diambil mengingat wilayah Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu daerah prioritas rawan titik panas (hotspot) di Jawa Timur pada puncak musim kemarau.


Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen instansi dan lapisan masyarakat.


AKBP Andin mengatakan, Polres Ponorogo Polda Jatim juga telah menggelar koordinasi lintas sektoral bersama jajaran Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Ponorogo), dan Dinas Lingkungan Hidup guna mematangkan pemetaan serta respons cepat penanganan titik api.


"Sinergitas lintas sektor terus kita perkuat untuk penanganan dan pencegahan Karhutla,"ungkap AKBP Andin, Rabu (12/8/2026).


Menurut AKBP Andin, patroli terpadu personel satuan fungsi Polres Ponorogo dan jajaran Polsek terus dimaksimalkan


"Kami gencar menyisir kawasan hutan produksi dan hutan lindung yang dipenuhi vegetasi kering yang mudah terbakar," terang AKBP Andin.


Polres Ponorogo Polda Jatim bersama instansi lintas sektor juga bersiaga penuh dan sempat melakukan penanganan manual metode gepyok serta pembuatan sekat bakar (ilaran) demi melokalisir rambatan api.


Selain itu Polres Ponorogo Polda Jatim terus menggelorakan edukasi dan larangan tegas kepada masyarakat melalui kampanye di media sosial resmi Instagram @polres_ponorogo serta sosialisasi tatap muka dengan masyarakat.


Kapolres Ponorogo mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan lindung maupun hutan jati agar segera melaporkan ke layanan darurat Call Center Kepolisian 110 bebas pulsa apabila mendeteksi kepulan asap atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.


"Laporan melalui call center 110  akan segera kami tindaklanjuti agar penanganan dini dapat segera dilakukan sebelum api meluas,"pungkas AKBP Andin. (*)

Senin, 10 Agustus 2026

Polres Bojonegoro Raih Penghargaan Kemenkeu, Terbaik Pengelolaan DIPA di KPPN

 


BOJONEGORO – Polres Bojonegoro Polda Jatim kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Peringkat I Satuan Kerja dengan Pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Besar dalam Penghargaan Semester I Tahun 2026.


Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno, kepada Kapolres Bojonegoro, AKBP Yenni Diarty sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja pengelolaan keuangan negara yang dinilai unggul selama Semester I Tahun 2026.


Penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro tersebut berdasarkan penilaian kinerja pengelolaan keuangan negara.


Dalam penilaian itu, Polres Bojonegoro Polda Jatim berhasil menempati posisi teratas dengan total nilai 107,66, mengungguli satuan kerja lainnya pada kategori pagu DIPA besar.


Penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), implementasi Kartu Kredit Pemerintah (KKP), pemanfaatan Cash Management System (CMS), ketepatan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara, hingga penyelesaian retur Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). 


Capaian tersebut mencerminkan kualitas tata kelola anggaran yang efektif, akuntabel, dan sesuai prinsip good governance.


Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja secara profesional dalam mengelola anggaran negara.


Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari kerja sama seluruh fungsi di lingkungan Polres Bojonegoro yang senantiasa mengedepankan akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.


"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara,"kata AKBP Yenni.


Ia menegaskan, Polres Bojonegoro Polda Jatim berkomitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan anggaran agar mampu mendukung pelaksanaan tugas kepolisian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


AKBP Yenni menambahkan, tata kelola keuangan yang baik bukan hanya menjadi indikator administrasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian. 


"Dengan pengelolaan anggaran yang tepat, seluruh program kerja, pelayanan publik, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, hingga penegakan hukum dapat berjalan secara optimal," ujar AKBP Yenni.


Prestasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam membangun institusi yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan. 


Ke depan, penghargaan dari Kementerian Keuangan RI itu diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh personel untuk terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas kinerja, baik di bidang pengelolaan keuangan maupun pelayanan kepada masyarakat. (*)

Sabtu, 08 Agustus 2026

Bhabinkamtibmas Blarang Rutin Monitoring Tanaman Kubis Agar Tumbuh Sesuai Harapan


PASURUAN – Bhabinkamtibmas Desa Blarang, Polsek Nongkojajar, melakukan monitoring tanaman kubis di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Blarang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendampingan warga dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Minggu (9/8/2026).


Monitoring dilakukan oleh AIPTU Rama Adhitama S., S.H. selaku Bhabinkamtibmas Desa Blarang dengan menyambangi dan meninjau tanaman kubis yang dibudidayakan di lahan P2B.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus berpartisipasi menanam komoditas pangan. Pemanfaatan lahan secara produktif diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bagian dari pendampingan sekaligus upaya membangun komunikasi dengan masyarakat agar budidaya tanaman pangan dapat terus dikembangkan.


"Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada dengan menanam komoditas pangan. Dengan partisipasi masyarakat, ketahanan pangan dapat diperkuat mulai dari lingkungan dan desa," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, Polres Pasuruan mendukung keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan.


"Ketahanan pangan membutuhkan partisipasi bersama. Kami mendorong jajaran untuk terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan mendukung program-program produktif yang memberikan manfaat bagi warga," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.


Kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif. Pemantauan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu memastikan budidaya tanaman kubis terus berjalan dengan baik sehingga hasilnya dapat sesuai harapan masyarakat. ::::

Jumat, 07 Agustus 2026

Tanaman Tomat di Pungging Tumbuh Baik, Bhabinkamtibmas Dukung Suksesnya Ketahanan Pangan Nasional


PASURUAN – Tanaman tomat di lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, terpantau tumbuh dengan baik. Bhabinkamtibmas Desa Pungging turut melakukan pemantauan sebagai bagian dari dukungan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Jumat (7/8/2026).


Kegiatan pemantauan dilakukan oleh AIPDA Iskandar Muda selaku Bhabinkamtibmas Desa Pungging. Selain meninjau kondisi tanaman tomat, ia juga menyambangi warga untuk memberikan motivasi agar terus memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan yang produktif.


Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membudidayakan berbagai komoditas pangan. Upaya itu diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus mempererat kemitraan dengan warga.


"Kami berharap masyarakat terus memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk ditanami komoditas pangan. Selain bermanfaat bagi kebutuhan keluarga, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan," ujar AKP Budi Luhur Sedjati.


Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan, Polres Pasuruan akan terus mendorong seluruh jajaran Bhabinkamtibmas untuk hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.


"Polri berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk program ketahanan pangan. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.


Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman tomat di lahan P2B Desa Pungging tumbuh dengan baik dan kegiatan berlangsung aman serta lancar. Diharapkan, semangat masyarakat dalam mengembangkan pertanian pekarangan terus meningkat sehingga mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. :: 

Kamis, 06 Agustus 2026

Gelar Piramida, AKBP Yenni Ajak Media Sinergi Jaga Kondusivitas Bojonegoro

 


BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty langsung tancap gas membangun komunikasi dengan insan pers usai mengemban amanah sebagai Kapolres Bojonegoro Polda Jatim.


Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Bareng Awak Media (Piramida) yang digelar di Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, Rabu (6/8/2026).


Hadir dalam kesempatan itu Wakapolres Bojonegoro, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bojonegoro Sasmito Anggoro, para ketua organisasi profesi jurnalis, organisasi perusahaan media, serta awak media yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Polres Bojonegoro.


Dalam sambutannya, AKBP Yenni Diarty mengapresiasi kehadiran para jurnalis dan menyampaikan terima kasih atas kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan Polres Bojonegoro.


Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.


"Piramida ini bukan sekadar ajang silaturahmi. Kami ingin membangun kedekatan emosional dan komunikasi yang semakin baik dengan rekan-rekan media," ungkap AKBP Yenni.


Menurut AKBP Yeni, sinergi antara Polri dan media sangat penting, agar informasi yang diterima masyarakat akurat, berimbang, dan mampu menjadi cooling system di tengah derasnya arus informasi.


AKBP Yenni menambahkan, kolaborasi yang kuat antara kepolisian dan media juga menjadi langkah antisipatif terhadap maraknya penyebaran hoaks maupun informasi provokatif di ruang publik. 


Melalui komunikasi yang terbuka, media dapat memperoleh klarifikasi langsung dari sumber resmi sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat tetap berdasarkan fakta dan berimbang.


Kapolres Bojonegoro juga mengajak seluruh insan pers untuk terus berkontribusi melalui pemberitaan yang edukatif dan menyejukkan. 


AKBP Yeni mengungkapkan, peran media sangat dibutuhkan dalam menciptakan rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.


Sementara itu, Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menyambut positif komitmen Kapolres Bojonegoro dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers. 


Menurutnya, media selama ini tidak hanya menjalankan fungsi penyebarluasan informasi, tetapi juga memiliki fungsi edukasi, hiburan, serta kontrol sosial melalui kritik yang membangun.


"Kami berharap hubungan kemitraan yang harmonis antara Polres Bojonegoro dan media dapat terus terjaga dengan mengedepankan profesionalisme, keterbukaan, dan saling menghormati, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bojonegoro" ujarnya. (*)

Rabu, 05 Agustus 2026

Polres Mojokerto Imbau Masyarakat Tidak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Raya

 


MOJOKERTO – Polres Mojokerto Polda Jawa Timur secara tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengendarai sepeda listrik di jalan raya. 


Kapolres Mojokerto melalui Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Bernardus Bagas Simarmata mengungkapkan, langkah ini diambil menyusul tingginya risiko fatalitas kecelakaan yang melibatkan pengguna sepeda listrik di wilayah hukum Polres Mojokerto Polda Jatim.


AKP Bagas menegaskan bahwa sepeda listrik pada dasarnya dirancang untuk penggunaan di lingkungan terbatas, bukan untuk jalan raya yang padat kendaraan bermotor.


"Penggunaan sepeda listrik hanya diperbolehkan di tempat-tempat yang aman dan terlokalisasi seperti di kawasan perumahan/pemukiman,area taman dan tempat wisata,kawasan kampus atau lingkungan tertutup dan jalur khusus sepeda jika tersedia," terang AKP Bagas, Rabu (5/8/2026).


Menurut AKP Bagas, secara regulasi larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya juga merujuk pada Pasal 106 ayat (9) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta ketentuan mengenai persyaratan teknis dan laik jalan pada Pasal 48 ayat (2). 


"Bagi pelanggar ketentuan ini dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000,-," tegas AKP Bagas.


Masih kata AKP Bagas, ada empat faktor utama mengapa berkendara sepeda listrik di jalan raya sangat berbahaya yaitu keterbatasan kecepatan, dimana sepeda listrik cenderung lambat dan mudah kehilangan kendali saat berinteraksi dengan arus kendaraan cepat.


Faktor kedua, sepeda listrik minim fitur keselamatan yaitu tidak dilengkapi dengan sistem pengereman ABS, lampu standar yang memadai, maupun kaca spion.


Faktor Ketiga, sepeda listrik sangat rentan tertabrak oleh kendaraan roda dua maupun roda empat lainnya.


Faktor Keempat, pengendara sepeda listrik berisiko tinggi menyebabkan cedera berat pada kepala dan organ vital, bahkan hingga mengakibatkan kematian apa bila terjadi kecelakaan.


AKP Bagas mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.


"Utamakan keselamatan sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar pilihan. Jangan sampai kelalaian hari ini mendatangkan penyesalan di kemudian hari," pungkas AKBP Bagas. (*)

Jumat, 17 Juli 2026

Polres Mojokerto Kota Cegah Peredaran Vape Mengandung Narkoba, Gencarkan Sosialisasi di Kalangan Remaja

 


KOTA MOJOKERTO  – Sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi peredaran vape yang terindikasi mengandung narkotika, Polres Mojokerto Kota gencar sosialisasi ke kalangan pelajar dan Vape store.


Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan melalui edukasi kepada pelajar serta pembinaan kepada para pelaku usaha penjualan vape dilakukan untuk upaya pencegahan dini.


"Kita memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, termasuk modus peredarannya yang kini diduga memanfaatkan media rokok elektronik (vape), kepada para pelajar dan pembinaan pada vape store," kata AKBP Herdiawan, Jumat (17/7/2026).


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan para pedagang agar tidak menjual maupun mengedarkan produk vape yang mengandung atau dicampur dengan zat narkotika maupun bahan berbahaya lainnya yang melanggar ketentuan hukum.


Polres Mojokerto Kota Polda Jatim mengimbau kepada seluruh pedagang vape agar turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan vape yang dicampur narkoba, transaksi yang mencurigakan, maupun pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut.


Kapolres Mojokerto Kota menegaskan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah strategis untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba. 


"Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba," ujar AKBP Herdiawan.


Polres Mojokerto Kota Polda Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan langkah-langkah preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. 


"Diharapkan, melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, wilayah hukum Polres Mojokerto Kota tetap kondusif serta mampu melindungi generasi muda dari bahaya narkoba," pungkasnya. (*)

Rabu, 15 Juli 2026

Diantar Polisi, Bocah SD di Gresik yang Tersesat Jalan Pulang Akhirnya Bertemu Orang Tuanya


GRESIK - Kepedulian dan kesigapan personel Satlantas Polres Gresik kembali dilakukan melalui aksi humanis saat membantu seorang siswa sekolah dasar yang kebingungan usai pulang sekolah, Selasa (14/7/2026) siang.


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di Pos Lantas GKB Gresik. Saat melaksanakan patroli, personel Unit Turjagwali melihat seorang anak berseragam sekolah berjalan seorang diri dengan raut wajah kebingungan di sekitar pos.


Merasa ada yang tidak beres, anggota Satlantas Polres Gresik segera menghampiri dan mengajak anak tersebut berbincang secara persuasif. 


Dari hasil komunikasi, diketahui anak itu bernama Azraqi Raffan, siswa UPT SDN 29 Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.


Kepada Polisi, Azraqi mengaku hendak berjalan kaki pulang ke rumah. Namun karena tidak mengetahui arah, ia akhirnya tersesat dan kebingungan di jalan.


Polisi kemudian berupaya menenangkan Azraqi sekaligus menggali informasi mengenai alamat rumahnya. 


Setelah memperoleh petunjuk yang cukup, diketahui rumahnya berada di belakang gang masuk RS Denisa, Kebomas.


Tanpa menunda waktu, petugas langsung mengantarkan Azraqi menggunakan kendaraan dinas menuju rumahnya demi memastikan keselamatannya.


Sesampainya di rumah, petugas mendapati rumah hanya ada saudaranya. Belakangan diketahui orang tuanya sedang panik mencari Azraqi ke sekolah karena saat dijemput, sang anak sudah tidak berada di lokasi.


Rasa cemas keluarga pun akhirnya berubah menjadi lega setelah mengetahui Azraqi telah diantarkan pulang oleh personel Satlantas Polres Gresik dalam kondisi sehat dan selamat.


Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, mengatakan tindakan cepat anggotanya merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam melindungi keselamatan anak-anak.


"Respons cepat kepolisian untuk langsung mengantarkan Adik Azraqi ke rumahnya merupakan bagian dari pelayanan prima kami kepada masyarakat. Keselamatan warga, terutama anak-anak, adalah prioritas kami," ujar AKP Nur Arifin.


Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat jam pulang sekolah, serta memastikan koordinasi penjemputan berjalan dengan baik.


"Kami mengimbau kepada para orang tua agar komunikasi dengan pihak sekolah harus terus dijaga demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.


Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polisi tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, tetapi juga hadir memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan yang cepat, sigap, dan humanis. (*)

Polres Mojokerto Kota Gelar Silaturahmi Kamtibmas Perkuat Sinergi Bersama Masyarakat


KOTA MOJOKERTO – Wujud nyata Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat kembali ditunjukkan Polres Mojokerto Kota Polda Jatim melalui kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama elemen masyarakat di Joglo Samapta Polres Mojokerto Kota, Kamis (16/7/2026).


Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto didampingi Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Jalaludin ini menjadi ruang dialog sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.


Hadir pada kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU), serta Kapolsek jajaran Polres Mojokerto Kota, perwakilan ojek online, juru parkir, pedagang kaki lima (PKL), tukang becak, dan warga sekitar yang selama ini menjadi mitra strategis Polri.


Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan terus memberikan dukungan kepada Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.


"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta membangun kolaborasi antara Polri dan masyarakat," ungkap AKBP Herdiawan.


Menurut AKBP Herdiawan, kondusivitas wilayah hukum Polres Mojokerto Kota Polda Jatim yang selama ini terjaga, tidak terlepas dari peran aktif dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.


AKBP Herdiawan menegaskan bahwa Polres Mojokerto Kota Polda Jatim akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. 


"Kami menilai berbagai masukan, kritik, maupun saran dari masyarakat sangat penting sebagai bahan evaluasi untuk menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional, modern, dan terpercaya," ujar AKBP Herdiawan.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Mojokerto Kota juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. 


Menurutnya, kecepatan informasi dari masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.


Selain membahas keamanan lingkungan, Kapolres Mojokerto Kota turut mengingatkan pentingnya budaya tertib berlalu lintas, khususnya bagi anak-anak yang telah kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah. 


Ia mengimbau para orang tua agar selalu memastikan putra-putrinya menggunakan helm standar saat berkendara sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas.


"Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Anak-anak merupakan aset berharga yang harus kita lindungi. Karena itu, mari biasakan menggunakan helm setiap kali berkendara demi keselamatan mereka," tegas AKBP Herdiawan.


Sebagai bentuk kepedulian sosial, pada kesempatan tersebut Polres Mojokerto Kota juga menyerahkan bantuan sosial kepada perwakilan ojek online, juru parkir, pedagang kaki lima, tukang becak, serta warga sekitar Polres Mojokerto Kota yang hadir dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas. (*)

Senin, 06 Juli 2026

HUT Bhayangkara 80 Polres Ngawi Bedah Dua Rumah Jadi Layak Huni, Hadirkan Senyum dan Harapan Warga

 


NGAWI, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ngawi Polda Jatim melaksanakan program bedah rumah di dua lokasi berbeda sebagai bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat.


Adapun rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah yaitu milik Ibu Srijati, seorang warakawuri warga Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, serta rumah milik Ibu Endang Maeni di Dusun Krandegan I, Desa Krandegan RT 04 RW 02, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.


Melalui program ini, kedua rumah yang sebelumnya kurang layak huni kini telah direnovasi menjadi rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak ditempati. 


Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga.


"Program bedah rumah ini merupakan salah saru bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat," ungkap AKBP Prayoga, Senin (6/7/2026).


Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan semangat baru bagi para penerima. 


"Polri akan terus berupaya hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Kapolres Ngawi.


Sementara itu, Ibu Srijati dan Ibu Endang Maeni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolres Ngawi beserta seluruh jajaran Polres Ngawi atas bantuan yang telah diberikan.


"Terima kasih kepada Bapak Kapolres Ngawi dan seluruh anggota Polres Ngawi, serta yang telah membantu kami. Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah kami kini menjadi lebih layak untuk ditempati. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan Polri semakin jaya serta selalu dicintai masyarakat," ungkap keduanya. (*)

Rabu, 03 Juni 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Nongkojajar Pantau Tanaman Tomat di Desa Pungging


PASURUAN – Dalam rangka mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Pungging Polsek Nongkojajar Polres Pasuruan melaksanakan pemantauan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) di Desa Pungging, Kecamatan Tutur,


Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 14.30 WIB tersebut dipimpin Aipda Daud B selaku Bhabinkamtibmas sekaligus penggerak ketahanan pangan Polsek Nongkojajar. Adapun komoditas yang dipantau adalah tanaman bawang prei dan tomat yang ditanam warga di lahan P2B Desa Pungging.


Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati menyampaikan, meski Desa Pungging bukan desa percontohan, kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan Polri untuk memotivasi masyarakat agar aktif memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menjamin ketahanan pangan nasional hingga tingkat desa.


"Melalui sambang dan peninjauan ini, kami mengajak warga bertanam komoditas bahan pokok. Tujuannya agar masyarakat ikut berpartisipasi menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Tutur," ujar AKP Budi dalam laporan yang ditujukan kepada Kapolres Pasuruan.


Selain pemantauan, Aipda Daud juga memberikan motivasi kepada petani agar konsisten merawat tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme warga cukup baik dan seluruh rangkaian berjalan lancar, aman, serta kondusif.


Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polres Pasuruan melalui Polsek Nongkojajar untuk hadir di tengah masyarakat, sesuai semangat “Polri Untuk Masyarakat”, sekaligus mengawal program strategis nasional di sektor pangan. (*)

Polres Madiun Kota Ungkap 3 Kasus Curanmor 4 Orang Residivis Diamankan


KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap tiga kasus Curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polres Madiun Kota. 


Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil menangkap 4 tersangka dengan TKP kasus curanmor yang berbeda.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto, SIK saat konferensi pers di Mapolres Madiun Kota, Rabu (3/6/26).


Tersangka berinisial R.I.S (25), warga Kecamatan Manguharjo diamankan atas kasus pencurian sepeda motor jenis Honda GL - PRO di wilayah Kecamatan Kartoharjo.


Sedangkan tersangka M.A.G (36) warga Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk diamankan atas kasus curanmor di TKP Parkiran Masjid Agung Kota Madiun dengan Barang bukti Sepeda Motor Honda Vario.


Kemudian Dua tersangka D.M.F warga Bendo Magetan dan tersangka D.P warga Tulungagung diamankan Polisi atas kasus curanmor di rumah kost Jl.Ciliwung Kecamatan Taman Kota Madiun dengan Barang bukti Sepeda Motor Honda Beat warna Silver Hitam.


"Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka ini merupakan residivis kasus yang sama," terang AKBP Wiwin.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.


Ia juga menyampaikan kasus yang terjadi di wilayah hukum Polres Madiun Kota rata rata pelaku memanfaatkan kelemahan korban perempuan yang baru kenal.


Selain itu pelaku juga mengincar motor seperti kunci kontak menancap di motor, atau tidak ada kunci ganda.


Dari tangan tersangka, Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa STNK dan BPKB, tiga sepeda motor dan barang bukti lainnya.


"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor baik datang ke kantor Polisi terdekat maupun melalui call center 110, apabila menemukan tindak kriminalitas di lingkungannya,” pungkas AKBP Wiwin. (*)

Selasa, 02 Juni 2026

Polres Probolinggo Gelar Bakti Bersih di Gunung Bromo Usai Yadnya Kasada


PROBOLINGGO – Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kebersihan kawasan wisata nasional, Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan bakti bersih di kawasan Gunung Bromo, Selasa (2/6/2026).


Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif mengatakan Bakti Bersih memiliki nilai penting karena dilaksanakan usai kegiatan Yadnya Kasada, tradisi sakral masyarakat Suku Tengger yang setiap tahunnya menarik ribuan warga maupun wisatawan dari berbagai daerah. 


Setelah rangkaian upacara adat berlangsung, aktivitas masyarakat dan pengunjung berpotensi meninggalkan sampah di sejumlah titik kawasan wisata.


"Kita perlukan upaya bersama untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan," ujar AKBP Latif.


Ia menyampaikan bahwa kegiatan bakti bersih di kawasan Gunung Bromo merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian lingkungan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


“Bakti bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo, terlebih dilaksanakan setelah perayaan Yadnya Kasada yang melibatkan banyak masyarakat dan wisatawan,” ujar  AKBP Latif.


Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan Bromo merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.


AKBP Latif berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. 


"Gunung Bromo merupakan warisan alam dan budaya yang harus kita jaga bersama agar tetap bersih dan lestari,” tambah AKBP Latif.


Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata.


“Kami ingin terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, termasuk aksi kepedulian terhadap lingkungan seperti bakti bersih di kawasan Gunung Bromo ini,” tegasnya.


Kegiatan bakti bersih tersebut melibatkan personel Polres Probolinggo Polda Jatim bersama berbagai unsur terkait, termasuk masyarakat setempat. 


Para petugas menyisir sejumlah titik di kawasan Gunung Bromo untuk mengumpulkan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan kawasan wisata yang nyaman, bersih, dan lestari.


Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan kelestarian kawasan Gunung Bromo dapat terus terjaga sehingga tetap menjadi destinasi wisata unggulan. (*)

Minggu, 10 Mei 2026

Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pavingisasi Jalan Desa di Kecamatan Maron


Probolinggo, Minggu 10 Mei 2026 - Program pavingisasi jalan desa sepanjang 600 meter di Dusun Klagin Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo telah selesai  dikerjakan 400 meter. Kegiatan ini merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo hingga 21 mei mendatang.


Pembangunan pavingisasi jalan dilakukan secara gotong royong antara personel Satgas TMMD dan warga setempat. Kerja sama yang solid membuat proses pemasangan paving berjalan lebih cepat dan rapi sesuai target.


Di lapangan, material paving disusun secara bertahap untuk memastikan permukaan jalan rata dan kokoh. Akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini mulai terlihat lebih tertata dan mudah digunakan warga.


Lettu Mar Martahen Domingus Ora yang memimpin kegiatan di lokasi mengatakan pavingisasi bertujuan memperlancar mobilitas warga. Ia berharap pembangunan ini dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat desa.


“Kami menargetkan seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal dan akan selesai total sebelum 21 Mei mendatang. Dengan jalan yang baik, akses warga menjadi lebih mudah dan aman,” ujar Lettu Mar Martahen Domingus Ora.


Sementara warga Dusun Klagin menyambut baik program ini karena sangat membantu aktivitas sehari-hari. Jalan yang lebih layak membuat anak sekolah, petani, dan pedagang dapat beraktivitas dengan lebih lancar.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik tepat waktu. Pembangunan infrastruktur jalan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.


Dengan progres yang terus meningkat, Satgas optimistis pavingisasi 600 meter di Dusun Klagin akan selesai sesuai rencana. Program ini menjadi wujud nyata sinergi TNI dan rakyat dalam membangun desa. (*)

Sabtu, 09 Mei 2026

Satgas TMMD Ke-128 Gelar Kerja Bakti di Masjid Nurul Jannah

 


Probolinggo, Sabtu (9/5) Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo melaksanakan kerja bakti di Masjid Nurul Jannah Dusun Klagin RT 18 RW 07 Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan menyambut Sholat Jumat berjamaah.


Kerja bakti meliputi pembersihan area dalam dan luar masjid, merapikan tempat wudhu, serta menata perlengkapan ibadah. Gotong royong antara personel Satgas dan warga membuat suasana menjadi hangat dan penuh kekeluargaan.


Serda Toga bersama Praka Elen, Pratu Defani, dan Pratu Aldi dari Yon Zipur 5 ABW Malang turut memimpin kegiatan di lapangan. Mereka tampak berbaur langsung dengan warga dalam membersihkan lingkungan masjid.


Warga Dusun Klagin menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran TNI dinilai memberikan semangat baru bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah.


“Kami ingin memastikan masjid bersih dan siap digunakan untuk Sholat Jumat. Ini juga menjadi wujud kebersamaan kami dengan warga,” ujar Serda Toga di sela kegiatan.


Takmir Masjid Nurul Jannah menyampaikan terima kasih atas bantuan Satgas TMMD. Menurutnya, kerja bakti ini sangat membantu meringankan persiapan ibadah jamaah setiap minggunya.


Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo memang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Kegiatan non fisik seperti kerja bakti dan pembinaan keagamaan juga menjadi bagian dari program untuk memperkuat hubungan TNI dengan rakyat.


Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Satgas berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan masjid. ***

Minggu, 03 Mei 2026

Polres Ngawi Gelorakan Swasembada Pangan, Dampingi Warga Budidaya Ikan Lele


NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur terus berkomitmen mewujudkan program pemerintah tentang ketahanan pangan nasional.


Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, Polres Ngawi Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan dengan melakukan pendampingi di setiap warga binaannya.


Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi mendorong masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan lele sebagai salah satu sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi. 


"Pendampingan oleh anggota di lapangan diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan dan kemandirian warga,”ungkap AKBP Prayoga.


Seperti yang telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jenangan, Polsek Kwadungan, Bripka Heru yang melaksanakan sambang dan monitoring budidaya ikan lele di pekarangan milik warga RT 03 RW 01, Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.


Dalam kegiatan tersebut, Bripka Heru melakukan pengecekan langsung terhadap kolam budidaya ikan lele milik warga guna memastikan pertumbuhan ikan berjalan dengan baik. 


Selain itu, ia juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memberikan motivasi agar terus mengembangkan usaha budidaya.


Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele dalam lingkup kecil, yang mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga.


Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat, sehingga ketahanan pangan dapat terus diperkuat serta situasi kamtibmas di wilayah tetap aman dan kondusif. (*)

Jumat, 01 Mei 2026

Di Bawah Pohon Mangga, Prajurit TNI Perkuat Soliditas Demi Sukseskan TMMD

 


Probolinggo – Kebersamaan antara TNI AD dan TNI AL terlihat jelas dalam pelaksanaan TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo. Jumat (01/05/2026), Babinsa setempat bersama anggota Satgas dari Pasmar 2 Surabaya memanfaatkan waktu istirahat untuk menjalin komunikasi di lokasi sasaran Dusun Ledok RT 17 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron.


Di bawah rindangnya pohon mangga, para personel beristirahat sambil berdiskusi ringan setelah bekerja membangun musholla dan jalan lingkungan. Suasana akrab tercipta tanpa sekat pangkat maupun matra. Mereka berbagi cerita, pengalaman tugas, hingga teknik kerja di lapangan.


Kehadiran personel Pasmar 2 Surabaya di TMMD Ke-128 ini menjadi bukti sinergi matra TNI dalam membantu percepatan pembangunan desa. Sejak TMMD dibuka, prajurit Marinir tersebut bergabung dengan Satgas Kodim 0820 Probolinggo mengerjakan berbagai sasaran fisik di Desa Brabe.


Babinsa Desa Brabe dari Koramil 0820/21 Maron, Serma Rustam, aktif mendampingi Satgas setiap hari. Selain memastikan keamanan, ia juga menjadi penghubung antara Satgas dengan warga. Waktu istirahat dimanfaatkan Serma Rustam untuk berkoordinasi terkait progres kerja dan kendala di lapangan.


Menurut Serma Rustam, komunikasi yang intens antar personel penting agar semua pekerjaan TMMD berjalan seirama. Diskusi santai saat istirahat juga jadi ajang tukar ilmu, terutama soal teknik pembangunan dari pengalaman Marinir di daerah pesisir.


“Waktu istirahat tidak kami sia-siakan. Kami ngobrol dengan rekan-rekan dari Pasmar 2 Surabaya soal progres musholla, sanitasi, dan jalan. Kami saling berbagi cara kerja biar hasilnya maksimal. Intinya menyamakan langkah agar TMMD ini sukses dan warga merasakan manfaatnya,” ungkap Serma Rustam.


Serma Rustam menambahkan, keakraban ini berdampak positif pada semangat kerja. Anggota Satgas dari dua matra saling memotivasi. Warga yang melihat kekompakan TNI pun semakin antusias ikut gotong royong membantu pembangunan di Dusun Ledok.


Salah satu anggota Pasmar 2 Surabaya menyebut, sambutan Babinsa dan warga Desa Brabe sangat hangat. Meski baru pertama bertugas di wilayah Maron, ia merasa seperti di rumah sendiri karena komunikasi yang terjalin sangat cair.


Kebersamaan Babinsa, Satgas Kodim 0820 Probolinggo, dan personel Pasmar 2 Surabaya ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Lewat komunikasi yang baik di sela tugas TMMD Ke-128, seluruh sasaran fisik di Dusun Ledok RT 17 RW 7 diharapkan tuntas tepat waktu dengan kualitas terbaik. (*)

Selasa, 28 April 2026

Hangatnya Kebersamaan TMMD di Probolinggo, Satgas dan Warga Brabe Nikmati Kolak Saat Istirahat


PROBOLINGGO — Suasana penuh keakraban terlihat dalam pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar Kodim 0820/Probolinggo di Dusun Klagin RT 20 RW 7, Desa Brabe, Kecamatan Maron. Di sela-sela waktu istirahat, anggota Satgas TMMD bersama warga menikmati hidangan kolak secara sederhana namun penuh makna.


Momen tersebut menjadi gambaran eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat yang terjalin selama pelaksanaan program. Tidak hanya bekerja bersama dalam pembangunan, kebersamaan juga tercipta dalam suasana santai seperti saat waktu istirahat.


Warga setempat dengan sukarela menyiapkan kolak untuk dinikmati bersama para anggota Satgas TMMD. Hidangan tradisional tersebut menjadi simbol kebersamaan dan rasa kekeluargaan yang tumbuh di tengah kegiatan pembangunan.


Di lokasi, terlihat anggota TNI dan warga duduk bersama tanpa sekat, berbincang santai sambil menikmati sajian yang disediakan. Suasana hangat ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.


Kebersamaan tersebut tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh pihak dalam menyelesaikan berbagai sasaran program, baik fisik maupun nonfisik.


Anggota Satgas TMMD ke-128, Kapten Inf M Yahudin, menyampaikan bahwa momen kebersamaan seperti ini memiliki nilai yang sangat penting dalam membangun kedekatan antara TNI dan rakyat.


“Kebersamaan seperti ini adalah bagian dari kekuatan kita. Melalui momen sederhana seperti makan bersama, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat dan solid,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan emosional yang harmonis antara aparat dan masyarakat.


Melalui kebersamaan yang terjalin di Dusun Klagin ini, diharapkan semangat gotong royong dan kekeluargaan terus terjaga, sehingga pelaksanaan TMMD ke-128 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done