Bhayangkara News : Aceh Besar
Tampilkan postingan dengan label Aceh Besar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aceh Besar. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2019

Danlanud SIM Cup 2019 Resmi Ditutup





BHAYANGKARANEWS - Aceh Besar, Aceh - Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos., secara resmi menutup Open Tournament Sepak Bola Danlanud Cup 2019 di lapangan sepak bola Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar, Rabu (2/10).

Dalam amanatnya Danlanud mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan setinggi- tingginya kepada semua pihak, baik panitia maupun peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam meramaikan serta memeriahkan kegiatan ini. “Kurang lebih selama 1 bulan, Danlanud SIM Cup dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Hari Bakti Ke-72 TNI AU sekaligus memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-74," katanya sekaligus sebagai komitmen dalam mengolahragakan masyarakat serta memasyarakatkan olahraga sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kepada tim, pelatih dan pemain yang belum berhasil manjadi juara Danlanud SIM Cup 2019, tetap semangat dalam berlatih, menang dan kalah merupakan hal wajar dalam sebuah pertandingan maupun kejuaraan, namun melalui ajang ini diharapkan masing-masing peserta mampu mengukur sejauh mana hasil latihan dan pembinaan yang telah dilakukan selama ini, sehingga perlu adanya evaluasi dan peningkatan kedepannya agar lebih berprestasi dan membanggakan baik di kanca tingkat daerah maupun tingkat Nasional.

Serangkaian pertandingan memantapkan Indah Galeri sebagai juara 1 di Open tournament Danlanud Cup 2019 setelah mengalahkan PSB Buengcala, lawannya di babak final dengan skor tipis 1-0.

Puncak acara penutupan, seluruh peserta menyaksikan atraksi paramotor Lanud Sultan Iskandar Muda, dimana sebanyak dua paramotor yang melintas di atas ribuan penonton dipiloti Kadislog Lanud Sultan Iskandar Muda Letkol Kal T.U Bukit dan Praka Sugeng Sulistiyo berspanduk “Open Tournament Danlanud Cup 2019 dan Logo Lanud Sultan Iskandar Muda.

Atraksi para motor mampu membuat penonton yang hadir antusias sehingga tidak ingin kehilangan momen penting untuk mengabadikan manuver-manuver paramotor dengan gadget yang dibawanya.

“Alhamdulillah, sore ini cuaca dan angin cukup bersahabat sehingga persiapan di lapangan tidak ada mendapat kendala yang berarti sedikitpun dan semoga pertunjukan atraksi para motor nantinya mampu menghibur penonton yang sudah sejak pukul 15:00 Wib memadati lapangan sepak bola Mako Lanud SIM,” ujarnya Kadislog Lanud Sultan Iskandar Muda selaku leader dan instruktur paramotor Kleueng Flying Club.

Turut hadir pada acar penutupan open tournament sepak bola Danlanud Cup 2019, Bupati Aceh Besar, Ir H Mawardi Ali, Kasi Pembinaan Olaraga Prestasi Dispora Aceh Bpk. Muksal Mina Spd., Kadispora Aceh Besar Ridwan Jamil, Assisten II Pemerintahan Aceh Besar Bpk. M. Ali, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Bpk. Budiono. Camat Blang Bintang Bpk. M. Hasan, ST, Camat Kuta Baro Bpk. Bustamam SH., Danramil 21/Blang Bintang Kapten Arh Hamka Siregar, dan para geuchik, serta para tamu undangan yang mewakili.

Pen

Sabtu, 07 September 2019

Pangdam IM Lantik 332 Prajurit Tamtama TNI AD



Lintasbatasindonesia.com, Aceh Besar – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko melantik 332 Siswa Secata dalam penutupan pendidikan Dikmata gelombang I Tahun Anggaran 2019 menjadi Prajurit Tamtama TNI-AD.

Upacara penutupan pendidikan tersebut, berlangsung di Lapangan Hijau Rindam IM. Mata Ie, Aceh Besar, Sabtu (7/9/19).

Dalam amanatnya, Pangdam IM mengucapkan selamat kepada 332 orang mantan siswa Dikmata TNI AD yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan tahap I (pertama).

" Pendidikan pembentukan ini sudah selesai, namun demikian, bukan berarti telah selesai pula tugas dan tanggung jawab kalian dalam melaksanakan kegiatan belajar dan berlatih, sebab setelah ini seluruh mantan siswa Dikmata akan melanjutkan pendidikan tahap II sesuai kecabangan masing-masing," tegas Pangdam dihadapan 332 orang mantan siswa Dikmata TNI AD.

Lanjut Pangdam IM, bekal pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pendidikan pembentukan ini, masih merupakan pengetahuan dan keterampilan dasar kemiliteran. Untuk itu, perlu ditanamkan di dada kalian bahwa budaya belajar dan berlatih merupakan kebutuhan, sehingga tugas dan tanggungjawab yang diemban dapat terlaksana dengan sukses.

Ingat, tantangan dan tuntutan tugas TNI Angkatan Darat ke depan, tidaklah semakin ringan, namun semakin berat dan kompleks, sehingga membutuhkan prajurit yang profesional dalam bidang tugasnya, berdisiplin tinggi, serta memiliki semangat pengabdian dan jiwa kejuangan yang tinggi.

"Selain itu, menjadi prajurit TNI angkatan darat sudah merupakan pilihan hidup, untuk itu, kalian harus bangga, jangan nodai institusi TNI AD dengan melakukan pelanggaran, jadilah seorang prajurit yang senantiasa taat terhadap aturan hukum yang berlaku, sesuai dengan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, serta jati diri TNI," tutup Pangdam IM.

Usai upacara, para mantan siswa unjuk kebolehan dengan menampilkan Devile, manuver bendera, senam barbel, sparko dan bela diri ( Yongmodo).

Turut hadir Kasdam Iskandar Muda, Irdam, Danrindam dan para Pejabat Utama Kodam Iskandar Muda.

Pendam IM

Senin, 19 Agustus 2019

KASAU : KEUNGGULAN SDM DAN SDA MODAL UTAMA CAPAI PRESTASI






BHAYANGKARANEWS  “Keunggulan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang kita miliki merupakan modal utama dalam pencapaian prestasi,” jelas Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos. pada Upacara Bendera Mingguan di Lapangan Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Senin (19/8).

Namun, lanjutnya, kondisi ini tidak menjadikan pribadi yang cepat berpuas diri, sehingga enggan beranjak dari comfort zone.

Indonesia harus terus bergerak dinamis sesuai perkembangan zaman dengan tetap memacu dan memotivasi diri untuk terus tumbuh dan berkembang, katanya, karena masih banyak tugas serta tantangan yang akan hadapi di masa depan. “Bangsa Indonesia sedang berproses menuju Indonesia Emas 2045 yaitu menjadi sebuah bangsa yang unggul dan mampu bersaing dengan bangsa lain,” ujarnya sehingga membutuhkan usaha yang tidak ringan. Mewujudkan cita-cita Indonesia Emas tersebut, maka sebagai insan Swa Bhuwana Paksa berperan mewujudkan Angkatan Udara yang tangguh berlandaskan profesionalisme, militansi dan inovasi dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI dari segala bentuk ancaman dengan berbagai kemajuan teknologi dan arus globalisasi.

“TNI Angkatan Udara terus melakukan modernisasi alutsista sesuai perkembangan ancaman global,” katanya dan jauh lebih penting menyiapkan personel yang memiliki integritas, kapabilitas, dan kemampuan berpikir kritis untuk mengimbangi segala kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan global dikarenakan dimensi ancaman semakin kompleks, dinamis yang senantiasa berubah setiap saat.

Melalui semangat perayaan Hari Ulang Tahun ke-74 Republik Indonesia ini, lanjutnya, TNI Angkatan Udara sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, harus mampu beradaptasi dan terus memacu diri untuk berkembang sesuai eskalasi spektrum ancaman yang akan dihadapi.

“Semangat patriotisme dan pengorbanan para pejuang pendahulu kita, mari kita teruskan usaha tersebut dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri yang berbudi luhur, berintegritas dan berkompeten,” tegasnya sehingga dalam menghadapi perkembangan teknologi seperti apa pun, TNI Angkatan Udara tetap mampu menunjukkan eksistensinya dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., menghimbau kepada seluruh prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara untuk senantiasa mengedepankan jiwa Profesional, Militan dan Inovatif serta memegang teguh Pancasila dan nilai luhur bangsa Indonesia dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga mampu melaksanakan amanah dan harapan rakyat terhadap TNI Angkatan Udara.

Pen

SEMARAK KEMERDEKAAN, LANUD SIM GELAR LOMBA 17AN



BHAYANGKARANEWS -  Aceh Besar, Aceh - Semarak kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 Tahun 2019 dalam balutan slogan “SDM Unggul Indonesia Maju” menginspirasi Lanud Sultan Iskandar Muda menggelar berbagai perlombaan bagi anak-anak di Lapangan Volly Komplek Elang Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Minggu (18/8).

Menyasar anak-anak, kata Ketua Panitia Perlombaan Lettu Lek Hardianto, karena sebagai generasi muda harus sejak dini dipersiapkan menjadi manusia unggul, salah satunya menjadikan anak-anak berpikir positif, berdaya saing sportif, mampu bekerja sama dan berkoordinasi untuk memecahkan permasalahan.

Hal ini sesuai arahan Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief H., S.Sos. untuk mengadakan perlombaan berkelompok guna mengenalkan kerja sama, koordinasi, komunikasi dan pribadi yang percaya diri sejak dini. “Mereka (anak-anak) merupakan generasi penerus dan kita adalah orang tua yang harus mempersiapkan mereka menghadapi globalisasi yang penuh persaingan nanti,” katanya usai membuka secara resmi perlombaan 17an yang terdiri dari lomba rantai hula hoop, lomba isi air ke dalam botol, lomba aliran tepung terigu, estafet balon sejajar dan balap karung beregu.

Seluruh perlombaan secar antusias dan semangat diikuti anak-anak Komplek Elang Lanud Sultan Iskandar Muda, terlihat kerja sama dan kekompakan setiap kelompok dalam mencari juara. Kondisi ini memacu semangat para orang tua untuk menyemangati dan bertepuk tangan meriahkan jalannya perlombaan. Beberapa peserta lomba terlihat mengalami kesulitan saat bertanding dalam lomba terutama balap karung beregu dan estafet balon sejajar, sehingga para orang tua dan panitia sigap membantu tanpa mengurangi makna sportifitas.

Disela-sela acara, Danlanud Sultan Iskandar Muda mengatakan bahwa bukan sekedar kemenangan yang dicari, namun lebih penting bagaimana menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan karena sebagaian besar lomba mengutamakan kerja sama tim.

Jalannya perlombaan semakin menarik, menjadikan bertambahnya kategori perlombaan untuk para orang tua dan remaja mess yang larut dalam kegembiraan dan semangat kemerdekaan. “Kiranya semangat ini mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar Lanud Sultan Iskandar Muda,” kata salah satu peserta lomba. Hingga berakhirnya rangkaian perlombaan.

seluruh tim mendapatkan peringkat juara secara merata baik anak-anak, orang tua dan remaja mess. “Jangan dilihat dari banyaknya hadiah yang diterima ataupun juara yang diraih, tetapi prosesnya dalam menjadikan peserta sekalian mampu bekerja sama, berkoordinasi dan terjalin silaturahmi antar peserta,” kata Danlanud Sultan Iskandar Muda saat memberikan hadiah seraya mengajak untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif menuju Indonesia maju.

Penlanud

Rabu, 31 Juli 2019

Jelang HUT RI Ke 74, Babinsa Koramil 17/Jantho Fokus Latihkan Paskibra



Aceh Besar .  BHAYANGKARANEWS  – Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 74, Babinsa Koramil 17/Jantho Serka Sucipto fokus melatih 72 orang siswa yang dipersiapkan untuk menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Rabu (31/07/19).

Ke 72 orang anggota Paskibraka yang dilatih itu berasal dari perwakilan SMA/SMK sederajat se Kabupaten Aceh Besar. Diantaranya terdiri dari 39 putra dan 33 putri dilatih sejak tanggal 29 Juli 2019 lalu di lapangan Bungoeng Juempa Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar.

Disitu Babinsa Kodim 0101/BS melatih teori, praktek Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan disiplin. Pelatihan Paskibra tidaklah cukup hanya dengan belajar PBB saja, karena tujuan pelatihan Paskibra adalah untuk menciptakan kader-kader terampil dan berdisiplin tinggi.

Derap langkah yang kekompakan, akan mempengaruhi jiwa dan semangat anggota Paskibra dalam melaksanakan tugasnya, sehingga pada akhirnya mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kita mulai latihan dari pagi dengan sore. Meskipun dibawah terik matarahari, tetapi tidak mengurangi semangat mereka untuk melakukan setiap gerakan yang dilatihkan,” tuturnya disela-sela waktu istirahat.

Serka Sucipto menambahkan, menjadi anggota Paskibra bukanlah suatu hal yang mudah dicapai. Mereka harus mengikuti dengan sungguh-sungguh dan harus lulus di setiap seleksi. Dimana dalam tahapan seleksi ini, biasanya banyak yang gugur.

”Sebab, tidak semua orang bisa menjadi anggota Paskibraka. Mereka harus lulus seleksi, dimana disitu banyak yang gugur,” pungkasnya.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done